

PALEMBANG – Inisiatif Lazismu Sumatera Selatan dan Majelis Telkom Taqwa (MTT) menggelar Gebyar UMKM di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, pada Kamis, (7/8/2025), layak untuk diapresiasi.
Hal ini merupakan sinergi yang bagus antara dua entitas berbeda yaitu lembaga filantropi Islam dan Perusahaan melalui komitmennya untuk menggerakan roda ekonomi kerakyatan. Demikian disampaikan Walikota Palembang yang pada kesempatan itu diwakili oleh Staf Ahli Reza Pahlevi dari unsur Pemerintah Kota Palembang.
Reza Pahlevi mengatakan bahwa pemerintah Kota Palembang sangat mendukung inisiatif seperti ini. Sinergi antara lembaga filantropi dan korporasi menjadi kunci dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM.
“Program ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat memberikan solusi bagi permasalahan sosial dan ekonomi di kota kita," pungkasnya. Agenda seperti ini perlu dirawat sehingga berdampak bagi para pelaku usaha terutama yang bergerak di usaha mikro, kecil dan menegah.
Menanggapi apresiasi pemerintah Kota Palembang atas apresiasinya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel yang diwakili Ayat Parsah yang merupakan Wakil Ketua PWM Sumsel, menilai bahwa apa yang dilakukan Lazismu Sumsel dan MTT merupakan implementasi dari pilar dakwah Muhammadiyah di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial.
Kami dari PWM, sangat mengapresiasi kolaborasi tersebut, dan kegiatan tersebut langkah nyata dalam mewujudkan visi Muhammadiyah untuk memberikan kemanfaatan bagi umat, baik di sektor ekonomi maupun pendidikan," tuturnya.
Di samping Gebyar UMKM, lanjut Ayat, ada penyaluran bantuan seperti UMKM, Beasiswa dan perbaikan untuk sekolah. Sebagai unsur pimpinan Muhammadiyah di wilayah Sumatera Selatan yang membidangi Lazismu, dia menyambut baik sinergi ini.
Dalam acara ini dilakukan secara simbolis penyaluran bantuan kepada 65 mustahik, yang terdiri dari bantuan usaha dan gerobak serta etalase untuk menunjang usaha kecil. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperluas jangkauan penjualan produk para pelaku UMKM.
Salah seorang penerima manfaat, Ahmad Miko, mengungkapkan rasa syukurnya. "Terima kasih banyak atas bantuannya. Gerobak ini sangat berarti bagi usaha saya. Insyaallah, bantuan ini akan menjadi penyemangat bagi saya dan keluarga untuk bekerja lebih keras," bebernya dengan wajah gembira.
Selain itu juga dilakukan penyaluran bantuan berbagai program sosial lainnya, antara lain program Save Our School (SOS) oleh Lazismu Sumsel dan Beasiswa Sang Surya oleh Kantor Layanan Lazismu RSMP kepada mahasiswa UMAD serta Beasiswa Mentari oleh Lazismu Palembang ke perwakilan sekolah SD, SMP, SMA dan SMK khususnya di wilayah sekitaran kantor PWM.
Program SOS ini berupa pendanaan untuk membantu pembangunan sarana dan prasarana sekolah-sekolah Muhammadiyah yang membutuhkan,dan ini merupakan komitmen Lazismu dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Sumsel]

PALEMBANG – Roda ekonomi harus terus berputar. Pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) adalah entitas yang turut berkontribusi dalam menggerakan perputaran nilai ekonomi yang harus didukung oleh dunia usaha dan lembaga filantropi agar berdampak nyata.
Selain berjualan seperti biasa, para pelaku UMKM perlu difasilitasi dengan even yang mampu membangkitkan spirit berwirausaha. Seperti yang dilakukan Lazismu Sumatera Selatan (Sumsel) yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Regional Sumatera Bagian Selatan dalam Gebyar UMKM.
Gebyar UMKM berlangsung di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, pada Kamis, (7/8/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkuat sektor pendidikan dan sosial di wilayah tersebut.
Ketua Lazismu Sumatera Selatan, Heru Ginanjar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terjalinnya kemitraan strategis dengan Majelis Telkomsel Taqwa. "Kolaborasi ini bukti nyata bahwa semangat berbagi dan bergotong-royong mampu menciptakan dampak yang luar biasa,” ujarnya.
Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan dukungan konkret kepada para pelaku UMKM, bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga semangat untuk terus maju. Dalam kesempatan ini juga dilakukan program pemberdayaan ekonomi umat, bazar, cek kesehatan dan donor darah.
Heru berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lembaga-lembaga lain untuk bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan yang manfaatnya dirasakan oleh Masyarakat sekitar.
Senada dengan hal itu, Purnama Adiputra, GM Telkomsel Regional Sumatera Bagian Selatan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial. "Sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Selatan, kami merasa terpanggil untuk berkontribusi,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang kami salurkan melalui Majelis Telkomsel Taqwa. Kami percaya, dengan mendukung UMKM, kita tidak hanya membantu individu, tetapi juga menopang fondasi ekonomi daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Herdin Hasibuan, Ketua Umum MTT, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lazismu Sumatera Selatan atas program ekonomi yang dinilai sangat tepat sasaran.
"MTT adalah lembaga dakwah dan sosial yang juga menjadi wadah bagi karyawan Telkomsel untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Kami turut bangga dapat menjadi bagian dari program pemberdayaan UMKM ini. Harapan kami, program ini menjadi jembatan kebaikan bagi Telkomsel, melalui perantara Lazismu, untuk terus menyokong program-program sosial dan ekonomi kemasyarakatan yang berdampak luas," jelas Herdin.
Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ayat Parsah (Wakil Ketua PWM Sumsel), Reza Pahlevi (Staf Ahli Walikota Palembang Bidang Ekonomi dan Investasi), Direktur Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Sekretaris PWM Sumsel, Wakil Rektor 1 dan 2 UMP, Ketua Majelis Dikdasmen PNF, para tokoh dan pengurus Muhammadiyah di wilayah Sumatera Selatan maupun Palembang, para kepala sekolah dan tamu undangan lainnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Sumsel]

BANDA ACEH – Pilar program pendidikan melalui Save Our School (SOS) yang diiluncurkan Lazismu saat milad ke-23, menyasar penerima manfaat di seluruh Indonesia. Lazismu berharap dampak program ini bisa dirasakan masyarakat terutama bagi guru dan peserta didik di sekolah.
Salah satu kontribusi Lazismu dalam program ini membidik kawasan Banda Aceh, terutama untuk SMKS Muhammadiyah di Banda Aceh sebasgai bagian dari program peningkatan sarana dan prasarana Pendidikan.
Lalu bagaimana program ini diimplementasikan, menurut keterangan Ketua Lazismu Aceh Firdaus, pada Kamis, (7/8/2025) bahwa Lazismu Pusat memberikan bantuan untuk sekolah yang membutuhkan sebesar Rp 25.000.000 yang dialokasikan untuk mendukung kebutuhan sekolah.
“Kebutuhan tersebut dalam penyediaan sarana belajar dan perbaikan fasilitas siswa untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
Penggunaan bantuan pendidikan tersebut untuk apa saja, Firdaus merinci antara lain untuk pengadaan meja dan kursi guru untuk 6 kelas, pengadaan kursi menjahit untuk siswa sebanyak 20 unit, instalasi pintu toilet dan perbaikan jalan menuju tolilet serta biaya operasional pendukung kegiatan pembelajaran.
Jika rehabilitasi dan renovasi kebutuhan SMKS Muhammadiyah Banda Aceh selesai, sambungnya, diharapkan manfaat dan dampaknya dapat mengungkit mutu pendidikan yang baik. Meningkatnya mutu layanan madrasah terhadap minat dan permintaan masyarakat juga menumbuhkembangkan kreativitas siswa.
Mewakili Lazismu Wilayah Aceh, Firdaus mengucapkan terima kasih kepada pimpinan pusat Lazismu, tak lupa juga para donatur semoga dengan adanya bantuan ini bisa bermanfaat bagi peserta didik sehingga kondisi belajar mengajar menjadi nyaman.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKS Muhammadiyah Banda Aceh, Muzadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Lazismu Pusat atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah yang mengalirkan pahala tanpa henti.
“Program ini sangat bermanfaat bagi sekolah agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman tanpa takut kebanjiran lagi,” pungkasnya. Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu dalam mengelola dana zakat, infak dan sedekah. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi para muzaki.
Melalui bantuan tersebut, ini adalah dukungan dan kepercayaan muzaki dalam menitipkan amanhnya kepada Lazismu agar manfaatnya dirasakan Masyarakat secara lebih luas lagi.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Acveh]

TAKENGON – Ikhtiar memenuhi kualitas Pendidikan bagi masyarakat merupakan tujuan utama Lazismu. Tidak hanya itu, dampak nyata program pendidikan diharapkan bisa dirasakan melalui implementasi program Save Our School (SOS) sebagai bagian dari pilar program Pendidikan.
Salah satu bentuknya melalui penyaluran program bantuan untuk perbaikan gedung pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Arul Pertik, Kecamatan Rusip Antra Kabupaten Aceh Tengah beberapa waktu lalu.
Program ini secara nasional masih sedang berlangsung salah satunya di Takengon. Menurut Sekretaris Lazismu Kabupaten Aceh Tengah pada Selasa (5/8/2025), Wahyu Fahmi bahwa sekolah Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Arul Pertik sangat minim perhatian.
“Terutama ruangan belajar yang masih ala kadarnya, hujan tidak kehujanan dan panas tidak kepanasan. Tapi jika hujan deras ruangan sekolah sering masuk air akibat dinding sekolah terbuat dari papan,” jelasnya.
Bagaimana proses bantuan Save Our School ini bisa sampai di Takengon, menurut Wahyu, ada proses yang diikuti sehingga TK ABA ini layak dibantu oleh Lazismu. Lokasinya yang jauh dari kota menjadi nilai lebih karena terletak di pegunungan tanah Gayo.
Wahyu menilai sudah sangat tepat Lazismu menyasar lokasi di sini, mengingat akses yang sulit di pegunungan. Maka kata Wahyu, program ini sangat bermanfaat untuk menunjang pembelajaran warga sekitar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan pusat Lazismu dan juga para donatur semoga dengan adanya bantuan ini bisa bermanfaat bagi peserta didik dan agar kondisi belajar mengajar menjadi nyaman," ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Sekolah TK ABA Arul Pertik , Rohayati mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi sekolah agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman tanpa takut kebanjiran lagi.
ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu dalam penyaluran program pendidikan ini lewat tata kelola dana zakat, infak, dan sedekah. Kami berharap apa yang telah disalurkan dapat bermanfaat serta menjadi amal jariyah bagi para muzaki.
"Semoga nilai manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekitar dan berdampak terhadap peningkatan kualitas belajar. Terima kasih atas dukungan kepercayaan muzaki dalam mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu,"tutupnya.
(Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Agus]

JAKARTA – Kebakaran yang melanda Pasar Taman Puring pada Senin lalu masih menyisakan pilu para pedagangnya. Pasar yang sejak tahun 1960 terkenal dengan barang bekas berkualitasnya, saat ini hangus terbakar meninggalkan tanda hitam di setiap tembok pasar.
Peristiwa kebakaran ini merupakan kejadian yang kedua bagi pasar yang terletak di bilangan Kebayorasn Baru, Jakarta Selatan, sejak pertama kali terjadi pada tahun 2022. Sejarah terulang lagi, para pedagang hanya bisa berharap pasar ini segera dibangun kembali agar bisa ramai seperti sedia kala.
Sambil menyusuri pasar yang telah menjadi puing tersebut, Lazismu hadir meringankan beban para pedagang pada Jum’at, (1/8/2025). Menurut informasi pedagang yang berhasil ditemui di lokasi, ada 560 ruko yang terbakar.
Bantuan darurat juga telah berdatangan, sejak peristiwa terjadi. Sampai dengan hari Jum’at itu, bantuan makanan dan minuman masih disalurkan untuk para korban kebakaran. Tak hanya itu, Lazismu juga mendistribusikan bantuan berupa rendang sebayak 400 kaleng.
Rizky Saragih salah seorang amil Lazismu, yang terjun ke lokasi mengatakan bantuan rendang ini untuk meringankan beban para pedagang yang kiosnya terbakar. “Mudah-mudahan bantuan rendang ini dapat dirasakan nilai manfaatnya oleh para pedagang,” ungkapnya.
Salah seorang pengurus Pasar Taman Puring, Raharjo mengungkapkan bahwa kejadian kebakaran itu begitu cepat. Ia tidak tahu persis kronologinya, karena kebakaran itu bertepatan dengan waktu magrib. “Saat itu di kantor masih ngobrol, azan magrib tiba-tiba ada kios kebakaran di Tengah,” ceritanya.
Upaya pemadaman sudah dilakukan, sayang api terus menjalar dengan cepat dan menghanguskan ratusan kios yang ada di pasar itu. Semoga pemerintah segera membangun kembali pasar ini agar bisa aktivitas seperti semula. Atas nama pengurus dan warga pasar Taman Puring, saya ucapkan terima kasih kepada Lazismu yangh telah menyalurkan bantuan rendang ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

PALEMBANG -- Peristiwa kebakaran yang melanda pemukiman warga di kelurahan 1 Ulu, kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, pada, Selasa (22/7/2025) dini hari, berdampak pada warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Kondisi ini menyisakan pilu, tercatat ada 24 Kepala Keluarga (KK) dengan total 86 jiwa yang terdampak langsung. Tujuh rumah hangus dilalap si jago merah, di Kawasan RT 13 RW 03, mengakibatkan 11 KK dan 37 jiwa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Gelombang kepedulian melalui distribusi bantuan datang kepada penyintas. Salah satunya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palembang bersama Lazismu, pada Kamis (24/7/2025), respons cepat penyaluran bantuan sembako dilakukan kepada puluhan kepala keluarga yang menjadi korban musibah kebakaran hebat itu.
Bantuan kemanusiaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palembang, Mawangir, yang didampingi oleh jajaran pengurus PDM, antara lain Bendahara PDM yang sekaligus Wakil Ketua yang membidangi Lazismu M. Yamin, Helmi Ibrahim, dan M. Refi.
Dukungan respons darurat turut dilakukan Lazismu dengan menerjunkan personil ke lokasi antara lain, Fajri Ramadhan, Diky Wijayanto, Andi Wijaya, Esti, Ana, dan Renti, sebagai wujud sinergi antar Lembaga di pimpinan daerah Muhammadiyah setempat.
Dalam suasana prihatin, Mawangir menyampaikan rasa empatinya yang mendalam kepada para korban. "Kami dari Persyarikatan Muhammadiyah dan Lazismu Kota Palembang berharap masyarakat yang tertimpa musibah ini dapat bersabar dan ikhlas menerima cobaan. Insya Allah, akan ada sesuatu yang lebih baik," tuturnya sambil memberikan dukungan semangat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Bapak Yani, Ketua RT 13 Kelurahan 1 Ulu, yang sigap menerima amanah ini. Acara penyerahan tersebut juga disaksikan langsung oleh Camat Seberang Ulu 1, Muhtar Hijrun, yang turut hadir mewakili unsur pemerintahan setempat.
Camat Seberang Ulu 1, Muhtar Hijrun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas gerak cepat Muhammadiyah dan Lazismu. "Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada warga terdampak kebakaran di wilayah RT 13 RW 03," ujarnya.
Muhtar menegaskan bahwa komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan segera meringankan beban warga. Kehadiran jajaran pimpinan dan perwakilan organisasi, kata Muhtar, pada kegiatan ini turut memperkuat semangat berbagi dan gotong-royong.
Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Seberang Ulu 1, A. Rahman, serta perwakilan Majelis Dikdasmen, Sofyan dan Sobirin, turut meninjau langsung lokasi kebakaran, memastikan pemahaman mendalam terhadap kondisi di lapangan dan mengidentifikasi kebutuhan lebih lanjut.
Bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban dan menjadi energi positif bagi para korban untuk bangkit kembali. Muhammadiyah dan Lazismu Kota Palembang berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan semangat Al-Ma'un.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

