Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Serah Terima Renovasi Masjid Taqwa, BPKH dan Lazismu Optimalkan Nilai Manfaat Program Kemaslahatan

PEMATANG SIANTAR – Renovasi masjid Taqwa telah selesai.  Masjid yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, saat ini berdiri megah dengan pembiayaan renovasi bersumber dari dana program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Hari ini, pasca-renovasi, Masjid Taqwa diserahterimakan oleh BPKH. Hadir dalam seremoni serah terima Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq dan Badan Pengurus Lazismu Pusat, Muarawati Nurmalinda, yang disambut tarian Tortor Somba oleh pelajar SMP 12 Muhammadiyah Kota Siantar pada Jum’at, (30/1/2026).

Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Amri Yusuf, dalam kesempatan itu mengatakan, BPKH dalam prosesnya, proposal renovasi masjid itu diajukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Lazismu Kota Siantar, pada tahun 2024.

“BPKH baru bisa menyalurkan bantuannya tahun 2025, yang secara rinci diperuntukan untuk pembangunan kubah masjid, pintu gerbang dan pagar,” papar Amri meyakinkan bahwa program kemaslahatan ini menjadi optimal nilai manfaatnya.

Amri menjelaskan bahwa BPKH dalam tugasnya mengelola dana haji dari calon jamaah haji dan dana wakaf. Adapun bantuan renovasi pembangunan Masjid Taqwa, sambung Amri, bersumber dari dana wakaf umat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Siantar, Sailan Nasution, menyampaikan terima kasihnya kepada BPKH dan Lazismu Pusat atas dukungannya sehingga masjid ini selesai direnovasi. “Dalam perjalanannya, Lazismu Pusat sudah mendampingi dan menjemput dana bantuan BPKH itu,” ujarnya.

Tidak lupa, kepada Wamendikdasmen atas kehadirannya ke Siantar, turut memberikan nilai dakwah, kata Sailan setelah penyematan ulos kepada Fajar sebagai penghargaan adat. Sailan menjelaskan, di kompleks Masjid Taqwa, ada sekolah Muhammadiyah, dari tingkat TK, SD, SMP dan SMK.

Sementara itu, Badan Pengurus Lazismu Pusat, Muarawati Nurmalinda mengatakan, renovasi masjid ini telah melalui proses audit. “Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian tak terpisahkan sebagai kolaborasi program kemaslahatan antara BPKH dan Lazismu”, ujarnya.   

Sampai proses serah terimanya tersebut, lanjut Muarawati, Lazismu masih terus mendampingi sampai dengan proses pelaporannya hingga tuntas secara kualitas. Lazismu tutut menyampaikan terima kasih kepada BPKH dan semua pihak atas dukungannya. Muarawati mengatakan sebelumnya BPKH telah melakukan visitasi memastikan renovasi telah tuntas.         

Dalam kesempatan yang sama, Wamendikdasmen, Fajar Riza Ul Haq, lewat sambutannya mengatakan masjid berfungsi sebagai tempat ibadah perlu dioptimalkan, khususnya untuk turut membentuk karakter generasi muda yang baik.

“Masjid Taqwa Muhammadiyah sedapat mungkin bisa menarik generasi muda untuk menjadikan masjid sebagai tempat yang aman dan nyaman. Sehingga, mampu mengantisipasi dampak negatif media sosial”, paparnya.

Makmurkan masjid sebagai tempat terbuka dan inklusif, tandasnya. Maka perlu membangun  sarana pendidikan dengan sistim gotong - royong.

Turut hadir dalam serah terima itu, Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili oleh Asisten II Zaenal Siahaan, Wesly Silalah, sejumlah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, PD Muhammadiyah serta Aisyiyah Kota Siantar, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Siantar, Natsyir Armaya Siregar yang juga mewakili MUI Kota setempat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
30 Januari 2026

Asah Kapasitas Amil, Lazismu Jateng Gelar Sekolah Amil Fundraising 2026

SEMARANG – Keberadaan fundraising dalam lembaga filantropi merupakan pondasi utama. Tujuan khususnya adalah menghimpun dana sebanyak -banyaknya untuk keberlangsungan suatu lembaga.

Peran strategis fundraising juga perlu diikuti dengan kecakapan sumber daya amilnya. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi tim fundraising menjadi tolok ukur sejauh mana perolehan yang ditarget dapat terpenuhi dengan achievement.

Menilai pentingnya hal itu, Lazismu Wilayah Jawa Tengah kembali menghadirkan komitmennya dalam penguatan sumber daya amil di aspek penghimpunan. Melalui Sekolah Amil Fundraising yang digelar pada Senin, (26/1/2026), di Hotel Candi Indah, segenap jajaran pimpinan serta eksekutif Lazismu dari berbagai daerah mengikuti agenda itu di kota Atlas.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan fokus kegiatan selama dua hari ke depan dari aspek pembaruan dan penguatan SDM. Menurutnya, penguatan kapasitas eksekutif melalui keilmuan yang mendalam adalah kunci utama untuk membangun dan menjaga kepercayaan donatur.

“Fundraising adalah ujung tombak dari proses keberlanjutan Lazismu. Mengutip ayat zakat, Ia mengatakan bahwa kata kuncinya adalah ‘ambillah’. Seorang fundraiser harus mampu berkomunikasi secara persuasif sebagai satu kesatuan yang utuh tentang ajaran Islam,” tegasnya.

Kemampuan amil, sambung Mujadid Rais, adalah kemampuannya memaknai penjelasan ajaran islam tentang zakat untuk memberikan rasa tenang secara spiritual bagi masyarakat saat menunaikannya. Ia menilai pentingnya akuntabilitas. Seluruh kantor Lazismu akan menjalani audit syariah untuk mendukung gerakan dakwah Persyarikatan Muhammadiyah secara lebih profesional.

Senada dengan hal itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan, menyampaikan urgensi pelaksanaan sekolah amil ini. “Peningkatan skill dan sertifikasi amil sangat krusial, terutama dalam menghadapi momentum besar filantropi Islam”, pungkasnya.

Sekolah Amil Fundraising kali ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan yang ditandai dengan sertifikasi amil. Lebih khusus lagi, Dwi mengungkapkan bahwa untuk mewarnai event besar istimewa yaitu Ramadan dan Idul Adha. Dengan bekal sertifikasi BNSP, diharapkan para amil memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional dalam menghimpun dana dari umat.

Dukungan atas terselenggaranya Sekolah Amil Fundraising datang dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Ahmad Hasan, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, memberikan motivasi kepada para peserta. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi legalitas formal, tetapi benar-benar menjadi lokomotif bagi amil dalam aktivitasnya.

“Selamat melaksanakan Sekolah Amil Fundraising. Mudah-mudahan ini menjadi satu kekuatan untuk Muhammadiyah dan juga Lazismu Jawa Tengah, dengan target penghimpunan yang cukup fantastis, Rp 400 miliar,” ungkapnya penuh optimis.

Sebagai informasi Sekolah Amil Fundraising bertujuan meningkatkan kapasitas para amil, baik di aspek ritel maupun digital. Di samping itu, mempersiapkan amil menuju sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari Badan Pengurus, Manajer, dan Eksekutif Lazismu Daerah se-Jawa Tengah serta perwakilan luar Jawa Tengah turut ambil bagian dalam pelatihan intensif ini.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Jateng]

SELENGKAPNYA
29 Januari 2026

Perkuat Pendidikan Karakter, Yayasan Masjid PB Soedirman dan Lazismu Ajak Siswa Peduli Penyintas Bencana Sumatera

JAKARTA – Wujud pendidikan karakter tidak hanya dipahami peserta didik di ruang kelas. Pendidikan karakter sejatinya dibentuk dengan sikap dan tindakan seperti empati, peduli dan saling tolong menolong. Implementasi sikap dan tindakan tersebut dipraktikan langsung oleh siswa dan siswi Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman, Cijantung, Jakarta dengan galang dana untuk penyintas banjir Sumatera.

Hasil penggalangan dana itu terkumpul sebesar Rp 261.305.474, yang diperoleh dari infak dan sedekah para siswa dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK serta para guru dan karyawan di lingkungan yayasan di Jakarta dan Bekasi. Demikian disampaikan Endang Titiek Soerjandari, Ketua Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman, pada Rabu (28/1/2026), di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.      

“Kami dari yayasan menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana banjir dan longsor di Sumatera”, kata Endang. Keluarga besar yayasan menyampaikan rasa duka dan prihatin mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh.

“Islam mengajarkan untuk saling tolong menolong, spirit ini yang menjadi landasan untuk saling menguatkan dan saling membantu khususnya saudara – saudara kita di Sumatera yang sedang diuji sejak November tahun lalu”, paparnya.

Semoga bantuan ini, yang kami serahkan melalui Lazismu bermanfaat untuk para penyintas. Endang mengungkapkan, alasan mengapa perwakilan siswa dan siswi kami ajak ke Lazismu? Supaya peserta didik bisa menyaksikan bagaimana proses penyerahan donasi mengadirkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan.

“Insyaallah bantuan ini dapat meringankan dan sebagai penyambung asa kepada penyintas sebagai rasa empati kami”, sambungnya. Kami memercayakannya kepada Lazismu yang amanah dan profesional. Ini sudah yang kesekian kalinya, terima kasih atas sinergi yang terjalin, pungkasnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman. “Donasi kemanusiaan untuk penyintas di Aceh dan Sumatera akan segera disalurkan”, tandasnya. Setelah November Lazismu telah berkoordinasi dengan MDMC dan semua pihak untuk menerjunkan relawan.  

Kami perlu sampaikan juga, sambung Mujadid Rais, bahwa yayasan ini beberapa waktu lalu juga menyalurkan bantuan lewat Lazismu ke Palestina. Secara bertahap kami telah menyalurkan dan berkolaborasi dengan pihak-pihak yang saling sinergi melalui jalur Yordania dan Mesir. Saat ini, Lazismu sedang menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dan di Aceh masih terus berlangsung penyaluran bantuan kemanusiaan.  

Perkuat Pendidikan Karakter

Langkah pedagogis yang dilakukan Yayasan Masjid Panglima Besar Soerdirman dalam mengimplementasikan pendidikan karakter turut diapresiasi Kemendikdasmen yang diwakili oleh Arif Jamali Muis. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh guru, siswa dan pengurus Yayasan dalam mengumpulkan donasi jauh lebih penting.

“Nilai-nilai kemanusiaan dan agama untuk saling tolong menolong merupakan bentuk praktik sikap dan tindakan dari pendidikan karakter”, ujarnya. Ia menilai, aspek kognitif saat ini berhenti di pendidikan kita. Anak-anak kita paham dan tahu tapi berhenti di kognitif.

Mengapa bisa terjadi, menurutnya karena tidak menyelelami dan menerapkan apa yang diajarkan. Tentu saja, lanjut Arif, pendidikan karakter di Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman diajarkan makna infak, sedekah dan zakat dalam pelajaran agama islam. Dan ternyata lebih jauh dari itu penerapannya.

“Pendidikan karakter yang sesungguhnya juga menarik dari apa yang dilakukan para guru tidak hanya meyerahkan kepada Lazismu, tapi anak-anak diajak ketemu langsung dengan pengurus dan amil Lazismu, serta mengerti apa yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah,” jelasnya.

Sementara itu, Arina Maharani salah seorang siswi SMA Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman, Kelas 2, mengatakan bersama keluarga besar Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman menghimpun dana untuk peduli terhadap penyintas banjir Sumatera. "Kami punya jiwa untuk peduli dan empati. Untuk kawan - kawan di sana yang sedang terkendala pendidikan, jangan putus asa karena pendidikan bisa diperoleh dari mana saja", katanya.

Secara simbolis serah terima donasi peduli penyintas bencana Aceh dan Sumatera dari Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman kepada Lazismu disaksikan oleh para guru, pengurus yayasan dan siswa – siswi serta jajaran pimpinan Lazismu Pusat di antaranya Wakil Badan Pengurus Lazismu Pusat Barry Adhitya, Direktur Utama Lazismu Pusat Ibnu Tsani dan Direktur Fundraising Lazismu Pusat Mochamad Sholeh Farabi.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
28 Januari 2026

Lazismu Jember Apresiasi Kinerja Kantor Layanan, Kolaborasi Wujudkan Pertumbuhan Penghimpunan

JEMBER – Komitmen kolaborasi merupakan aksi nyata yang tanpa dukungan entitas lain aktivasi program di Lazismu Jember dapat bergerak menyasar penerima manfaat melalui dukungan dan kepercayaan donatur.

Manager Fundraising Lazismu Jember, Dedi Miftahul Hamzah, mengatakan, komitmennya itu dalam memperkuat tata kelola dan penghimpunan dana dengan memberikan apresiasi kepada Kantor Layanan Lazismu (KLL) yang selama ini aktif berkolaborasi bersama. Apresiasi itu, kata dia, menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, inovasi, serta konsistensinya dalam mengelola amanah donatur.

Pemberian apresiasi berupa award ini dilaksanakan pada Rapat Pleno Daerah Lazismu Jember bersamaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Bakorwil 3 yang digelar di Situbondo pada 23 - 24 Januari 2025. Momentum tersebut dipilih sebagai komunikasi strategis bahwa evaluasi kinerja dan pemberian apresiasi kepada KLL merupakan bagian penting penguatan organisasi.

Hal ini bukan sekadar seremoni, menurutnya pemantik semangat untuk menumbuhkan budaya kolaborasi, profesionalisme, serta peningkatan kualitas penghimpunan dan pelaporan dana umat.

Untuk kategori Penghimpunan Terbaik, penghargaan diberikan kepada KLL Cakru yang dinilai konsisten dalam capaian dan mampu menjaga kepercayaan donatur. Sementara itu, KLL Masjid Umar Bin Khattab Pakusari meraih penghargaan kategori Kreativitas Penghimpunan Terbaik berkat inovasi program adaptif, mampu menjangkau partisipasi masyarakat lebih luas.

Pada kategori Tata Kelola dan Pelaporan, KLL Wuluhan berhasil meraih penghargaan Laporan Administrasi Terbaik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan administrasi yang rapi, tertib, dan akuntabel memiliki peran penting dalam menjaga kredibilitas lembaga.

Adapun penghargaan amil Progresif, diberikan kepada Mochamad Yusuf dari KLL Tempurejo, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, semangat belajar, serta kontribusinya dalam mendorong gerakan filantropi Lazismu di tingkat lokal.

Mochamad Yusuf amil dari KLL Tempurejo menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Jember atas apresiasinya. Semoga di tahun 2026 semua KLL bisa meraih target yang telah disepakati bersama.

Sebagai informasi, wilayah kerja Lazismu di kabupaten Jember, ada 14 KLL yang saat ini telah berjalan. Sejauh ini ada pertumbuhan positif, tidak hanya sisi capaian penghimpunan, tapi dari kualitas administrasi serta kreativitas program.

Lazismu Jember juga menyoroti KLL Wuluhan yang menunjukkan capaian adalah hasil, sementara administrasi adalah proses. Keduanya harus seirama agar amanah donatur bisa dikelola secara amanah dan berkelanjutan.

Lazismu Daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh awardee dan KLL yang terus berproses. Harapannya, penghargaan ini mampu menjadi inspirasi bagi KLL lainnya untuk terus bertumbuh, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memperluas dampak program.

Dalam agenda apresiasi tersebut, Lazismu Jember menghadirkan empat kategori award sebagai tolok ukur kinerja KLL, yakni Kantor Layanan dengan Penghimpunan Terbaik, Kantor Layanan dengan Kreativitas Penghimpunan Terbaik, Kantor Layanan dengan Laporan Administrasi Terbaik, serta Amil Progresif.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Jember/arief]

SELENGKAPNYA
25 Januari 2026

Relawan Muhammadiyah Merajut Kembali Mimpi Anak-Anak di Aceh Tamiang Melalui Sekolah Darurat  

ACEH TAMIANG -- Hamparan lumpur basah masih menggenangi Desa Sunting.  Sekelompok relawan kemanusiaan dari Jawa Timur sibuk menghidupkan suasana di bawah tenda sederhana.

Mereka adalah gabungan relawan kemanusiaan dari MDMC Jawa Timur, Lazismu Jatim, hingga para akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kehadirannya di garis depan bencana banjir bandang Kabupaten Aceh Tamiang ini untuk suatu misi dalam program Indonesia Siaga.

Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, mengapresiasi langkah segenap relawan tersebut. "Terima kasih MDMC Jawa Timur sudah mendampingi anak-anak di tempat korban bencana di Desa Sunting," ungkap Tri Suswati haru saat meninjau langsung sekolah darurat itu, pada Jumat (23/1/2026).

Nilai penting kehadiran para relawan Muhammadiyah ini diperkuat oleh data riset lapangan yang menunjukkan skala dampak bencana yang sangat luas. Tercatat, ada 438 KK terdampak di dua desa dampingan dengan rincian 203 KK di Desa Serba dan 235 KK di Desa Sunting.

Di antara ribuan penyintas, terdapat kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan ekstra, yaitu ada 96 jiwa balita dan 108 jiwa lansia. Dukungan moril juga datang dari Sekretaris II TP PKK Pusat, Susana Harijani, yang turut mendampingi kunjungan tersebut.

"Dari kami tentu saja mendukung kerja kolaboratif baik ini, kerja amalnya semoga mendapat balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Terima kasih semangatnya, ujar Susana saat berbincang dengan para relawan di lokasi posko.

Klaster pendidikan menjadi titik paling kritis yang disentuh oleh para relawan asal Jawa Timur. Riset lapangan mencatat kerusakan masif pada 5 unit fasilitas pendidikan, di antaranya 1 unit MI Swasta di Dusun Tanjung mengalami rusak berat dengan kondisi atap roboh total.

Sementara fasilitas pendidikan lainnya mengalami kerusakan sedang hingga sarana belajarnya hanyut. Mengingat gedung sekolah yang ada saat ini tertutup material lumpur tebal, kehadiran 7 tenaga pendidik sukarela dari Muhammadiyah menjadi jaminan bahwa anak-anak tidak kehilangan waktu belajar.

Walaupun kondisi cuaca ekstrem dan debu pekat membatasi waktu belajar hanya dua jam sehari, keberadaan sekolah darurat ini memastikan rutinitas anak-anak tetap terjaga di tengah masa pemulihan.

Komitmen kolektif terus diperkuat melalui pemenuhan infrastruktur darurat yang berbasis pada kebutuhan nyata siswa, seperti pengadaan 200 paket bantuan School Kit, meja lipat, dan tikar guna menunjang kelayakan aktivitas belajar.

Selain pendidikan, sinergi ini juga meliputi layanan kesehatan rutin untuk mengantisipasi meluasnya penyakit infeksi saluran pernapasan dan penyakit kulit yang mulai menyasar pengungsi.

Melalui kolaborasi antara Lazismu Jatim, MDMC, dan unsur PTMA, para relawan membuktikan bahwa pendekatan kemanusiaan yang tulus dan berbasis data mampu menjadi energi baru bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit dan merajut kembali mimpi mereka yang sempat terendam banjir.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Jatim/wjy]

SELENGKAPNYA
24 Januari 2026

Targetkan Kawasan Terisolir, Lazismu dan MDMC Salurkan Bantuan di Pelosok Pidie Jaya

PIDIE - Lazismu Kabupaten Pidie bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melakukan pemetaan khusus dalam penyaluran bantuan kemanusiaan di Kabupaten Pidie Jaya (18/1/2026).

Paket bantuan yang didistribusikan meliputi bahan pangan pokok (sembako), perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan dasar lainnya untuk menunjang kesejahteraan masyarakat di pedalaman.

Ketua Lazismu Pidie Herryzal menjelaskan, penentuan prioritas ini bertujuan agar distribusi zakat, infak, dan sedekah lebih tepat sasaran serta menyentuh wilayah yang selama ini minim mendapatkan bantuan karena kendala geografis.

Aksi kali ini menetapkan masyarakat di daerah pelosok dan kategori rentan sebagai prioritas utama target sasaran. Pihak MDMC Pidie menambahkan, personil dikerahkan untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan penerima manfaat.

“Kami tidak hanya sekadar membagikan bantuan, tetapi memastikan bahwa penyintas yang paling membutuhkan dan paling sulit dijangkau layak mendapatkan manfaat,” ujar Herryzal. Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari sembako premium, nutrisi tambahan untuk lansia, serta perlengkapan kebersihan diri.

MDMC mengerahkan armada khusus yang mampu menembus medan berat supaya menjamin logistik sampai langsung ke pintu rumah warga. Melalui program ini, Lazismu dan MDMC berharap dapat menciptakan pemerataan bantuan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkendala jarak.

Selain menyalurkan logistik, tim di lapangan juga melakukan asesmen singkat terkait kebutuhan mendesak warga setempat untuk program pemberdayaan atau bantuan lanjutan di masa mendatang.

Bagi masyarakat yang ingin mendukung gerakan ini, donasi dapat disalurkan melalui Situs Resmi Lazismu atau kantor layanan Muhammadiyah terdekat, pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Pidie Jaya]

SELENGKAPNYA
19 Januari 2026
1 2 3 562
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross