

KOTA PAREPARE -- Ramadhan 1445 H disambut dengan penuh suka cita oleh segenap masyarakat muslim di Indonesia. Di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Lazismu memeriahkan datanganya bulan suci ini melalui kegiatan "Tebar Paket Sambut Ramadhan". Kegiatan ini menyasar para penerima manfaat dari kalangan pendidikan, yaitu di antaranya adalah orang tua/wali siswa tingkat TK, SD, hingga SMP se-Kota Parepare.
Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Kota Parepare, Hj. Halwatia yang hadir mewakili PJ. Walikota Parepare pada kegiatan tersebut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lazismu Kota Parepare yang sampai saat ini masih terus eksis menebar kebaikan. Paket sembako kali ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan saudara-saudara dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
"Semoga kiranya seluruh masyarakat Kota Parepare, terkhusus para pengurus dan amil Lazismu Kota Parepare diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H dan terus menebar kebaikan untuk membantu sesama saudara," ungkap Hj. Halwatiah.
Pada kegiatan ini, Lazismu Kota Parepare membagikan paket sembako kepada 100 penerima manfaat. Acara ini berlangsung di Aula Masjid A.G. KH Abdul Rahman Ambo Dalle Kota Parepare pada Jumat (08/03). Warga pun sangat antusias dengan bantuan yang diberikan Lazismu, terutama menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Parepare yang juga merupakan Dewan Pengawas Syariah Lazismu Kota Parepare, Syarifuddin Yusuf menyebutkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan untuk menyambut datanganya bulan suci Ramadhan. Menurutnya, dalam menyambut bulan suci ini ada berbagai persiapan yang harus dilakukan, termasuk memenuhi kebutuhan makanan. Saat ini yang hampir semua bahan pokok makanan mulai dari beras, minyak, gula pasir, dan lainnya mengalami lonjakan harga.
"Diharapkan dengan penyaluran paket sembako ini diharapkan sekali lagi dapat meringankan beban saudara-saudara kita," ujar Syarifuddin Yusuf.
Terakhir, Syarifuddin Yusuf mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang terus memercayakan hartanya melalui Lazismu. "Terima kasih kepada seluruh muzakki, donatur, dan kepada semua pihak yang sampai saat ini masih terus memercayai Lazismu mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan dana-dana sosial kemanusiaan lainnya," tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN PURBALINGGA -- Budidaya ikan gurame dan tanaman hidroponik menyimpan potensi dan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Lazismu Kabupaten Purbalingga dan SMP TQ Muhammadiyah 1 bersama-sama mengembangkan potensi tersebut dengan melibatkan amil Lazismu, kepala sekolah, guru, karyawan, serta siswa-siswi sekolah tersebut. Tujuannya adalah untuk merintis metode budidaya yang lebih intensif serta memberikan wadah bagi para siswa untuk mengembangkan keterampilan ekonomi dan kewirausahaan.
Kegiatan ini diawali pada Sabtu (24/02) dengan pemisahan serabut kelapa dari cangkang, penyusunan serabut dan arang dalam keranjang, serta penaburan benih di keranjang. Selanjutnya, bibit tanaman hidroponik ditempatkan di tempat apung atau yang dikenal dengan sebutan "Blumbang" di lingkungan SMP TQ Muhammadiyah 1 Purbalingga. Menariknya, teknik yang diterapkan dalam proyek ini menggunakan pupuk alami dari budidaya ikan yang ada di dalam kolam atau blumbang tersebut, sehingga bibit pun dapat tumbuh dengan optimal.
"Tahap awal proyek ini merupakan langkah penting dalam mendukung pertumbuhan bibit tanaman hidroponik secara sehat dan alami," ujar Slamet Widodo selaku Kepala SMP TQ Muhammadiyah 1 Purbalingga. Ia turut terlibat langsung dalam kegiatan ini.
Selang empat hari kemudian ikan gurame dan ikan mujaer ditempatkan ke dalam kolam di SMP TQ Muhammadiyah 1 Purbalingga. Langkah ini sebagai bagian dari proses pengembangan budidaya ikan yang telah ada dari metode konvensional atau tradisional menjadi budidaya yang lebih intensif. Dalam keterangannya, Manajer Lazismu Kabupaten Purbalingga, Maftuh Chamdani menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai upaya pengembangan potensi budidaya di sekolah, namun juga sebagai sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya pertanian modern, seperti budidaya hidroponik.
"Dengan melibatkan siswa dalam proyek ini, kami berharap mereka dapat memahami betapa pentingnya inovasi dalam pertanian modern, serta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam berbagai bidang kehidupan," terang Maftuh Chamdani.
Proyek budidaya ikan gurame dan tanaman hidroponik ini rencananya akan dilaksanakan selama 10 bulan atau 300 hari kalender. Dalam rentang waktu tersebut, para siswa dan keluarga besar SMP TQ Muhammadiyah 1 Purbalingga akan terlibat aktif dalam merawat dan memantau perkembangan ikan serta tanaman hidroponik yang dibudidayakan ini. Melalui kolaborasi antara Lazismu Kabupaten Purbalingga dan SMP TQ Muhammadiyah 1 Purbalingga, proyek ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mendorong inovasi serta pengembangan potensi budidaya dan pertanian di lingkungan pendidikan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN NIAS UTARA -- Sifahandro merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara. Di desa ini berdiri sebuah bangunan pendidikan yaitu Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Sifahandro. Madrasah yang sudah berdiri sejak tahun 1970 ini sebelumnya hanya berdinding kayu dan beratap seng yang sudah lapuk. Sebuah kondisi yang jauh dari kata layak untuk belajar dan mengajar.
Dengan Program Kolaborasi Kebajikan Zakat, Lazismu bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI hadir memberikan solusi guna meningkatkan pendidikan di Sifahandro. Bantuan senilai 400 juta rupiah dikucurkan untuk pembangunan 3 lokal kelas baru. Selain itu, sarana dan prasarana berupa kursi serta meja juga dilengkapi. Tujuannya adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan keagamaan di madrasah yang berada di kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) ini.
Penyerahan bantuan dengan tajuk "Serah Terima Program Revitalisasi Amal Usaha Muhammadiyah" tersebut berlangsung pada Kamis (07/03) yang dihadiri oleh Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Edi Suryanto. Turut mendampingi Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Sumatra Utara, Syahrul Amsari serta Arnan Lubis selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Nias Utara.
Dalam sambutannya, Edi Suryanto memberikan apresiasi kepada para tokoh penggerak yang telah berjuang untuk kemajuan Muhammadiyah di Nias Utara. Dalam kesempatan ini, ia juga mengucapkan selamat atas diresmikannya ruang kelas baru dan berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan dipergunakan sebaik-baiknya. "Mudah-mudahan ini bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Nias Utara, terutama di Desa Sifahandro," harapnya.
Dengan adanya bantuan ini, kegiatan belajar mengajar pun dapat berlangsung dengan lebih baik. Kepala MDTA Sifahandro menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS RI bersama Lazismu. "Semoga dengan adanya bantuan ini menjadi pemantik kami untuk terus mendidik anak-anak di wilayah 3T ini," ujarnya.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Tari Sawer Sirih dan Tari Sekapur Sirih, serta pemberian bantuan kepada para guru. Tujuannya adalah sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dalam pendidikan dan menambah semangat dalam mengelola madrasah.
Program Kolaborasi Kebajikan Zakat BAZNAS-Lazismu hadir untuk menjawab berbagai persoalan yang ada di masyarakat, seperti dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, maupun sosial. Terlebih bagi mereka yang tinggal di kawasan 3T sehingga kesulitan untuk mendapatkan akses yang baik dalam memenuhi kebutuhan hidup.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BOJONEGORO -- Lazismu Kabupaten Bojonegoro mulai bergerak menyambut datangnya bulan suci. Melalui "Back to Masjid", 10 masjid dan mushola di kawasan pelosok Kabupaten Bojonegoro menjadi penerima manfaat program bersih-bersih yang dilakukan bersama Lembaga Resiliensi Bencana atau MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) ini. Tujuannya adalah membantu menyiapkan tempat ibadah tersebut dalam menyemarakkan Ramadhan 1445 H.
Pada Kamis (07/03), Lazismu bersama MDMC dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Bojonegoro bergerak menuju ke lokasi. Rombongan dibagi menjadi dua. Lazismu dan MDMC menuju ke Kecamatan Sumberejo, sementara KOKAM menyambangi Kecamatan Kanor.
Setiba di lokasi, para relawan melakukan kegiatan bersih-bersih masjid dan mushola. Mereka membersihkan tempat ibadah dari debu dan kotoran, serta memperbaiki sarana masjid seperti keran air, lampu, dan sebagainya, serta merapikan perabotan agar suasana tempat ibadah menjadi lebih nyaman bagi jamaah. "Untuk memberikan rasa nyaman dalam beribadah," demikian tutur Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Bojonegoro, Ansorul Hakim.
Selain itu, sebagai bagian dari upaya mendukung kegiatan ibadah pada bulan Ramadhan, Lazismu Kabupaten Bojonegoro juga memiliki program Tebar Takjil. Para relawan akan membantu membagikan kurma dan air mineral sebagai persiapan untuk berbuka puasa. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kelancaran ibadah para jamaah yang berkumpul untuk berpuasa dan beribadah di masjid dan mushola.
Program "Back to Masjid" dan "Tebar Takjil" ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan. Dengan melibatkan berbagai pihak, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro saat menjalankan ibadah di bulan suci ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Sartono]

KOTA SALATIGA -- Tabligh Akbar merupakan salah satu acara Sya'ban Bermuhammadiyah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga. Dalam kesempatan ini, Lazismu Kota Salatiga menyerahkan bantuan pendidikan kepada para penerima manfaat yang berasal dari kalangan perguruan tinggi. Bantuan senilai Rp. 13.898.200,- ini diberikan kepada 11 mahasiswa/mahasiswi yang tersebar di beberapa perguruan tinggi di kota tersebut.
Pada acara yang berlangsung khidmat ini, Manajer Area Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Ikhwanushoffa menyampaikan ajakan untuk mengevaluasi diri. Ikhwan, panggilan akrabnya, mengutip penggalan Al-Qur'an surah Al-Hasyr ayat 18. Ayat ini mengingatkan untuk meningkatkan ketakwaan dan ia pun menekankan utamanya pada harta yang telah dibelanjakan.
"Kesempatan ini mari kita gunakan untuk berbenah pada pengeluaran-pengeluaran kita. Sejauh ini apakah kita sudah menyadari zakat maal, profesi, penghasilan, simpanan, serta perusahaan?" ujar Ikhwan pada acara yang bertempat di Masjid Al Muhajirin SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga ini.
Ikhwan juga menyingung tentang prinsip zakat progresif yang terdapat di Muhammadiyah. Ia mengajak untuk mendalami makna yang ada dalam surah Al Maun, sebagaimana telah diajarkan oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Melalui pemahaman ini, ideologi persyarikatan pun terbangun.
"Tidak sekadar sumber daya manusia dan infrastruktur yang saat ini kita punya, tetapi potensi historis bagaimana Kiai Dahlan dahulu membangun ideologi persyarikatan ini dengan luar biasa. Surah Al Maun dalam waktu yang cukup lama (3 bulan), surah yang diambil dari juz 30. Tidak muluk-muluk mengambil juz yang sulit di tengah-tengah Al-Qur'an," sambung Ikhwan.
Menurut Ikhwan, zakat progresif pun harus ditunaikan. Tugas ini diemban oleh Muhammadiyah melalui Lazismu, terutama dalam membimbing umat untuk memberikan pemahaman tentang zakat progresif itu sendiri. "Muhammadiyah melalui Lazismu mampu menjadi panutan umat dalam membimbing menunaikan zakat progresif yang menjadi prinsip kita ini," pungkasnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dadan Hamdani]

KOTA PALEMBANG -- Lazismu Kota Palembang menggelar pengajian bulanan di Masjid Al Manar Palembang. Pengajian yang berlangsung pada Sabtu (02/03) ini merupakan kolaborasi bersama Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palembang dan dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para jamaah yang hadir. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lazismu terhadap kesehatan masyarakat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Palembang, Kiagus Fahmi menjelaskan, acara ini pengajian bulanan ini merupakan agenda rutin dari Lazismu. Ia pun berharap kolaborasi dengan Majelis Tabligh PDM Kota Palembang ini dapat terus berlanjut dan meningkatkan sinergi antar lembaga dalam dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain pengajian, sambung Kiagus Fahmi, Lazismu juga mengadakan beberapa program lainnya, seperti cek kesehatan gratis, penyaluran program beasiswa Mentari, bantuan program Sekolah Tangguh berupa bantuan dana untuk pengadaan sarana prasarana, penyaluran sajadah untuk imam masjid, serta bantuan air minum untuk masjid yang merupakan bagian dari program Back to Masjid.
Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Palembang, Ustadz Muhammad Bustomi mengatakan, pihaknya menyambut baik kolaborasi antar majelis dalam penyelenggaraan pengajian rutin ini. Ia berharap, kedepannya semua unsur Muhammadiyah dapat melakukan hal yang sama, baik majelis, layanan, cabang, ranting, dan amal usaha lainnya.
Acara pengajian bulanan Lazismu Palembang ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan, termasuk pengurus Muhammadiyah, warga Muhammadiyah, dan masyarakat umum. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para jamaah. Ustadz Abu Somah selaku penceramah pada pengajian ini menyampaikan tausiyah tentang pentingnya mengendalikan nafsu dalam persiapan menyambut bulan Ramadhan. Ia mengingatkan kepada para jamaah agar menjaga hati, lisan, dan pandangan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan maksimal.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Andi Wijaya]

