

JAKARTA -- Mendorong perluasan akses bantuan kemanusiaan tidak hanya melalui Pos Koordinasi pada penyalurannya. Dalam menggalang dana kemanusiaan Lazismu memberikan kemudahan akses berdonasi melalui saluran aplikasi donasi digital MASA (Aplikasi Muhammadiyah 'Aisyiyah Super App).
Aplikasi gaya hidup muslim digital resmi milik Muhammadiyah dan populer disebut MASA itu, kini membuka saluran berdonasi untuk warga terdampak pascagempa di Nusa Tenggara Timur. Bagi anggota Muhammadiyah yang telah mengunduhnya berdonasi semakin mudah.
Muhammadiyah melalui gerakan One Muhammadiyah One Response (OMOR), sebelumnya telah menerbitkan surat edaran tentang tentang imbauan Penghimpunan Infak Salat Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Gempa Bumi di Flores, NTT. Surat edaran tersebut merupakan bagian dari penggalangan dana kemanusiaan yang selanjutnya dipermudah aksesnya untuk berkontribusi melalui kanal donasi digital MASA.
Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, seperti dilansir dalam laman resmi Muhammadiyah, mengatakan kehadiran kanal donasi digital ini adalah tanggung jawab kemanusiaan Lazismu dan menjamin kemudahan masyarakat dalam berpartisipasi memberikan bantuan untuk menjangkau korban bencana.
“Kami memastikan dana yang terhimpun dikelola secara professional dan transparans yang penyalurannya tepat sasaran melalui jaringan kemanusiaan Muhammadiyah. “Setiap donasi yang masuk itu amanah dan diperuntukan kepada mereka yang membutuhkan”, ujarnya.
Terkait kemudahan dalam berdonasi tersebut, Direktur Utama LabMu, Asad Fatchul’ilmi, mengungkapkan bahwa kecanggihan teknologi adalah sarana memudahkan masyarakat dalam melakukan aksi kebaikan, terutama dalam situasi darurat.
“Situasi pascabencana misalnya, informasi yang tersebar tentang kondisi itu menggerakan orang untuk berempati dan lebih mudah membantu, bukan menambah hambatan,” pungkasnya.
Sebagai upaya mendukung gerakan kemanusiaan yang dilakukan Lazismu melalui program Indonesia Siaga, LabMu juga melakukan pemantauan sistem untuk menjaga kelancaran dan stabilitas layanan selama masa tanggap darurat. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan transaksi dan segala kemungkinannya dalam proses berdonasi agar berlangsung aman dan nyaman.
Dalam akuntabilitasnya, Lazismu akan terus menyampaikan informasi perkembangannya kepada publik, terkait jumlah penghimpunan yang masuk, termasuk penyaluran dananya secara berkala. Langkah ini sejalan dengan ketentuan dalam edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mengamanatkan setiap tingkatan pimpinan untuk melaporkan hasil penggalangan dana kepada pimpinan di atasnya.
Melalui kolaborasi ini, dukungan teknologi, lembaga filantropi, dan jaringan kemanusiaan Muhammadiyah dan akses masyarakat untuk bergotong-royong membantu korban gempa Flores diharapkan jangkauannya semakin luas.
Aplikasi MASA dengan fitur donasi yang ada memberikan solusi kepada masyarakat yang akan berdonasi. Secara digital, aplikasi ini dapat digunakan di mana pun dan kapan pun tanpa harus datang langsung ke masjid terdekat di sekitar rumah.
Secara teknis, dengan mulai berdonasi lewat fitur donasi di aplikasi MASA, yang pertama memilih program kemanusiaan untuk korban gempa NTT, berapa nilai donasi, selanjutnya menyelesaikan pembayaran melalui metode digital yang tersedia melalui gawai.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Muhammadiyah]

