

Mahasiswa penerima beasiswa terdiri dari beberapa kampus baik di dalam ataupun luar Kabupaten Banyumas. seperti Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Terbuka, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan STDI Imam Syafi’i Jember.
Penyaluran beastudy kali ini merupakan lanjutan dari penyaluran yang dilaksanakan sebelumnya pada hari kamis, (5/8). Pada kesempatan tersebut beasiswa disalurkan kepada mahasiswa UIN Prof K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan Institut Pertanian Bogor. Sehingga total beastudy yang diserahkan oleh Lazismu Banyumas sejumlah Rp. 65.187.000 dengan total penerima manfaat sebanyak 67 mahasiswa dari berbagai kampus yang berbeda.
Sebelum diserahkan, para penerima beastudy mendapatkan motivasi yang diberikan oleh Sabar Waluyo, Direrktur Lazismu banyumas. Sabar mengatakan bahwa dengan beasiswa yang diberikan, diharapkan para mahasiswa dapat semangat belajar dan mencapai cita-cita mereka. Sabar berhara sepuluh dampai lima belas tahun mendatang, mereka menjadi orang-orang yang berpengaruh dan dapat mengajak orang lain secara luas untuk bersama-sama menyalurkan zakat dan infaqnya melalui Lazismu Banyumas.
“Kami berharap, sepuluh sampai lima belas tahun mendatang, kalian sudah menjadi orang-orang yang sukses dan dapat mengajak jejaring yang lebih luas untuk menyalurkan zakat dan infaqnya melalui Lazismu Banyumas. Juga dapat membantu adik-adik kalian nantinya yang kondisinya sama seperti kalian saat ini,” ujar Sabar.
Mahasiswa penerima beastudy juga merasa bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Karena dengan adanya beastudy, mereka masih dapat terus melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi.
Salah satu penerima beastudy, Iqbal, mahasiswa semester 7 Universitas Muhammadiyah Surakarta mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada Lazismu Banyumas. "Karena dengan adanya beastudy ini, kami masih tetap terus melanjutkan kuliah kami di tengah pandemi seperti ini,” ujarnya.
(Jnd/Yusuf)

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dr. Didi Kurniadi menyampaikan bahwa kegiatan ini diberi nama "Peduli Kesehatan untuk Warga Isolasi Mandiri". Program dilaksanakan mulai dari perencanaan, menyiapkan paket bantuan hingga mendata warga yang sedang menjalani isolasi mandiri dengan terus berkoordinasi kepada fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Selanjutnya membuat skala prioritas terhadap warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Terakhir mendatangi langsung dengan menyerahkan bantuan ke masing-masing lokasi penerima manfaat.
"Kami merasa terketuk hati dengan fenomena yang ada, yaitu banyaknya korban meninggal dunia saat sedang menjalani isolasi mandiri maupun yang sedang dirawat di rumah sakit. Melihat kondisi tersebut, kami berpikir apa yang bisa diperbuat. Maka dilaksanakanlah penyaluran bantuan kepada warga yang isoman karena sedikit banyaknya tentu warga yang isoman ini akan kekurangan seperti suplemen, multivitamin termasuk bahan pokok," ujarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan bisa membantu proses penyembuhan serta pemulihan selama menjalani isoman. Ia juga berharap bantuan tersebut dapat menjadi dukungan secara psikologis agar warga yang isoman tidak merasa sendiri dan berkecil hati, agar dapat meringankan beban warga yang tengah melaksanakan isoman.
Senada dengan itu Rusmansyah, Staf Fundraising Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur yang ikut mendukung kegiatan ini. "Terima kasih untuk para donatur yang sudah memberikan donasi terbaiknya untuk membantu warga yang sedang menjalani isoman. Saat ini kami terus membuka kesempatan untuk para donatur untuk berdonasi dan bantuan nantinya akan kami salurkan secara bertahap," terangnya.
Pelaksanaan penyaluran paket bantuan untuk warga isoman ini telah terlaksana sejak Kamis (12/08) dengan tahap penyaluran pertama berjumlah 40 paket. Tahap pertama dibagikan kepada beberapa warga di sekitar Kantor Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan di Kandangan. Selain itu penyaluran juga dilakukan di sekitar Kantor Layanan Lazismu, yaitu Nagara dan Paharangan.
Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan saat ini masih membuka kesempatan untuk berdonasi melalui rekening Bank Kalsel Syariah 9580311001619. Rencananya 90 paket bantuan akan disalurkan pada tahap pertama ini. Paket bantuan yang telah disalurkan terdiri dari Vitamin C & B Kompleks, Vitamin D3 1000IU, ramuan herbal, madu, susu UHT serta panduan dalam menjalani isoman.
(MDN/Yusuf)

Anisa Rahmadini merupakan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Jurusan Tehnik Informatika semester 4. Ia memiliki tanggungan uang semester sebesar 4 juta rupiah.
"Selama ini kerja tapi sekarang udah nggak kerja lagi. Dapat bantuan sih dari kampus hanya 2.400.000 tetapi masih kekurangan. Orang tua udah nggak kerja jadi nggak bisa bayar uang kuliah. Mau putus sayang kan soalnya udah mau masuk semester 5," jelasnya.
Ia mengucapakan syukur karena telah dibantu oleh Lazismu Pekanbaru sehingga ia akhirnya tidak putus kuliah. "Alhamdulillah bersyukur akhirnya nggak putus kuliah. Masih bisa nyambung kuliah," ungkap Anisa.
Dede Firmansyah, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru juga bersyukur berkat muzzaki-muzzaki yang mempercayakan Lazismu Pekanbaru sebagai wadah penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Dana ZIS dari para muzakki tersebut bisa membantu banyak masyarakat, khusunya para pelajar yang kesulitan biaya dalam menempuh pendidikan.
"Alhamdulillah saya sangat berterimakasih kepada seluruh muzzaki yang telah mempercayakan dananya ke Lazismu Pekanbaru. Sehingga ini tentunya bisa membantu banyak masyarakat yang membutuhkan kepedulian dari kita, dalam hal ini tentunya para pelajar yang kesulitan biaya pendidikan," jelasnya.
Reporter: Yusuf

Sebelumnya, tersebar video komunitas muslim Uganda yang beribadah di tempat yang kurang layak. Masjid mereka hanya beralaskan tanah liat yang dilapisi dengan tikar bekas terpal lusuh dengan tiang kayu bekas. Melihat hal tersebut, Lazismu menghubungi mitra yang ada di Uganda untuk melakukan asesmen.
"PP Muhammadiyah dan Lazismu terdorong untuk membantu masyarakat muslim Uganda agar bisa beribadah dengan layak. Maka kami putuskan untuk melakukan galang dana untuk membangun masjid yang layak di sana," ujar Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah Sabeth Abilawa.
Pembangunan masjid yang akan dilakukan mulai pekan depan tersebut bekerja sama dengan komunitas Indonesia di Uganda dan volunteer lokal Lazismu di Uganda.
Sabeth menyebut bahwa masyarakat Uganda sejatinya bersaudara dengan masyarakat Indonesia dalam kemanusiaan. Sehingga pihaknya ingin membantu masyarakat Uganda agar bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman. Pihaknya akan membantu pembangunan masjid di salah satu negara Afrika Timur tersebut sebesar 10.738 USD atau setara dengan 155 juta rupiah.
Reporter: Yusuf

Mawarni merupakan salah satu mustahik Lazismu Pekanbaru yang terdampak covid-19. Pasalnya, sejak covid-19 muncul, ia tak lagi bekerja sehingga ia sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena ia tak lagi bekerja, ia berkeinginan untuk membuka usaha bakso bakar. Tetapi ia terkendala tidak memiliki blander untuk menggiling daging serta kompor untuk membakar bakso.
Ia bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu Pekanbaru yang telah membantunya untuk membuka usaha bakso bakar. "Ya Alhamdulillah saya berterimakasih banyak kepada Lazismu Pekanbaru. Tertolong juga gitu kan berkat bantuan ini," jelasnya.
Dede Firmansyah, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru menjelaskan bahwa Lazismu Pekanbaru memiliki beberapa program unggul. Salah satunya adalah program ekonomi yang membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan modal usaha atau sarana dan prasarana yang menunjang usaha mustahik.
Ia berharap apa yang diberikan kepada Mawarni bisa menjadi modal atau peluang untuk membangun usahanya menjadi lebih besar.
"Tentu kami berharap dengan bantuan blander serta kompor gas tersebut bisa sangat membantu Ibu Mawarni membangun usahanya menjadi lebih baik lagi. Sehingga kedepannya yang tadinya mustahik bisa menjadi muzzaki, ya kalau pun belum bisa menjadi muzzaki minimal bisa bersedekah," tuturnya.
Reporter: Yusuf

Kantor Layanan Lazismu UHAMKA tahun ini membagikan 1000 paket dan santunan yang disalurkan kepada puluhan yayasan yatim piatu melalui 30 dosen, karyawan, dan mahasiswa UHAMKA yang tersebar di Jabodetabek.
Kegiatan simbolis penyerahan paket dan santunan untuk 1000 yatim dhuafa digelar di Kantor Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Matraman dengan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Wakil Rektor IV UHAMKA Dr. Bunyamin, M.Pd, Kepala Kantor Layanan Lazismu UHAMKA Drs. Nandi Rahman, M.Ag, Sekretaris Lazismu Eko Susanto, M.Si serta 10 orang perwakilan dari dosen, karyawan dan mahasiswa UHAMKA.
H Bunyamin seklaku Wakil Rektor 4 bidang Al Islam dan kemuhammadiyahan yang mewakili pimpinan UHAMKA dalam kesempatan itu memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas pembagian paket serta santunan bagi 1000 anak yatim piatu yang disebar ke puluhan yayasan yatim piatu se jabodetabek.
Pihaknya sangat bangga terhadap apa yang dilakukan oleh KL Lazismu UHAMKA, yang di bantu oleh para relawan yang berasal dari dosen, karyawan dan mahasiswa UHAMKA yang turut mendistribusikan santunan ini kepada puluhan yayasan yang berada di jabodetabek. Dengan adanya kegitan seperti ini, imbuhnya, tentu sangat membantu pemerintah dalam penanganan dampak sosial covid-19 yang tepat pada tanggal 17 Agustus, pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 76.
"Kegitan ini pun bertepatan tanggal 17 Agustus 2021 yang mana negara kita sedang merayakan hari kemerdekaannya. Penyaluran 1000 paket dan santunan anak yatim dhuafa ini disebar serta diserahkan di yayasan yatim piatu sekitar para dosen, karyawan dan mahasiswa tinggal. Oleh Sebab itu, walaupun demikian kegiatan ini juga dilakukan secara terbatas dan dengan memperhatikan protocol kesehatan untuk mengindari kerumunan massa. Semoga ini menjadi nilai yang sangat positif di hari Kemerdekaan ke-76,” ujar Bunyamin.
Di waktu yang sama, koordinator pelaksana kegiatan, H Nandi Rahman menjelaskan bahwasannya paket dan santunan kepada 1000 anak yatim dhuafa juga diberikan kepada Mahasiswa UHAMKA yang terdampak virus tersebut hingga merenggut nyawa keluarga mereka.
“Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan UHAMKA dan seluruh sivitas keluarga besar Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA yang telah berdonasi dalam kegiatan ini. Dana yang terkumpul dari sivitas keluarga besar UHAMKA ini kami manfaatkan untuk berbagi bersama anak anak yatim dhuafa serta mahasiswa UHAMKA yang terdampak pandemi ini,” ungkap H Nandi Rahman.
Salah satu relawan dari karyawan UHAMKA, Eka Rahmana menyampaikan suka cita dan kebahagiaannya melihat kegitan sosial ini dapat digelar serentak tepat pada tanggal 17 Agustus 2021 oleh Lazismu UHAMKA.
"Alhamdulillah tahun ini Lazismu UHAMKA dapat menggelar kegiatan di Hari kemerdekaan Indonesia tepat tanggal 17 Agustus 2021. Kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi ribuan anak yatim dhuafa di hari kemerdekaan Indonesia yang ke 76,” ujar Eka Rahmana.
Reporter: Yusuf

