

DENPASAR -- Beberapa Lazismu wilayah setelah melakukan proses audit hampir selalu mendapat wawasan terkait tata kelola keuangan dan kepatuhan. Kini giliran Lazismu Wilayah Bali, pada Senin, (27/7/2026), menggelar proses audit keuangan.
Proses audit berkelanjutan ini menjadi langkah strategis Lazismu dalam menjaga komitmennya pada nilai transparansi, profesionalisme, serta akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya di Pulau Dewata.
Pelaksanaan audit keuangan kali ini diikuti oleh tiga entitas kantor Lazismu di antaranya Lazismu Wilayah Bali, Lazismu Daerah Buleleng, dan Lazismu Daerah Denpasar, dengan melibatkan auditor independen dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid & Rekan.
Ketua Lazismu Wilayah Bali, Riza Putra, mengatakan bahwa audit eksternal secara berkala merupakan standar mutlak bagi lembaga pengelola dana publik untuk terus merawat kepercayaan masyarakat dan para muzaki.
"Syukur alhamdulillah, proses audit keuangan bersama KAP Abdul Hamid & Rekan hari ini berjalan dengan lancar secara daring. Pelaksanaan audit ini tidak melulu kewajiban administratif, tetapi wujud tanggung jawab moral dan bentuk komitmen Lazismu Wilayah Bali untuk terus menjaga Amanah”, tandasnya.
Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikelola oleh Lazismu dan dipercayakan kepada kami dapat dipertanggungjawabkan secara transparans. Tantangan dan peluang pengelolaan zakat di Bali menjadi realitas yang harus dicari solusinya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Audit dan Kepatuhan Lazismu Wilayah Bali, Edo Donnes, menjelaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh ini bertujuan untuk memastikan tata kelola keuangan di seluruh tingkatan telah memenuhi standar akuntansi keuangan dan kepatuhan yang berlaku.
"Melalui audit independen bersama KAP Abdul Hamid & Rekan, kami melakukan evaluasi terhadap kepatuhan prosedur serta kelayakan laporan keuangan, baik di tingkat wilayah maupun daerah seperti Buleleng dan Denpasar”, ujarnya.
Harapannya, hasil audit ini semakin memperkuat sistem pengendalian internal Lazismu agar semakin akuntabel. Dengan selesainya rangkaian proses audit, Lazismu di Wilayah Bali, Daerah Buleleng dan Denpasar optimis dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan zakat serta memperluas jangkauan penerima manfaat program pendayagunaan bagi masyarakat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Bali]

