

JAKARTA -- Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Risty Tagor dan Ang Sharly melalui acara Okezone Berbagi yang berkolaborasi dengan Lazismu di Swiss-Belresidences, Kuningan, Jakarta pada Selasa (02/04). Kehadirannya menghibur puluhan anak-anak yatim yang berasal dari Panti Asuhan Aisyiyah di kawasan Bendungan Hilir dan Menteng, Jakarta.
Dalam acara berbagi inspirasi untuk sukses pada masa depan, Risty Tagor, Ang Sharly, dan Andi Ananto selaku GM Swiss-Belresidences tampil antusias berbagi kisah di depan anak-anak yatim tersebut. Risty mengatakan jika dahulu orang bisa disebut sukses dengan menjadi dokter dan profesi lainnya seperti TNI dan polisi. Tapi pada zaman sekarang ini apapun profesinya jika ditekuni dan sukses itu keren.
"Kalian bisa menjadi apapun dengan bekal belajar dan ketekunan apalagi di era teknologi yang canggih ini," jelas Risty seraya mencontohkan bahwa hanya berbekal telepon genggam seseorang bisa sukses menjadi content creator.
Sementara itu Ang Sharly mengisahkan, dulu sejak kecil ia suka mendengar alat musik. Lalu belajar bermain gitar. "Pada dasarnya seseorang harus suka dahulu, jika sudah suka dan fokus maka jalan kesuksesan itu akan bisa diraih," paparnya.
Di sela-sela acara berbagi Kado Ramadhan yang juga diinisiasi oleh Okezone dan Swiss Belresidences, kehadiran Risty Tagor dan Ang Sharly menghibur semua hadirin dengan membawakan lagu religi yang berjudul "Sabar Tak Ada Batasnya". Risty mengaku lagu ini buah karyanya bersama Ang Sharly.
Selain menghibur, keduanya juga berbuka puasa bersama dengan puluhan anak yatim. Mereka semua menikmati hidangan berbuka dengan suka cita. Terlihat kebahagiannya begitu terang saat Risty dan Ang bermain dan berfoto bersama dengan anak-anak yatim.
Saat ditemui oleh tim media Lazismu, Risty mengatakan bahwa acara persembahan dari Okezone Berbagi tersebut penuh keseruan. "Dan ini baru pertama kali bertemu dengan Lazismu untuk berkolaborasi, acaranya ada berbagi, talk show, siraman rohani dan membawakan lagu. Acara seperti ini harus terus diadakan dan setuju banget sekarang eranya kolaborasi tidak bisa sendirian agar lebih keren dan bermanfaat," tuturnya.
Risty Tagor dan Ang Sharly mengapresiasi Lazismu agar tetap amanah dan terus berkah sebagai lembaga filantropi Islam. Mereka juga memotivasi anak-anak untuk semangat belajar dan tidak lelah berjuang.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

JAKARTA -- Warnai bulan Ramadhan yang penuh berkah, Lazismu bersama Okezone Berbagi menggelar OKE CARE di Swiss-Belresidences, Kuningan, Jakarta pada Selasa (02/04). Program berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dari Panti Asuhan Aisyiyah ini merupakan kegiatan rutin tahunan pada bulan suci dengan nama Kado Ramadhan untuk masyarakat yang membutuhkan. Lazismu secara nasional menggelar program tersebut di berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam momen itu, Lazismu mengucapkan terima kasih kepada Okezone dan Swiss-Belresidences atas inisiasi dan kerja sama yang dilakukan sehingga menyuguhkan acara yang menarik dan inspiratif bagi anak-anak yatim. "Kami berterima kasih atas kerja sama yang dilakukan sehingga menghasilkan sebuah manfaat yang bisa dirasakan dalam bentuk kebahagiaan dari para anak-anak yatim yang hadir, apalagi kegiatan ini dilakukan di bulan suci Ramadhan yang di dalamnya ada keutamaan beramal saleh," tutur Ahmad Imam Mujadid Rais selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu dalam sambutannya.
Adapun kolaborasi ini mengusung tema Menebar Kebaikan dan Menjemput Keberkahan. Bagi Lazismu ini merupakan sinergi dan kolaborasi yang bermanfaat antara lembaga dan media dalam menebarkan syiar dakwah. "Ada harapan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada saat ini saja, tetapi sebagai pemantik dakwah dan aksi filantropi serta harapan-harapan lain ke depannya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Okezone Berbagi merupakan salah satu program dari OKE CARE yang rutin digelar setiap tahun. Program ini rutin digelar setiap Ramadhan dengan berbagi ke panti asuhan dan pemberian mushaf Al-Quran ke masjid-masjid se-Indonesia.
Selain berbagi Kado Ramadhan, siraman rohani dan permainan kuis, yang menarik ada bintang tamu, yaitu aktris sekaligus penyanyi Risty Tagor dan musisi Ang Sharly. Mereka membawakan lagu baru religi sekaligus menghibur puluhan anak dari Panti Asuhan Aisyiyah yang ada di kawasan Bendungan Hilir dan Menteng, Jakarta Pusat. Selain itu, Risty dan Ang Sharly bersama GM Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum, Jakarta Andi Ananto juga berbagi kisah inspiratif ke puluhan anak panti asuhan tersebut agar selalu semangat dan sukses ke depan dalam meraih impian.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Edy Susanto/Nazhori Author]

KABUPATEN BANTUL -- SERASA atau SEruan RAmadhan Seribu Amal merupakan kegiatan yang digagas oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama dengan Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Panti Asuhan Nur Fadhilah Putri, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul pada Ahad (24/03). Acara ini merupakan bagian dari upaya bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (Sospem) IMM Psikologi UAD untuk mempererat tali silaturahim antar pimpinan komisariat, calon kader, dan anak-anak panti asuhan.
Dengan tema "Membangun Cita-cita di Bulan Ramadhan," kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas inspiratif yang bertujuan untuk mendorong anak-anak panti dan calon kader IMM Psikologi untuk merenungkan dan berbagi cita-cita masa depan mereka. Anak-anak diajak pun diajak untuk menulis cita-cita mereka dan berdiskusi tentang langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk mewujudkannya. Mereka yang berani berbagi cerita di depan teman-temannya akan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Kepala Panti Asuhan Nur Fadhilah Putri mengucapkan terima kasih kepada IMM Psikologi UAD dan Lazismu Wilayah DI Yogyakarta atas inisiatif dan penyelenggaraan acara SERASA. "Ini merupakan kesempatan berharga bagi anak-anak kami untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas dan membuka pikiran mereka terhadap berbagai kemungkinan di masa depan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana SERASA berharap agar acara ini akan semakin memperkuat tali silaturahim antara IMM Psikologi dan anak-anak panti asuhan Nur Fadhilah. Kegiatan ini pun diharapkan dapat membantu anak-anak menjadi lebih terbuka dalam mengejar mimpi dan cita-cita mereka.
Kegiatan SERASA berlangsung hangat dengan sesi buka bersama yang diikuti dengan shalat Maghrib berjamaah dan makan malam bersama. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan shalat tarawih berjamaah sebagai simbol dari kebersamaan dan spiritualitas yang mendalam pada bulan Ramadhan. Pihak panti asuhan juga memberikan sertifikat kepada IMM Psikologi dan menerima plakat kenang-kenangan dari IMM Psikologi.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA MEDAN -- Kegiatan sosialisasi program Filantropi Cilik dilaksanakan oleh Lazismu Kota Medan dalam acara Pesantren Kilat di SD Muhammadiyah 08 Medan. Tujuannya adalah untuk mengedukasi para peserta didik tentang pentingnya berbagi dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Acara ini berlangsung pada Senin (25/03) di aula Masjid Taqwa yang ada di sekolah tersebut.
Bertindak sebagai narasumber adalah Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Medan, Muhammad Arifin Lubis. Pada kesempatan ini ia memberikan materi tentang arti Filantropi Cilik, cara untuk melakukannya, serta dampak positif yang dapat dihasilkan. Pemateri juga membagikan cerita inspiratif tentang anak-anak yang telah berhasil melakukan aksi Filantropi Cilik di lingkungan sekitar mereka.
Para peserta Pesantren Kilat yang diadakan oleh SD Muhammadiyah 08 Medan ini mayoritas adalah siswa-siswi kelas 5 dan 6. Mereka diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi tentang Filantropi Cilik. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada mereka untuk turut berperan dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini juga merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, para peserta Pesantren Kilat dapat memahami bahwa setiap orang, termasuk anak-anak, mampu untuk berperan aktif dalam membantu sesama manusia.
Pesantren Kilat dalam momen Ramadhan 1445 H ini pun ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan dan masyarakat lainnya untuk lebih aktif dalam mengajarkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada generasi muda. Sosialisasi ini ditutup dengan kuis berhadiah sebuah tempat minum atau tumbler yang diberikan kepada siswa-siswi yang berani untuk menjawab pertanyaan dari narasumber.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA YOGYAKARTA -- Santunan untuk dhuafa turut hadir dalam pelaksanaan Ramadhan di Kampus (RDK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda yang digelar pada bulan suci. Penyerahan santunan untuk dhuafa ini dilakukan setelah shalat tarawih pada Sabtu (23/03) di Masjid Islamic Center UAD.
Ketua RDK UAD, Yahya Hanafi menyebutkan bahwa acara ini dilakukan agar semua pihak dapat melakukan silaturahim dan merasakan shalat tarawih di masjid tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa santunan tahun ini berbeda dengan tahun lalu. "Tahun lalu kami mengundang perwakilan PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah) saja untuk seremonial. Untuk tahun ini kami mengubah formatnya, penerima manfaat bisa hadir langsung ke kampus UAD khususnya kampus IV. Tujuannya tentu yang pertama biar merasakan jamaah dan harapannya bisa ke sini lagi," ungkapnya.
Pada tahun ini, jumlah paket santunan yang diberikan meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 1.470 paket sembako. Hal ini dukungan yang diberikan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu UAD. Dalam pemberian santunan ini, panitia RDK UAD tetap bersinergi dengan PRM yang meliputi dari Kampus I UAD sampai VI. Kegiatan tersebut adalah bentuk komitmen UAD dalam bersinergi dengan PRM.
Rektor UAD, Dr. Muchlas, M.T. mengaku sangat berbahagia dengan adanya kegiatan ini yang dapat menyapa warga sekitar kampus UAD sehingga dapat merekatkan tali silaturahim. Terlebih dalam salah satu hadits dianjurkan bagi orang-orang untuk bersilaturahim karena dapat melimpahkan rezeki.
"Malam ini ibu-ibu dan bapak-bapak dan kita semuanya telah melaksanakan silaturahmi dan mudah-mudahan kita memperoleh fadhilah (keutamaan) dari silaturahmi ini," ungkap Muchlas.
Santunan ini juga diadakan agar dapat menjadi simbol rasa kasih sayang pihak UAD kepada masyarakat yang ada disekitarnya. Muchlas pun berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat akan terus menjadi mitra baik UAD.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN KULON PROGO -- Lazismu Wilayah DI Yogyakarta kembali menyalurkan Program Kemaslahatan Berkah Ramadhan yang berasal dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI. Penyaluran program ini berlangsung pada Ahad (23/03). Bentuknya adalah berupa 92 paket Kado Ramadhan berupa sarung, mukena, dan sajadah. Bantuan ini disalurkan kepada kelompok mualaf di Masjid Baiturrahman Branti, Gunung Kelir, Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.
Manajer Area Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Marzuki mengatakan, salah satu penerima manfaat dari program Kemaslahatan Berkah Ramadhan BPKH adalah mualaf. Selain itu, bantuan serupa juga disalurkan kepada lansia, difabel, dan melalui program Kado Ramadhan di pelosok untuk dhuafa.
"Ada 92 mualaf yang hari ini menerima Kado Ramadhan. Mualaf ini juga menjadi binaan Kantor Layanan Lazismu UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Semoga ini menjadi bagian dari dukungan kami dalam rangka membina serta berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh cinta ini," terang Marzuki.
Amanah yang diberikan oleh BPKH RI kepada Lazismu Wilayah DI Yogyakarta ini pun mendapatkan apresiasi dari Marzuki. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPKH RI dan Lazismu Pusat, telah mengamanahkan Program Berkah Ramadhan 1445 H BPKH RI kepada kami," sambung Marzuki.
Muhammad Ghozy Al Fatah yang menjadi takmir masjid setempat turut mengucapkan terima kasih kepada BPKH RI dan Lazismu atas bantuan yang diberikan. "Kami berterima kasih atas bantuan yang bermanfaat ini. Semoga bantuan perlengkapan alat shalat ini bisa menjadi motivasi bagi para mualaf untuk memperdalam agama Islam lebih tekun lagi," harapnya.
Selain pemberian paket alat ibadah, acara ini juga meliputi berbagai macam kegiatan. Seperti membaca Al-Qur'an dengan anak-anak setempat, kajian berbuka puasa sekaligus buka bersama, shalat tarawih berjamaah, dan pelatihan mengurus jenazah oleh Kantor Layanan Lazismu UMY.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

