

KUTAI TIMUR - Lazismu Kutai Timur, Kalimantan Timur bersama DKM Pama Sangatta menyalurkan sembako kepada masyarakat tidak mampu dan terdampak pandemi di Kutai Timur di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kutai Timur, Jumat (12/2).
Menurut keterangan Sekertaris Lazismu Kutai Timur Mujahid Wathoni, penyaluran ini adalah implementasi dari tagline Lazismu, yaitu memberi untuk negeri. Ia menyebut bahwa Lazismu selalu hadir dalam setiap musibah yang melanda negeri ini dengan mengirim bantuan dan relawan diseluruh pelosok negeri.
"Baru–baru ini Lazismu telah mengirim bantuan logistik ke Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan selama 6 hari. Lazismu Kabupaten Kutai Timur mempunyai beberapa program yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat yaitu, Lazismu Sehat, Lazismu Cerdas, Lazismu Peduli dan Lazismu Sejahtera," ujarnya.
Ia mengucapkan terimakasih banyak kepada DKM Pama Sangatta yang telah memberikan kepercayaan kepada Lazismu dengan melakukan kerjasama. Mujahid berharap kerjasama tersebut bisa berlanjut sebagaimana yang telah direncanakan bersama pada tahun 2021 ini.
"Semoga kedepan kerjasama ini bukan hanya bersifat konsumtif tetapi juga bersifat produktif. Jadi barangkali saat ini yang bisa kita kerjakan baru memberikan piringnya akan tetapi di waktu yang akan datang kita akan memberikan kailnya, sehingga ada perubahan, yaitu yang sebelumnya mustahik akan berubah menjadi muzakki," imbuhnya melalui keterangan tertulis kepada lazismu.org.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci, dan Pemuda Muhammadiyah yang ikut serta dalam mensukseskan seluruh program Lazismu Kutai Timur.
Kegiatan pendistribusian tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kutai Timur, Syafruddin Syam. Dalam sambutanya beliau menyampaikan apresiasi kepada kinerja Lazismu dalam membantu menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
"Masyarakat harus selalu mentaati protokol kesehatan. Dalam beraktifitas sehari-sehari tetap gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan termasuk makan diluar seperti di warung atau rumah makan. Harus waspada karena tanpa disadari penyebaran bisa saja terjadi pada waktu itu," ujar Syafrudin yang merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur dan sekertaris Satgas Covid 19.

NGANJUK - Hujan yang terus mengguyur secara merata dengan intensitas curah hujan yang tinggi di Nganjuk sejak Minggu sore (14/2/2021) menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, pada Minggu petang (14/2).
Kecamatan yang terendam banjir tersebut yakni kecamatan Berbek, kecamatan Nganjuk, serta kecamatan Loceret. Ketinggian air banjir sekitar 1/2 sampai 1 meter hingga merendam ratusan rumah. Sehingga warga pun banyak yang mengungsi.
Sementara itu, bencana longsor menimpa warga di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Diketahui bahwa banyak warga mengalami luka-luka bahkan 18 orang warga dilaporkan hilang. Selain itu, banyak rumah warga dalam kondisi yang rusak berat.
Merespon bencana banjir dan longsor tersebut, Tim Lazismu-MDMC Kabupaten Nganjuk langsung bergerak dengan membantu melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dan longsor. Tim terjun langsung ke titik lokasi sekaligus membantu mendirikan Dapur Umum di sana.
Menurut laporan dari tim Lazismu-MDMC Kabupaten Nganjuk yang ada di lapangan, saat ini diketahui mulai dari balita, anak-anak, dewasa, hingga lansia sudah berada di tempat pengungsian.
Tim Lazismu-MDMC Kabupaten Nganjuk juga melaporkan bahwa kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan para warga terdampak banjir dan longsor di Nganjuk saat ini adalah logistik, sembako, vitamin, obat-obatan, masker, hygiene kit, makanan siap saji, minuman, serta suplemen untuk para relawan.
Ketua Lazismu Jawa Timur Zainul Muslimin menyampaikan bahwa Lazismu Jatim mengirimkan bantuan berupa sembako, rangsuman makanan siap saji, pakaian layak serta sejumlah uang menyusul terjangan banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Nganjuk.
“Selain dari Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Lazismu Kabupaten Bojonegoro dan Lazismu Kabupaten Tulungagung ikut mengirimkan sejumlah bantuan ke Nganjuk,” ungkapnya.
Hari ini, Selasa (16/2) Lazismu Daerah di Karesidenan Madiun akan mengirimkan bantuan. Sedangkan Lazismu Balapan, di Karesidenan Besuki plus Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan akan mengirimkan bantuan pada hari Rabu (17/2).
Tim Lazismu, lanjutnya, menyerahkan sejumlah bantuan bagi korban bencana di tiga kecamatan yakni Kecamatan Nganjuk, Kecamatan Loceret dan daerah korban longsor di Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk.
“Begitu ada informasi bencana kita langsung koordinasikan dengan Lazismu setempat untuk terjun kelapangan. Alhamdulillah teman-teman Lazismu Nganjuk juga sigap untuk terjun ke lokasi bencana,” ujarnya sebagaimana dilansir dari pwmu.
Reporter: Yusuf

LAZISMU.ORG - Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) menyalurkan bantuan berupa alat ibadah umat Islam kepada korban bencana gempa bumi Sulawesi Barat melalui Lazismu, awal Februari silam.
Menurut Manajer Pendidikan, Dakwah, dan Iuran Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ardi Luthfi Kausar, bantuan yang diberikan oleh MTT adalah karpet gulung masjid, masjid, mukena, dan pengeras suara masjid sesuai dengan program Back to Masjid yang dimiliki oleh Lazismu.
Speaker, mic, mixer, dan perangkat lain diberikan dan diinstalasi hingga siap pakai oleh tim Lazismu bersama relawan Muhammadiyah yang berada di lokasi bencana.
"Penyalurannya kita kerja sama dengan MDMC Sulbar, pemerintah desa, dan relawan lain," ujarnya melalui saluran telepon.
Ia berharap agar Lazismu dapat terus bekerja sama dengan MTT, tidak hanya terbatas pada kebencanaan, namun juga pada program-program lain.
Majelis Telkomsel Taqwa adalah organisasi di bawah Telkom Indonesia yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas.
Sebagaimana Lazismu, MTT konsen pada pemberian bantuan-bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada hari Selasa, (5/1) MTT menyalurkan paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi covid-19 melalui Lazismu Jawa Tengah.
Perwakilan MTT Jawa Tengah Wahyu Hartawan menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan yang pertama kalinya bekerja sama dengan Lazismu.
”Kami menyediakan 200 paket sembako, yang akan dibagi kepada warga di empat wilayah di Jawa Tengah. Yaitu Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Tegal,” ujar Wahyu.
Menurut keterangan Wahyu, Majelis Telkomsel Taqwa merupakan kegiatan dari sebagian karyawan di Telkomsel, yang rutin melakukan acara keagamaan dan sosial. Di antaranya kajian Islam, pengajian, pembagian nasi kotak, dan menyantuni anak-anak yatim piatu.
Salah satu alasakan kenapa Majelis Telkomsel Taqwa menggandeng Lazismu, imbuh Wahyu, adalah karena Lazismu merupakan lembaga zakat infak shodaqoh yang sudah terpercaya. Bahkan pada tahun 2020 Lazismu mendapatkan penghargaan dari Baznas.
Reporter: Yusuf

SEMARANG - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Drs Tafsir M.Ag mengukuhkan Korps Da’i Zakat Muhammadiyah seluruh Jawa Tengah dalam Workshop dan Pembentukan Korps Dai PWM Jawa Tengah, Sabtu (13/2).
Bertempat di Aula RM Sako Jalan Singosari 33 Semarang, Kiai Tafsir didampingi oleh Ustadz H Drs Danusiri M.Ag., Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PWM Jawa Tengah, Direktur Lazismu Jawa Tengah Ikhwanushoffa, dan jajaran anggota Korps Mubaligh Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Kiai Tafsir berharap agar Mubaligh Muhammadiyah memperkaya literasi zakat. Bukan saja mengedukasi (menyadarkan) masyarakat tentang pentingnya menyalurkan zakat infak sedekah serta dana sosial keagamaan (ZISKA) lainnya, namun masyarakat harus disadarkan agar menyalurkan zakat dilembaga yang berbadan hukum resmi seperti Lazismu. Menurutnya, kebijakan pemerintah sudah memberikan rambu-rambu bahwa lembaga apapun tidak boleh menggalang ziska diluar lembaga yang berbadan hukum.
Ia juga berpesan agar para amil tidak cukup mengelola ziska hanya bermodalkan jujur. Kiai Tafsir mencontohkan bagaimana kejujuran seorang takmir majid yang mengumumkan keuangan masjid tiap jum’at, itu tidak cukup. Amil harus profesional dan memiliki akuntabilitas yang dapat dipercaya masyarakat.
“Jujur saja tidak cukup untuk ukuran seorang amil, ia harus professional dan memiliki trush di masyarakatnya,” jelasnya.
Pengukuhan Da’i Zakat dilanjutkan Workshop selama dua hari, dengan pembicara Prof. Dr. Hilam Latief. PhD., Ketua Lazismu Pusat, KH Dr. Hamim Ilyas. M.Ag., Ketua Dewan Syariah Lazismu Pusat, dan Dr. Ahmad Furqon, Lc, Dewan Syariah Lazismu Jateng.

NGANJUK - Ketua Lazismu Kabupaten Nganjuk, Juwari menyebut bahwa banjir yang terjadi sejak Senin (15/2) tersebut merupakan banjir terbesar di Nganjuk sejak 40 tahun terakhir.
Banjir yang merendam Kecamatan Kota Nganjuk, Loceret, Berbek dan Longsor yang terjadi di Dusun Selopuro, Desa Ngetos Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk ini terjadi akibat hujan lebat yang melanda Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya pada Minggu, (14/2) dengan ketinggian air 1-2 meter.
Banjir tersebut mengakibatkan ratusan kepala keluarga dievakuasi oleh tim SAR dan Relawan untuk diungsikan beberapa tempat di Kecamatan Nganjuk, Loceret, dan Berbek.
Banjir juga mengakibatkan tanah longsor. Tanah longsor tersebut menimpa beberapa rumah warga di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Diketahui bahwa banyak warga mengalami luka-luka bahkan 20 orang warga dilaporkan hilang.
Selain itu, beberapa warga dalam kondisi yang rusak berat. Sehari setelah itu, operasi SAR dilakukan oleh Basarnas dan beberapa tim SAR di Kabupaten Nganjuk berhasil menemukan 6 jenazah dari korban yang tertimbun longsor.
Merespon bencana banjir dan longsor tersebut, Tim MDMC dan Lazismu Kabupaten Nganjuk membuka posko kebencaan di SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk. Posko Kebencaan tersebut terdiri atas beberapa divisi diantaranya komunikasi/data, logistik, kesehatan, dapur umum, dan tim SAR
Menurut keterangan Juwari, posko Kebencanaan ini telah melayani warga yang terdampak sebanyak lebih dari 100.000 warga Nganjuk dan sekitarnya serta warga sekitar lokasi longsor. Diantaranya penyaluran makanan siap saji, kebutuhan pokok, pengobatan gratis, pemberian makanan dan susu bayi, serta pemberian vitamin dan masker untuk warga korban bencana.
"Tim SAR dari KOKAM dan MDMC juga mengevakuasi warga untuk diungsikan dan pembersihan rumah warga umumnya serta Amal Usaha Muhammadiyah dan rumah Pimpinan dan sesepuh Muhammadiyah pada khususnya," ujar Juwari.
drh. Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jawa Timur menyampaikan bahwa Lazismu Jatim mengirimkan bantuan berupa sembako, rangsuman makanan siap saji, pakaian layak serta sejumlah uang menyusul terjangan banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Nganjuk. Selain itu bantuan juga datang dari Lazismu Tulungagung, Bojonegoro, dan lain-lain.
Reporter : Yusuf

SEMARANG - Direktur Bank Syariah BPRS Artha Surya Barakah (ASB) Retno Dewi Hariyani memberikan hadiah sepeda motor opersional ke Lazismu Jawa Tengah, diserahterimakan di Kantor Pusat Jalan Kedungmundu Raya 134 Semarang kepada Manager Fundraising Lazismu Wahidin Hasan, didampingi Maya Robiatul Adawiyah Manager Program Lazismu, Senin (15/2).
Kendaraan opersional tersebut diberikan sebagai hadiah tahunan Bank Syariah BPRS ASB kepada mitra terbaik.
“Kendaraan opersional berupa sepeda motor Yamaha NMax ini memang diberikan sebagai bentuk apresiasi kami kepada mitra, semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keperluan harian Amil Lazismu,”jelas Retno.
Retno menambahkan, di samping Lazismu, mitra lain KBIH Muhammadiyah Semarang juga mendapatkan kendaraan operasional, ke depan insyaallah pemberian hadiah mitra ini bisa lebih ditingkatkan, misalnya kendaraan roda empat atau hadiah yang lebih menarik lainnya.
Wahidin Hasan Manager Fundraising Lazismu Jawa Tengah menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan Bank Syariah BPRS ASB, tentu jalinan kemitraan ini akan terus di optimalisasikan disamping membuka luas kegiatan fundraising juga meningkatkan jaringan korporasi yang menjadi target Lazismu secara institusional.
Pada saat yang sama, Lazismu Jawa Tengah sedang fokus pada pemberian bantuan korban banjir yang melanda sebagian wilayah Jawa Tengah bagian utara. Bencana-bencana di Jateng sudah terjadi sejak bulan November 2020.
"Awalnya, November 2020, Desember 2020, dan Januari 2021 itu Jateng bagian barat. Sekarang Januari - Februari bergeser ke Jateng daerah Jalur Pantura dengan mayoritas bencana banjir. Di awali dari Grobogan, Demak, Kudus, Semarang, Kendal, Batang, hingga Pekalongan Kota dan Kabupaten," ujarnya Taufiq Ulinnuha, Kapusdatin MDMC Jawa Tengah.
Di beberapa tempat, sebut Ulin, MDMC bersama Lazismu menurunkan personil relawan Muhammadiyah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki. Ada yang menurunkan relawan SAR seperti di Semarang, Pekalongan, dan Kudus. Sebagian daerah menurunkan relawan untuk distribusi logistik seperti Grobogan.
Ia menyebut bahwa MDMC Jawa Tengah mendorong MDMC daerah untuk melakukan respon tanggap darurat bencana sesuai dengan kebutuhan lapangan dan kemampuan yang dimiliki masing-masing.
Menurut Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah Ikhwanusshofa, posisi Lazismu adalah sebagai fund manager bagi gerakan sosial Muhammadiyah, maka menjadi tanggung jawab Lazismu dalam membantu kerja-kerja MDMC dalam respon bencana dari segi pendanaan.
Reporter: Yusuf

