Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Gramedia Gandeng Lazismu Salurkan Bantuan School Kit

BANDA ACEH -- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banda Aceh bersama Gramedia berbagi kepedulian untuk dunia pendidikan melalui Lazismu.  Bantuan paket school kit kepada 75 anak di SD Muhammadiyah 1 Banda Aceh diserahkan pada 26 Oktober 2026.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banda Aceh, Irfannusir, mengatakan bahwa kegiatan berbagi perlengkapan sekolah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak.

Menurut Irfannusir, pendidikan merupakan program penting bagi masa depan generasi bangsa. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan lembaga sosial, sangat dibutuhkan membantu peserta didik memperoleh dukungan dalam proses belajar.

“Melalui kegiatan berbagi school kit ini, kami berharap anak-anak semakin termotivasi untuk belajar, lebih percaya diri, dan terus bersemangat dalam meraih cita-cita mereka. Kepedulian terhadap pendidikan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Gramedia dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan lembaga sosial dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak.

Dalam kegiatan ini, Lazismu berperan penting sebagai penghubung dengan dunia usaha di gerakan kepedulian sosial. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperluas manfaat program sosial, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan dalam pendidikan.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banda Aceh berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, upaya mendukung pendidikan diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berkemajuan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Banda Aceh]

SELENGKAPNYA
28 Oktober 2026

Melapisi Potensi Difabel dengan Pemberdayaan, Telurmoe Menambah Nutrisi Kebahagiaan

YOGYAKARTA -- Suara ayam berkotek terdengar keras begitu petugas masuk kandang membawa tepung ayam petelur.  Nipel minum ayam berwarna kuning yang tergantung di tali tidak ada yang kosong. Semua dikelilingi ayam yang sedang minum air.

Petugas lainnya mendorong troli mengangkut karung pakan, memonitor kondisi kandang memastikan kualitas kebersihan tetap terjaga. “Petugas peternakan ayam petelur ini semuanya dikelola oleh penyandang disabilitas (difabel)”, kata Aditya Reffiyanto, amil Lazismu.

Telur ayam fungsional merupakan program peternakan ayam petelur yang selanjutnya dikenal dengan "Telurmoe". Suatu program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas buah kerjasama Lazismu dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dikelola Jatam Farm Difabel.

Aditya menyebutkan, Lazismu terus memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi bagi mereka yang terpinggirkan dan rentan seperti difabel melalui program peternakan ayam petelur bahagia. Program pemberdayaan ini juga mendapat dukungan dari Permata Bank Syariah serta Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.

Melalui program ini, Lazismu berperan aktif sebagai penopang dana memastikan kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas agar terwujud aktivitas pemberdayaan yang konsisten dan berdampak panjang.

Ketua Jatam Farm Difabel, Eko Suwito, menceritakan bagaimana awal terbentuknya usaha ini. Bermula dari interaksi anggota Bank Difabel dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mereka disarankan untuk berdaya dengan melapisi segenap potensinya lewat kegiatan peternakan ayam petelur karena memberikan nilai manfaat.

"Pimpinan memberikan arahan, dengan ternak ayam petelur akan menghasilkan telur setiap hari. Artinya produksi telur tersebut bisa memberikan nilai ekonomi setiap hari bagi teman-teman penyandang disabilitas sehingga menghasilkan pendapatan”, ujarnya.

Sebelum memulai usaha peternakan ini, anggota penyandang disabilitas terlebih dahulu dibekali pelatihan intensif di Telur Ayam Bahagia (TAB), Kali Jeruk di bawah bimbingan Arya yang bergiat di Jatam Farm sekaligus anggota MPM PP Muhammadiyah. Perannya mencakup manajemen peternakan hingga tata kelola keuangan.

Perkembangan Pesat Membahagiakan

Usaha ini dalam perjalanannya menandai hasil positif. Berawal dari sketsa percontohan sebanyak 300 ekor ayam di Dusun Bejen, Caturharjo, Sleman pada tahun 2021, Jatam Farm dinilai berhasil. Kinerjanya baik atas sinergi yang dibangun antara MPM dan Lazismu.

Dengan keberhasilannya, sambung Eko Suwito, skala kapasitas produksi kemudian ditingkatkan menjadi 1.000 ekor ayam pada tahun 2023. Pertumbuhan inilah yang mendorong UNISA Yogyakarta memberikan dukungan penuh berupa penyediaan lahan hibah.

Lahan kosong di area kampus UNISA, seoptimal mungkin dimanfaatkan tanpa biaya sewa selama 10 tahun. Saat ini, 1.000 ekor ayam dikelola oleh 7 orang anggota penyandang disabilitas mampu memproduksi hingga lebih dari 900 butir telur. Ditaksir setiap harinya   menghasilkan bobot sebesar 51 - 53 kilogram telur.

Di tengah perkembangan pesat yang membahagiakan ini, pekerjaan rumah berikutnya bagaimana mengantongi legalitas usaha dan tata kelola bisnis ke depannya. Lazismu dan MPM menggandeng sejumlah mitra mendampingi Jatam Farm. Targetnya proses pembentukan badan usaha yang legal berbentuk Koperasi.

Menjaga Kualitas Unggul "Telurmoe"

Belakangan, inovasi peternakan ayam petelur begitu melejit. Penerapan model berternak ayam dengan mengumbar (free-range) ternyata mampu meningkatkan kualitas ayam peliharaan. Uniknya, pada implementasi di lapangan tanpa menggunakan kandang baterai. Ayam bergerak bebas bahagia.

Alih-alih mendekam di kandang, ayam dengan model berternak seperti ini malah mandi pasir dan bertengger lincah sehingga terhindar dari stres. Justeru menghasilkan telur yang lebih berkualitas.

Kandungan nutrisinya tidak perlu diragukan. Omega pada Telurmoe dihasilkan dari pakan herbal yang diracik khusus. Jamu berisi campuran pelet, jagung dan rempah-rempah diberikan untuk menjamin kesehatannya. Dari sisi kualitas, Telurmoe tersertifikasi Humane Farm Animal Care (HFAC) yang menjamin standar kesejahteraan hewan.

Dalam prosesnya, Jatam Farm menjalin kemitraan saling menguntungkan dengan TAB yang memasok bahan pakan sekaligus membeli kembali hasil panen telur, di samping melayani jaringan reseller serta konsumen rumah tangga.

Program kolaborasi ini tidak hanya berhasil meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggotanya. Lebih dari itu, memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat sekitar.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
28 Oktober 2026

Bidik Potensi Pasar Kota Tahu, 60 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Digital Marketing Lazismu 

KEDIRI -- Aku Klik Maka Aku Belanja. Ini yang kita temukan di tengah revolusi teknologi digital. Toko online telah menggeser aktivitas jual beli di pasar tradisional. Meski tidak sepenuhnya punah, paling tidak ceruk bisnis di era industri digital masih terbuka lebar bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menghindar dari jagat maya bukan pilihan tepat. Justeru bagi pelaku UMKM ini tantangan yang menguji mental. Butuh kejelian menentukan model bisnis yang akan dirintis agar produk UMKM bisa bersaing dengan gagah dan naik kelas.

Namun untuk bisa sampai ke arah itu, UMKM perlu pendampingan, pembinaan dan pelatihan. Oleh karena itu, Lazismu Kediri bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) menggelar Workshop UMKM Naik Kelas dengan AI, yang bertajuk: Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan, dikutip dari laman resmi PWMU (27/10/2026).

Pelatihan UMKM tersebut diselenggarakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Kediri, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari latar belakang usaha yang berbeda-beda.  

Inisiasi ini disambut hangat para pemangku kepentingan. Dukungan juga datang dari Rumah BUMN Blitar dan Danantara Indonesia. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri, Ikhwan Nurhadi mengatakan agenda penting seperti ini juga perlu didukung oleh partisipasi masyarakat dalam memperkuat program pemberdayaan.

“Penguatan kapasitas pelaku usaha perlu didorong sehingga dalam praktiknya bisa melakukan pengenalan produk ke tengah masyarakat, jangkauan pasar jadi luas dan efektif dalam meningkatkan daya saing produk”, ujarnya.

Menurut Ketua Badan Pengawas Lazismu Kabupaten Kediri, Rudi Nurcahyo, pelatihan kali ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi Masyarakat. Dengan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas, keterampilan pelaku UMKM akan makin bagus untuk memasarkan produk unggulannya.

Berpijak di Tengah Ekonomi Digital

Lazismu dalam menyoroti pemberdayaan masyarakat, tidak lupa membidik pelaku UMKM. Di tengah tantangan ekonomi digital saat ini, kata Fianda Julyantoro bahwa membangun kehadiran produk di internet perlu dengan materi konten yang konsisten.

“Seni menulis dan membujuk audiens dengan pendekatan persuasif (copywriting) ada tekniknya yang harus dipelajari. Selain itu, mendengar ulasan pelanggan juga perlu dicermati agar kepercayaan calon konsumen meningkat”, tandasnya.

Masalahnya, seni menulis persuasif tanpa diimbangi dengan pengetahuan identitas merk (branding) akan sulit berjalan dalam mengembangkan usaha. Rupanya, ada solusi yang ditawarkan Anang Zuanedi saat memaparkan resep pemasaran dan branding. Menurutnya, kualitas produk perlu dilengkapi dengan identitas merek yang kuat.

“Jika identitas yang kuat tertanam di kepala audiens dengan kemasan menarik, maka strategi distribusi bisa diramu dengan tepat termasuk menggunakan pendekatan afiliasi lewat tangan reseller”, jelasnya.

Untuk meredam tantangan ekonomi digital bukan perkara mudah bagi pelaku UMKM. Dipandu Achmad Nur Latif, pelatihan ini memantik tanya jawab peserta dan pemateri. Misalnya, apa fungsi Google Maps dalam merintis suatu usaha.

Layanan google ini tidak hanya sebagai pemetaan web secara online suatu lokasi, tetapi juga berperan dalam menavigasi secara digital titik lokasi tertentu yang jadi target tujuan. Tidak heran jika toko dengan alamatnya dapat ditelusuri google maps oleh pelanggan yang diikuti ulasan interaktif dalam menilai pelayanannya.   

Sejak acara berlangsung dari awal, Monika salah seorang peserta yang bergelut di bidang usaha rumah potong unggas tersipu dengan materi-materi yang dibawakan narasumber. Ia mengapresiasi pendampingan penggunaan media sosial untuk mendukung pemasaran UMKM.

Lewat kegiatan hari ini, Monika berharap di lain waktu pelatihan serupa dapat berlanjut dengan materi yang mampu menjawab kebutuhan lain dalam pengembangan usaha termasuk perpajakan.

Sementara itu, Perwakilan Rumah BUMN Blitar, Sulistiyaningsih, memperkenalkan dukungan pendampingan usaha untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM. Bersama anggota DPRD Kabupaten Kediri, M. Yusuf Aziz, semuanya berharap momen ini bisa memotivasi pelaku UMKM agar percaya diri memperkenalkan dan memasarkan produknya.

Lazismu Kabupaten Kediri berharap pelaku UMKM bisa mempraktikan wawasan yang didapat untuk mengembangkan udan memperluas jangkauan pemasaran usahanya. Pendampingan berkelanjutan perlu direncanakan guna memperkuat kemandirian ekonomi pelaku UMKM.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Kediri/PWMU)

SELENGKAPNYA
27 Oktober 2026

Cita Rasa Kupi, Lazismu Abdya Ajak Masyarakat Berbagi Kepedulian di Blangpidie  

BLANGPIDIE -- Tadisi minum kopi di Aceh dilakukan secara turun-menurun. Di Aceh warung kopi sangat mudah ditemukan. Ajakan minum kopi di warung kopi bagi warga Aceh merupakan cara sederhana mengusir penat.

Ungkapan "Jak jeip kupi" (Ayo minum kopi), kerapkali terdengar di keseharian warga Aceh. Cita rasa kopi begitu akrab sehingga warung kopi menjadi tempat untuk berbagi membicarakan sesuatu dengan ringan.

Di Blangpidie, Teras Kupi WK WK, milik Darul Arkam, menjadi salah satu tempat ngopi yang sudah dikenal. Amil Lazismu Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), pada pertengahan Oktober lalu menyambanginya untuk berbagi cerita tentang filantropi.

Rismanidar, pegiat Lazismu Abdya, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan Darul Arkam untuk menerima Lazismu bertamu. Di momen itu juga, Darul Arkam menunaikan zakatnya kepada Lazismu Abdya untuk selanjutnya disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan.  

Mewakili Lazismu Abdya, Rismanidar menyampaikan terima kasih kepada Darul Arkam atas kepercayaannya. Mudah-mudahan zakat yang ditunaikan lewat Lazismu ini bisa mendorong pengusaha dan masyarakat lain di Abdya, khususnya warga Persyarikatan Muhammadiyah untuk menunaikan zakatnya.

Ia mengatakan, selain melayani penyerahan zakat secara langsung dan layanan jemput donasi, Lazismu Abdya juga telah menempatkan kotak infak dan sedekah di 10 titik yang ada di Kota Blangpidie.

“Kotak infak itu tersebar di warung kopi, swalayan, apotek, hingga klinik kesehatan”, ujarnya. Yang menarik sambung Rismanidar, setiap kotak infak disematkan fitur barcode QRIS dari Bank Aceh Syariah dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Layanan ini memudahkan masyarakat untuk berinfak secara digital melalui aplikasi mobile banking. Lazismu juga mengajak masyarakat sekitar di Blangpidie untuk menyisihkan sebagian hartanya guna membantu saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Abdya]

SELENGKAPNYA
27 Oktober 2026

Bedah Rumah Marbot, Lazismu Tak Diam “Sukun” Sejenak Tapi Membalik Keadaan

KUDUS -- Kepedulian dan empati dari amil Lazismu tak pernah berhenti. Jika berhenti pun, bukan berarti diam, tetapi jeda sejenak untuk bergerak kembali. Ibarat tanda Sukun, bisa berarti berhenti dengan tenang untuk meringankan dan membalik keadaan.  

Diam sejenak itulah yang dilakukan amil Lazismu di Kudus, Jawa Tengah. Dengan tenang mereka meringankan nasib Bapak Suharto untuk membalik keadaannya. Pasalnya, Bapak Suharto adalah seorang marbot Masjid Al-Khairat.

Ia telah lama berkhidmat untuk mengurus dan memantapkan pelayanan masjid terhadap jamaahnya. Pengabdiannya di masjid itu berbuah berkah. Sebuah perusahaan tembakau di Kudus meminang Lazismu berkolaborasi membedah rumah mungil Bapak Suharto yang tak layak huni.

Rumah sederhana itu berukuran sekitar 5 x 6 meter persegi. Kurang lebihnya sepadan dengan rumah tipe tiga puluh. Rumahnya tidak terlalu jauh dari Masjid Al-Khairat, berlokasi di RT 01/RW 07, Desa Jekulo, Kabupaten Kudus, seperti dilansir dari laman resmi Lazismu Kudus.

Pada mulanya, Lazismu Kudus telah melakukan program bedan rumah di lokasi yang berbeda. Menurut Manager Lazismu Kudus, Rafitri Harvian, kegiatan bedah rumah ini merupakan yang ketujuh dari sembilan program yang direncanakan.

Harvian mengungkapkan bahwa pada, Sabtu, (24/10/2026), dilakukan Kick Off bersama antara Lazismu Kudus bersama PT Sukun Wartono sebagai bentuk sinergi kepedulian sosial melalui program Bedah Rumah Sederhana Layak Huni 2026.

Ditandai peletakan batu pertama secara simbolis oleh Wakil Ketua PDM Kudus Rizka Himawan kepada Bapak Suharto program bedah rumah dimulai. Kegiatan berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB di Desa Jekulo, yang dihadiri perangkat desa, Ketua RT, Ketua PCM Jekulo, pengurus KL Lazismu Jekulo, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, Badan Pengurus Lazismu Kudus, serta segenap amil.

Program ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, kata Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, Zulfa Kurniawan.  Melalui kolaborasi lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat, Zulfa mengapresiasi sinergi Lazismu Kudus dan PT Sukun Wartono dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, program bedah rumah ini menjadi aksi nyata perhatian terhadap sosok yang berperan aktif dalam memakmurkan masjid. Ia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Kudus yang telah memberikan kesempatan kepada satu-satunya marbot di Masjid Al Khairat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jekulo untuk menjadi bagian dari program bedah rumah sederhana layak huni.

“Dengan dedikasinya selama ini, Bapak Suharto dapat merasakan bantuan dari Lazismu untuk memperbaiki rumahnya sehingga menjadi layak untuk dihuni,” pungkasnya.

Lazismu Kudus berharap perhatian terhadap kesejahteraan marbot dapat berjalan seiring dengan upaya memakmurkan masjid. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar berupa hunian, program ini juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian marbot yang berkontribusi bagi kehidupan keagamaan masyarakat.

Sebagai informasi Bapak Soeharto merupakan marbot Masjid Muhammadiyah Al-Khairat sejak awal berdiri Sekitar 18–19 tahun lalu. Sebelumnya, Bapak Soeharto juga bekerja sebagai pengayuh becak kurang lebih 20 tahun sejak era Reformasi.

Suharto menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program bedah rumah ini.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya memberikan bantuan bedah rumah melalui Lazismu Kudus yang bekerja sama mitra kolaborasinya. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih”, tandasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Kudus]

SELENGKAPNYA
26 Oktober 2026

Lazismu dan IMM OKU Timur Salurkan Paket Sembako di Dua Desa untuk Warga Fakir Miskin

SUMATERA SELATAN – Paket sembako untuk warga yang membutuhkan disalurkan Lazismu di Desa Sumber Mulyo dan Desa Kedung Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Kamis (22/10/2026).

Dalam program penyaluran itu, Lazisu bersinergi dengan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) OKU Timur, melalui program Paket Sembako untuk Umat. Tujuan dari program tersebut, sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Kolaborasi antara lembaga filantropi dan organisasi kemahasiswaan merupakan upaya nyata membangun empati. Ketua LAZISMU Kabupaten OKU Timur, Preli Yulianto, mengatakan, program Paket Sembako untuk Umat adalah komitmen lembaganya dalam menyalurkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tidak hanya membantu warga, ini bagian dari meringankan penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Dan mengajak mahasiswa dalam menumbuhkan semangat berbagi”, pungkasnya pada Sabtu, 24 Oktober 2026, dilansir dari laman Tajdid.

Menurutnya, kolaborasi antara Lazismu, PC IMM OKU Timur, relawan, dan muzaki merupakan faktor penting memperluas nilai manfaat dari program ini. Prely menyampaikan apresiasi kepada kader IMM, relawan, dan khususunya kepada muzaki telah mendukung dan menitipkan amanahnya.

Kepercayaan muzaki kepada Lazismu merupakan bagian dari bentuk pelayanan yang wajib dirawat dengan tata kelola yang professional dan bertanggung jawab.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PC IMM OKU Timur, M. Rohman Hidayatullah, mengatakan, aksi kepedulian sosial ini ikhtiar menumbuhkan dan mempertajam kepekaan sosial antarlembaga dalam membantu masyarakat.

Rohman menilai, peran aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial adalah perwujudan dari pengamalan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus dakwah sosial Muhammadiyah.

Ia berharap, kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga kebermanfaatanya bisa semakij dirasakan lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu OKU Timur/tajdid]

SELENGKAPNYA
26 Oktober 2026
1 2 3 … 599
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross