Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu dan STIKes Aisyiyah Palembang Kolaborasi Program Sosial Dakwah Kemasyarakatan

PALEMBANG -- Lazismu Palembang dan STIKes Aisyiyah Palembang resmi menjalin kerja sama strategis dalam program filantropi, terutama di bidang sosial kemasyarakatan. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus Kantor Layanan (KL) Lazismu Kampus STIKes Aisyiyah Palembang oleh Ketua Lazismu Kgs. Muhammad Fahmi kepada Ketua STIKes Aisyiyah Palembang, Khoirin, pada Jum'at, 16 Agustus 2024.

Kerjasama dan silaturahim ini juga membahas sejumlah agenda penting lainnya, seperti persiapan upgrading para pengurus Kantor Layanan Lazismu se-Kota Palembang dan perumusan program kerja sama ke depan. Beberapa program sosial yang akan segera digarap bersama antara lain program kesehatan, bakti sosial, dan khitanan massal serta program pendidikan seperti beasiswa untuk mahasiswa/i Stikes Aisyiyah Palembang dalam bentuk orang tua asuh atau lainnya.

"Kami optimistis bahwa kerja sama antara Lazismu dan STIKes Aisyiyah Palembang akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat. Ke depannya, kita akan terus bersinergi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera," ungkap Fahmi.

“Sekali lagi kami berharap dengan terjalinnya Kerjasama berdampak kepada kepercayaan donatur untuk selalu menunaikan zakat, infak dan sedekahnya ke Lazismu Palembang,” tambah Fahmi

Ketua STIKes Aisyiyah Palembang menyambut positif kolaborasi ini. "Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan serta beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Stikes Aisyiyah terutamanya. Apalagi dalam waktu dekat, STIKes Aisyiyah akan bertransformasi menjadi Universitas Aisyiyah Palembang. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses transformasi ini dapat berjalan lancar," ujar Khoirin.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu Palembang]

SELENGKAPNYA
17 Agustus 2024

Kick-Off Program Peningkatan Kepesertaan Aktif dan Sosialisasi JKN, Lazismu, USAID Catalyze dan Berbagai Pihak Berkolaborasi Sukseskan Terbukanya Akses Layanan Kesehatan

TASIKMALAYA --- Memperluas cakupan dan peningkatan serta keaktifan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah tonggak awal pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Pemangku kepentingan terlibat aktif di dalamnya antara lain yaitu Lazismu, USAID-Catalyze, Kemenko PMK, BPJS Kesehatan, BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Mitra Pembangunan dan sektor swasta sebagai penanda dimulainya implementasi program guna mendukung UHC di Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan data Dinas Sosial PPKB P3A Kabupaten Tasikmalaya, jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya yang belum terdaftar sampai Juni 2023 sejumlah 462.833 jiwa. Capaian UHC Kabupaten Tasikmalaya sampai dengan Juni 2023 sebesar 81,37%. Untuk mencapai UHC, ada selisih sebesar 16,63% atau sekitar 322,569 jiwa.

Dalam rangka membangun dukungan dan komitmen program USAID- Catalyze oleh lembaga-lembaga dan pemangku kepentingan utama maka diawali dengan kegiatan Kick-off. Pertemuan tersebut dibutuhkan dukungan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Lazismu, Kemenko PMK, BPJS Kesehatan, USAID, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, serta mitra pembangunan dan swasta.

Langkah besar tersebut diambil untuk meningkatkan kepesertaan aktif pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Tasikmalaya. Kick-Off program USAID – Catalyze diselenggarakan di Hotel Alhambra Singaparna, Tasikmalaya pada 14 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara USAID CATALYZE dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, BPJS Kesehatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Lazismu.

Upaya sosialisasi dan peluncuran program kepesertaan aktif JKN memiliki tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program itu. Melalui program ini pula diharapkan bisa membuka akses kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya secara merata.

Hadir dalam acara Kick - Off para pemangku kepentingan, dan beberapa tokoh kunci di antaranya Niken Ariati dari Kemenko PMK, Mahli Ruby dari BPJS Kesehatan, dan Anastasia Susanto dari USAID Indonesia. Pada kesempatan itu, perwakilan dari sektor swasta, seperti Direktur Hotel Alhambra, Direktur RSIA Respati, dan Direktur Klinik PKU Muhammadiyah, turut berpartisipasi dalam agenda ini.

Rangkaian kegiatan seperti sosialisasi dan diskusi berlangsung hingga sore hari. Pentingnya agenda tersebut sebagai ikhtiar menjangkau kepersetaan JKN agar lebih luas lagi. Terutama masyarakat di kawasan pedesaan dengan akses terbatas mungkin menjadi kendala tersendiri terhadap layanan kesehatan. Melalui kerjasama ini, para pihak ingin memastikan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dapat menerima manfaat dari program JKN dan bisa merasakan layanan kesehatan yang lebih baik.

Di samping itu, ada sesi penandatanganan PKS (Perjanjian Kerjasama) antara BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya dengan sektor swasta. Wujud nyata apresiasi itu diberikan sertifikat kepada pihak-pihak yang berkontribusi. Sejalan dengan hal itu, kegiatan penyerahan donasi dilakukan secara simbolis dari Lazismu kepada BPJS Kesehatan sebagai bagian dari komitmen untuk dukungan penuh program ini.

Direktur Program Lazismu, Ardi Luthfi Kautsar, mengugnkapkan ini merupakan langkah peduli Lazismu terhadap guru yang sudah dengan sukarela mengabdi di dunia pendidikan. “Harapannya guru-guru di daerah tidak lagi terbebani dengan kehawatiran akan kompensasi kesehatannya karena adanya kendala pada tunggakan BPJS,” jelasnya.

Pada gilirannya mereka akan lebih fokus mengajar dan dengan begitu bisa menghasilkan pembelajaran yang berkualitas. Tahap pertama yang dilakukan Lazismu adalah membantu melunasi tunggakan, selanjutnya para guru ini bersama USAID Catalyze kami berikan edukasi tentang pentingnya punya Asuransi kesehatan (BPJS), karena sejatinya program dari pemerintah ini sudah sangat membantu dalam penanganan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby mengatakan isu mengenai keberlanjutan Program JKN merupakan salah satu tantangan yang perlu dijawab bersama. “Oleh karena itu, BPJS Kesehatan sangat mengapresiasi dukungan Program USAID CATALYZE dalam membantu peningkatan cakupan program jaminan sosial pada pekerja sektor informal dan reaktivasi peserta JKN yang memiliki tunggakan,” paparnya.

Kami juga mengapresiasi pihak Lazismu dan BAZNAS yang turut berpartisipasi memastikan masyarakat bisa mengakses pelayanan kesehatan di saat sakit. Dengan aksi gotong-royong bersama ini, harapan kami kedepannya tidak ada lagi warga Tasikmalaya yang tidak bisa berobat karena belum menjadi peserta JKN aktif, atau sudah menjadi peserta JKN tapi statusnya tidak aktif akibat menunggak iuran. Semoga kegiatan Kick Off Program USAID CATALYZE ini bisa menginspirasi donatur lain untuk melakukan hal yang sama.

Mewakili USAID – Catalyze, Anastasia Susanto  mengungkapkan bahwa Amerika Serikat, melalui USAID, berkomitmen untuk memfasilitasi kemitraan antara sektor pemerintah dan swasta untuk mendukung peningkatan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut USAID Indonesia, Kami bangga bekerja sama dengan mitra-mitra kami menuju sistem kesehatan yang lebih inklusif yang menyediakan cakupan komprehensif bagi mereka yang paling membutuhkan.

Diharapkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dapat termotivasi dan sadar dalam berpartisipasi aktif di JKN. Kemenko PMK, bersama dengan mitra kolaborasi lainnya tetap optimis program ini akan membawa iklim positif yang berdampak pada mudahnya akses layanan kesehatan yang lebih baik.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyha]

SELENGKAPNYA
15 Agustus 2024

Hidupkan Spirit Kemerdekaan RI Ke – 79, Lazismu Kota Parepare Salurkan Beasiswa Mentari dan Program Pemberdayaan UMKM

PAREPARE – Mengisi momen hari kemerdekaan dengan aktivitas berbagi dilakukan Lazismu Kota Parepare. Melalui pilar ekonomi dan pilar pendidikan bantuan diberikan kepada penerima manfaat yang terdiri dari pelajar dan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

Penyerahan beasiwa mentari dan pemberdayaan UMKM dilaksanakan di Gedung Serbaguna Aisyiyah, pada Rabu, 14 Agustus 2024. Secara simbolis Ketua Lazismu Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, menyerahkan bantuan tersebut kepada penerima manfaat, yang turut dihadiri  Pemkot Kota Parepare dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Makmur Husain.

Hadir pula Dekan fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah  Parepare (Umpar), Syarifuddin Yusuf, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Parepare yag diwakili Amir Patintingan, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Parepare Haniarti, serta sejumlah kepala sekolah dari jenjang TK, SD dan SMP, termasuk para penerima beasiswa mentari.

Ketua Lazismu Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan mengatakan ada dua pilar program yang disalurkan untuk penerima manfaat, yakni pilar pendidikan dan pilar ekonomi. Untuk pilar pendidikan, kata dia, pemberian beasiswa diperuntukkan kepada siswa kurang mampu dan yatim.

“Total penerima beasiswa dan bantuan School Kit, sebanyak 168 peserta didiik, di antaranya 2 orang di jenjang TK, 61 orang di tingkat SD dan 8 orang di jenjang SMP dan sederajat. Lazismu juga menyalurkan bantuan untuk tujuh orang pelaku UMKM yang bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umpar,” ungkapnya.

Erna Rasyid mengungkapkan, Lazismu Kota Parepare memiliki peran yang sangat penting di Kota Parepare. Bahkan kata dia, Lazismu selama ini telah bersinergi dengan baik dengan pemerintah kota dalam pembangunan keagamaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain menyambut gembira kegiatan tersebut, sebab kegiatan ini merupakan momentum menumbuhkan kepedulian sesama warga yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Semoga kegiatan ini menjadi momen untuk lebih meningktkan empati kepada sesama, melalui Lazismu yang membantu para muzaki untuk dikumpulkan zakat, infak dan sedekahnya untuk kemudian didistribusikan kepada semua yang berhak menerima.

Dia menambahkan Lazismu akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengelolaan zakat, infak dan sedekah bagi setiap muslimin khususnya di kota Parepare. Melalui kesempatan ini, saya menitipkan pesan kiranya Lazismu untuk tidak berhenti bergerak dalam seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Cahaya Anita]

SELENGKAPNYA
15 Agustus 2024

Warga Terdampak Kebakaran di Manggarai Mendesak Butuh Bantuan, Lazismu Akan Siapkan Layanan Kesehatan Bersinergi dengan RS Islam Jakarta

JAKARTA --- Beberapa orang penyintas korban kebakaran sedang memilih pakaian pantas pakai yang terhampar di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Manggarai, Jakarta Selatan. Sebagian yang lain masih berada di tenda pengungsian BPBD DKI Jakarta dan Dinas Sosial. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kurang lebih 3000 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Si Jago Merah menghanguskan pemukiman padat penduduk yang terdiri dari tiga rukun warga di bilangan Manggarai, Jakarta Selatan, pada pukul 02.30 dini hari dan berhasil dipadamkan jelang sore hari (13/8/2024). Peristiwa kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik itu menyimpan pilu karena dokumen dan harta benda warga terdampak hangus terbakar.

Berdasarkan penulusuran Tim Media Lazismu di lokasi pasca-kebakaran (15/8/2024), yang tak jauh dari lokasi pengungsian di SDN 05 Manggarai, para penyintas sudah mendapatkan bantuan darurat di tenda pengungsian. Di lokasi pengungsian petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih bersiaga mendata para warga.

Di lokasi yang sama, petugas dinas pendidikan dari Suku Dinas Jakarta Selatan Dua, dengan seksama melayani warga yang anak-anaknya kehilangan Ijazah. Salah seorang petugas dinas pendidikan, Arif Zaelani mengatakan bersama rekannya yang lain, ia mendata warga yang mengadu bahwa dokumen penting miliknya sudah menjadi abu.

“Kami melayani dan mendata Ijazah yang terbakar, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan Sekolah Menengah Atas dan sederajat,” ungkapnya. Semua warga datang bergantian untuk mendapatkan layanan ini dengan harapan mereka yang terdampak mendapatkan perhatian serius dari dinas pendidikan, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta melalui MDMC, melaporkan situasi bencana kebakaran edisi Rabu, 14 Agustus 2024, pukul 21.00, diperoleh data sekitar 15 rukun tetangga dan 750 KK di Rukun Warga 006 menjadi korban peristiwa itu dengan jangkauan luas wilayah hampir 4 hektar.

Dalam laporan tersebut dirinci juga 6 rukun tetangga yang terdiri dari 300 KK di rukun warga 012 meninggalkan rumahnya ke pengungsian.  Adapun untuk rincian korban terdampak di rukun warga 007 masih dalam proses pengumpulan data. Selain itu, fasilitas umum yang terdampak terdiri dari masjid 1 unit dan musala 1 unit.

Dampak dari kejadian ini muncul beberapa titik lokasi penyintas di pengungsian antara lain di Pasar Raya, Masjid Asyubani, Masjid Ash-Sholihin, dan Magasen tepatnya di Wisma Yasa PT. KAI. Warga terdampak korban kebakaran mendesak membutuhkan selimut, kasur, susu balita, pambalut wanita, family kit, school kit, hygiene kit dan kebutuhan lainnya yang diperlukan saat kondisi darurat.

Warga Terdampak Kebakaran Manggarai

Tugiman salah seorang warga terdampak mengkisahkan pada dini hari itu kejadian begitu cepat. Api sudah merembet ke rumah yang lainnya. “Semua panik karena kondisi saat itu warga masih dalam keadaan tidur dan ketika tahu api merembet hebat semua keluar menyelamatkan diri,” katanya.

Tidak ada yang tersisa, hanya pakaian di badan. Dokumen dan harta benda miliknya dan warga lainnya hangus terbakar. Ia dan warga berharap mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah, terutama untuk bantuan fisik setelah rumahnya hangus terbakar.

Pada Kesempatan berbeda, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DKI Jakarta, Lambang Saribuana menuturkan pihaknya masih berkoordinasi dengan PWM DKI Jakarta dan Rumah Sakit Islam Jakarta. Di lokasi, Lazismu Setiabudi baru sebatas melayani warga yang membutuhkan air bersih dan minum.

Hari ini semua dikoordinasikan dan proses asesmen yang dilakukan kawan – kawan MDMC DKI Jakarta semoga segera kita tindaklanjuti untuk menyiapkan layanan bagi warga yang terdampak. “Insyaallah layanan kesehatan akan dimulai besok dari RSIJ Pondok Kopi dan Sukapura. Mengingat lokasi dan ketersediaan alat, maka kolaborasi akan dilakukan dengan berbagai pihak termasuk Lazismu Pusat,” paparnya.       

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah)

 

SELENGKAPNYA
15 Agustus 2024

Raih Penghargaan Tenaga Medis Teladan, Jejak Corona dan Misi Kemanusiaan Bersama Lazismu – MuhammadiyahAid

JAKARTA -- Tenaga Medis dan Dokter Kemanusiaan. Alter Ego, dua sisi yang menyatu dalam diri seorang pria kelahiran Surabaya, yang lebih dikenal dengan Dokter Corona Rintawan. Persenyawaan unik yang jarang ditemui dalam persyarikatan Muhammadiyah pada misi kemanusiaan.

Citra humanis dokter spesialis emergensi itu sudah tak diragukan lagi. Pada hari Selasa, 13 Agustus 2024, ia diganjar sebagai Tenaga Medis Teladan Kategori Penanggulangan Krisis Kesehatan Tahun 2024 yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta dan penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin.

Kabar atas penghargaan itu tersiar cepat. Sosok dokter berkacamata dengan nama uniknya yang kebetulan mirip nama pandemi virus, jejak dan kiprahnya dari sudut kemanusiaan dan filantropi layak difigura.

Mulai aktif terjun di isu kemanusiaan pada bidang kebencanaan dilakoni sejak 2003. Aktivasinya di kebencanaan dengan pengalaman yang diperoleh membuat dirinya dipercaya PP Muhammadiyah untuk mendirikan program kesiapsiagaan rumah sakit. Medio 2003 - 2004, ia sempat ditugaskan di Aceh seusai Tsunami bertindak sebagai tenaga medis.

Rekam jejaknya bersama Lazismu dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada 2013 dapat dikupas ketika bencana badai Topan Haiyan melanda Filipina. Saat itu, pada 2 Desember 2013, dibawah kepemimpinan Khoirul Muttaqin sebagai Direktur Lazismu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam siaran persnya Muhammadiyah siap mengirim Tim Medis yang diberangkatkan dalam dua tahap.

Salah satunya yang didelegasikan adalah Dokter Corona Rintawan, yang diproyeksikan akan menjalani misi kemanusiaan di dua pulau paling terdampak, yaitu Pulau Ormoc dan Pulau Leyte yang membutuhkan dukungan layanan kesehatan.  

Tahun berikutnya, 2015, pasca-gempa hebat berkekuatan 7,9 skala richter mengguncang Nepal, PP Muhammadiyah melalui Lazismu menggalang dana dan menerjunkan Tim MDMC. Selain bantuan kemanusiaan pada tahap pertama, Muhammadiyah selanjutnya juga memberangkatkan tim medis ke Nepal.

Dalam kesempatan lain, Dokter Corona pada misi kemanusiaan bersama MuhammadiyahAid dan Indonesian Humanitarian Alliance (IHA), berhasil masuk ke Bangladesh melalui Dhaka pada 22 September 2017. Dalam satu tim aliansi kemanusiaan (IHA) bersama Andar Nubowo sebagai Direktur Utama Lazismu saat itu, Dokter Corona menyasar target pengungsi muslim Rohingnya yang terusir dari Provinsi Rakhine, Myanmar untuk membuka layanan medis di Distrik Cox’s Bazar.  

Ingatan sosial tentang Dokter Corona, tergambar saat pandemik virus Corona melanda Indonesia pada tahun 2020. Muhammadiyah dengan cepat membentuk pusat komando untuk mengorganisir rumah sakit di seluruh Indonesia di bawah naungan persyarikatan untuk diaktivasi dengan tujuan amal dan kemanusiaan menangani masyarakat yang terdampak. Adapun beliau ditunjuk sebagai pemimpin pusat komando tersebut.

“Alhamdulillah mendapat kehormatan untuk mewakili tenaga medis dan tenaga teladan untuk kategori petugas tanggap darurat bencana/krisis kesehatan tahun 2024. Berdiri di atas bukan berarti paling hebat tetapi hanya beruntung. Saya mengetahui masih banyak tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya yang jauh lebih hebat,” kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini, saat dihubungi Tim Media Lazismu (14/8/2024).

Sebagai praktisi kebencanaan, saya sangat sadar bahwa rantai manajemen bencana itu sangatlah luas dan tidak hanya meliputi petugas yang berada di lokasi bencana tetapi juga termasuk petugas administrasi yang menyiapkan surat tugas, logistik, transport, keuangan, dan lainnya.

Termasuk para tenaga medis/tenaga kesehatan yang rela menggantikan rekannya di fasilitas layanan kesehatan supaya mereka bisa berangkat ke lokasi bencana. Ia meyakini pahala mengalir ke mereka dengan sama banyaknya.

Saya mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan keluarga, teman, rekan, dan semua kolega seperjuangan. “Penghargaan ini adalah untuk kalian semua. Semoga momen ini bukanlah sekedar momen sesaat tetapi terus berkembang dan berkelanjutan. Salam Tangguh, tandasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
14 Agustus 2024

Gelorakan Tani Bangkit, Lazismu Aceh Tengah Gelar Pelatihan Budidaya dan Pengelolaan Kopi Di Kampung Atu Gajah

ACEH TENGAH --- Serbuk hitam beraroma khas asal Aceh di mata penggemar kopi menyisakan citarasa yang tak terlupakan. Di tanah Rencong, kopi menjadi komoditas pertanian unggulan yang pengelolaan tanamannya dikelola profesional. Dan sejauh mana prospeknya bagi kesejahteraan petani, melalui program Tani Bangkit, Lazismu Aceh Tengah menyuguhkan awal model pemberdayaannya di Kampung Atu Gajah.

Nuansa filosofi kopi di Serambi Mekah menghadirkan gerakan praktis berbasis filantropi dengan menyelenggarakan Pelatihan Budidaya dan Pengelolaan Kopi yang dilaksanakan oleh Lazismu Aceh Tengah. Berlokasi di Kampung Atu Gajah, Kecamatan Bebasen, Program Tani Bangkit digelar pada Sabtu, 10 Agustus 20024, kepada puluhan kelompok tani.

Dalam sambutannya, Yuhdi Safuan, Ketua Lazismu Aceh Tengah mengatakan, tanaman holtikultura khususnya tanaman Kopi, merupakan salah satu sub sektor pertanian yang didorong untuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Dengan program bina tani masyarakat bisa mengelola tanaman kopi secara profesional dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai salah satu komoditas unggulan, kata Yuhdi, Kopi di Kabupaten Aceh Tengah, perlu mendapat perhatian serius. Melalui penanganan yang baik dalam pengelolaannya hasil kopi yang berkualitas dapat diproduksi dengan kuantitas yang baik juga sehingga dapat mendongkrak perkonomian masyarakat.

Yuhdi mengungkapkan di masa yang akan datang, program ini akan terus dilanjutkan sehingga petani kopi mendapatkan pengetahuan tentang budi daya kopi mulai dari hulu hingga ke hilirnya. Lazismu Aceh Tengah terus berupaya agar pertanian di Aceh Tengah terus bangkit.

“Diharapkan komoditas pertanian unggulan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lewat sektor pertanian kopi dan nantinya dapat memberikan kontribusi pada penghimpunan zakat, infak dan sedekah,” pungkasnya.

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan bersama, sambung Armiyadi selaku narasumber pelatihan, adalah motivasi petani untuk maju. Pada pelatihan budidaya dan pengolahan kopi, ia mengatakan semua peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat di kebun masing masing. “Melalui kopi sistem tanam pagar atau pun dengan sistim tanam biasa dengan cara profesional sebetulnya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Silahudin perwakilan dari peserta menuturkan bahwa dengan adanya pelatihan budidaya kopi di Kabupaten Aceh Tengah semoga semakin meningkatkan produksi kopi. Ihwal pelatihan ini hasil dari pengetahuan yang diterima dapat diimplementasikan. “Budidaya tanaman kopi yang baik dan benar adalah jalan menuju citarasa kopi yang berkualitas, tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
13 Agustus 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross