

KABUPATEN PAMEKASAN -- Tebar Takjil merupakan salah satu kegiatan khusus pada bulan Ramadhan yang dilakukan oleh Lazismu secara nasional. Kali ini, program Tebar Takjil yang digelar oleh Lazismu Kabupaten Pamekasan dilakukan bersama dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Pamekasan. Sasarannya adalah para pengendara yang melintas di jalan, terutama para musafir pada saat waktu berbuka tiba.
Ratusan paket takjil dibagikan oleh Lazismu Kabupaten Pamekasan pada Kamis (28/03) kepada masyarakat atau pengendara yang melintas di Jalan Raya Panglegur Km. 4, Ceguk Tlanakan. Sebelum takjil dibagikan, para pengendara ini sudah antusias untuk menyambutnya.
Manajer Lazismu Kabupaten Pamekasan, Khairul Jannah menuturkan, pihaknya dalam berbagai kesempatan dan media terus mengajak umat Islam di daerah tersebut untuk memberi dan berbagi dalam berbagai program Ramadhan 1445 H. Termasuk dalam kegiatan Tebar Takjil ini yang juga melatih para pelajar untuk gemar berbagi kepada mereka yang membutuhkan.
"Berbagi dan memberi kegembiraan kepada yang membutuhkan melalui Lembaga Amil Zakat seperti Lazismu diharapkan sasaran penerima manfaat bisa semakin luas. Tebar Takjil untuk memberikan makanan berbuka puasa ini hanya salah satu kegiatan di Lazismu. Semoga kita semua mendapatkan pahala berlipat ganda di bulan suci ini," ujarnya saat mendampingi pelajar Muhammadiyah turun aksi ke jalan.
Khairul menambahkan, Lazismu bisa menjadi wasilah bagi umat Islam dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta dana keagamaan lainnya. "InsyaAllah kami senantiasa mengedepankan penyaluran dana ZIS yang amanah dan tepat sasaran melalui program-program yang mengena dan dibutuhkan," pungkasnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

KOTA YOGYAKARTA -- Untuk menghadirkan kehangatan dan kebaikan di tengah masyarakat, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) DI Yogyakarta menggelar kegiatan bertajuk Ta'awun Sosial Ramadhan 1445 H. Kegiatan ini berlangsung sejak Sabtu hingga Senin (06-08/04). Beberapa titik pun dijangkau seperti Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Serangan, Notoprajan, dan Minggir Yogyakarta.
Ketua PWA DI Yogyakarta, Widiastuti dalam sambutannya menekankan makna Ramadhan sebagai bulan penuh berkah dan kesempatan untuk meningkatkan keimanan serta berbagi dengan sesama manusia. "Kasih sayang Allah begitu besar dan Ramadhan adalah anugerah yang luar biasa bagi umat Islam untuk merasakan nikmat ibadah yang berlipat ganda," sebutnya.
Pada kesempatan ini, Widiastuti juga mengutip firman Allah yang menyatakan bahwa Al-Qur'an dan Nabi Muhammad diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ia pun menambahkan ciri-ciri orang yang mendapatkan rahmat Allah, yaitu berlaku, bertindak, dan berkata dengan lemah lembut.
Kegiatan yang dirangkai dengan penyaluran 100 paket sembako di setiap wilayah ini merupakan kerja sama PWA DI Yogyakarta dengan Majelis Telkomsel Taqwa serta Kantor Layanan Lazismu yang ada di lingkungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan PWA DI Yogyakarta. Sebagai wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian, kerja sama ini berfokus pada pendistribusian bantuan kepada lansia dan mereka yang membutuhkan.
Saat penyaluran paket sembako di Serangan, ustadz Mahmudi yang memberikan tausyiah mengingatkan tentang pentingnya bersyukur kepada Allah. "Syukur merupakan kunci nikmat dari Allah dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk berbuat kebaikan sesuai dengan kesempatan yang diberikan, sekecil apapun itu," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWA DI Yogyakarta, Zulaikhah saat kegiatan berlangsung di Notoprajan menyampaikan bahwa pemilihan lokasi untuk penyaluran bantuan yang berdekatan dengan PWA merupakan upaya untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat. "Semoga Ramadhan kali ini bisa kita jalani dengan baik hingga akhirnya," harapnya.
Majelis Tabligh PWA DI Yogyakarta yang diwakili oleh Sumarsih turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. "Ta'awun Sosial Ramadhan 1445 H ini tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi dengan sesama manusia, tetapi juga sarana untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga kebaikan yang dilakukan selama Ramadhan ini menjadi amal yang diterima di sisi Allah," pungkasnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR -- Masyarakat yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mendapatkan bantuan berupa paket sembako dari Lazismu. Bantuan ini berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) milik persyarikatan tersebut. Distribusinya dilakukan pada Senin (08/04) yang menyasar Panti Asuhan Al-Furqon, Desa lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur serta masyarakat umum.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Preli Yulianto menyampaikan bahwa paket sembako yang dibagikan pada Ramadhan ini merupakan awal dari gerakan Lazismu dalam menjalankan serangkaian program unggulannya. Program Paket Sembako untuk Yatim Piatu Tersenyum, serta program untuk masyarakat fakir miskin akan terus dilaksanakan.
"Pembagian paket sembako Lazismu ini merupakan bentuk komitmen kami untuk senantiasa menjadi Lembaga Amil Zakat yang terpercaya dengan pendistribusian yang amanah dan tepat sasaran. Ini juga sebagai awal untuk mengajak, menggerakan masyarakat untuk berbagi melalui Lazismu, dan kami akan benar-benar salurkan dengan amanah," tegas Prely.
Prely menambahkan, program unggulan lainnya di antaranya adalah Beasiswa Mentari, Beasiswa Sang Surya, Yatim Piatu Tersenyum, Peduli Guru, Pencegahan Stunting, Perbaikan Gizi, dan Pemberdayaan UMKM. "Gerakan sosial semacam itu sebagaimana dicontohkan K.H. Ahmad Dahlan berupa gerakan Islam berkemajuan dengan gerakan Al-Maun. Gerakan sosial semacam itu sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW," imbuhnya.
Sementara itu, Zainal Amirin selaku Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah di Lazismu. Dana yang terhimpun nantinya didistribusikan dengan transparan, amanah, dan tepat sasaran. "Pentingnya berbagi untuk mereka yang membutuhkan, mari berzakat, infak, sedekah di Lazismu, insyaAllah amanah. Nantinya kita juga akan membuka donasi lanjutan paket sembako lagi untuk dibagikan. Maka dibutuhkan donasi dalam menjalankan program tersebut," pungkasnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA SEMARANG -- Di tengah acara program Balik Bareng BPKH 2024 di Masjid Agung Jawa Tengah, Ahad (14/04), ada pesan khusus yang disampaikan Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi untuk para sopir bus. Hari ini Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI dan Lazismu memberangkatkan armada bus dengan tujuan Jakarta dan sekitarnya untuk memfasilitasi penerima manfaat yang telah lolos registrasi untuk mengikuti program tersebut.
Dalam sambutannya, Yunaldi mengatakan bahwa penting bagi sopir bus untuk menaati peraturan dalam berkendara dan berlalu lintas. "Apalagi ini sudah masuk puncak arus balik pemudik dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat menuju arah Jakarta dan sekitarnya," terangnya.
Terutama stamina, ini yang perlu diperhatikan, sambung Yunaldi. Ia mengingatkan kepada para sopir untuk beristirahat jika telah lelah dan mengantuk serta jangan memaksa untuk tetap mengemudi demi keselamatan bersama. "Hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi agar perjalanan Balik Kerja Bareng BPKH aman dan nyaman," tutur Yunaldi.
Seperti diketahui, lanjut Yunaldi, BPKH dan Lazismu telah menyiapkan layanan kesehatan bagi para sopir. "Hal ini merupakan bagian dari layanan kepada sopir bus agar terpantau kesehatan fisiknya," jelasnya.
Yunaldi dalam pesannya terus menggarisbawahi bahwa bus eksekutif yang berjumlah 10 unit ini, agar tidak saling mendahului apalagi saling menyalip saat berada di jalan. Semuanya ada aturan, bahkan setiap 4 jam seharusnya sopir bus berhenti untuk menghilangkan lelah.
"Kita semua belajar dari peristiwa yang terjadi di Batang. Karena lelah dan mengantuk akhirnya hilang fokus. Bus hilang kendali dan kecelakaan tidak bisa dihindarkan," demikian pesan Yunaldi jelang pelepasan pagi itu di depan para peserta Balik Kerja Bareng BPKH.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

KOTA SEMARANG -- Antusias masyarakat merespons program Balik Kerja Bareng BPKH 2024 terbilang cepat. Sejak dibuka dan dirilis proses pendaftarannya secara daring pada bulan Ramadhan lalu, peminatnya langsung berlomba-lomba untuk mendaftar. Menjelang pelepasan program tersebut di Masjid Agung Jawa Tengah, para peserta dari pagi hari sudah berdatangan untuk melakukan registrasi ulang. Berdasarkan informasi dari panitia yang dikelola Lazismu Wilayah Jawa Tengah, peserta yang dibagi menjadi dua gelombang ini tembus 960 orang sebagai penerima manfaat.
Dari pantauan Lazismu di lokasi, antrean registrasi berjalan tertib. Sebagian dari penerima manfaat juga berkesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di tenda yang sudah disediakan oleh panitia. Empat orang tenaga medis yang bertugas memeriksa kesehatan dengan ramah melayani pemudik. Tenaga medis yang ditugaskan merupakan kolaborasi Lazismu dengan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang, terdiri dari 1 juru mudi, dan 3 orang perawat.
Salah seorang pemudik yang berhasil ditemui, Arik Subapoh mengatakan bahwa ia memperoleh informasi mudik BPKH dari media sosial. Pria asal Blora, Jawa Tengah ini sudah lebih dari 15 tahun tinggal di Jakarta. Arik bekerja sebagai juru teknisi perusahaan jasa transpotasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta.
Bersama seorang istri dan 4 anaknya, Arik telah lolos pendaftaran. "Alhamdulillah saya sekeluarga lolos verifikasi. Ini yang pertama kali ikut program bersama Lazismu melalui Balik Kerja Bareng BPKH," terangnya.
Program ini menurut Arik sangat bermanfaat untuk dirinya dan kelurga. Di tengah keterbatasan ekonomi, nilai manfaatnya dapat membantu meminimalisir pengeluaran untuk pulang kampung. Arik pun mengaku senang karena selain mendapatkan layanan kesehatan dan fasilitas lainnya, ia bisa bersilaturahim dengan pemudik dari daerah lainnya.
"Malahan dari 4 kursi yang diterimanya, BPKH justru memberikan kejutan dengan menambahkan 2 kursi jadi sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang akan turun di tujuan akhir Terminal Pulogebang," sambut Arik dengan nada semringah.
Hal senada dialami Andini dan suaminya yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Sejak 2007, ia sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Setelah terverivikasi ikut Balik Kerja Bareng BPKH, mudik menjadi aman dan nyaman.
"Saya punya keluhan vertigo, tadi disarankan oleh tenaga medis saat diperiksa untuk tetap menjaga fisik selama mudik dan makan serta minum yang sehat. Ditambah lagi tidak dianjurkan stres selama perjalanan yang tidak bisa diprediksi sebelumnya," ucap Andini senang seraya mendapat informasi berharga.
Andini mengaku mendapat banyak saudara baru dari daerah yang ada di Jawa Tengah seperti Purwodadi, Sragen, dan lainnya. Ia sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH. "Melalui program ini yang memudahkan untuk bersilaturahim dengan keluarga, dan jangkauan program ini membuat nyaman karena tiket kembali ke Cikarang sulit didapat," tutupnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

KOTA SEMARANG -- Setelah resmi dibuka pada Ramadhan 1445 H, para penerima manfaat program bertajuk "Balik Kerja Bareng BPKH 2024" mulai diberangkatkan pada hari ini, Ahad (14/04). Mereka yang lolos registrasi bergembira untuk kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah melepas rindu dengan mudik ke kampung halaman. Pelepasannya berlangsung di halaman Masjid Agung Jawa Tengah dengan fasilitas armada bus eksekutif sebanyak 20 unit.
Rombongan bus dalam program ini secara bersama-sama dilepas oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI dan Lazismu. Pelepasan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Ahmad Hasan Asy'ari, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah Dwi Sasana Ramadhan, serta Muhyiddin selaku Ketua Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Gunawan Hidayat dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena program ini bisa berlangsung dengan lancar. "Semoga dalam pelaksanaaannya aman dan bermanfaat," harapnya.
Gunawan mengungkapkan, keberadaan Lazismu adalah menjadi bagian dari mitra BPKH. Ada 12 lembaga yang mendapat amanah dari BPKH selama Ramadhan termsuk Lazismu. Program Balik Kerja Bareng BPKH merupakan bagian dari program yang berkesinambungan sejak Ramadhan.
Oleh karena itu, lanjut Gunawan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaannya yang telah mendukung acara yang berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah ini. "Atas kepercayaannya kepada Lazismu, sekali lagi kami sampaikan terima kasih. Semoga kami bisa melaksanakannya dengan amanah," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Arief Mufraini selaku Anggota Badan Pelaksana BPKH mengatakan, program tersebut tidak hanya hadir di Kota Semarang, tetapi juga ada di Solo dan Yogyakarta. Oleh karena itu, program Balik Kerja Bareng BPKH merupakan ikhtiar untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dari dana abadi umat yang dikelola oleh BPKH.
"Adapun pilihan diksi Balik Kerja ditonjolkan sebagai bentuk memaknai mudik yang tidak sekadar balik ke kampung, tapi kembali kerja dengan makna yang selaras dengan kembali ke fitrah (fitri) agar lebih bisa berkarya saat kembali ke Jakarta dan sekitarnya," sambung Arief.
Dengan adanya program ini, Arief menegaskan bahwa dana maslahat BPKH bisa dimanfaatkan dan didistribusikan kepada penerima manfaat dengan tepat sasaran. Salah satunya adalah melalui program Balik Kerja Bareng BPKH. "Mewakili BPKH, kami ucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah mempersiapkan prosesnya di Masjid Agung Jawa Tengah sehingga kawan-kawan semua dan penerima manfaat bisa kembali bekerja dengan penuh semangat," pungkasnya.
Sementara itu, Abdul Wachid selaku Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI mengungkapkan, BPKH merupakan salah satu mitra di DPR RI. "Dan pada hari ini dengan kegiatan sosialnya dapat membantu masyarakat dengan nyata," ucapnya.
Harapannya, tutur Abdul Wachid, program ini bisa dilanjutkan dan ditingkatkan lagi. Apa yang telah didapatkan dari Jakarta juga dapat memberikan manfaat yang besar setelah kembali ke kampung halaman. Begitu juga dengan dana abadi umat harus bisa ditingkatkan nilai manfaatnya. "Kami sampaikan apresiasi kepada BPKH, walikota, dan semua pihak sehingga program ini berjalan lancar," terangnya.
Setelah melepas 10 bus eksekutif pada hari ini, Lazismu dan BPKH RI akan kembali melepas 10 bus eksekutif berikutnya tanggal 15 April 2024. Penerima manfaat akan diantar ke tujuan akhir, antara lain terminal Pulogebang dan Kampung Rambutan Jakarta Timur, Baranangsiang Bogor, dan Poris Tangerang.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

