

KABUPATEN KULON PROGO -- Sebagian besar masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik pada akhir Ramadhan ini. Agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta membuka Posko MudikMu Aman di wilayah tersebut. Posko yang dibuka di seluruh titik strategis di DI Yogyakarta ini dibuka selama mudik dan arus balik yaitu pada tanggal 3 hingga 16 April 2024.
Posko MudikMu Aman ini merupakan bentuk kolaborasi antara Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) DI Yogyakarta. "Posko mudik ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan memperlancar arus mudik aman dan sekaligus sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrologi," tutur Indrayanto selaku Ketua LRB PWM DI Yogyakarta.
Indrayanto menambahkan, pihaknya telah membuka 10 Posko MudikMu Aman yang berada di titik-titik lokasi strategis di DI Yogyakarta. Pemilihan titik lokasi posko ini berdasarkan hasil analisis dari tim LRB PWM DI Yogyakarta dalam rangka membangun kesiapsiagaan. Saat ini kedaruratan kebencanaan hidrologi masih menjadi ancaman, khususnya pada bulan April ini.
"Sekaligus juga memberikan dukungan layanan kepada masyarakat secara langsung, sehingga nanti bisa mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat," tambah Indrayanto.
Beberapa fasilitas sudah disediakan dalam Posko MudikMu Aman, seperti layanan kesehatan, tempat istirahat, ruang laktasi bagi ibu menyusui, dapur mini untuk kepentingan logistik, perbengkelan, mushola/masjid, toilet, charger station, dan masih banyak lagi. Di titik-titik tertentu juga ada layanan relaksasi. Kesepuluh titik Posko MudikMu Aman tersebut adalah:
Kota Yogyakarta: Kantor PDM Kota Yogyakarta
Bantul: Bundaran Srandakan; Kompleks Masjid Ahmad Dahlan Pundong; dan Perempatan Terong Dlingo
Sleman: Prambanan/Pertigaan jalan baru; Exit Tol-Bawah Candi Boko; Masjid Baitus Salam Tempel; dan Masjid Kyai Sudja RS PKU Muhammadiyah Gamping
Kulon Progo: UAD Kampus VI Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Wates
Gunungkidul: SD Muhammadiyah Al Fatih Patuk, Jalan Wonosari-Yogyakarta KM. 24; dan Jalan Semin-Cawas KM. 2
Semua Posko MudikMu Aman juga bersiaga Ambulanmu selama 24 jam. Bila membutuhkan rujukan medis, Ambulanmu juga siap menuju rumah sakit Muhammadiyah terdekat dari posko dan ada 9 rumah sakit yang terlibat dalam Posko Mudikmu Aman tahun ini. Total terdapat ada 225 personel yang diterjunkan dalam Posko MudikMu Aman yang terdiri dari relawan LRB se-DI Yogyakarta, tenaga kesehatan RS PKU Muhammadiyah, pengemudi/kru Ambulanmu, KOKAM, beberapa relawan dari Ortom, serta kerja sama dengan majelis maupun lembaga terkait.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Sebagai sebuah tradisi, mudik merupakan sesuatu yang spesial dilakukan oleh masyarakat di Indonesia menjelang Idul Fitri. Mudik menjadi ritual tahunan yang menjadi pelengkap momen hari raya tersebut. Tahun ini, Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali membuka program MudikMu Aman, sebuah program yang memberikan layanan langsung kepada para pemudik yang sedang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.
M. Sholeh Farabi selaku penanggung jawab program MudikMu Aman mengatakan bahwa pihaknya membuka posko layanan untuk para pemudik di 6 titik yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. Keenam posko MudikMu Aman 1445 H ini akan melayani kebutuhan para pemudik dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, seperti layanan dapur umum untuk air panas dan takjil, pemeriksaan kesehatan gratis, penyediaan obat-obatan dan P3K, air bersih, toilet, charger gratis, mushola, informasi kontak layanan, parkir, hingga pijat refleksi gratis.

"Lazismu PP Muhammadiyah membuka posko MudikMu Aman di Pelabuhan Pelindo 2 Ciwandan Banten, Terminal Pelabuhan Merak Banten, kemudian di Desa Sindangpakuan Jalan Bandung–Garut KM 27 Kabupaten Sumedang, di Kompleks Masjid Ahmad Dahlan Paguyangan Brebes, dan di Kandanghaur Indramayu, Jawa Barat. Rata-rata beroperasi hingga tanggal 16 April 2024," terang Farabi.
Selain posko MudikMu Aman 1445 H yang dikelola oleh Lazismu PP Muhammadiyah, berbagai layanan serupa juga diinisiasi oleh Lazismu tingkat wilayah dan daerah yang berada di sepanjang jalur mudik. Seperti di DI Yogyakarta, lanjut Farabi, sebanyak 10 titik posko MudikMu Aman kembali dibuka dengan menggandeng Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). "Posko MudikMu Aman merupakan bentuk kolaborasi bersama Lazismu dan berbagai elemen Muhammadiyah seperti majelis, lembaga, dan Angkatan Muda Muhammadiyah," ungkapnya.
Selain menyediakan berbagai layanan untuk pemudik, posko MudikMu Aman juga menjadi wadah edukasi dan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Lazismu juga membuka layanan pembayaran ZIS kepada pemudik yang singgah. Lazismu juga membuka kesempatan kepada berbagai pihak untuk turut serta menyukseskan program MudikMu Aman 1445 H ini.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN KULON PROGO -- Secara resmi, Posko MudikMu Aman di wilayah DI Yogyakarta resmi dibuka pada Rabu (03/04) oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta. Acara ini berlangsung di Komplek Muhammadiyah Business Center (MBC) Kulon Progo dan dihadiri oleh Kapolda DI Yogyakarta beserta jajaran, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo, serta para relawan.
Ketua PWM DI Yogyakarta, M. Ikhwan Ahada mengapresiasi hadirnya Posko MudikMu Aman ini sebagai perwujudan dari One Muhammadiyah One Response, yaitu saat semua majelis maupun lembaga di lingkungan Muhammadiyah bersatu untuk kegiatan kemanusiaan. "Khusus untuk tahun 2024 ini, kami menerima layanan (Posko Mudikmu) di seluruh titik DIY, dengan menggabungkan sekian banyak majelis dan lembaga. Sekaligus juga dalam rangka tetap menjaga mudik tahun ini agar aman, lancar, dan sekaligus nyaman," jelasnya.
Posko MudikMu Aman ini menyediakan berbagai fasilitas lengkap yang bisa membuat perjalanan mudik menjadi nyaman. Di antaranya adalah layanan cek kesehatan, Ambulanmu, mushola/masjid, ruang istirahat, ruang laktasi bagi ibu menyusui, posko siaga, dapur umum, bengkel, dan fasilitas penunjang lainnya sesuai dengan lokasi posko di titiknya masing-masing. Dengan fasilitas yang ada, diharapkan jalannya mudik semakin aman, nyaman, dan zero accident.
"(Zero accident) ini adalah tantangan, kita berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan harapan Kapolda DI Yogyakarta. Jika bisa, tidak ada kecelakaan, justru sebaliknya aman dan nyaman sampai di rumah," imbuh Ikhwan.
Senada dengan Ikhwan, Kapolda DI Yogyakarta Irjen. Pol. Suwondo Nainggolan turut mengapresiasi kehadiran Posko MudikMu Aman dari PWM DI Yogyakarta ini. Menurutnya, Muhammadiyah berperan penting turun langsung mengawal jalannya mudik. "Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, apresiasi kepada Muhammadiyah DI Yogyakarta atas partisipasinya turun langsung (mengawal mudik)," tuturnya.
Kapolda juga mendorong adanya kolaborasi dan kerja sama antara Muhammadiyah DI Yogyakarta dan Kepolisian dalam mengawal jalannya mudik tahun ini. Pihak Kepolisian juga melakukan Operasi Ketupat, khususnya untuk Polda DI Yogyakarta menyediakan 23 pos pengamanan pada kesempatan mudik kali ini.
Keberadaan Posko MudikMu Aman ini digerakkan oleh Lazismu Wilayah DI Yogyakarta dan Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang didukung oleh majelis/lembaga terkait dan ortom. Hal ini ditujukan untuk mengawal dan memantau perjalanan mudik, sehingga dapat turut serta memberikan dukungan agar memperlancar arus mudik supaya aman dan nyaman.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA PALEMBANG -- Dalam rangka persiapan menyambut Idul Fitri 1445 H, Lazismu Kota Palembang berkolaborasi dengan Bank Sumsel Babel Syariah Kantor Kas Balayudha membagikan paket sembako kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (04/04). Sasarannya adalah tiga panti asuhan yang ada di Kota Palembang.
Pada pagi hari, amil Lazismu Kota Palembang mengunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Baiturrahmah Bukit Kecil dan menyerahkan paket sembako serta uang santunan kepada 27 anak. Kemudian pada siang harinya, giliran Panti Asuhan Al Amanah yang disambangi. Kali ini bantuan untuk 21 anak berupa paket sembako dan uang santunan pun diserahkan.
Puncak acara berlangsung pada sore hari di Panti Asuhan Aisyiyah Humairoh Balayudha. Di tempat ini, paket sembako, uang santunan, dan paket buka puasa diserahkan. Sebanyak 27 anak pun berbahagia merasakan manfaat kegiatan ini. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Palembang Malida Somadi, Bank Sumsel Babel Syariah diwakili Kepala Kantor Kas Balayudha Zaina Suci Indah Muria Sari, serta Dewan Pengawas Syariah Lazismu Kota Palembang Syarief Ali.
Dalam sambutannya, Malida Somadi menyampaikan rasa terima kasih kepada Lazismu dan Bank Sumsel Babel Syariah atas kepeduliannya terhadap anak-anak yang ada di panti asuhan. Ia berharap agar bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu mereka dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Sementara itu, Zaina Suci Indah Muria Sari mewakili Bank Sumsel Babel Syariah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial dari Bank Sumsel Babel Syariah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban anak-anak di panti asuhan dan membawa kebahagiaan bagi mereka dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Dewan Pengawas Syariah Lazismu Kota Palembang, Syarief Ali. Menurutnya, program berbagi sembako dan santunan ini merupakan komitmen Lazismu Kota Palembang setiap bulan Ramadhan, khususnya menjelang Idul Fitri. "Berbagi kebahagian kepada saudara-saudara kita yang tinggal di Panti Asuhan agar bisa merasakan hal yang sama dalam merasakan keberkahan dan kemenangan pada Idul Fitri nanti," ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Lazismu Kota Palembang dan Bank Sumsel Babel Syariah terhadap anak-anak di panti asuhan. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi mereka dalam menyambut Idul Fitri.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Andi Wijaya]

KABUPATEN BATANG -- Lazismu Kabupaten Batang bekerja sama dengan Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah Birrul Waalidain Kauman mengadakan kegiatan mendongeng kepada anak-anak didik. Tema yang diangkat kali ini adalah "Aku Berzakat". Tujuannya adalah memaknai bulan Ramadhan sebagai Syahrul Tarbiyah atau bulan pendidikan dan pembinaan, serta bentuk upaya mengenalkan zakat dan sedekah sejak dini.
Kegiatan mendongeng tersebut dilaksanakan di Masjid An-Nur RSI PKU Muhammadiyah Batang tersebut diikuti oleh 65 anak didik KB Aisyiyah Birrul Waalidain dan TPA Aisyiyah Kauman Batang. Selain itu, kegiatan yang berlangsung pada Rabu (20/03) ini juga dihadiri langsung oleh Manajer Lazismu Kabupaten Batang, Sarif Khiftanul Bakhri.
Kepala KB Birrul Waalidain, Desi Arisanti mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menyemarakkan Ramadhan. "Iya, jadi ini bagian dari gebyar Ramadhan KB Aisyiyah Birrul Waalidain. Kami mengadakan Safari Dongeng Ramadhan dengan mengundang pemateri. Selain mendongeng kita juga bekerja sama dengan Lazismu untuk Santunan Anak Yatim dan program Back to Masjid," ungkapnya.
Desi juga menyampaikan bahwa masjid dipilih sebagai lokasi kegiatan sebagai pesan bahwa tempat ibadah ini dapat sebagai wadah pembelajaran. "Iya, jadi memang kita memilih kegiatan ini di masjid. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah saja tetapi juga bisa untuk kegiatan pembelajaran. Kita juga menggandeng ustadz dengan metode penjelasan menggunakan boneka agar anak-anak tertarik," imbuhnya.
Terkait kegiatan tersebut, Manajer Lazismu Kabupaten Batang, Sarif Khiftanul Bakhri menyampaikan, kegiatan yang dijalankan KB Aisyiyah Birrul Waalidain selaras dengan program-program Lazismu Kabupaten Batang. "Alhamdulillah, dengan KB Birrul Waalidain ini kita sudah bekerja sama sejak lama. Kegiatan sekolah dan program Lazismu ini selaras, jadi lebih memudahkan bagi pentasyarufan sehingga bisa lebih efektif. Pada Ramadhan ini selain kita bekerja sama program Santunan Anak Yatim juga beberapa program lain di antaranya Tebar Takjil, Back to Masjid, dan Filantropis Cilik," tutup Sarif.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA PEMATANGSIANTAR -- Kepercayaan dari mitra strategis kembali diraih oleh Lazismu Kota Pematangsiantar. Kali ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar menyerahkan 50 paket sembako. Bantuan ini akan disalurkan dalam program Kado Ramadhan Lazismu Kota Pematangsiantar. Penyerahan secara simbolis ini merupakan bentuk kerja sama untuk membantu mereka yang membutuhkan selama bulan suci.
Anisa, amil Lazismu Kabupaten Pematangsiantar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diamanahkan oleh Bank Indonesia Pematangsiantar tersebut. "Semoga Bapak/Ibu seluruh donatur diberikan pahala yang berlimpah atas apa yang diberikan. Semoga Allah memberkahi dalam harta-harta yang masih disisakan dan semoga pula menjadikannya sebagai pembersih dosa bagi para donatur semuanya," doanya.
Kado Ramadhan tersebut akan dibagikan kepada umat muslim yang membutuhkan. Di antaranya adalah satpam, penjaga sekolah, marbot masjid, lansia, dan anak-anak sekolah yang kurang mampu. Pembagian paket sembako akan dilakukan secara bertahap sampai akhir Ramadhan 1445 H.
Salah satu penerima manfaat pun mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako yang diberikan tersebut. "Terima kasih banyak kepada donatur Bank Indonesia dan Lazismu Pematangsiantar sudah berbagi sembako kepada kami. Semoga pemberian ini mendapat keberkahan dan donatur semua diberikan limpahan rezeki. Untuk Lazismu Pematangsiantar sukses selalu, terus berkembang agar lebih banyak warga yang terbantu seperti kami ini," ucapnya.
Kado Ramadhan merupakan salah satu program unggulan yang diturunkan dari Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah selama bulan suci. Program ini dilaksanakan oleh Lazismu secara nasional. Sasarannya adalah dai, ustadz, guru, yatim, dhuafa, difabel, dan mereka yang berhak menerimanya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Anisa]

