

Nusa Tenggara Timur -- Hari Raya Idula Adha tahun ini begitu istimewa bagi warga di sekitar Masjid Jabal Nur, Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Ada 150 warga duafa terdiri dari anak-anak yatim, fakir-miskin, dan para santri pondok pesantren merasakan nikmatnya daging segar kurban dari program Qurbanmu Bahagiakan Sesama pada Jum’at, (6/6/2025) waktu setempat. Sambi Rampas suatu daerah yang berada di kawasan 3T, adalah target penyaluran program kurban Lazismu yang menjadi perhatian Lazismu.
Salah seorang tokoh masyarakat di Masjid Jabal Nur Pota, Wahyudin mengatakan, terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk perhatian yang menghangatkan solidaritas sosial warga. Bagi penerima manfaat, sambungnya, merupakan kebahagiaan sehingga mendapat asupan gizi dari daging segar kurban.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Lazismu yang sudah memberikan bantuan qurban di tempat kami. Harapan ke depan terus bekerja sama dalam hal ini. Aamiin,” ujar Wahyudin, salah satu tokoh masyarakat Masjid Jabal Nur Pota.
Warga menyambuh hangat dan berterima kasih kepada Lazismu atas hewan kurban yang disalurkan di sini. Wahyudin mengaku, lokasi kami yang jauh dari jangkauan boleh dibilang kurang mendapat perhatian.
Harapannya ke depan Lazismu dapat berkolaborasi kembali dalam hal program yang lain. Kendati jauh dari pusat kota, Wahyudin mengungkapkan kesempatan warga menikmati daging kurban bukan hal datang setiap tahunnya.

“Banyak dari mereka hidup dalam keterbatasan. Akses terhadap kebutuhan dasar pun kadang menjadi perjuangan. Bahkan untuk hal sederhana seperti mencetak banner atau kertas A2, warga harus pergi ke kota dan memesannya dari jauh-jauh hari,” tandasnya.
Kehadiran program kurban dari Lazismu memberi makna yang jauh lebih dalam. Fauzan Azima, salah seorang penerima manfaat, mengungkapkan perasaannya bahwa dengan adanya kegiatyan penyembelihan hewan kurban kami merasa diperhatikan. “Ada semacam suara batin bahwa kami juga berhak mendapat asupan gizi dan perhatian seperti saudara kami di tempat lain”, pungkasnya.
Di balik keterbatasan akses, semangat saling berbagi mampu mendekatkan jarak yang tulus. Program kurban tahun ini adalah simbol kasih sayang, jembatan harapan, dan tanda bahwa mereka yang jauh di bagian Timur pun tak dilupakan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

FLORES – Program Qurbanmu Bahagiakan Sesama menyasar Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Warga desa dari kalangan keluarga fakir, miskin, dan janda mendapat manfaat dan berkah setelah menerima daging segar kurban dari para donatur.
Penyaluran hewan kurban berlangsung di lingkungan SMA Muhammadiyah Lamahala, pada Jum’at (6/6/2025) yang letaknya persis di jantung desa. Desa Malahala merupakan kawasan pelosok. Nuansa alamnya masih asri dan jauh dari polusi.
Ini menjadi momen yang sangat dinantikan warga, mengingat masih banyak masyarakat setempat yang jarang menikmati daging segar kurban setiap tahunnya. Begitu juga dengan kondisi desa yang memang menjadi target penyaluran hewan kurban Lazismu kkhususnya di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal.

“Atas nama masyarakat Desa Lamahala Jaya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan Lazismu yang telah memberikan kami hewan kurban,” ujar Usman Paing, salah satu penerima manfaat.
Lebih lanjut, warga juga menyampaikan harapan agar kepercayaan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. “Kami merasa bersyukur telah diberi kepercayaan menjadi titik lokasi penyaluran hewan kurban. Semoga ke depan kami tetap dipercaya, karena masih banyak warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi penerima, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keterbatasan. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, program kurban tahun ini di Desa Lamahala Jaya menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

PURWAKARTA – Terletak di Kecamatan Manis, Kampung Pasir Jambu merupakan salah satu kawasan pelosok di kabuputen Purwakarta. Jalan berliuk – liuk mewarnai setiap gundukan bukit dengan bentangan tanah menaik dan menurun.
Kawasan pelosok selalu menyimpan cerita dalam program kurban Lazismu. Di antaranya akses masuk dalam setiap sesi perjalanan yang menantang pada jalan yang sempit untuk dilalui.
Jalan itu hanya bisa dilewati satu mobil dengan penuh kehati-hatian, di tambah lagi guncangan mobil saat melintasi aspal berlubang. Hal itu yang dirasakan Ardi Lutfi Kautsar saat menuju suatu kampung yang bernama Pasir Jambu (5/6/2025).
Pasir Jambu bukan desa biasa yang sering disebut orang. Desa itu terpencil di kaki bukit dengan akses terbatas. Ardi mengatakan mayoritas warganya adalah buruh tani dan nelayan air tawar yang menggantungkan hidup dari Waduk Cirata.
Dalam profil tingkat ekonomi penduduk, mereka termasuk kelompok masyarakat miskin. Latar belakang desa inilah yang menurut Ardi layak untuk menerima program Qurbanmu Bahagiakan Sesama.
“Pelaksanaan kurban di desa ini sangat jarang terjadi, bukan karena mereka tidak ingin, tetapi karena keadaan yang menuntunnya dalam kondisi terimpit,” kata Direktur Program dan Pendayagunaan Lazismu Pusat ini.
Semangat bahagaikan sesama tak boleh surut. Hari ini, misi Lazismu adalah menyampaikan amanah pekurban kepada saudara-saudara kita yang selama ini nyaris tak pernah merasakannya.
Tahun ini, Idul Adha di Kampung Pasir Jambu suasananya berbeda. Kedatangan Lazismu membawa harapan bahwa melalui program kurban ini warga dapat merasakan efek samping positif dari nilai-nilai kebersamaan ketika seekor sapi di bawa ke tengah kampung dengan kadar gizi hewani memantik semringah penerima manfaat yang menyambut hangat.
"Alhamdulillah, ini pertama kalinya ada sapi kurban disembelih di sini," kata Pak RW dengan mata berkaca-kaca. Bagi warga kampung Pasir Jambu, ini adalah hari yang langka. Beberapa keluarga mengaku sudah bertahun-tahun tidak merasakan daging sapi segar.
“Kalau bukan dari kurban ini, mungkin kami hanya bisa makan daging saat lebaran, itu pun kadang tidak,” ucap seorang ibu paruh baya sambil tersenyum haru.
Proses penyembelihan berlangsung khidmat. Sebagian anak-anak berlarian tak sabar menanti kapan mereka mendapat bagian, sementara para ibu dengan cekatan membantu membungkus dan membagikan daging kepada warga.
Tak ada yang disia-siakan. Daging kurban merata disalurkan ke penerima manfaat hingga mereka yang tinggal di rumah paling ujung pun ikut merasakan protein hewani ini. Ada sekitar 250 kepala keluarga di tiga rukun tetangga yang terdata dikantongi Lazismu.
Pelaksanaan kurban di Pasir Jambu tahun ini tidak sekadar cerita daging yang dibagikan. Melainkan tentang kehadiran, tentang menghapus jarak antara yang memberi dan yang menerima. Tentang Lazismu yang menjembatani nilai cinta buah dari Idul Adha di suatu tempat yang luput dari perhatian.
Kurban ini kata Ardi, menjadi bukti bahwa meski jalan menuju Pasir Jambu penuh liku, kebaikan selalu menemukan jalannya. Kami berkomitmen memastikan daging kurban menjangkau wilayah-wilayah tertinggal yang sering terabaikan.
Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga menyebarkan kebahagiaan dan menjalin persaudaraan. Pasir Jambu adalah simbol dari desa-desa yang tidak boleh dilupakan, tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA --- Dalam semangat berbagi qurbanmu bahagiakan sesama, pada Idul Adha tahun 1446 H ini, Lazismu kembali dipercaya oleh Telkom Grup sebagai mitra strategis dalam penyaluran hewan kurban dari PT. Telkom Indonesia, Tbk melalui Majelis Taklim Telkom Grup (MTTG).
Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis di Vertical Garden, Telkom Hub Jakarta, Kamis (5/6/2025). Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan Telkom Group, Majelis Taklim Telkom Group (MTTG), dan mitra penyalurnya yaitu Lazismu dan NU Care-LAZISNU.
Direktur Utama Lazismu Pusat, Ibnu Tsani mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-sebesarnya kepada PT. Telkom Indonesia, karena Lazismu kembali dipercaya dalam program kurban ini yang mengusung tema Qurban Sebagai Jalan Transformasi Diri dan Akhlak Sosial.
Tema ini secara sosial memiliki benang merahnya dengan tagline program Qurbanmu Lazismu yaitu Bahagiakan Sesama, demikian disampaikan Ibnu Tsani. “Nilai strategis dalam bingkai sosial ibadah kurban adalah bagaimana nilai-nilai kemanusiaan bisa memberikan energi spiritual yang membahagiakan untuk transformasi sosial,” jelasnya.
Lazismu yang juga melaksanakan program kurban di seluruh Indonesia melalui jaringan kantor layanannya berupaya melaksanakan secara transparans, profesional, sesuai pedoman syariat dan tepat sasaran. Ibnu Tsani mengatakan target sasaran distribusi kurban Lazismu meliputi kawasan terluar, terdepan dan tertinggal (3T), kawasan yang dilanda bencana alam dan kemanusiaan, panti asuhan, kawasan kumuh dan padat penduduk serta kantong-kantong kemiskinan di desa dan di kota.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini mengucapkan syukur Alhamdulillah, tahun ini acara penyerahan kurban diselenggarakan secara langsung setelah beberapa tahun terakhir pasca-pandemi.
“Keberadaan dan kebersamaaan menunjukan semangat kolektif, bukan hanya pada taraf pekerjaan, tapi juga sosial spiritual,” pungkasnya. Dian merasa gembira, tema yang diusung relevans dalam konteks kita sekarang ini.
Kurban tidak hanya ibadah, di dalamnya ada bentuk cerminan karakter keikhlasan, kepedulian dan pengorbanan. “Nilai-nilai ini harus selalu dijaga karena sangat diperlukan dalam melaksanakan transformasi sosial dan pekerjaan sehari-hari yang dicita-citakan dapat terwujud sebagai perusahanan digital yang bernilai bagi karyawan dan juga masyarakat Indonesia,” paparnya.
Saya meyakini semangat kolaborasi dan nilai kemanusiaan menjadi energi utama bagi pertumbuhan kita di masa depan. Mewakili manajemen, Dian mengapresiasi setinggi-tingginya pada MTTG dan mitra penyalur yang telah berpartisipasi dalam inisiatif mulia ini. “Semoga menjadi amal kebaikan dan bisa mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT",. tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Program Qurbanmu Bahagiakan Sesama Lazismu mendapat amanah dari Shopee Barokah berupa satu ekor sapi limosin.
Amanah hewan kurban tersebut diwujudkan dalam simbolis serah terima satu ekor sapi limosin dari Shopee Barokah yang diwakili oleh Radityo Triatmojo selaku Director of Public Policy Shopee Indonesia kepada Lazismu yang diwakili oleh Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat.
Prosesi serah terima satu ekor sapi limosin berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, pada Senin, (02/06/2025).
Ahmad Imam Mujadid Rais mengucapakan terima kasih kepada Shopee Barokah atas amanah ini. "Direncanakan setelah penyembelihan di hari raya Idul Adha akan disalurkan kepada keluarga besar panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan di sekitar Jakarta", ungkapnya.
Mujadid Rais mengatakan, saat penyaluran daging segarnya menggunakan kemasan ramah lingkungan. Ini merupakan langkah awal kolaborasi Lazismu dan Shopee Indonesia, yang sebelumnya di bulan ramadan telah menjalin kemitraan di program-program yang strategis.
"Semoga kolaborasi bersama lembaga filantropi islam menjadi jembatan kebaikan dan bagian dari bentuk memfasilitasi umat islam yang ingin menyalurkan kebaikannya terutama lewat lazismu," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Direktur of Public Policy Shopee Indonesia Radityo Triatmojo, mengungkapkan Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Shopee Barokah untuk terus berbagi kepada yang membutuhkan, sesuai dengan syariat Islam, sekaligus sejalan dengan visi Shopee Barokah sebagai one-stop service platform yang secara inklusif mendukung kebutuhan gaya hidup Islami umat Muslim di Indonesia.
Radityo menyatakan ke depannya, Shopee bersama LAZISMU dan PP Muhammadiyah bersama-sama bisa melakukan kolaborasi, termasuk bidang ekonomi terutama terkait UMKM. "Dampak positifnya bagi pengusaha dan UMKM menjadi lebih inklusif secara ekonomi, termasuk dengan program kurban ini bersama Lazismu", tandasnya.
Turut hadir dalam serah terima tersebut mewakili Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin selaku Sekretaris PP Muhammadiyah dalam amanahnya mengucapkan syukur alhamdulilah, menyaksikan serah terima program kurban Sapi Limosin dari Shopee Barokah kepada Lazismu.
Izzul Muslimin mengatakan ibadah kurban merupakan ibadah tertua dalam Islam yang dipraktikan oleh Nabi Ibrahim AS. Berkurban yang dicontohkan Nabi Ibrahim artinya membuka peluang yang sesungguhnya menjadi kesempatan ibadah bagi umat manusia.
Karena tradisi tersebut memberi ruang kepada umat manusia untuk berbagi manfaat dan kebaikan kepada sesama.
"Semua bisa menikmati sebagai bagian dari ibadah kurban yang secara prinsip nilai manfaatnya diperoleh dari daging segar hewan kurban", pungkasnya.
Lewat ibadah berkurban, jangan sampai kita melupakan saudara - saudara sesama yang secara sosial ekonomi lemah untuk saling berbagi. Dengan berkurban nilai manfaatnya bisa menjangkau penerima manfaat secara lebih luas.
Hadir juga dalam serah terima sapi limosin itu jajaran direksi Lazismu Pusat antara lain Direktur Utama Ibnu Tsani, Direktur Keuangan Edi Surya, Direktur Program dan Pendayagunaan Ardi Lutfi Kautsar, Direktur Fundraising M. Sholeh Farabi, serta Direktur Kelembagaan dan SDM (Plt) M. Adi Rosadi dan Dewan Syariah Shopee Barokah M. Bukhori Muslim.
(Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah)

LANGKAT – Kolaborasi Lazismu Wilayah dan Daerah dalam aksi program kemanusiaan digambarkan apik oleh Lazismu Sumatera Utara bersama Lazismu Kabupaten Langkat berupa penggalangan donasi kemanusiaan untuk Palestina.
Sebagai wujud solidaritas atas krisis kemanusiaan yang masih berlangsung, pada Kamis, (22/05/25) Lazismu Sumatera Utara bersama SD Muhammadiyah 07 Medan, melaksanakan galang dana untuk Palestina di sekitaran jalan Sukaramai, tekumpul lebih kurang Rp 5 juta rupiah.
Ketua Lazismu Wilayah Sumut Syahrul Amsari, dalam keterangannya mengatakan, sinergi ini merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam menyalurkan bantuan yang amanah dan tepat sasaran. “Kami tidak hanya ingin menjadi penyambung amanah umat, tapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa saudara kita di Palestina adalah tanggung jawab moral bersama,” ujarnya.
Tak hanya itu, sinergi kelembagaan dalam satu payung yang sama yaitu Lazismu Kabupaten Langkat, dan juga melalui SD Muhammadiyah 07 Medan. Kegiatan penggalangan dana ini dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari pengumpulan infak di masjid-masjid, kegiatan amal di sekolah Muhammadiyah, hingga digital fundraising melalui platform Lazismu.
Lazismu Langkat, yang menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini, turut menggerakkan jaringan relawan dan simpatisan Muhammadiyah di seluruh kecamatan. Ketua Lazismu Langkat Sholihin Nur Tarigan Tua, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya simbolik, melainkan langkah nyata dalam diplomasi kemanusiaan.
“Kami ingin Lazismu hadir tidak hanya di tengah-tengah masyarakat Langkat, tetapi juga menjadi bagian dari suara global untuk keadilan dan kemerdekaan Palestina,” ujarnya saat menyerahkan donasi di sela acara pembukaan Musyawarah Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara ke satu (30/05/2025) di Pendopo Jentera Malay Kabupaten Langkat.
Dukungan juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Langkat dan berbagai ortom (organisasi otonom) Muhammadiyah. Para tokoh masyarakat, ulama, dan akademisi. Hingga akhir Mei, Lazismu Langkat telah berhasil menghimpun Rp. 62.571.100 yang seluruhnya akan disalurkan melalui Lazismu Pusat serta Muhammadiyah Aid organisasi resmi Muhammadiyah yang bergerak di bidang bantuan internasional.
Lazismu juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan bantuan, seraya menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina masih jauh dari selesai. “Kita tidak bisa diam. Palestina bukan hanya isu politik, tapi soal kemanusiaan,” tegas Syahrul.
Aksi ini membuktikan bahwa kekuatan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya mampu menyelesaikan persoalan lokal, tapi juga dapat menjadi kekuatan global dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu Sumut]

