

Aplikasi ini merupakan bentuk sinergi pihak pemerintah, swasta, serta masyarakat Kota Pekalongan. Tujuannya adalah untuk memudahkan dan mempercepat masyarakat dalam mendapatkan layanan ambulance agar dapat tertangani dengan baik untuk sampai ke rumah sakit terdekat, disamping sebagai inovasi layanan publik berupa aplikasi berbasis Android yang bisa diunduh di Playstore. Selain itu, saat ini sistem informasi terpadu yang handal, cepat, dan efisien dalam menanggulangi setiap kejadian kegawatdaruratan sangat diperlukan sehingga kehadiran aplikasi tersebut menjadi sangat berguna bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Dr. Slamet Budiyanto, S.K.M., M.Kes. mengungkapkan dalam laman resmi Pemerintah Kota Pekalongan bahwa akses masyarakat untuk mendapatkan bantuan layanan ambulance masih sulit karena terkendala sistem, sementara ketersediaan armada sebenarnya sudah mencukupi. Kondisi inilah yang menyebabkan keterlambatan dalam mendapatkan penanganan rumah sakit dan banyak masyarakat yang tidak tertolong jiwanya saat sebelum maupun sesudah sampai di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat lainnya. "Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan sebuah inovasi layanan publik yang menjawab permasalahan tersebut yaitu adanya Aplikasi Tombol Panik Ambulance Rakyat yang mudah dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Aplikasi ini berbasis android sehingga dapat digunakan dengan melakukan download aplikasi tersebut terlebih dahulu," ungkapnya.
Budi juga menjelaskan bahwa aplikasi tersebut melibatkan jejaring ambulance yang terdapat di masyarakat, yaitu 19 armada baik milik rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, puskesmas perawatan, organisasi kemasyarakatan seperti NU dan Muhammadiyah, serta beberapa perusahaan swasta yang ada di Kota Pekalongan. Budi kemudian menyebutkan, durasi yang dibutuhkan sejak masyarakat menekan tombol panik adalah 75 detik. Selama durasi tersebut, aplikasi akan secara otomatis mencari nomor layanan ambulance yang dapat dihubungi dari lokasi terdekat. Ketika nanti tidak ada layanan ambulance yang beroperasi, maka akan terhubung juga ke layanan Gawat Darurat PSC 119 (pada nomor 0816619119) milik Dinas Kesehatan yang sudah ada sebelumnya.
Ia juga menghimbau agar masyarakat segera mengunduh aplikasi ini, meski belum membutuhkan. "Kami berharap, seluruh masyarakat jangan menunggu ketika nanti membutuhkan layanan kegawatdaruratan baru download, tetapi mereka bisa memasang aplikasi ini terlebih dahulu apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Ketika memanfaatkan layanan ini dan misalnya tidak ada layanan ambulance yang bisa dihubungi karena sedang melayani pasien lain, maka akan dihubungkan ke PSC 119," terangnya.
Sementara itu Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, S.E. memberikan apresiasi atas peluncuran layanan Aplikasi Tombol Panik Ambulance Rakyat ini. Menurutnya, layanan ini adalah sebuah terobosan penting guna memberikan kemudahan pada masyarakat dalam mengakses kesehatan. "Tinggal PR ke depan bisa dimaksimalkan keberadaan layanan ini. Dengan aplikasi ini bisa jadi lebih mudah dan fast respon, ambulance semuanya sudah standby dan terkoneksi seluruhnya dalam memberikan layanan cepat kegawatdaruratan medis di masyarakat. Kami apresiasi karena layanan ini yang pertama di Jawa Tengah yang dilaunching di Kota Pekalongan. Ke depan, memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aplikasi tersebut," imbuhnya.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan, Tubagus MS, M.Si. yang turut hadir dalam acara tersebut mengucapkan rasa syukur atas kontribusi Muhammadiyah melalui Lazismu dalam program ini. Alhamdulillah ambulance Lazismu berkontribusi di bidang kesehatan pada Pemerintah Kota Pekalongan sebagai bagian dari program aplikasi Tombol Panik Ambulance Rakyat, satu aplikasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Pekalongan agar masyarakat yang membutuhkan mobil ambulans dapat segera terlayani dengan baik.
Tubagus kemudian menambahkan bahwa selain menjadi bagian dari layanan kesehatan oleh Pemerintah Kota Pekalongan yang melibatkan rumah sakit, puskesmas baik negeri maupun swasta, aplikasi ini juga melibatkan komponen masyarakat, diantaranya ormas keagamaan seperti Muhammadiyah melalui Lazismu. "Muhammadiyah melalui Lazismu menjadi bagian dari 19 mobil ambulance yang telah terintegrasi pada sistem aplikasi," tambahnya. Ia juga berharap agar ke depannya, mobil-mobil ambulance yang dikelola oleh Persyarikatan Muhammadiyah juga akan bergabung dengan aplikasi ini. "Insya Allah ke depan mobil-mobil ambulance yang dikelola oleh Persyarikatan Muhammadiyah akan ikut bergabung pada aplikasi ini dan semoga aplikasi yang diluncurkan oleh Walikota Pekalongan ini juga mengambil peran dan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat," tutupnya. (PR)

Sekretaris MDMC Muhammad Junaedi Mahyuddin mengatakan bahwa MDMC Enrekang melakukan koordinasi internal pengurus bersama Lazismu Enrekang.
“Langkah yang dilakukan Lazismu dan MDMC Enrekang yaitu koordinasi pada semua dan membuka Posko induk di Masjid Taqwa Muhammadiyah Enrekang,” ungkapnya, Rabu (06/10).
Lazismu bersama MDMC Enrekang, imbuhnya, akan siapkan relawan yang diterjunkan ke Luwu Pihaknya juga akan melakukan. kolaborasi antara internal Muhammadiyah maupun eksternal seperti Pemda Enrekang.
Lebih lanjut dirinya menympikan bahwa rencana aksi peduli penggalangan dana untuk korban banjir di Walenrang dan Lamasi Luwu akan dilaksanakan pada hari Rabu-Minggu, 7-11 Oktober 2021.
“Akan kami kerahkan elemen lembaga mahasiswa dan Ortom Muhammadiyah. Hasil pengumpulan donasi berupa uang dan logistik akan di kelola sebaik-baiknya bersama Lazismu seterusnya akan didistribusi ke Luwu,” lanjutnya.
"Nantinya Posko Koordinasi Muhammadiyah akan bergabung dengan MDMC daerah lainnya,” pungkas pria yang juga merupakan Dosen sekaligus Kaprodi BK Unimen ini.
(El)

Pembukaan MSPP Batch IV diselenggarakan secara gabungan baik online maupun offline di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya Yogyakarta, Selasa, (5/10). Tercatat 50 orang peserta yang lolos mengikuti MSPP Batch IV, setelah mengikuti Baitul Arqam selama 4 hari, para peserta akan dibina untuk mempersiapkan studi lanjutnya dengan pelatihan bahasa dan strategi mendapatkan beasiswa.
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad, MSc, PhD dalam keynote speech-nya menekankan bahwa saat ini peta pendidikan telah berubah, maka para kader perlu dibekali dengan kemampuan berbahasa asing dan kemampuan teknologi yang baik. “Di masa yang akan datang teknologi informasi semakin penting lagi,” tuturnya.
Turut hadir dalam pembukaan MSPP Batch IV Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) PP Muhammadiyah Dr Ari Ashori, Sekretaris Lazismu Pusat Dr Mahli Zainuddin Tago. Serta hadir secara virtual Rektor Universitas Muhammadiayah Surakarta (UMS) Prof Dr Sofyan Anif, MSi, serta para Rektor dan perwakilan kampus Muhammadiyah se-Indonesia yang lolos MSPP.
Sekretaris Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Mahli Zainuddin Tago menyampaikan bahwa MSPP menjadi Program Strategis Lintas Majelis dan lembaga baik Majelis Diktilitbang, MPK, Lazismu dan Amal Usaha Muhamamdiyah (AUM) khususnya perguruan tinggi Muhammadiyah. Menurutnya, program tersebut penting karena kemampuan bahasa terutama bahasa Inggris menjadi kunci untuk membuka pintu kesempatan bagi para kader menuju pergaulan yang lebih luas.
Ia berharap ke depan Program MSPP dapat lebih dikembangkan lagi bagi para kader dalam melanjutkan pendidikan di dalam negeri, maupun mengirim kader yang masih terbatas dalam berbahasa Inggris untuk dikirim ke luar negeri. Maka, diharapkan MSPP dapat mengantar anak panah Muhammadiyah meraih cita-citanya tersebut.
Prof Lincolin Arsyad berpesan kepada para peserta MSPP dalam mempersiapkan belajar ke luar negeri adalah sifat yang terbuka terhadap peradaban di negeri manapun.
“Supaya kita bisa belajar dari sikap dan perilaku orang di sana, kita belajar bukan hanya sekali, berulang kali saya katakan kita bukan hanya sekolah di universitas atau kuliah, tapi kita juga belajar hidup,” ungkapnya. Para kader perlu mengambil pelajaran yang terbaik dan mencari nilai tambah dengan belajar di luar negeri
Sementara itu, Ketua MPK PP Muhammadiyah Dr Ari Ashori berpesan kepada para dosen maupun kader yang telah lolos MSPP dapat terus mengabdi bagi persyarikatan. Yang pada akhirnya nanti mereka akan menjadi kader-kader unggulan yang bermanfaat bagi ummat dan bangsa.
Adapun sebaran MSPP Batch IV diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua. Kemudian para peserta juga sudah menentukan tujuan kuliahnya hendak ke mana, diantaranya Australia, Belanda, Brunei Darussalam, Jerman, Selandia Baru, Arab Saudi, Hungaria, Malaysia, Taiwan, Turki, Swedia, Inggris, dan Amerika Serikat.
(Riz/Yusuf)

Bertempat di SMA 31 Jakarta pada Rabu (06/10), kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan dengan target 350 jiwa. Para penerima manfaat ini merupakan masyarakat umum yang ada di sekitar Kecamatan Matraman. Tak hanya itu, Indonesian Toon Army juga merangkul Lazismu guna menyediakan bantuan paket suplemen vaksin bagi warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
Agung T Prawoto mewakili Indonesian Toon Army menjelaskan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan oleh Indonesian Toon Army ini dilakukan sebagai respon terhadap program pemerintah dalam menangani Covid-19. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat segera dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala, tak terkecuali Indonesian Toon Army yang memiliki berbagai agenda kegiatan terkait dengan olahraga. "Indonesian Toon Army melakukan kegiatan sosial ini atas dasar respon terhadap program pemerintah dalam menangani Covid-19 agar kita segera dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala, sehingga kegiatan-kegiatan kami yang terkait dengan olahraga juga bisa segera terlaksana," jelasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Lazismu yang telah mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini. "Dengan adanya kegiatan ini kami mengapresiasi Lazismu yang mendukung untuk mengajak masyarakat melakukan vaksinasi demi melancarkan program penanganan Covid-19 yang sedang digalakkan oleh pemerintah," ungkapnya. Ia pun berharap dengan berakhirnya pandemi, Indonesian Toon Army dapat kembali menggelar aktivitas rutin mereka. "Semoga kita juga bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala dan mengadakan event-event seperti pada awalnya, seperti nonton bareng dan bermain sepak bola," tutupnya.
Para peserta vaksinasi menyambut gembira atas terlaksananya kegiatan ini dan menyampaikan terima kasih atas bantuan paket suplemen dari Lazismu. "Terima kasih atas paketnya. Indonesian Toon Army dan Lazismu sudah memberikan paket untuk kami yang sudah vaksin dan masyarakat masyarakat yang sedang isoman, semoga berkah ya," ucap salah satu peserta.
Sementara itu Manajer Program Pilar Kesehatan Lazismu PP Muhammadiyah, Falhan Nian Akbar menjelaskan bahwa bantuan paket suplemen vaksin ini adalah dalam rangka syiar Lazismu. "Selain memberikan bantuan paket suplemen vaksin, tujuan dari kegiatan Lazismu juga dalam rangka syiar untuk mengenalkan program Lazismu. Jadi ada dua poin utama, yang pertama mendukung program dalam bentuk bantuan paket suplemen, yang kedua dalam rangka syiar, promosi Lazismu kepada masyarakat terkait dengan dukungan lazismu terhadap pencegahan penyebaran Covid-19," jelasnya.
Falhan juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini menunjukkan bahwa Lazismu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. "Lazismu tidak hanya menyasar komunitas internal Muhammadiyah tapi lebih terbuka, termasuk komunitas yang selama ini tidak berkaitan dengan organisasi keagamaan. Seperti salah satunya dengan komunitas sepakbola dan penggemar sepakbola seperti Indonesian Toon Army," pungkasnya.
Selain menjalin kerjasama dengan Indonesian Toon Army, Lazismu juga mendukung kegiatan vaksinasi bertajuk "Vaksin Pemuda" yang digelar bersama Kelompok Mahasiswa Cipayung Plus, Dinas Perhubungan dan Organda Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (30/09) lalu di halaman UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor KIR Kota Tangerang Selatan. Vaksinasi ini diperuntukkan bagi supir angkutan transportasi, insan transportasi, ojek online, serta masyarakat umum dengan mengusung tagline "Driver Sehat, Ekonomi Kuat". Kelompok Cipayung Plus merupakan gabungan dari Kelompok Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), serta Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).

Sebelumnya, Rumah Tahfidz Quran yang baru berdiri pada tanggal 8 Agustus 2021 tersebut hanya memiliki empat buah Mushaf Alqur’an. Sedangkan jumlah siawa yang belajar mengaji sebanyak 35 siswa.
Enur, salah satu guru di Rumah Tahfidz Quran Al-Hidayah 2 menyebut bahwa siswa-siswinya harus bergantian untuk membaca Alquran karena keterbatasan mushaf. Karena hal tersebut, ia merasa diuji kesabarannya setiap hari.
"Terkadang juga namanya anak pengen lebih awal dapat giliran membaca Alquran. Sebagai pengajar, saya diuji kesabaran oleh anak didik kami. Di sini juga saya bisa merasakan betapa hidup sangat bermakna, alhamdulilah saya masih mampu mengatur emosi dengan ulah anak-anak yang mau lebih awal belajarnya. Ya namanya juga anak pasti ada yang sabar ada juga yang tidak sabar," ujarnya.
Kini, Enur mengaku dapat bernafas lega karena bantuan mushaf Alquran dari Lazismu. Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada Lazismu Garut dan Abah Zaenal, penggerak komunitas Garut Darurat Alquran yang juga merupakan mantan sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut.
"Semoga ini menjadi salah satu faktor penyemangat bagi anak-anak khususnya yang ada di pinggiran agar dapat membaca Alwuran dan mengerti berikut maknanya," tutupnya.
Sepanjang tahun 2021, Lazismu telah menyalurkan lebih dari 2000 mushaf ke berbagai tempat di Garut. Kegiatan penyaluran tersebut menggandeng beberapa organisasi dan komunitas seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Garut Darurat Quran, hingga komunitas motor.
Mushaf tersebut disalurkan ke lembaga pendidikan dan masjid di berbagai kecamatan, antara lain Kecamatan Cisewu, Kecamatan Selawi, Kecamatan Bungbulang, Kecamatan Banyuresmi, Kecamatan Limbangan, Kecamatan Pameungpeuk, Kecamatan Pangatikan, dan Kecamatan Cibatu.
Reporter: Yusuf

Sebelumnya, PWM Jawa Timur tengah dalam perjalanan dari Banjarmasin menuju Palangkaraya. Dalam perjalanan tersebut, PWM Jawa Timur didampingi oleh Lazismu Kalimantan Selatan. Rombongan dipimpin oleh dipimpin oleh Tamhid Mashudi Sekretaris PWM Jatim, didampingi oleh Zainul Muslimin (Ketua lazismu Jatim), Abdillah Al Farisi (staff PWM Jatim), Imam fauzi (Anggota Badan Pengurus Lazismu), Sugiran (jurnalis Pw.mu) dan Yusril Ardiansyah (Relawan MDMC Jatim).
"Alhamdulillah kami bisa singgah di tempat yang luar biasa dan berada di jalur utama trans kalimantan, tak pantas rasanya ketika kami singgah dan melihat kondisinya masih membutuhkan bantuan , tapi kami tidak berbuat apa-apa, maka kami serahkan bantuan dadakan ini semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Tamhis Masyhudi sekretaris PWM Jawa Timur.
Masjid KH Ahmad Dahlan saat ini masih dalam tahap pembangunan penyelesaian bangunan di lantai 2 untuk pekerjaan atap, lantai dan dinding,sementara untuk kegiatan ibadah sholat bertempat lantai 1 yang nantinya akan digunakan untuk sekretariat dan ruang kegiatan sosial lainnya, setelah bangunan lantai 2 selesai.
Zainul Muslimin menyampaikan bahwa Lazismu harus mencari dana dalam program-program Pimpinan Daerah dengan memperbanyak program.
“Orang yang tidak melakukan aksi saja, membiayai buzzer miliaran rupiah untuk pencitraan diri, lha, Lazismu yang sudah melakukan aksi-aksi heroik, harus lebih daripada buzzer-buzzer itu, kebaikan janganlah disembunyikan, bukanlah kita butuh pahala kebaikan , supaya kebaikan yang kita lakukan menginspirasi orang lain , ditiru orang lain untuk melakukan kebaikan yang sama,” ujar Zainul.
Zainul menyebut bahwa mengurus Lazismu itu semakin diurus maka akan semakin banyak yang belum terselesaikan, termasuk di jawa Timur sendiri. "Tetapi saya ingin memastikan pertolongan Allah, dengan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan, karena saya yakin tanpa pertolongan Allah tidak akan selesai urusan kita,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Lazismu Pulang Pisau Achmat Husen sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Muhammadiyah Jawa Timur. Menurutnya, banyak pelajaran yang didapatkan dengan datangnya rombongan Lazismu dan PWM jatim ini, terutama program-program yang inovatif dan inspiratif.
”Alhamdulillah kami sampaikan terimakasih kepada Lazismu dan PWM Jatim yang telah datang bersilaturahmi dengan Lazismu Pulang Pisau dan menyerahkan dana bantuan sosial melalui Lazismu. Semoga ini adalah titik awal yang akan terus terjalin dengan baik kedepannya, dan bisa menjadi mitra dalam fundraising maupun program-program bermanfaat lainnya,” ujarnya.
(Yusuf)

