Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

PEDULI MUALAF, LAZISMU GANDENG KOMUNITAS BIKER SHIRATH BERQURBAN DI PEDALAMAN KALIMANTAN

KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN -- Setelah sukses menginisiasi pelaksanaan ibadah qurban untuk pertama kalinya di perkampungan mualaf di Desa Kamawakan pada tahun lalu, Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan kembali menggelar kegiatan serupa tahun ini. Bersama beberapa mitra pendukung, Lazismu berkolaborasi untuk menggelar ibadah qurban di desa ini pada Senin (11/07), tepatnya di halaman Masjid Al Istiqomah Muhammadiyah yang baru saja diresmikan pada bulan Maret lalu. Desa Kamawakan merupakan desa mualaf binaan Lazismu yang berada di pedalaman Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Salah satu mitra pendukung ibadah qurban di Kamawakan adalah Komunitas Biker Shirath. Komunitas ini menyumbangkan satu ekor sapi untuk disembelih dan didistribusikan kepada warga sekitar, baik mualaf maupun non muslim. Ahmad Rifqi Rabbani, Divisi Touring Biker Shirath menyampaikan alasan dipilihnya Desa Kamawakan sebagai tempat berqurban. Menurutnya, lokasi tersebut layak untuk menerima hewan qurban karena ibadah qurban baru dua kali digelar di sana, termasuk pada tahun ini.

Warga mualaf Desa Kamawakan antusias membantu pelaksanaan ibadah qurban

"Kami melaksanakan qurban di Desa Kamawakan karena daerah tersebut terdapat beberapa mualaf yang dibina Muhammadiyah. Selain itu, pelaksanaan qurban sendiri juga baru tahun kedua di sana, jadi beberapa masyarakatnya mungkin baru merasakan mendapatkan daging hewan qurban. Kalau kami laksanakan berbeda di daerah perkotaan mungkin sudah banyak yang melaksanakan dan masyarakatnya pun sudah sering merasakannya," terang Rifqi.

Rifqi mengungkapkan, pelaksanaan qurban bersama Lazismu bukan yang pertama kali. Kolaborasi yang dijalin pada tahun ini merupakan yang kedua kali, pada tahun sebelumnya Komunitas Biker Shirath telah melaksanakan qurban di perkampungan mualaf Desa Patikalain, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Terakhir, Rifqi mengharapkan agar amal ibadah para pequrban diterima oleh Allah dan mendapat ganjaran yang sebaik-baiknya. "Mudah-mudahan para pequrban mendapatkan ganjaran sebaik-baiknya dan untuk masyarakat bisa menerima daging qurban dengan baik," harapnya.

Staf Penghimpunan Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rusmansyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra telah bersedia melakukan ibadah qurban di Masjid Istiqamah Muhammadiyah, Desa Kamawakan. "Kami ucapkan terima kasih serta apreasiasi kepada seluruh mitra pendukung yang turut berpartisipasi pada pelaksanaan qurban di Kamawakan. Dengan adanya ibadah qurban tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk warga binaan Lazismu dan menambah syiar dakwah Islam di sana," ujarnya.

Rusmansyah menambahkan, pelaksanaan qurban di Desa Kamawakan ini diharapkan dapat memperkuat syiar Islam, terutama bagi warga mualaf. "Dengan pelaksanaan ibadah qurban tersebut dapat memperkuat syiar Islam dan menjadi contoh ibadah bagi warga mualaf bahwa dalam Islam kita diajarkan untuk melaksanakan qurban," imbuhnya.

Selain satu ekor sapi dari Komunitas Biker Shirath, Desa Kamawakan juga mendapatkan satu ekor sapi dari Kantor Layanan (KL) Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin. Sementara itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan juga menyerahkan daging qurban yang disembelih di salah satu Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan kepada warga Desa Kamawakan. Kegiatan ini juga didukung oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Banjarmasin dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
14 Juli 2022

MELALUI PEMBERDAYAAN UMKM, LAZISMU BANTU TINGKATKAN USAHA WARUNG DI TANAH LAUT

KABUPATEN TANAH LAUT -- Warung Pak De merupakan sebuah warung yang berada di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Kebun Raya 2 Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Sudah lima tahun usaha usaha milik Marzuki ini berjalan, namun belum mengalami peningkatan. Terlebih lagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih kurang dua tahun yang berimbas pada sektor ekonomi, salah satunya pelaku UMKM seperti Marzuki.

Keadaan ini mendapatkan respons dari Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Amil KL Lazismu PCM Kintap memberikan bantuan melalui program Pemberdayaan UMKM kepada Marzuki. Program Pemberdayaan UMKM merupakan program yang berada di bawah Pilar Ekonomi Lazismu, bentuknya adalah pemberian modal usaha dan penguatan usaha dengan skema kemitraan kepada individu atau kelompok usaha.

Kepala KL Lazismu PCM Kintap, Bambang Sutarjo menyampaikan bahwa pihaknya merasa perlu untuk mendukung usaha Marzuki mengingat sudah lebih kurang lima tahun berjalan dan belum mengalami peningkatan. "Kami melihat dengan sudah lamanya bapak Marzuki berjualan namun belum mengalami peningkatan, kami mencoba membantu dengan memberikan tambahan modal senilai enam ratus ribu rupiah," ujarnya.

Bambang menambahkan, pihaknya berharap akan ada lebih banyak lagi UMKM yang dapat dibantu oleh Lazismu. "Mudah-mudahan bantuan UMKM tidak hanya berhenti pada beberapa orang melainkan terus bertambah penerima manfaatnya. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan para donatur," imbuhnya saat penyerahan bantuan pada Selasa (21/06) di depan Warung Pak De.

Senada dengan itu, Marzuki selaku penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Pemilik warung makanan ini rencananya akan menggunakan bantuan yang diberikan untuk menambah jenis dan ragam makanan yang dijual. "Sangat berterima kasih atas bantuan ini. Bantuan yang diterima dapat menambah jenis dan macam barang untuk selanjutnya dijual lagi," pungkasnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
14 Juli 2022

QURBAN DI TIGA DESA, LAZISMU SEMARAKKAN IDUL ADHA

KABUPATEN BANJAR -- Pelaksanaan ibadah qurban oleh Lazismu Kabupaten Banjar telah memasuki tahun ke lima. Program ini rutin dilaksanakan oleh Lazismu sejak tahun 2017. Untuk lokasi penerima manfaat pun berbeda setiap tahun, dengan menyasar tempat yang tidak ada atau jarang didapati pelaksanaan ibadah qurban. Pada Idul Adha 1443 ini, Lazismu Kabupaten Banjar kembali menggelar distribusi qurban ke tiga desa di Kabupaten Banjar pada Minggu (10/07).

Ahmad Riyadhie, Staf Administrasi dan Keuangan Lazismu Kabupaten Banjar menyampaikan rasa syukur karena pihaknya bisa kembali melaksanakan kegiatan distribusi qurban. "Alhamdulillah kami kembali bisa melaksanakan program ini. Untuk tahun ini menyasar tiga desa di tiga kecamatan berbeda. Pertama Desa Tungkaran Martapura, kedua Padang Panjang Karang Intan, dan terakhir Handil Purai Beruntung," terangnya.

Masing-masing lokasi, menurut Riyadhie, mendapatkan alokasi satu ekor sapi. "Untuk jumlah pequrban pada tahun ini 21 orang. Jadi setiap lokasi masing-masing satu ekor sapi. Seperti biasanya untuk teknis pelaksanaan diserahkan ke masing-masing lokasi," ujarnya.

Riyadhie kemudian menambahkan, ibadah qurban yang diselenggarakan oleh Lazismu menggunakan pendekatan sedekah. Artinya, pequrban tidak akan mendapatkan hak atas daging qurban, melainkan disedekahkan kepada warga di lokasi pelaksanaan ibadah qurban. Tentunya sesuai namanya sedekah qurban, para pequrban ketika mengikuti program ini sudah paham bahwa mereka tidak menerima daging melainkan seluruh daging akan dibagikan ke warga di sekitar lokasi pelaksanaan," tambahnya.

Ibadah qurban yang diselenggarakan Lazismu Kabupaten Banjar menyasar tiga desa

Sementara itu, Sabriannor mewakili panitia penyelenggaraan qurban di Handil Purai menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah dalam hal ini Lazismu dalam memfasilitasi penyelenggaraan qurban di tempatnya. "Saya mewakili seluruh warga Desa Handil Purai mengucapkan terima kasih yang setulus tulusnya kepada Lazismu Kabupaten Banjar yang sudah memfasilitasi bantuan berupa hewan qurban," ucapnya.

Sabriannor juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pequrban yang telah menyisihkan hartanya sehingga pelaksanaan ibadah kurban di tempatnya terasa lebih bermakna dengan adanya seekor hewan qurban berupa sapi. "Semoga apa yang telah diberikan bernilai ibadah dan diridhai Allah SWT. Aamiin," tutupnya.

Program qurban ini merupakan turunan dari tema besar Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu "QurbanMu Inovasi untuk Ketahanan Pangan" sebagai bentuk dukungan untuk menggembirakan syiar Qurban 1443 H. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi semangat masyarakat dalam membantu sesama manusia yang belum mampu untuk melaksanakan ibadah qurban.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
14 Juli 2022

KOMITMEN UNTUK PENDIDIKAN, LAZISMU BERIKAN BEASISWA MENTARI

KABUPATEN TANAH LAUT -- Meski masih tergolong baru, keberadaan Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kintap, Kabupaten Tanah Laut semakin dirasakan oleh masyarakat. Kiprahnya dalam melayani umat melalui berbagai program menjadi angin sejuk dalam dunia filantropi di daerah ini. KL Lazismu PCM Kintap kembali menyalurkan bantuan, kali ini dalam bidang pendidikan di kantor yang terletak di Kebun Raya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Bantuan biaya pendidikan dalam program Beasiswa Mentari ini diberikan kepada ananda Ayu yang menempuh pendidikan di Muhammadiyah Boarding Schol (MBS) Nurul Amin Alabio, Hulu Sungai Utara. Bantuan berupa uang tunai ini diberikan melalui kakak kandung Ayu. Beasiswa Mentari merupakan salah satu program di bawah Pilar Pendidikan Lazismu, dengan menyasar para penerima manfaat dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.

Kepala KL Lazismu PCM Kintap, Bambang Sutaji saat penyerahan bantuan pada Selasa (21/06) menyampaikan bahwa melalui program ini pihaknya berkomitmen dalam mendukung warga sekitar dalam menempuh pendidikan. "Melalui program pada Pilar Pendidikan ini tentunya bentuk dukungan untuk warga sekitar," ungkapnya.

Bambang juga mengharapkan, penyaluran bantuan ini bisa meringankan beban dalam menempuh pendidikan dan agar ananda Ayu lebih giat belajar. "Mudah-mudahan bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban biaya orang tuanya yang tergolong kurang mampu. Yang terpenting ananda Ayu harus terus semangat dalam menempuh pendidikan," harapnya.

Kakak kandung Ayu yang mewakili pihak keluarga dalam menerima bantuan pendidikan ini menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah di Kintap atas kepedulian yang telah diberikan. "Kami selaku keluarga penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasih untuk Muhammadiyah melalui Lazismu Kintap atas kepedulian serta bantuan untuk biaya pendidikan adik kami," ujarnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
14 Juli 2022

Buku Panduan Zakat

Berikut Buku Panduan Zakat cetakan 2021

SELENGKAPNYA
1 Januari 2022

1000 ANAK YATIM PIATU BARU DI DIY, LAZISMU BERSAMA MPS DAN ALFAMART SERAHKAN BANTUAN

YOGYAKARTA -- Pandemi yang telah berjalan lebih dari satu tahun menyebabkan dampak yang signifikan terhadap anak-anak. Sebagai harapan masa depan bangsa, anak-anak selayaknya mendapatkan perhatian. Banyak di antara anak-anak menjadi yatim, piatu, maupun yatim piatu akibat pandemi. Mereka mengalami kondisi yang sulit, bahkan dapat menjadi gelandangan akibat tidak adanya perhatian dari berbagai pihak.

Hal ini mendorong Lazismu untuk memberikan bantuan sebanyak 210 paket kepada keluarga anak yatim piatu pada hari Selasa (2/11) melalui acara Bantuan Paket Sembako untuk Yatim Piatu Terdampak Covid-19 yang dilakukan secara hybrid di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Mahli Zainuddin Tago, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta Cahyono, serta Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) PWM DI Yogyakarta Ridwan Furqoni.

MPS PWM DI Yogyakarta mendata bahwa terdapat lebih kurang seribu anak menjadi yatim piatu baru yang tersebar pada lima daerah di wilayah DI Yogyakarta akibat ditinggal orang tua yang meninggal karena terpapar Covid-19. Pendataan anak yatim piatu baru akibat pandemi dilaksanakan secara terbuka dengan menggunakan form digital kemudian disebarluaskan melalui berbagai sarana, seperti halnya media sosial, organisasi, dan masyarakat umum. Setelah dilakukan pemilihan data kemudian dilakukan survei oleh relawan Muhammadiyah dengan mendatangi rumah masing-masing. Survei ini dilakukan berbasis cabang dengan pertimbangan lebih dekat terhadap domisili anak tersebut. Hasil dari pelaksanaan survei yang dilakukan untuk masa anak usia 0-18 tahun ini akan dilanjutkan ke tahap bantuan pengasuhan berkelanjutan berbasis cabang dengan memberikan santunan layak selama masih berada di usia anak.

Ketua MPS PWM DI Yogyakarta, Ridwan Furqoni menuturkan, pihaknya berharap agar anak-anak tersebut mendapatkan pengasuhan namun kenyataannya masih banyak yang belum mendapat perhatian. Meski demikian, masih ada banyak pihak yang membantu. "Data yang terkumpul di MPS mencapai kurang lebih seribu anak yatim piatu baru akibat pandemi. Berharap anak mendapatkan pengasuhan dari orang tua namun takdir Allah berbeda. Namun ada banyak pihak untuk terus membantu agar optimal dalam pengasuhan kepada anak sehingga tumbuh dewasa menjadi kader keumatan," ungkap Ridwan.

Senada dengan Ridwan, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin Tago menegaskan bahwa anak-anak yang kehilangan orang tuanya harus didampingi. "Dalam proses tumbuh, anak harus kehilangan figur orang penting. Insyaallah anak akan menjadi tangguh dan kita harus mendampingi. Secara nasional anak kehilangan orang tua sebanyak tiga puluh ribu dan khusus DI Yogyakarta sebanyak seribuan anak," tegasnya.

Mahli juga mengungkapkan apresiasinya terhadap Lazismu Wilayah DI Yogyakarta serta MPS PWM DI Yogyakarta atas kerja keras yang telah dilakukan. "Apresiasi kepada Lazismu DIY dan MPS DIY yang sudah koordinasi dengan PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) dan PCA (Pimpinan Cabang Aisyiyah) sehingga pekerjaannya menjadi ringan," ungkapnya.

Sementara itu, Cahyono selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta berharap agar anak-anak yang terdampak pandemi kelak dapat mandiri, sejahtera, dan menunai prestasi. "Wabah Corona lebih banyak dirasakan oleh anak-anak dengan menerima ujian dari Allah. Insyaallah Allah akan menyayangi, membangun kemandirian, memberikan kesejahteraan dan prestasi di kemudian hari. Program yang direncanakan oleh MPS dan Lazismu akan terus dilanjutkan dan digerakkan," harap Cahyono.

Program pendampingan anak-anak yatim piatu sudah lama dilakukan oleh Muhammadiyah, namun masih banyak masyarakat yang sering salah paham bahwa ketika menemukan anak yatim piatu, hal yang perlu dilakukan adalah dengan memasukkannya ke lembaga pengasuhan anak atau panti asuhan, sementara di dalam regulasi dan fiqih anak menyebut bahwa pengasuhan terbaik adalah keluarga. Bilamana ada keluarga kurang memahami pengasuhan maka yang harus dilakukan adalah dengan memberikan motivasi penguatan atau pembekalan serta memberikan santunan awal terlebih dahulu. Apabila masih belum mampu maka sebaiknya dicarikan pengasuh pengganti dan jika masih mengalami kesulitan maka jalan terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan memasukkan anak ke dalam lembaga pengasuhan anak atau panti asuhan.

Permasalahan anak-anak yatim piatu akibat terdampak Covid-19 ini perlu terus didorong dengan mengedepankan pengasuhan yang dilakukan oleh pihak keluarga sehingga mendapatkan fasilitas terbaik. Program pendampingan ini dilakukan bersama PCM, PCA dan Kantor Layanan Lazismu se-DI Yogyakarta. Ke depannya direncanakan akan dibentuk sebuah lembaga khusus yang fokus dalam pendampingan anak dengan bekerjasama melalui lembaga atau mitra lain.

Program Bantuan Paket Sembako untuk Yatim Piatu Terdampak Covid-19 ini merupakan kerjasama Lazismu dengan Alfamart yang berisi bantuan berupa makanan pokok, Al-Qur'an, dan daging kurban kemasan RendangMu. Program bantuan ini direncanakan akan terus dilakukan hingga mencapai seribu paket atau sebanyak jumlah anak-anak yang menjadi yatim piatu akibat pandemi Covid-19.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

SELENGKAPNYA
2 November 2021
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross