

KABUPATEN INDRAMAYU -- Saat menempuh perjalanan pulang kampung, tempat istirahat yang representatif menjadi salah satu fasilitas yang diminati oleh para pemudik. Tidak hanya sekadar melepas lelah sesaat, para pemudik terkadang membutuhkan waktu istirahat ekstra untuk memulihkan kondisi tubuh. Kebutuhan ini menjadi acuan standar Lazismu dalam mendirikan Posko MudikMu Aman pada rangkaian program Ramadhan 1445 H.
Di Kabupaten Indramayu, Lazismu membuka Posko MudikMu Aman di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandanghaur. Muhammad Husni Akromuddin menuturkan, lokasi posko ini strategis karena terletak di jalur pantura arah Jakarta menuju Cirebon. Berbagai fasilitas pun ditawarkan untuk memanjakan pemudik.
"Di posko kami alhamdulillah tersedia fasilitas lengkap meliputi cek kesehatan gratis, kantin, toilet, mushola, dan wifi gratis," ungkap Husni.
Tidak hanya itu, pihaknya bahkan menyiapkan pijat refleksi gratis. Tujuannya selain untuk relaksasi, layanan ini juga sebagai sarana memulihkan kondisi tubuh yang kelelahan saat menyetir. Husni berharap agar fasilitas yang disediakan ini bermanfaat bagi mereka yang singgah.
"Kami sangat mengharapkan kebermanfaatan Posko Mudikmu Aman PCM Kandanghaur untuk para pemudik yang singgah dan kami akan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya," imbuh Husni.
Dengan fasilitas kami yang tersedia, Posko Mudikmu Aman PCM Kandanghaur yang berada di Jalan Karanganyar No. 28 Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu ini representatif untuk para pemudik yang sedang melakukan perjalanan menuju ke kampung halaman. "Kami sampaikan kepada para pemudik, semoga selamat sampai tujuan," tutupnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA CILEGON -- Layanan kesehatan di Posko MudikMu Aman Pelabuhan Merak terbilang cukup memadai. Di titik ini, para petugas sigap melayani pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan. Penguatan kapasitas posko dilakukan melalui kolaborasi yang dijalin antara Lazismu dengan Dinas Kesehatan Kota Cilegon.
"Kita dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon bekerja sama dengan Lazismu untuk kegiatan ini. Siang ini kita sudah menangani dua pasien yang terkena diare. Pasiennya keadaannya baik dan sudah melanjutkan perjalanan mudik ke daerahnya masing-masing," tutur dr. Indah yang bertugas di sana.
Selain layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan penyediaan obat-obatan maupun P3K gratis, Posko MudikMu Aman di Pelabuhan Merak juga menyediakan layanan air bersih, toilet, charger gratis, dan parkir yang memadai. Posko ini dibuka mulai tanggal 4 hingga 16 April 2024 dan berada di Jalan Raya Pelabuhan Merak, Kampung Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon.
"Untuk pemudik semuanya yang singgah dan melewati Pelabuhan Merak, jika mengalami masalah kesehatan silakan mampir ke posko kita, ada di samping terminal terpadu Merak. Silakan untuk periksa dan pengobatan gratis di sini, obatnya juga semua gratis," imbuh dokter yang bertugas di Puskesmas Pulomerak ini.
Posko MudikMu Aman Pelabuhan Merak dibuka selama 24 jam dengan sarana untuk tindakan. Jika terjadi kecelakaan, para petugas di posko ini siap untuk memberikan tindakan. Para pemudik pun dapat beristirahat dengan aman dan nyaman di sini.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BREBES -- Keberadaan Posko MudikMu Aman di Paguyangan, Kabupaten Brebes mendapatkan sambutan positif dari pemudik yang singgah di sana. Ketersediaan berbagai fasilitas menjadi alasan utama. Terlebih posko ini berada di jalur utama yang dilewati baik saat arus mudik maupun arus balik setelah lebaran.
Syafii, salah seorang pemudik yang menuju Kabupaten Boyolali sangat bersyukur dengan adanya Posko MudikMu Aman yang dikelola oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Paguyangan yang bekerja sama dengan Angkatan Muda Muhammadiyah Paguyangan ini. Saat singgah di sana, ia bisa melepas lelah dan menunaikan ibadah sholat dengan baik.
"Alhamdulillah sangat bersyukur dengan adanya posko di sini. Kami bisa istirahat, bisa sholat. Fasilitas alhamdulillah cukup nyaman meskipun baru pertama kali ke sini. Untuk beribadah juga nyaman," ungkap Syafii.
Posko MudikMu Aman Paguyangan memiliki beberapa fasilitas seperti wifi gratis, toilet dan kamar mandi gratis, tempat parkir yang luas, tempat istirahat, dan tempat makan dan minum. Layanan kesehatan juga bisa didapatkan di sini sehingga bisa dimanfaatkan oleh pemudik yang membutuhkannya.
Para pemudik sangat terbantu dengan layanan ini. Mereka pun berharap posko akan selalu dibuka setiap tahun karena kebanyakan pemudik sudah pernah singgah pada periode mudik sebelumnya. Rencananya, Posko MudikMu Aman Paguyangan akan dibuka selama 10 hari, mulai dari tanggal 5 hingga 15 April 2024.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Rudi Susanto dan relawan Kado Ramadhan Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merasa lega. Pasalnya, dari ragam kegiatan Ramadhan berbagi yang bertajuk "Zakat untuk Negeri" telah dituntaskan pada akhir pekan Ramadhan 1445 H. Berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari Tebar Takjil, Back to Masjid, Pesantren Lansia, serta Pesantren Mualaf yang ditutup dengan pendirian Posko MudikMu Aman.
Para relawan Kado Ramadhan ini bergerak lincah dari satu lokasi ke lokasi lain untuk memastikan bahwa bingkisan kejutan jelang lebaran telah diterima oleh penerima manfaat. Ide Kado Ramadhan telah menjadi jenama atau brand khas Lazismu hampir satu dasawarsa lebih. Model kemasannya selalu kekinian, kendati isinya kado kesederhanaan yang pantas untuk mereka yang membutuhkan.
Dari sisi kelembagaan pun Lazismu senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak manapun. Misalnya Yayasan Basma yang menelurkan ide berbagi, pelaksanaannya difokuskan untuk keleompok rentan seperti penyandang disabilitas (difabel), lansia dan janda, termasuk anak-anak yatim serta dhuafa di Lubang Buaya bilangan Cipayung, Jakarta Timur. Tidak kurang dari 200 orang menjadi penerima manfaat program ini.
Di lokasi berbeda yaitu Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, para relawan turut membagikan Kado Ramadhan sebanyak 50 paket untuk para difabel yang dilayangkan oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta dan Komunitas Disabilitas Ibune Winsar. Selain itu, relawan Kado Ramadhan juga menyasar tempat lain yang penerima manfaatnya perempuan sebagai kepala keluarga, yatim, dhuafa, lansia, serta masyarakat sekitar Kramat Pela di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan. Total penerima manfaatnya, menurut Upik Rahmawati selaku Manajer Kemitraan Lazismu PP Muhammadiyah ada 67 penerima manfaat yang bersinergi dengan Pimpinan Pusat Aisyiyah, khususnya di Majelis Hukum dan HAM.
Setiap lokasi, lanjut Upik, ada masyarakat sekitar yang telah didata sebagai penerima manfaat. Di Matraman, salah satunya para guru ngaji yang telah mendedikasikan waktu dan pikirannya untuk membina anak-anak agar tetap belajar dan membaca Al-Qur'an di Masjid At-Taqwa. Di lokasi ini terdapat 53 orang penerima manfaat yang merasakan Kado Ramadhan.
Tak luput dari perhatian Lazismu yang berkolaborasi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI dan didukung oleh Eco-Bhineka Muhammadiyah, mengemas Kado Ramadhan dengan kemasan ramah lingkungan untuk para petugas kebersihan, juru mudi, dan pegawai honorer di lingkungan kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. Sebanyak 60 paket Kado Ramadhan pun dibagikan dengan tuntas.
Masih di bilangan Jakarta, ungkap Shoya Adryanputri, seorang relawan yang kali pertama terlibat dalam program Kado Ramadhan Lazismu yang didukung juga oleh TVMU, ada sejumlah awak redaksi yang masih bertugas saat penghujung Ramadhan dan para dai. Semuanya berjumlah 11 orang.
Sementara itu, di ujung sebelah Utara Jakarta, para warga dhuafa Marunda yang tinggal di pesisir pantai kawasan Cilincing menerima 57 paket Kado Ramadhan Lazismu. Menurut pengakuan salah satu relawan, Uzlifatul Zulkarima, rata-rata penerima manfaatnya adalah para nelayan. Hal itu juga diakui oleh relawan lain, Syifa Fauzia bahwa dari rangkaian pendistribusian Kado Ramadhan Lazismu penerima manfaatnya tercermin dari mereka yang tinggal di kawasan kantong-kantong kemiskinan di wilayah Jakarta.
Meski demikian, sambung Syifa Fauzia, ada penerima manfaat yang lokasinya di luar Jakarta yaitu Kabupaten Kulon Progo dan Kota Yogyakarta yang menerima kado Ramadhan sebanyak 277 paket. Syifa menguatkan sebaran ini baru terhitung dilaksanakan oleh Lazismu yang ada di tingkat pusat, sementara Lazismu yang ada di wilayah seluruh Indonesia juga menjalankan program yang serupa.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

KOTA CILEGON -- Selain menginisiasi Posko MudikMu Aman di Pelabuhan Merak, Lazismu juga membuka posko yang sama di Pelabuhan Pelindo II Ciwandan. Tepatnya adalah di Jalan Lingkar Selatan RT.03/04 Kampung Kepuh Ciwandan. Posko MudikMu Aman di titik ini beroperasi mulai tanggal 4 hingga 16 April 2024.
Muhammad Rifai selaku Koordinator Posko MudikMu Aman Pelabuhan Pelindo II Ciwandan menjelaskan, dalam pelaksanaannya pihaknya berkolaborasi dengan dinas kesehatan dan puskesmas terkait. "Ada beberapa titik Posko MudikMu Aman tahun 2024. Pusat posko kita terdapat di Pelabuhan Merak, kedua di Pelindo II atau Ciwandan. Di sini kita bersama dengan dinas kesehatan dan puskesmas berkolaborasi terkait dengan kegiatan Posko MudikMu Aman," jelasnya.
Beberapa fasilitas pun disiapkan guna melayani para pemudik. Tujuannya adalah untuk membantu para pemudik dalam mengatasi kelelahan akibat antrean saat menunggu giliran penyeberangan. Terlebih lagi udara di tempat ini sangat panas yang dapat mengakibatkan dehidrasi.
"Kita menyiapkan beberapa fasilitas untuk agenda mudik. Di antaranya adalah tempat istirahat, P3K, konsumsi, dan berbagai fasilitas lainnya," ujar Rifai.
Posko ini juga memiliki beberapa kelengkapan lainnya, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, air bersih, toilet, charger gratis, serta fasilitas parkir. Dengan berbagai layanan ini diharapkan para pemudik dapat mengatur ritme perjalanan, waktu istirahat, serta kondisi fisik dan kendaraan yang ditumpangi sehingga meminimalisir angka kecelakaan saat mudik.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BREBES -- Kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta menjadi tujuan utama bagi para pemudik saat lebaran tiba. Salah satunya adalah Kabupaten Brebes yang menjadi penghubung jalur utama wilayah utara dan selatan Jawa. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Posko MudikMu Aman kembali hadir di lokasi ini, tepatnya di Kecamatan Paguyangan.
Iqbal Hasbullah, Koordinator Posko MudikMu Aman Paguyangan Brebes menjelaskan bahwa posko tersebut dibuka sejak Jumat, 5 April hingga 15 April 2024. Pihaknya mengaku siap untuk melayani para pemudik yang singgah. Berbagai fasilitas pun disediakan untuk dimanfaatkan oleh para pemudik.
"Beberapa di antaranya adalah wifi gratis, toilet dan kamar mandi gratis, tempat parkir yang luas, tempat istirahat, dan tempat makan dan minum. Kami juga menyediakan layanan kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik yang lelah untuk diperiksa kesehatannya sehingga bisa meneruskan perjalanan dengan lancar," ungkap Iqbal.
Iqbal juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu menyukseskan Posko MudikMu aman ini. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lazismu Pusat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Paguyangan beserta ortomnya yang telah membantu sehingga bisa melaksanakan piket di posko ini untuk sepuluh hari mendatang," ujarnya.
Terakhir, Iqbal mengajak para pemudik untuk mampir dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada. "Selamat jalan bagi para pemudik yang telah berkunjung ke posko kami. Semoga selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul dengan keluarga," tutupnya.
Posko MudikMu Aman Paguyangan yang terletak di Jalan Raya Paguyangan Km. 3 Komplek Masjid Ahmad Dahlan Paguyangan, Kabupaten Brebes ini dikelola oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Paguyangan yang bekerja sama dengan Angkatan Muda Muhammadiyah Paguyangan. Pada umumnya, posko ini melayani sekitar 250 pemudik atau sekitar 50 rombongan setiap hari. Rata-rata berasal dari Jabodetabek dengan tujuan Jawa Tengah maupun DI Yogyakarta.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

