Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

LAZISMU DAN BAZNAS MONEV PROGRAM KOLABORASI KEBAJIKAN ZAKAT DI SERANG

KABUPATEN SERANG -- Jalinan kerja sama Lazismu dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berlanjut. Kali ini, monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan dalam Program Kolaborasi Kebajikan Zakat yang telah berjalan sejak bulan April hingga Desember 2022 lalu. Hal ini dalam rangka mengukur dan memastikan pelaksanaan kegiatan tetap pada jalurnya yaitu sesuai dengan pedoman dan perencanaan program. Selain itu juga agar dapat memberikan informasi kepada pengelola program apabila terjadi hambatan dan penyimpangan, serta sebagai masukan dalam melakukan evaluasi.

Kegiatan monev ini berlangsung di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten sebagai titik pelaksanaan Program Kolaborasi Kebajikan Zakat BAZNAS-Lazismu. Selain monev, beragam agenda pun digelar mulai Rabu hingga Ahad (01-05/02), di antaranya adalah peresmian Pustu (Puskesmas Pembantu), layanan kesehatan, penyerahan alat bantu kesehatan, penyerahan bantuan beasiswa pendidikan, penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta penyuluhan kesehatan dan kesehatan reproduksi/gizi. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS RI, Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kepala Desa Domas, Kepala Tata Usaha Puskesmas Pontang, Ketua BPD Desa Domas, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) serta Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Serang, dan Lazismu Wilayah Banten.

Edi Suryanto selaku Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah menyambut baik program-program yang dijalankan dalam kolaborasi ini. Desa Domas di Banten merupakan titik ketiga dari Program Kolaborasi Kebajikan Zakat BAZNAS-Lazismu, selain di Banggai Sulawesi Tengah dan Maluku. Ia berharap agar program tersebut dapat terus berlanjut melalui Lazismu Wilayah Banten dan PDM serta PDA Kabupaten Serang.

"Harapan kami program ini bisa berkelanjutan dan berkesinambungan. Meskipun periode program sudah berhenti namun program ini tetap berjalan dengan dikawal khusus oleh Lazismu Wilayah Banten dan juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Serang. InsyaAllah akan berlanjut terus menerus dan berkelanjutan," terang Edi.

Penyerahan alat bantu kesehatan dari Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah

Ardhi Lutfi Kautsar, Project Manager Program Kolaborasi Kebajikan Baznas-Lazismu 2022 yang juga merupakan Manajer Pendidikan, Dakwah, dan Sosial Lazismu PP Muhammadiyah menjelaskan, kerja sama yang dijalin bersama Baznas ini adalah dalam rangka meningkatkan mutu dan ekonomi masyarakat yang ada di tiga titik tersebut. Program-program yang dilaksanakan pun sejalan dengan Pilar Program yang ada di Lazismu, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas mustahik menjadi muzakki. "Harapannya masyarakat bisa lebih meningkatkan kualitasnya dari mustahik menjadi muzakki sebagai tujuan utama dalam program ini. Jauh dari itu, bisa menyejahterakan dengan mendayagunakan dana zakat yang berasal dari para agniya dan muzakki yang dititipkan pada Baznas kemudian disalurkan oleh Lazismu," ungkapnya.

Harapan ini serupa dengan Staf Direktorat Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fadhil. Menurutnya, selain dapat memunculkan muzakki, program ini dapat menjadi pelajaran bersama dengan berbagi pengalaman selama pelaksanaan, terutama saat di lapangan. Ia juga berharap agar program ini dapat berjalan lancar hingga selesai dan mendapatkan hasil yang maksimal.

"Kami menyambut baik kerja sama ini dan sangat senang bisa berkolaborasi bersama, banyak praktik-praktik baik yang bisa kita bagi selama perjalanan program ini, baik itu praktik di Lazismu maupun di BAZNAS, termasuk dalam pelaksanaan program di lapangan. Kita sudah menyusun dari mulai perencanaan sampai monitoring dan nanti mudah-mudahan di akhir bisa mendapatkan hasil maksimal, bisa mendatangkan manfaat bagi mustahik. Mudah-mudahan kita bisa memunculkan muzakki di tengah-tengah program yang kita kolaborasikan bersama," sambut Fadhil.

Para penerima manfaat beasiswa Program Kolaborasi Kebajikan Zakat BAZNAS-Lazismu

Mewakili para penerima manfaat, Ukon Hidayat selaku Kepala Desa Domas mengaku sangat bersyukur atas dipilihnya Desa Domas sebagai titik pelaksanaan Program Kolaborasi Kebajikan Baznas-Lazismu. Banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh warganya, terutama dari sisi kesehatan. Dengan adanya program ini, layanan kesehatan untuk warga Desa Domas semakin meningkat.

"Sebelumnya pelayanan kesehatan ini hanya sebatas pengobatan biasa. Tapi ini rencana insyaAllah dari Lazismu dan Baznas akan ada peningkatan pelayanan, dari mulai penambahan tenaga perawat, apoteker, bahkan dokter. Semoga ke depan, pelayanan kesehatan di Desa Domas ini bisa meningkat sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan aman," jelas Ukon.

Kegiatan penyuluhan kesehatan Program Kolaborasi Kebajikan Zakat BAZNAS-Lazismu

Bantuan untuk Pustu yang diberikan yaitu renovasi fisik dan layanan kesehatan kepada warga bekerja sama dengan Puskesmas Pontang. Lazismu juga melakukan aktivasi Pustu menjadi Pusat Layanan Kesehatan/Klinik Satelit di Desa Domas. Pada rangkaian kegiatan tersebut diserahkan alat bantu kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan (tongkat). Di bidang pendidikan, 100 orang siswa penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa paket "School Kit" dan bantuan pendidikan senilai masing-masing satu juta rupiah yang diserahkan dua kali dalam setahun. Di samping itu, anak-anak dan balita juga mendapatkan makanan tambahan berupa makanan pendukung gizi.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
2 Februari 2023

BANKZISKA LAZISMU WILAYAH JAWA TIMUR RESMI BERDIRI

KABUPATEN PONOROGO -- Kantor Utama BankZiska Lazismu Wilayah Jawa Timur yang berada di Kabupaten Ponorogo secara resmi diluncurkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Peresmian kantor yang juga berfungsi sebagai Gedung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat ini menjadi bagian dari kegiatan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-16 Muhammadiyah Jawa Timur yang digelar di alun-alun Kabupaten Ponorogo. Bangunan ini merupakan wakaf kelola ini terletak di Jalan Raya Jabung, Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Mohammad Sulthon Amien untuk memberikan sambutan. Selain itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ketua Lazismu Wilayah Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Ponorogo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) setempat juga turut berhadir. Peresmian gedung yang merupakan sinergi antara Lazismu Wilayah Jawa Timur dengan BMT Hasanah ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan dan relawan BankZiska, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Mohammad Sulthon Amien dalam sambutannya menegaskan, uang-uang kecil yang seringkali dihabiskan untuk sekadar duduk di kafe sejatinya bernilai sangat besar bagi para pedagang kecil di pasar untuk modal usaha. Kehadiran BankZiska pun diharapkan bisa membantu para pedagang kecil dari jeratan rentenir. "Kalau tidak membersihkan rentenir secara keseluruhan, paling tidak menghambat dan memperpendek langkah mereka. BankZiska yang bisa melakukannya," tegasnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin Tago mengapresiasi inovasi program yang dilakukan oleh Lazismu Wilayah Jawa Timur melalui BankZiska. Menurutnya, BankZiska juga merupakan cara berkhidmat untuk negeri dan bagian dari ibadah. "Programnya selalu inovatif dan progresif, salah satunya BankZiska ini. Ini bagian dari cara kita berkhidmat untuk negeri tercinta dan tentu saja bagian dari ibadah," terangnya.

Peresmian dilakukan pada Sabtu tengah hari (24/12) setelah sholat dzuhur, ditandai dengan pengguntingan pita secara bersama-sama oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, dan Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur. Acara ini juga dimeriahkan oleh sajian kuliner gratis dari mitra-mitra binaan BankZiska. Tersedia nasi soto, sate tahu, bakso, dawet khas Jabung, dan aneka jajanan khas dari daerah Kabupaten Ponorogo.

Gedung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat BankZiska Lazismu Wilayah Jawa Timur ini menjadi kantor bersama antara Baitul Maal Wattamwil (BMT) Hasanah, BankZiska, dan Kantor Layanan (KL) Lazismu Hasanah. Pada bagian depan terdapat Pusat Oleh-oleh Khas Ponorogo dan Masjid Al Hasanah Jabung. Melalui sinergi antara Lazismu Wilayah Jawa Timur dengan BMT Hasanah ini proses pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis dana ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya) dapat berjalan secara berkesinambungan dan berkelanjutan serta mampu memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Ponorogo.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

SELENGKAPNYA
1 Februari 2023

PERKUAT TATA KELOLA KEUANGAN DI REGIONAL SUMATRA, LAZISMU GELAR PELATIHAN

KOTA PEKANBARU -- Pada Lembaga Amil Zakat (LAZ), penggunaan dana dan anggaran memiliki peran yang sangat penting. Keduanya dituangkan dalam Laporan Keuangan (LK) sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Penyajian sumber dan alokasi penggunaan dana menuntut adanya keseragaman, terutama saat menjalani proses audit.

Bertempat di Hotel Amaris, Kota Pekanbaru pada Kamis-Jumat (26-27/01), Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Pelatihan dan Implementasi Keuangan untuk Regional Sumatra. Acara ini dihadiri oleh para pengelola keuangan Lazismu di Sumatra, dari tingkat wilayah, daerah, hingga Kantor Layanan (KL). Selain itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah juga hadir memberikan sambutan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

Direktur Keuangan Lazismu PP Muhammadiyah, Rini menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyeragamkan format LK melalui pelatihan dan implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Keuangan. Apalagi masih didapati adanya kantor wilayah, daerah, dan KL yang masih belum melakukan penyusunan LK. Ia pun berharap agar pelatihan ini dapat memudahkan pengelola keuangan Lazismu dalam menyusun LK.

"Diharapkan dengan adanya pelatihan ini kantor Lazismu wilayah, daerah, dan KL mampu menyusun laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan siap untuk mengikuti audit dengan format yang baku dan seragam yaitu SIM Keuangan ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya)," ujar Rini.

Senada dengan Rini, Manajer Keuangan Lazismu PP Muhammadiyah, Ria Fitria Andriani menyampaikan bahwa selain pelatihan dan implementasi SIM Keuangan, para peserta juga diberikan studi kasus yang seringkali muncul dalam penyusunan laporan keuangan. Para peserta pun antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan, meski ditemukan beberapa permasalahan dalam simulasi penyusunan laporan keuangan. "Permasalahan yang sama hampir di seluruh kantor Lazismu wilayah dan daerah sampai KL di luar Jawa adalah kurangnya sumber daya manusia yang paham tentang penyusunan laporan keuangan," ungkapnya.

Salah satu peserta dari Lazismu Wilayah Riau selaku tuan rumah, Riyan Hidayat menceritakan bahwa acara ini menjadi ajang konsolidasi sesama amil Lazismu se-Regional Sumatra agar menjadi lebih baik dalam penyusunan LK. Menurutnya, acara ini memberikan dampak positif bagi Lazismu Wilayah Riau dalam proses penyempurnaan laporan keuangan dengan menggunakan SIM Keuangan ZISKA ini. Namun ia juga menemukan kendala yang serupa terkait sumber daya manusia yang memahami akuntansi. "Dalam proses penyusunan laporan keuangan tidak terdapat kendala yang berarti hanya kendala sumber daya manusia di Lazismu daerah yang memang belum paham masalah akuntansi," terangnya.

Senada dengan Riyan, Putrama Al Khoir dari Lazismu Kota Medan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa akuntabilitas menjadi hal yang mutlak dimiliki dalam pengelolaan Lazismu. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban Lazismu kepada publik.

"Bisa menjadi penguatan kelembagaan, terkhusus bagi Lazismu yang ada di Sumatra. Akuntabilitas dalam penyusunan laporan keuangan menjadi bagian yang sangat penting dari pengelolaan Lazismu sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Akuntabilitas ini juga yang menjadi penyemangat untuk mengikuti acara pelatihan ini," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
1 Februari 2023

JALIN KESEPAKATAN DENGAN BSI MASLAHAT, LAZISMU ANGKAT PROGRAM PELIHARA DARATMU

JAKARTA -- Bertempat di Ruang Nareswara Convention Hall, Gedung SMESCO, Jakarta pada Senin (30/01), BSI Maslahat menggelar acara Grand Launching & Public Expose dengan tema "Maslahat Membangun Negeri". Tujuannya adalah memperkenalkan BSM Umat yang telah bertransformasi menjadi BSI Maslahat sebagai mitra utama dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk dalam syiar sebagai sahabat sosial di ekosistem ekonomi syariah. Dalam rangkaian acara juga dilakukan penandatanganan MoU dengan 10 lembaga mitra, salah satunya adalah Lazismu.

Penandatanganan MoU bersama Lazismu dilakukan oleh Direktur Fundraising Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dengan Direktur Eksekutif BSI Maslahat. Bentuk kerja sama yang dilakukan adalah melalui program Pelihara Daratmu berupa pelestarian lingkungan hidup wilayah daratan. Program ini berada di bawah Pilar Lingkungan Lazismu.

Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro mengatakan, pihaknya siap bertransformasi dan tumbuh menjadi lembaga zakat terpercaya, modern, serta dinamis. Ia pun berharap agar BSI Maslahat dapat berjalan dengan baik pada masa depan. "Semoga rangkaian acara hari ini bisa menumbuhkan doa yang baik bagi para hadirin untuk keberlangsungan BSI Maslahat di masa depan dan memudahkan perjalanan untuk membangun Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Fundraising Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Muktiono menjelaskan, program Pelihara Daratmu ini akan menyasar warga dhuafa yang berprofesi sebagai pemulung di Kampung Sumur, Desa Klender, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Di tempat ini, warga menjalankan pertanian perkotaan atau urban farming dengan menanam buah-buahan seperti melon, semangka, kemudian sayur-sayuran serta budidaya ikan untuk konsumsi. Hal ini pun bersesuaian dengan implementasi program Pelihara Daratmu Lazismu.

"Program Pelihara Daratmu ini adalah program pelestarian lingkungan hidup di daratan bagi masyarakat yang ada di lingkungan sekolah, masjid, dan lainnya melalui kampanye hijau, air bersih, dengan prinsip edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan," ungkap Edi.

Tujuan program ini, lanjut Edi, adalah dalam rangka untuk mengurangi dampak penyakit akibat lingkungan kotor. Selain itu, program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, serta menambah produktivitas dan menambah ketahanan pangan warga pemulung. "Harapannya ini bisa menjadi proyek percontohan untuk mengembangkan program-program pertanian perkotaan yang lebih maju dan bisa diterapkan di titik-titik lain, sehingga bisa memberdayakan masyarakat dhuafa di perkotaan," pungkasnya.

Selain penandatanganan MoU dengan 10 lembaga mitra, Grand Launching & Public Expose ini juga dimeriahkan dengan acara penyerahan penghargaan kepada tokoh, komunitas, atau lembaga; MoU BSI Maslahat dan BSI terkait Griya dan Mitraguna Maslahat; Perjanjian Kerja Sama wakaf anatara BSI Maslahat dengan Muwakif; serta Talkshow ZISWAF dan Wakaf Uang. Turut berhadir Ketua Dewan Pembina BSI Maslahat sekaligus Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Ketua Pengurus BSI Maslahat, dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
31 Januari 2023

LAZISMU LUNCURKAN KANTOR LAYANAN KE-100 DI KABUPATEN BANYUMAS

KABUPATEN BANYUMAS -- Kantor Layanan (KL) merupakan ujung tombak bagi Lazismu dalam menyerap potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ada di tengah masyarakat. KL juga memegang peranan penting dalam upaya edukasi serta peningkatan literasi ZIS. Seperti halnya di Kabupaten Banyumas, KL memiliki andil dalam meningkatnya perolehan dana ZIS tersebut.

Pada Selasa (24/01), Lazismu Kabupaten Banyumas resmi meluncurkan KL yang ke-100. KL ini pun menjadi yang pertama di luar persyarikatan sebagai KL berbasis kemitraan, yaitu dengan Yayasan Putra Harapan. Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan SK dan pengangkatan eksekutif pengelola KL Putra Harapan dilakukan secara langsung di kediaman Ketua Yayasan Putra Harapan yang berada di Jalan Surya Menggala Rejasari oleh Khaedar Abdussofi mewakili Lazismu Kabupeten Banyumas kepada Kepala KL Putra Harapan.

Pada acara tersebut, Himawan Bayu Aji selaku Kepala KL Putra Harapan menyampaikan harapan jalinan kerja sama ini dapat memberikan manfaat, baik di dalam maupun di luar lingkungan yayasan. Berkat penyerahan SK tersebut, sekarang KL Lazismu Putra Harapan telah siap untuk melangkah menjadi kepanjangan tangan dari Lazismu Kabupaten Banyumas dalam menyebarluaskan keberkahan dan manfaat dana ZIS. "Semoga ke depan bisa bersinergi dengan Lazismu Banyumas dan memberikan lebih banyak manfaat di lingkungan yayasan dan di luar," ujarnya.

Lazismu Kabupaten Banyumas menyambut baik dengan terbentuknya KL baru ini. Manajer Lazismu Kabupaten Banyumas, Sabar Waluyo menegaskan, KL yang baru diresmikan ini memiliki semangat dalam dunia filantropi Islam. "KL Putra Harapan ini merupakan mitra di luar Muhamamdiyah yang memiliki semangat dalam dunia filantropi Islam. Tentunya kami menyambut baik hal tersebut," tegasnya.

Terbentuknya KL Putra Harapan sebagai KL ke-100 Lazismu Kabupaten Banyumas merupakan upaya perluasan langkah dalam menyebarluaskan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah di masyarakat, sebagaimana amanat dalam UU No. 23 Tahun 2011. Putra Harapan adalah lembaga pengembangan anak dari jenjang taman bermain hingga SMA dalam satu naungan Yayasan Islam Abdul Mukti. KL ini terbilang spesial karena satu-satunya KL dengan basis mitra di bawah Lazismu Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, KL Putra Harapan dituntut harus mampu untuk menjalankan tiga fungsi utama dari KL, meliputi fungsi edukasi, fungsi pelayanan, serta fungsi pemberdayaan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dwi Guntoro/Romi Zarida]

SELENGKAPNYA
27 Januari 2023

BELASAN MAHASISWA PRAKTISI TERIMA BEASISWA DARI BPKH DAN LAZISMU

KOTA BANDUNG -- Akses pendidikan bagi mahasiswa yang belum beruntung turut menjadi prioritas Lazismu untuk memastikan bahwa proses studi dapat berjalan dengan semestinya. Karena itu, Pilar Pendidikan Lazismu melalui Beasiswa Sang Surya perlu disalurkan dengan tepat sasaran. Bersinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Lazismu menyalurkan Beasiswa Sang Surya kepada 15 penerima manfaat yang merupakan mahasiswa-mahasiswi Praktisi Politeknik Bisnis Digital Bandung. Penyerahan beasiswa yang berlangsung pada Selasa (24/01) ini dihadiri oleh perwakilan Bank Muamalat dari regional Jawa Barat, dosen dan mahasiswa serta Lazismu Wilayah Jawa Barat di Kampus Praktisi, Jalan Purnawarman 40, Kota Bandung, Jawa Barat.

Direktur Praktisi Politeknik Bisnis Digital Bandung, Munir M. Ali, menyampaikan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH atas bantuan yang diberikan kepada mahasiswa-mahasiswinya. Ia mengungkapkan, konsep bisnis digital dalam Praktisi bukan sekadar startup. Digital tidak berangkat dari kekuatan teknologi semata. Artinya, perubahan dalam konteks konvesional ke digital tetap ada sisi transformasi ide. "Banyak juga industri yang sudah bertransformasi digital, namun mengalami tantangan dari aspek akuntansi dan manajemen," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Munir, tantangannya adalah bagaimana aspek keuangan dan akuntansi dapat berperan dalam aktivitasnya yang beradaptasi dengan teknologi digital. Tanpa ide dan adaptasi, perusahaan tidak akan hidup jika hanya mengandalkan yang biasa saja. Munir menambahkan, sejak awal Praktisi sebagai kampus yang mengedepankan pembelajaran dan keahlian, misinya dapat menelurkan para alumninya agar dapat bekerja dalam suatu perusahaan dengan pengetahuan siap bekerja.

"Mitra kita ada kantor akuntan dan pajak. Jadi mereka setelah magang di perusahaan mitra setelah tamat dapat siap bekerja. Jadi ada penjaminan kerja yang bersedia ditempatkan di mitra-mitra kami. Selain itu, banyak mahasiswa yang muslim di sini, dan bagaimana ke depan kurikulumnya dapat menyinergikan wawasan digital dan manajemen informasi dengan wawasan keislaman," imbuh Munir.

Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Edi Suryanto yang turut berhadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat resmi di bawah naungan Muhammadiyah memiliki 1460 kantor di Indonesia dan ada di 8 negara yang resmi berdiri. Sejak 2018 akhir, ungkap Edi, Lazismu dipercaya oleh BPKH untuk melaksanakan program kemaslahatan. "Alhamdulillah sejak saat itu, bahkan sampai sekarang, Lazismu dan BPKH telah menyalurkan beragam program kemaslahatan baik yang fisik maupun non fisik," ucapnya.

Edi menilai, dengan mendengar keberadaan praktisi tadi, ada jurusan akuntan, pajak dan manajemen informasi, dapat ditelusuri bahwa di dalam setiap usaha membutuhkan wawasan yang sejalan dengan jurusan kuliah di sini. "Lazismu sangat terbuka bersinergi dengan siapapun. Senapas dengan konteks digitalisasi, bahwa rekomendasi Muktamar Muhammadiyah di Solo 2022, digitalisasi merupakan bagian dari dakwah berkemajuan Muhammadiyah," tegasnya.

Di sela-sela penyerahan beasiswa, BPKH yang diwakili oleh Indriayu Afriana mengatakan, penerima beasiswa yang memperoleh bantuan dari sinergi program BPKH dan Laziamu di bidang pendidikan sedang menempuh pendidikan pada semester 4 dan semester 6. Ia menekankan, meski digitalisasi menjadi fokus kuliah mahasiswa, tidak semua aspek bicara digitalisasi. "Pada hakikatnya transformasi digital ada spirit biodigitalnya," terangnya.

Indriayu berharap agar jangan sampai terperangkap dalam digitalisasi yang bersifat teknis. "Yang terpenting adalah apa logika (konsep) dan transformasinya sambil menyosialisasikan peran dan keberadaan BPKH untuk kemaslahatan umat," tambahnya.

Salah satu penerima manfaat Beasiswa Sang Surya, Santia  mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH. "Sungguh saya baru tahu jika BPKH keberadaannya memberikan manfaat untuk umat. Perannya sangat penting untuk pemberdayaan umat, apalagi dana kemaslahatan itu diperuntukan secara tepat sasaran," ujarnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

SELENGKAPNYA
25 Januari 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross