

Relawan yang tergabung dalam One Muhammadiyah One Response tersebut antara lain Lazismu Bojonegoro, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Bojonegoro, dan Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro. Bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangka kepedulian terhadap sesama yang sedang terkena bencana kebakaran.
Peletakan batu pertama dihadiri oleh Kepala Desa Tegalkodo Tomi Listiyo, Direktur Lazismu Bojonegoro Rudi Suparno, seluruh amil Kantor Layanan Lazismu Sukosewu & Kantor Layanan Lazismu RS Aisyiyah Bojonegoro, Perwakilan BPBD Bojonegoro, SAR Muhammadiyah, KOKAM, Pemuda Muhammadiyah, IKKM Komisariat RS Aisyiyah Bojonegoro, dan DMC RS Aisyiyah Bojonegoro.
Pembangunan ulang rumah dilaksanakan dengan biaya 100% dari Lazismu dan dibangun oleh Relawan One Muhammadiyah One Response. Dana yang disalurkan oleh Lazismu Bojonegoro untuk membangun rumah mencapai 30 juta rupiah.
"Kebakaran disebabkan karna adanya konslet di listrik. Pendanaan pembangunan rumah full di backup oleh Lazismu Bojonegoro. Pembangunannya dibantu oleh relawan dari Muhammadiyah, ada MDMC, KOKAM, Pemuda Muhammadiyah, dan lain-lain," ujar Sartono, amil Lazismu Bojonegoro kepada Lazismu.org.
Tomi Listiyo menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar Muhammadiyah. "Terima kasih telah membantu warga kami dalam membangun rumah pasca kebakaran. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya," ujar Tomi.
Penerima manfaat sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama kepada MDMC dan Lazismu yang menurutnya bergerak dengan sangat cepat.
Reporter: Yusuf

Penyerahan bantuan dengan mengangkat tema "Ketahanan Ekonomi Berbasis Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19" ini dilaksanakan oleh Lazismu Kabupaten Banjar. Lazismu Kabupaten Banjar menyasar penjual wadai (kue) cincin yaitu, Aisyah warga Antasan Senor, Martapura Timur. Bantuan ini merupakan bagian dari pilar ekonomi Lazismu.
Ginanjar Sutrisno, Manajer Lazismu Kabupaten Banjar menerangkan bahwa terlaksananya kunjungan sekaligus penyerahan bantuan ini merupakan hasil kesepakatan bersama dari usulan yang diterima.
"Pelaksanaan ini berawal dari adanya usulan dari yang bersangkutan untuk dibantu usahanya. Hal tersebut lalu kami tindaklanjuti dengan membicarakan pada pertemuan internal dan akhirnya disepakati untuk bantu," terangnya.
Dalam pelaksanaan pilar ekonomi, Lazismu Kabupaten Banjar bukan pertama kali menjalankan program pemberdayaan UMKM. Melainkan sudah beberapa kali pelaksanaan. Baik pendanaan secara mandiri maupun dibantu beberapa mitra.
Ginanjar juga menjelaskan bahwa melalui program tersebut Lazismu Kabupaten Banjar mengajak donatur untuk turut bergabung dengan aksi bersama mendukung mereka yang usahanya terdampak pandemi Covid-19. "Dengan adanya program ini kami mengajak para donatur untuk bersama-sama ikut dalam aksi bersama membantu mereka yang usahanya terdampak pandemi Covid-19 dengan memberikan donasi terbaiknya dengan menyampaikan langsung ke kantor maupun melalui rekening Bank Syariah Indonesia di nomor 7444420205," tutupnya.
Staf Program Lazismu Kabupten Banjar, Muhammad Rasyid Ridho yang turut hadir pada pelaksanaan tersebut juga menyampaikan program ini akan terus dilaksanakan. "Insya Allah program ini terus dilaksanakan mengingat salah satu program unggulan Lazismu Kabupaten Banjar," imbuhnya.
Senada dengan itu Aisyah selaku penerima manfaat menyampaikan ucapan terima kasih sambil berdoa agar para donatur dimudahkan rezekinya. "Terima kasih atas bantuan yang diberikan, mudah-mudahan para donatur dimudahkan segala rezekinya baik itu berupa kelapangan waktu dan kesehatan karena rezeki bukan hanya uang," ucapnya.
Selain menyerahkan bantuan, amil Lazismu Kabupaten Banjar juga berkesempatan mencicipi kue cincin buatan Aisyah sembari berbincang-bincang perihal pengalaman beliau dalam menjalani usaha yang telah cukup lama tersebut. Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai guna menambah modal usaha.
(MDN/Yusuf)

Salah satu elemen di dalam tubuh Muhammadiyah yang cukup aktif melakukan penanganan pandemi adalah Lazismu. Selama PPKM berlangsung, Lazismu se Jawa Timur telah mendistribusikan 11.136 paket bantuan berisi bahan pokok, makanan nutrisi, alat kesehatan, dan vitamin kepada 13.104 penerima manfaat. Penerima manfaat terdiri dari warga yang melakukan isolasi mandiri.
Hal tersebut dilakukan atas kerja sama dengan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di masing-masing daerah. Jumlah nilai nominal bantuan yang telah disalurkan oleh Lazismu se Jawa Timur mencapai angka 1,7 miliar rupiah.
Kebijakan PPKM yang diterapkan oleh pemerintah dirasakan sangat memberatkan masyarakat, terutama bagi masyarakat kecil. Selama berlangsungnya kebijakan itu, sektor ekonomi turut terdampak. Membuat daya beli masyarakat menurun. Terlebih bagi warga kurang mampu yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah atau tempat tinggal karena terkonfirmasi atau terpapar Covid-19.
Aditio Yudono, Sekretaris Lazismu Jawa Timur (19/08/21), menyatakan bahwa para amil dan relawan Lazismu se-Jawa Timur tidak tinggal diam atau membatasi kegiatan selama masa PPKM berlangsung. Kantor Lazismu se-Jatim terus buka dan menghimpun donasi baik uang maupun barang, utamanya sembako, alkes, makanan nutrisi dan vitamin untuk disalurkan kepada warga masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri.
“Sebanyak 35 kantor Lazismu mulai dari tingkat Wilayah, Daerah hingga Kantor Layanan (Unit) telah menerjunkan ratusan amil dan relawannya guna membagikan paket bantuan kepada warga yang sedang isoman di rumah atau tempat tinggalnya. Kami mensuplai bahan pokok, alkes, makanan bernutrisi dan vitamin. Tentu macam dan ragamnya disesuaikan dengan kebijakan masing-masing kantor Lazismu Daerah dan Kantor Layanan,” ujarnya, Kamis (19/8).
Ia menyebut bahwa mulai tanggal 1 Juli hingga 17 Agustus 2021, Lazismu se-Jatim telah mengemas 11.136 paket bantuan berisi bahan pokok, makanan nutrisi, alat kesehatan dan vitamin yang dibagikan kepada 13.104 sasaran penerima. Jumlah nilai nominal bantuan sebesar Rp 1.178.942.448,-.
“Akhirnya ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para donatur, dermawan dan muzaki yang telah membantu. Juga kalangan komunitas, lembaga, instansi dan korporasi yang telah bersinergi dan berprtisipasi memberikan bantuannya. Insya Allah barokah dan sangat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas amal kebaikan para donatur, dermawan dan muzaki, serta semua pihak yang telah berpartisipasi,” harapnya.
(ddt/Yusuf)

Di bulan ini, Lazismu Kebumen menggelar Program Muharram Tanpa Batas dengan tagline #SaatnyaKitaAmbilPeran. Program yang dikenal dengan Muharram Unlimited tersebut berisi 6 kegiatan utama, antara lain Kacamata untuk Yatim, Makan Bersama Anak Yatim, Yatim Juara, Kado Yatim, Tebar Alquran, dan Khasanah (Khitanan Santri Penuh Berkah). Selain itu juga ada program lain seperti Gratis Potong Rambut untuk Yatim dan Mustahik, dan Imun Booster, pemberian paket untuk pasien isoman.
Direktur Lazismu Kebumen Hasbillah Rifai menyebut bahwa Muharram Unlimited adalah kegiatan yang menjadi primadona bagi para donatur di masyarakat Kebumen. Di bulan Muharram, banyak muzakki yang ingin menyisihkan rezekinya untuk anak yatim. Pihaknya menargetkan mampu menyantuni 1000 anak yatim dan dhuafa.
"Ini alhamdulillah sudah ada kurang lebih 500 yang mendapatkan santunan. Hari ini kita bagi kacamata gratis untuk anak yatim," ujarnya ketika dihubungi lazismu.org.
Dalam pelaksanaannya, Lazismu Kebumen bekerja sama dengan berbagai pihak. Antara lain Kepala Desa terkait, Dinas Perhutani Kab Kebumen, Perkumpulan Guru PAI Kebumen, dan lain-lain. Ke depan, Lazismu Kebumen menurut keterangan Hasbillah Rifai juga akan bekerja sama dengan Polres Kebumen. Sebelumnya, Lazismu Kebumen telah bekerja sama dengan kepolisian dalam menyalurkan kursi roda untuk difabel melalui Polsek Sruweng, Kebumen.
Hasbillah menyebut bahwa Muharram Unlimited menyasar seluruh panti asuhan di Kebumen. Selain anak-anak yatim di panti asuhan, pihaknya juga menyasar anak-anak yatim dan dhuafa di luar panti asuhan.
"Nanti kita salurkan ke seluruh panti asuhan di Kebumen. Baik panti asuhan milik Muhammadiyah/Aisyiyah maupun di luar Muhammadiyah/Aisyiyah. Selain itu, yang daftar di luar panti juga banyak sekali. Target kita 1000. Semoga bisa tercapai," imbuhnya.
Kegiatan Muharram Unlimited telah dimulai sejak Muharram 1442 H di tahun 2020 M. Hasbillah berharap kegiatan tersebut akan menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Pasalnya, menurut Hasbillah, banyak masyarakat yang gemar menyisihkan rezekinya di bulan Muharram.
"Penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di beberapa KL kami itu yang paling besar didapatkan di bulan Muharram. Maka kita harus bijak mengelola amanah dari para muzakki," tutup Hasbillah.
Reporter: Yusuf

Melonjaknya krisis kesehatan yang dibarengi dengan meningkatnya kasus pandemi covid-19 di Yogyakarta, serta jumlah kematian yang masih tinggi membuat warga Australia melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia membuka donasi untuk membeli tabung oksigen melalui Lazismu DIY.
Masyarakat muslim di Australia melihat penanganan pandemi oleh Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center, Lazismu, dan Rumah Sakit Muhammadiyah sangat baik dan dapat dipercaya. Sehingga mereka memutuskan untuk membantu melalui Lazismu DIY dan disalurkan kepada RSKIA PKU Kotagede.
Penyerahan bantuan tabung oksigen tersebut dihadiri oleh Koordinator Ambulanmu MPS PWM DIY Zainal Arifin, Ketua Unsur Pengarah PWM DIY Arif Jamali Muis, dan Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu DIY Eka Yuhendri.
Direktur RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede dr. Cicih Wahyu Adiningsih mengapresiasi penyerahan bantuan tabung oksigen tersebut. Ia menyebut bahwa RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede membutuhkan tambahan fasilitas penunjang dalam melayani pasien terkonfirmasi covid-19.
“Saya sangat mengapresiasi program penyerahan tabung oksigen ini, karena benar-benar sangat dibutuhkan. Dari sekian banyak masyarakat yang cek kesehatan di RSKIA ini, hampir sebagian terkonfirmasi positif covid, hal ini perlu adanya penambahan fasilitas penunjang,” ujarnya.
Pada saat yang sama, Eka Yuhendri menyebut bahwa pihaknya merasa terhormat mendapatkan kepercayaan dari dalam dan luar negeri. Hal ini menurutnya menjadi bukti nyata bahwa masih ada kepedulian terhadap masyarakat lain yang membutuhkan.
“Pengadaan tabung oksigen di tengah melonjaknya krisis ini menjadi penting dan sangat vital. Pengadaan oksigen tidak terpusat di wilayah, tapi di daerah lain yang membuka donasi oksigen. Semua ini semoga menjadi amal jariyah,” ujar Eka.
Ia menyebut bahwa selain diserahkan ke RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede, bantuan dalam bentuk tabung oksigen dan regulator tersebut juga akan dibagikan ke beberapa pihak seperti relawan operasional ambulan Muhammadiyah DIY dan Klinik PKU Muhammadiyah.
Menurutnya, sampai saat ini layanan Ambulan Muhammadiyah DIY yang terdiri dari 60 armada, lebih dari sepertiganya digunakan khusus untuk penanganan covid-19. Melalui armada tersebut, sudah hapir 2000 layanan telah dilakukan selama pandemi. Kebutuhan yang sering diminta oleh masyarakat adalah oksigen saat ada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Pada saat pasien melonjak, banyak warga yang menjalani isoman di rumahnya masing-masing, kemudian muncul banyak permintaan oksigen. Hal itu karena mereka tidak kebagian tempat di rumah sakit. Ambulanmu juga mengalami kekurangan oksigen dan sempat mencari ke luar wilayah Yogyakarta. Bahkan tabung oksigen ini harganya tinggi berlipat-lipat,” ungkap Koordinator Ambulanmu MPS PWM DIY, Zainal Arifin.
Warga mengetahui bahwa setiap ambulan memiliki tabung oksigen. Sehingga ketika ambulan sudah menerima pasokan oksigen, ambulan segera bergegas menyambangi rumah-rumah pasien untuk memenuhi permintaan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.
(Rizal/D/Yusuf)

Pemberian sembako secara simbolis dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Banyumanik. Paket sembako tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banyumanik Sukamdo, kepada salah satu penerima manfaat yang diwakili oleh Kepala Sekolah TK ABA 47 Gedawang.
Acara penyerahan simbolis turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banyumanik, Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Banyumanik, dan perwakilan dari penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Banyumanik Sukamdo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi untuk Lazismu Banyumanik yang selalu berperan aktif dalam membantu warga masyarakat di Kota Semarang, khususnya warga di Kecamatan Banyumanik.
Ketua KL Lazismu Banyumanik Nur Sodik menjelaskan bahwa bantuan sembako ini diberikan sebagai wujud kepedulian KL LazisMu Banyumanik kepada warga masyarakat yang terkena dampak PPKM. "Bantuan ini kami berikan untuk membantu saudara-saudara kita. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandemi yang sudah 2 tahun belum berakhir, ditambah dengan adanya PPKM yang menyebabkan warga masyarakat semakin sulit dan semakin mengalami hambatan untuk bisa mencari nafkah,” ujar Nur Sodiq.
Maka, menyikapi hal ini, KL Lazismu Banyumanik kemudian menghimpun donasi bingkisan paket sembako dari para muzakki. Program penyaluran bantuan paket sembako tersebut, menurut Nur Sodik, sudah dilaksanakan sejak awal terjadinya pandemi Covid-19, dengan jumlah paket yang disalurkan terus meningkat setiap bulannya.
“Pada awal terjadinya pandemi Covid-19, kami menyalurkan sebanyak 80 paket sembako setiap bulan kepada warga masyarakat yang terdampak di wilayah Kecamatan Banyumanik. Namun setelah adanya PPKM, kami menambah penyaluran sembako menjadi 170 paket setiap bulan. Hal ini kami lakukan karena memang hasil pengimpunan dari donatur yang semakin meningkat dan seiring dengan semakin banyaknya warga yang terdampak,” imbuhnya.
(IT/Yusuf)

