Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda
PERKUAT JANGKAUAN LAYANAN DI KABUPATEN MAGELANG, LAZISMU RESMIKAN KANTOR LAYANAN

PERKUAT JANGKAUAN LAYANAN DI KABUPATEN MAGELANG, LAZISMU RESMIKAN KANTOR LAYANAN

KABUPATEN MAGELANG -- Untuk memperluas jangkauan layanan, terutama dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Magelang, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Magelang meresmikan Kantor Layanan (KL) Lazismu di Donorejo pada Sabtu (29/01). KL ini merupakan KL pertama yang ada di tingkat ranting di Kabupaten Magelang. Agenda peresmian dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita serta pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Donorejo.

Peresmian KL Lazismu Donorejo dihadiri oleh H. Imron Rosidi (Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Magelang), H. Yusuf (Ketua Pimpinan Muhammadiyah Secang), Ivanna Ulul Azmi (Kepala KL Lazismu Secang), Isrofi (Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Secang), Miftahuridwan (Kepala Desa Donorejo), serta Lovita Ivan Hidayatullah (Kepala KL Lazismu Donorejo). Selain itu juga dilaksanakan agenda Raker KL Lazismu Secang yang membahas tentang Indikator Kinerja Aksi Layanan (IKAL) Lazismu di Kecamatan Secang pada tahun 2022. Pada rangkaian kegiatan peresmian juga dilakukan penyerahan Santunan Dhuafa kepada 13 warga lansia serta Beasiswa Mentari untuk 16 anak yatim yang ada di Desa Donorejo.

Kepala KL Lazismu Donorejo, Lovita Ivan Hidayatullah menceritakan, KL Lazismu Donorejo diawali dengan bahasa memberi manfaat dari level terkecil yaitu desa. Hadirnya KL Lazismu Donorejo bermula dengan nama "Lembaga ZIS Fastabiq" pada tahun 2018, di bawah naungan Angkatan Muda Muhammadiyah Donorejo. Seiring berkembangnya waktu, pada tahun 2019 sebagai fungsi syiar dan dakwah, nama KL Lazismu Donorejo lahir.

"Dalam pelaksanaannya, Lazismu Donorejo bermula dari semangat membantu masyarakat Donorejo, khususnya simbah sepuh, dhuafa, anak yatim, serta perkembangan pendidikan yang semakin kompleks dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Sebagai contoh, saat ini kami diberi amanah oleh PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah) Donorejo untuk mendirikan Ponpes Al Hilal serta memperhatikan kesejahteraan guru," ujarnya.

Lovita pun berharap agar keberadaan KL Lazismu Donorejo ini bisa meningkatkan amanah umat untuk terus memberi serta menebar manfaat dan menjadi jawaban atas problematika yang telah disebutkan. Akselarasi melalui program kerja serta sinergi lintas struktur juga diharapkan bisa menjadi langkah positif bagi KL Lazismu Donorejo untuk mengudara. "Mohon arahan, petunjuk, serta bimbingannya selalu, dan selamat melaksanakan Rapat Kerja bagi KL Lazismu Secang, semoga IKAL tahun ini, kita akan tercapai," tutupnya.

Ketua PCM Secang, H. Yusuf juga menyampaikan harapannya agar keberadaan KL Lazismu Donorejo ini bisa membangkitkan masyarakat khususnya Donorejo untuk menyalurkan dan menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu. "Ingat bahwa zakat dan Lazismu itu lebih dahulu ada bahasa zakat. Sehingga tugas kita adalah menyadarkan orang-orang untuk budaya zakat, infak, dan sedekah. Kita dorong anak-anak muda kita ini untuk terus bermanfaat tanpa harus kita intervensi. Hanya saja anak muda itu butuh kontrol, butuh motivasi, dan itu adalah tugas kita sebagai orang tua," harapnya.

Di akhir rangkaian sambutan, H. Imron Rosidi selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Magelang menegaskan, ada dua hal yang menjadi semangat Lazismu, yaitu manajemen teruji dan akhlak terpuji. "Dengan dua hal itu, semoga Lazismu bisa membuktikan untuk menjadi lembaga amil terpercaya, akuntabel, dan transparan," tegasnya.

Selain dua hal tersebut, menurut Imron, ada kepercayaan masyarakat, manajemen profesional, serta amanah. Ia pun menambahkan, tugas amil merupakan tugas yang mulia dan langsung dari Allah, salah satu pegawai yang disebutkan juga dalam Al-Qur'an. "Khudz min amwa lihim, kita mengambil, bukan menunggu. Kalau ada orang kaya, kita datangi, kita ingatkan, dan kita bantu untuk mentasyarufkan kepada orang yang berhak menerimanya," terangnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Dika]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
KEJAR TARGET PENGHIMPUNAN DAN TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI SEMARANG, LAZISMU GELAR RAKORDA

KEJAR TARGET PENGHIMPUNAN DAN TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI SEMARANG, LAZISMU GELAR RAKORDA

KOTA SEMARANG -- Upaya untuk mencapai target penghimpunan donasi tahun 2022 terus dilakukan oleh Lazismu Kota Semarang. Kali ini, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pun digelar di Hotel Candi Indah Convention Semarang pada Sabtu (29/01). Rakorda ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan zakat kepada masyarakat. Selain itu, penyamaan persepsi tata kelola Lazismu juga dilakukan, yaitu dengan penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengelola Lazismu Daerah Kota Semarang, baik jajaran Badan Pengurus, Badan Pengawas dan Eksekutif Lazismu Kota Semarang, serta Kantor Layanan (KL) Lazismu Daerah se-Kota Semarang. Turut berhadir pula H. Fachrur Rozi selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang.

Kegiatan yang berlangsung secara khidmat dan lancar ini dibuka oleh Ketua PDM Kota Semarang, H. Fachrur Rozi. Dalam sambutannya, ia meminta agar dalam penyusunan SOP memperhatikan fleksibilitas sepanjang tidak menyimpang dari prinsip-prinsip yang harus diikuti. "Kalau Standar Operasional Prosedur (SOP) sudah dibukukan lalu dibakukan, ada keseragaman gerak dan langkah dalam pengelolaan Lazismu," pintanya.

Menurut H. Fachrur Rozi, peningkatan target penghimpunan donasi dapat dicapai dengan melakukan koordinasi, kolaborasi, serta sinergi antara Lazismu Daerah Kota Semarang dengan KL Lazismu di bawahnya. Ia juga menekankan, pengelolaan keuangan dengan mengikuti petunjuk dari Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Lazismu Wilayah Jawa Tengah, dan pemerintah juga harus dilakukan.

"Target penghimpunan donasi tahun 2022 Lazismu Kota Semarang ditingkatkan minimal menjadi 10 miliar rupiah dari target yang sudah disusun sebesar 6,5 miliar rupiah. Hal ini sangat mungkin dicapai jika koordinasi antara Lazismu Kota Semarang dengan Kantor Layanan dilakukan kolaborasi dan sinergi dengan baik, termasuk di dalamnya tentang pengelolaan keuangan dengan sistem yang mengikuti petunjuk dari Lazismu Pimpinan Pusat, Lazismu Wilayah dan pemerintah," tegasnya.

Ia juga menambahkan, penggunaan satu atau dua rekening dalam pengelolaan Lazismu Daerah Kota Semarang mungkin akan diterapkan pada waktu yang akan datang, guna meningkatkan produktivitas, baik dalam penghimpunan maupun pelaksanaan program. "Sangat mungkin ke depan hanya ada satu atau dua rekening untuk seluruh Lazismu Kota Semarang dan semuanya dilakukan di Lazismu Kota Semarang, sehingga nanti Kantor Layanan akan menjadi semakin produktif dan masif dalam penghimpunan dan pelaksanaan program karena tidak direpotkan dengan pengelolaan keuangan," imbuhnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
PERINGATI MILAD KE-2, KL LAZISMU AL FURQAN RESMIKAN ARMADA BARU

PERINGATI MILAD KE-2, KL LAZISMU AL FURQAN RESMIKAN ARMADA BARU

KOTA BANJARMASIN -- Dalam rangka Milad ke-2, Kantor Layanan (KL) Lazismu Al Furqan menggelar resepsi pada Jum'at (28/01) di halaman Masjid Al Furqan, Kota Banjarmasin. Perayaan resepsi yang dilaksanakan secara sederhana tersebut turut dihadiri banyak pihak, mulai dari jamaah masjid, donatur, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) setempat, hingga para jajaran pengurus Lazismu, baik di tingkat Kota Banjarmasin maupun Wilayah Kalimantan Selatan.

Yazidi Indar, Kepala KL Lazismu Al Furqan dalam sambutannya menyampaikan sejarah awal pendirian Kantor Layanan Lazismu Al Furqan. "Bisa dikatakan pendirian Lazismu Al Furqan ini penuh perjuangan, diinisiasi pada akhir tahun 2019 dan akhirnya diresmikan oleh Lazismu Kota Banjarmasin pada awal tahun 2020. Di awal kami belum terlalu banyak menjalankan program namun seiring berjalannya waktu mulai menjalankan berbagai penghimpunan dan penyaluran dana. Tidak jarang kami juga turut dalam menyalurkan bantuan, apalagi kita tahu April 2020 pandemi Covid-19 sudah masuk kala itu," tuturnya.

Yazidi kemudian menjelaskan, pihaknya akan mencanangkan beberapa program kerja, di antaranya mengadakan kerjasama dengan beberapa sekolah-sekolah, mulai dari PAUD, TK, hingga SD untuk belajar menabung bersama. Nantinya KL Lazismu Al Furqan akan membagikan kaleng tabungan yang akan ditinjau sekali dalam sepekan. Ini untuk menghimpun dana yang hasilnya akan dibagi dengan perbandingan 70 persen untuk pihak sekolah, sedangkan 30 persen sisanya akan disumbangkan untuk KL Lazismu Al Furqan.

"Ke depan kami berencana untuk bekerjasama ke beberapa sekolah, baik itu tingkat TK, PAUD dan SD untuk menggalakkan Filantropis Cilik dengan menitipkan tabungan berbentuk kaleng yang nanti dikumpulkan setiap 7 sampai 10 hari. Hal tersebut guna membiasakan memberi atau berinfak sejak dini," jelas Yazidi.

Terakhir, Yazidi melalui Resepsi Milad ke-2 KL Lazismu Al Furqan kali ini juga berterima kasih pada seluruh donatur yang telah mendukung berbagai program Lazismu. "Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang selalu mendukung berbagai program yang kami jalankan," tutupnya.

Dalam Resepsi Milad ke-2 KL Lazismu Al Furqan yang mengangkat tema "Zakat Itu Hebat Bangkitkan Umat" tersebut juga dilakukan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah melalui beberapa program, seperti penyerahan 40 paket sembako, Beasiswa Mentari dan Sang Surya masing-masing kepada satu orang penerima manfaat, serta penyerahan bantuan untuk UMKM berupa gerobak kepada tiga orang penerima manfaat.

Masriah, penjual kue yang merupakan penerima manfaat bantuan untuk UMKM menyampaikan rasa syukur atas bantuan gerobak yang telah diterimanya. Bantuan UMKM ini diberikan untuk menunjang pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarmasin dalam meningkatkan pendapatannya. "Sudah 25 tahun saya berjualan, bersyukur sekali sekarang bisa berjualan kue dengan gerobak yang diberikan Lazismu Al Furqan," ucapnya.

Pada akhir acara, selain penyampaian sambutan dan penyerahan bantuan, KL Lazismu Al Furqan juga meresmikan armada baru berupa mobil operasional KL Lazismu Al Furqan yang akan dimanfaatkan untuk menunjang dalam kegiatan Lazismu ke depan. Mobil ini rencananya akan dipergunakan sebagai sarana dakwah, penyaluran donasi, mengantar warga berobat, transportasi santri tahfidz dan panti asuhan, serta keperluan aksi sosial dan kemanusiaan lainnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
TINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PEKALONGAN, LAZISMU INISIASI PELATIHAN DASAR BUDIDAYA KLANCENG

TINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PEKALONGAN, LAZISMU INISIASI PELATIHAN DASAR BUDIDAYA KLANCENG

KABUPATEN PEKALONGAN -- Lazismu Kabupaten Pekalongan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitut Tanwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan, dan Himpunan Budidaya Ternak Klanceng Indonesia (HIBTAKI) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Budidaya Klancen. Pelatihan yang berada di bawah program Peternakan Masyarakat Mandiri Lazismu ini berlangsung pada Ahad (06/02) di aula KSPPS BTM Pekalongan, Jalan Pahlawan No. 10 Gejlik, Kajen. 40 orang peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pekalongan hadir dalam pelatihan tersebut.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Riyanto, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Pekalongan atas kerjasamanya dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan budidaya klanceng tersebut. Riyanto pun berharap sinergi antara Lazismu dan BAZNAS selaku lembaga filantropi bisa terus dilakukan dalam melakukan pemberdayaan umat.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pekalongan, Ir. Ahmad Musa, MM., mengajak masyarakat serta Lazismu untuk dapat memanfaatkan program-program BAZNAS. "Dana BAZNAS 60% banyak diarahkan untuk pemberdayaan usaha produktif umat. Oleh karena itu silakan dimanfaatkan. Bapak-bapak yang ingin berwirausaha seperti berjualan ayam chicken khas Pekalongan dan sebagainya bisa memanfaatkan program BAZNAS," tutur Musa.

Musa kemudian menjelaskan bahwa terdapat lima program BAZNAS yang ditawarkan, yaitu Kajen Taqwa, Kajen Pintar, Kajen Sehat, Kajen Makmur, dan Kajen Peduli. Program Kajen Taqwa adalah bantuan kepada masyarakat yang menyelenggarakan pengajian ketaqwaan; program Kajen Pintar adalah bantuan beasiswa untuk tingkat SMP hingga kuliah; Kajen Sehat adalah bantuan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan; Kajen Makmur adalah bantuan untuk pemberdayaan usaha produktif umat, dan Kajen Peduli adalah program kepedulian bencana alam.

Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Mulyono, dalam sambutan saat membuka acara menyampaikan harapannya agar para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan. Mulyono berharap, warga Muhammadiyah, takmir masjid, dan sebagainya dapat memanfaatkan budidaya klanceng tersebut dengan optimal karena tidak membutuhkan banyak tempat. Mulyono mengaku sudah dua tahun lalu merencanakan kegiatan budidaya klanceng tersebut. Namun karena pandemi Covid-19 muncul, keinginan tersebut tertunda. "Wilayah Pekalongan selatan cukup potensial untuk mengembangkan budidaya klanceng karena vegetasi di wilayah Pekalongan bagian selatan masih bagus," jelasnya.

Founder HIBTAKI, Khafid Siratuddin, dalam paparannya menyampaikan, budidaya klanceng sangat mudah dilakukan karena bisa diterapkan di pekarangan rumah. Khafid menceritakan bahwa ia sudah dua tahun lebih menekuni budidaya klanceng di pekarangan rumahnya dan memproduksi madunya dengan label KlancengMu. Sementara itu, tim ahli HIBTAKI, Aqib Ossa, S. Farm, Apt., dalam paparannya menyampaikan manfaat dan khasiat madu, serta perbedaan madu asli, sirupan, oplosan, atau sintesis.

Pada pelatihan tersebut, semua peserta dibagikan masing-masing satu sendok madu klanceng untuk ikut merasakan, mencium aroma, dan meminumnya. Para peserta juga diberikan pengetahuan tentang tanaman-tanaman yang dapat mendukung budidaya klanceng. Selain pengetahuan, pada sesi terakhir para peserta diberi kesempatan praktik memindahkan koloni klanceng. Setelah selesai praktik, peserta mendapatkan masing-masing empat koloni klanceng untuk dibudidayakan di tempat masing-masing. Pelatihan Dasar Budidaya Klanceng ini digelar dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat bagi para takmir masjid, pondok pesantren, panti asuhan, dan masyarakat umum di Kabupaten Pekalongan.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Fakhrudin]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
KEJAR PENCAPAIAN SDG'S DI JAWA BARAT, LAZISMU GELAR RAKERWIL

KEJAR PENCAPAIAN SDG'S DI JAWA BARAT, LAZISMU GELAR RAKERWIL

KABUPATEN BANDUNG -- Dengan mengangkat tema "Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDG’s di Jawa Barat", Lazismu Wilayah Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Antik Soreang, Kabupaten Bandung. Rakerwil yang berlangsung pada Jum'at-Sabtu (28-29/01) ini diikuti oleh puluhan peserta dari Lazismu Daerah dan Kantor Layanan se-Jawa Barat yang terdiri dari Badan Pengawas, Dewan Syariah, Badan Pengurus, dan Eksekutif.

Selain para peserta, Rakerwil Lazismu Wilayah Jawa Barat juga dihadiri oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. Nuryadi  Wijiharjono, SE., MM., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Ir. Suhada, dan Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Barat Zaini Abdul Malik, MA. Rakerwil ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu yang diselenggarakan akhir tahun lalu.

Sekretaris Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Dr. Nuryadi  Wijiharjono, SE., MM. mengatakan bahwa inovasi sosial merupakan kolaborasi dengan banyak aktor (amil) untuk mendorong inovasi kewirausahaan sosial di berbagai daerah guna melakukan perubahan kolektif berbasis komunitas. "Harus ada kolaborasi antara amil yang mengelola penghimpunan, pendayagunaan, dan pendistribusian," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWM Jawa Barat, Ir. Suhada menyebutkan bahwa Rakerwil merupakan koordinasi dengan daerah-daerah agar berjalan lebih baik terutama untuk pencapaian SDG's yang menjadi acuan dunia untuk mengukur kesejahteraan rakyat. "3 komponen SDG’s yang pernah dijalankan K.H. Ahmad Dahlan, yaitu dalam bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi," terangnya.

Suhada yang juga membuka secara resmi pelaksanaan Rakerwil tersebut menambahkan bahwa program ekonomi ini harus ditingkatkan lagi apalagi potensi besar Indonesia yang memilik sumber daya alam yang besar. Selain itu ia juga berharap agar Rakerwil ini menjadi ajang koordinasi Lazismu se-Jawa Barat dalam mencapai SDG's demi terukurnya kesejahteraan rakyat.

Pada hari pertama Rakerwil diisi dengan kegiatan Sosialisasi Hasil Rakernas & Arahan Lazismu Pusat oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Forum Badan Pengawas, Forum Dewan Pengawas Syariah, serta Laporan Lazismu Daerah dan Kantor Layanan se-Jawa Barat. Sementara itu pada hari kedua diisi dengan materi Arah dan Kebijakan Lazismu Jawa Barat, Pembahasan dan Penjabaran KPI, Rencana Tindak Lanjut (Kesepakatan Program dan Penghimpunan), serta ditutup oleh Award Lazismu Jawa Barat.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Ari]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
RAKERWIL LAZISMU DI YOGYAKARTA HASILKAN RENCANA TARGET CAPAIAN 2022

RAKERWIL LAZISMU DI YOGYAKARTA HASILKAN RENCANA TARGET CAPAIAN 2022

KOTA YOGYAKARTA -- Gelaran Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Wilayah DI Yogyakarta yang berlangsung di Tjokro Style Hotel menghasilkan rencana target capaian perolehan selama tahun 2022 sebanyak 45 miliar rupiah yang dihimpun dari lima kabupaten/kota di wilayah DI Yogyakarta. Hal ini disampaikan pada penutupan acara yang berlangsung pada Ahad (23/01).

Dengan adanya peningkatan total sebanyak 17 persen dari tahun 2021, setiap kabupaten/kota memiliki persentase kenaikan berkisar antara 10 sampai 25 persen. Dari hasil kenaikan tersebut, Kabupaten Sleman menjadi target pencapaian tertinggi yaitu sebanyak 11 miliar rupiah, kemudian disusul oleh Kabupaten Bantul sebanyak 10,8 miliar rupiah, kantor Lazismu Wilayah DI Yogyakarta sebanyak 9,3 miliar rupiah, Kota Yogyakarta 5,7 miliar rupiah, Kabupaten Kulon Progo sebanyak 4,4 miliar rupiah, dan Kabupaten Gunungkidul sebanyak 4,3 miliar rupiah.

Ketua Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Cahyono menyampaikan, penghimpunan ini akan dilakukan melalui Kantor Layanan Lazismu yang berada pada berbagai tingkatan di wilayahnya. "Penghimpunan kolaborasi setiap daerah ini akan diterjemahkan ke Kantor Layanan Lazismu tingkat ranting, cabang, dan daerah maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah SK pimpinan persyarikatan setempat," ujarnya.

Cahyono kemudian menambahkan, amil Lazismu mempunyai peran sangat strategis dan penting memiliki ciri khas sebagai warga Muhammadiyah yang sedikit bicara banyak bekerja, serta menjaga ciri khas itu dengan tidak mengenal lelah dan ikhlas mengabdi. "Menargetkan diri dan menargetkan untuk umat," imbuhnya.

Selain menghasilkan target pencapaian penghimpunan, dalam sidang pleno Rakerwil Lazismu Wilayah DI Yogyakarta ini diputuskan beberapa kesepakatan, seperti memaksimalkan pendirian dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Amil di Kantor Layanan Lazismu tingkat cabang, AUM, dan Non AUM sebagai pengembangan capaian penghimpunan dan penyaluran secara merata. Capaian penyaluran pun dilakukan melalui program inovasi seperti tema yang diangkat, yaitu "Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDGs".

Gerakan inovasi pengentasan kemiskinan dilakukan oleh Lazismu melalui kesepakatan setiap Kantor Layanan Lazismu tingkat cabang dan daerah sesuai kemampuannya dengan menjalankan enam Pilar Lazismu, seperti pilar pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial dakwah, kemanusiaan dan lingkungan. Setiap pilar terdapat program-program kreatif penyaluran dengan membawa ciri khas setiap daerah, sehingga dalam penyaluran dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat lebih luas. Terdapat dua jenis program yang dijalankan, yaitu program konsumtif dan program produktif.

Cahyono dalam sambutannya juga menyampaikan isu-isu masalah yang harus diselesaikan secara bersama-sama. "Isu kemiskinan di DIY mencapai 12 persen, melebihi tingkat kemiskinan secara nasional yaitu 10 persen, dan juga isu lingkungan seperti penutupan TPST Piyungan yang tidak menerima sampah lagi karena sudah melebihi kapasitas," ujarnya.

Cahyono menegaskan, perlu adanya inovasi gerakan sosial untuk menyelesaikan masalah isu tersebut. Contoh yang diberikan adalah dengan mengelola sampah organik menjadi pupuk dan non organik menjadi pengolahan bahan baku bangunan atau peralatan rumah tangga dengan pengadaan alat pemilah dan mengolah sampah plastik.

Apresiasi datang untuk Lazismu dari Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta, Dede Haris Sumarno tentang inovasi gerakan yang dilakukan. Menurutnya, pencapaian dalam satu tahun ke depan harus ada perencanaan dan evaluasi sehingga inidikator pencapaian bisa terlaksana dan juga harus menyesuaikan perubahan zaman begitu cepat. "Perubahan sudah sangat cepat, menuntut Lazismu harus lebih cepat dengan digitalisasi terus digalakkan dengan inovasi bergerak dan terus bergerak sehingga penghimpunan dan penyaluran ke penerima manfaat semakin maksimal," katanya.

Dalam acara penutupan Rakerwil Lazismu Wilayah DI Yogyakarta juga diberikan penghargaan Lazismu Award kepada Kantor Layanan dan Kantor Daerah Lazismu atas prestasi dalam kinerja selama tahun 2021 melalui program-program penghimpunan dan penyaluran secara kreatif. Predikat Kantor Lazismu Daerah Terbaik pun jatuh ke tangan Lazismu Kabupaten Sleman.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sleman, Arief Eko Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada Kantor Layanan Lazismu yang ada di daerahnya atas keberhasilan meraih penghargaan ini. "Terima kasih kepada Kantor Layanan Lazismu yang berada di wilayah Sleman yang telah merumuskan dan menghimpun atas capaian yang didapat. Semoga hasil usaha yang didapat ini bisa lebih semangat dan mustahik atau penerima bisa menerima manfaat sesuai hak-haknya," ucapnya.

Terdapat 140 Kantor Layanan Lazismu di DI Yogyakarta yang aktif melakukan aktivitas penghimpunan dan penyaluran. Sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam mengelola dana umat secara keseluruhan, maka wajib melaporkan penggunaan dana secara transparan dan akuntabel melalui pelaksanaan audit eksternal setiap tahunnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross