Darurat Asap Muhammadiyah Desak Penanganan Karhutla, Lazismu Dirikan Rumah Oksigen

Ditulis oleh
Author
Ditulis pada
3 September 2026
Kategori :

PONTIANAK -- Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat dampak dan bahayanya setali tiga uang dengan provinsi lainnya di kepulauan Kalimantan. Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Minggu, 30 Agustus 2026, kondisi titik api terpantau sebanyak 946 titik secara nasional.

Pada skala provinsi, menurut Kemenhut dalam Siaran Persnya (31/8/2026), penanganan karhutla terbanyak dilakukan di Kalimantan Tengah sebanyak 21 lokasi, disusul Kalimantan Barat 16 lokasi, Sumatera Selatan 13 lokasi, Kalimantan Selatan 11 lokasi, Jambi 9 lokasi, Riau 8 lokasi, dan Kalimantan Timur 7 lokasi.

Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat menyampaikan pernyataan sikap dan sejumlah desakan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Desakan tersebut, dilansir dari Pontianak Info (31/8/2026) bahwa menyusul meningkatnya jumlah titik panas di provinsi itu.

Bersandar pada data yang mereka rujuk dari BMKG Kalbar dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat, terdeteksi ribuan titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah. Sementara itu, MLH menilai lonjakan titik api pada 29 Agustus 2026 tercatat 6.050 titik yang menunjukkan peningkatannya harus secepatnya diantisipasi.

Melalui desakan itu, MLH mengatakan wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi mencakup Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Melawi. Diketahui bahwa wilayah tersebut memiliki kawasan ekosistem gambut yang dinilai rentan terhadap kebakaran bawah permukaan.

Kondisi itu menjadi perhatian serius, karena kebakaran pada ekosistem gambut tidak hanya terjadi di permukaan. Panas bara api di bawah permukaan tanah dapat tetap menyala sehingga sulit untuk dipadamkan jika tidak segera ditangani dengan tepat.

Rumah Oksigen Darurat Asap

Sebagai upaya respons bencana kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Lazismu mendirikan rumah oksigen yang menjadi ruang aman bagi masyarakat terdampak. Tujuannya untuk mendapatkan udara yang bersih serta oksigen dalam layanan pendukung kesehatan selama kabut asap kian membahayakan.

Muhammadiyah Kalimantan Barat melalui dukungan Lazismu dalam program Indonesia Siaga, terus menggalang donasi kemanusiaan dan menyediakan titik – titik rumah oksigen untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Lazismu Kalimantan Barat merinci titik-titik rumah oksigen tersebut sebagai berikut:     

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross