Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah 70 Jiwa, OMOR Optimalkan Layanan Kesehatan   

Ditulis oleh
Author
Ditulis pada
19 Agustus 2026
Kategori :
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah 70 Jiwa, OMOR Optimalkan Layanan Kesehatan

NUSA TENGGARA TIMUR -- Memasuki hari kelima pascagempa tektonik berkekuatan 7.7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur, berdasarkan pendataan Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 70 orang.  

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan (18/8/2026), dalam konferensi pers, menuturkan bahwa korban meninggal dunia terbanyak di kabupaten Manggarai, sebanyak 27 jiwa.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, korban luka luka sebanyak 1.182 orang. Korban terbanyak ada di kabupaten Manggarai Timur, dengan rincian 442 luka berat dan 513 luka ringan. “Dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi berada di kabupaten Manggarai dan kabupetan Manggarai Timur,” ungkapnya.  

Dalam merespons situasi tanggap darurat tersebut, Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, masih melakukan penyisiran terhadap warga yang terdampak. Basarnas sampai dengan hari keempat mendukung layanan kesehatan bersama Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan serta mengevakuasi warga di lapangan.

Muhammadiyah Tambah Armada dan Personil

Di hari kelima, dalam laporan situasi terkini (19/8/2026), relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), masih terus melakukan koordinasi untuk memberikan layanan kepada warga terdampak. Indrayanto Wakil ketua LRB PP Muhammadiyah melalui MDMC mengatakan bahwa Muhammadiyah telah mengaktifkan Pos Koordinasi sebanyak 7 Pos Koordinasi Daerah dan mengaktifkan 10 Pos Layanan.

“Koordinasi dilakukan dengan pihak Muhammadiyah setempat dan tim pendukung serta berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah setempat”, ujarnya. Indrayanto menambahkan, pelayanan kesehatan telah dilakukan oleh Klinik Utama Muhammadiyah Ende, Klinik Muhammadiyah Maumere, dan PKU Muhammadiyah Bima.

Adapun penerima manfaat dari layanan darurat yang diberikan total penerima manfaatnya sebanyak 220 jiwa. Relawan One Muhammadiyah One Response (OMOR) juga telah mendistribusikan makanan siap saji dan bantuan logistik di Manggarai Timur, Nagekeo, dan Ende. Sebagai informasi tambahan, dengan dukungan Lazismu, kata Indra, Muhammadiyah telah memberangkatkan armada tambahan dan personil tambahan dari Jawa Timur.

Lazismu dalam mendukung respons bencana ini melalui program Indonesia Siaga, terus melakukan penggalangan dana dari masyarakat agar kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga terdampak seperti perlengkapan bayi (baby kit), alas tidur dan selimut, perlengkapan kebersihan (hygiene kit), sembako, tim relawan, air bersih, hunian, dan tim medis dapat segera disalurkan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]   

Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross