

Gerak cepat langsung ditempuh Lazismu Bireuen Aceh begitu mendengar puluhan pengungsi Rohingnya terdampar di Pulau Idaman Aceh Utara.
“Begitu kami mendengar informasi ada pengungsi Rohingnya di pulau Idaman, kami langsung meluncur ke lokasi memberi bantuan,” ujar Ketua Lazismu Bireuen Fajar Ardiansyah.
Menurut Fajar, bantuan yang salurkan Lazismu Bireuen berupa delapan sak beras dan dua kardus paket RendangMu. Ini merupakan bantuan Lazismu tahap pertama. Selanjutnya masih akan dibahas bantuan yang akan diberikan berikutnya. Kehadiran lazismu di tempat pengungsi Rohingnya di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, merupakan tim kemanusian pertama yang memberikan bantuan.
Fajar mengatakan bahwa jumlah pengungsi Rohingnya sekitar 81 orang. Terdiri dari 50 orang wanita dan sisanya laki-laki termasuk anak-anak. Mereka ini terdampar sejak Kamis (3/6/2021) diketahui oleh nelayan setempat dan bantuan warga mulai berdatangan dengan mendirikan tenda darurat dan pangan. Setelah itu Dinas Sosial dan aparat keamanan datang untuk melokalisir.
Selain pemerintah daerah, puluhan pengungsi Rohingnya ini sekarang ditangani UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) atau komisioner PBB untuk pengungsi di Indonesia. Dari pengakuan pengungsi kepada UNHCR, mereka terdampar di laut sekitar 4 bulan hingga perahu yang tumpanginya pecah di Bangladesh, kemudian berganti kapal dari Vietnam menuju Indonesia.
“Kami sampaikan terima kasihtelah membantu bersama Lazismu untuk peduli kemanusiaan. Semoga Allah membalas kebaikan kita bersama yang berkontribusi kepada Lazismu Bireuen,” ucap Fajar.
Reporter : Yusuf

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga Ali Sudarmo yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan selamat kepada Lazismu Purbalingga yang telah sukses mengintegrasikan antara Masjid, Ranting, dan Cabang Muhammadiyah melalui keberadaan Kantor Layanan (KL) Lazismu Purbalingga.
Menurutnya, hal tersebut memberikan dampak yang besar bagi Persyarikatan Muhammadiyah.
“Hal ini menjadi pergerakan yang sangat vital bagi organisasi, juga berdampak besar untuk Muhammadiyah," ujar Ali Sudarmo.
Menurutnya, terobosan Lazismu Purbalingga telah diakui oleh masyarakat bisa banyak memberikan dampak positif bagi perubahan zaman di Purbalingga.
Selain dihadiri oleh PDM, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ustadz Mintaraga Eman Surya yang memberikan tausiyah.
Dalam tausiahnya, ia menyampaikan bahwa zakat tidak hanya sebagai penolong, melainkan sebagai penentu kejayaan umat. Sehingga amil, sebagai pengelola zakat harus serius.
Ia mencontohkan bahwa pada zaman Rasullulah, melalui baitul maal, umat Islam mampu memberikan strategi pengembangan umat pada masa itu. Beliau juga menyampaikan tiga hal penting yang harus dilakukan oleh seorang amil.
“Sebagai amil ada tiga hal yang harus betul-betul di lakukan. Pertama, pengetahuan ilmu zakat. Kedua, mental jihad dan semangat tinggi. Ketiga, memiliki dedikasi dan kualitas ibadah yang bagus,” papar Ustadz Mintaraga.
Andi Pranowo, Direktur Lazismu Purbalingga menyampaikan, kegiatan silaturahmi menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas SDM bagi para amil Lazismu. Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mempererat ukuhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat tinggi untuk berkhidmat sebagai amil.
“kegiatan silaturahmi ini kami manfaatkan untuk evaluasi dan bertukar pikiran, mengenai program Ramadhan 1442 H serta sosialisasi program Idul Adha 1442 H," ujar Andi.
Ia bersyukur seluruh pengurus KL dapat hadir pada kegiatan tersebut. Pihaknya berharap kebersamaan dalam Lazismu dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi para amil.
Reporter : Yusuf

Peletakan batu pertama secara simbolis dilakukan oleh Drs. H. Sadmonodadi, MA, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Lazismu Gunungkidul Wahyudiyono, M.Pd.I, Komandan KOKAM Gunungkidul HM. Yogandha Tyasmoko, Ketua KL Lazismu Nglipar Arisno, Babinsa Nglipar, dan Tim Bedah Rumah.
Rumah yang dibedah adalah milik Dian Wulandari, Guru Honorer SMP Muhammadiyah 1 & SMP Muhammadiyah 2 Nglipar. Seorang perempuan yang menjadi tulang punggung bagi nenek, bapak, ibu, dan adik perempuannya.
Menurut asesmen yang dilakukan oleh Lazismu Gunungkidul, sepulang dari sekolah, Dian harus mencari rumput untuk hewan ternaknya.
Sebelumnya, rumah Dian dikabarkan masih berlantai tanah dan berdinding bambu. Rumah tersebut telah mengalami kerusakan di berbagai titik. Sayangnya, penghasilannya sebagai guru honorer belum mencukupi untuk membenahi kerusakan rumah tersebut.
Maka, Lazismu Gunungkidul mengajak para donatur untuk saling membantu Dian melalui Lazismu Guningkidul yang akan melakukan bedah rumah. Bedah rumah ini adalah bedah rumah keenam yang telah dilakukan oleh Lazismu Gunungkidul.
Dengan bedah rumah tersebut, Lazismi Gunungkidul berharap agar Dian dapat terus bersemangat dalam mengabdikan diri sebagai guru honorer di SMP Muhammadiyah 1 & 2 Nglipar.
Dian juga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan seluruh donatur yang telah membantu.
"Saya dan keluarga aturkan terima kasih yang sebenar-benarnya kepada bapak dan ibu atas segala kebaikan dan bantuannya untuk melakukan bedah rumah, ujar Dian melalui pesan tertulis.
"Saya bukan orang baik, saya bukan siapa-siapa. Tapi masyaallah bapak dan ibu semua baik sekali kepada saya dan keluarga. Sekali lagi terima kasih," imbuhnya.
Ia juga mendoakan Lazismu Gunungkidul dan segenap donatur agar selalu diiringi keselamatan, ketenteraman, dan kebahagiaan.
Menurut keterangan Wahyudiyono, Ketua BP Lazismu Gunungkidul total kebutuhan dana Lazismu mencapai angka 25 juta rupiah. Kebutuhan dana tersebut langsung dipenuhi oleh seluruh donatur dalam waktu 5 hari.
"Dalam waktu 5 hari alhamdulillah terpenuhi," ujar Wahyudiyono.
Reporter : Yusuf

Launching KL dengan nama resmi Kantor Layanan Lazismu (KLL) Khusus Komunitas Virtual PWMU DOT CO tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan KLL dan pengangkatan pengurus.
Launching dilakukan bersamaan dengan kegiatan Rakorsus dan Upgrading Lazismu Jawa Timur.
Ketua Lazismu Jawa Timur Drh Zainul Muslimin mengatakan bahwa KL tersebut merupakan KLL Virtual pertama yang dimiliki Lazismu se Indonesia.
”PWMU.CO punya pembaca yang luas di mana-mana. Ini akan menjadi fundraising yang bisa menghimpun dana secara langsung dalam dunia maya,” kata Zainul.
Menurutnya, keuntungan KLL Virtual adalah menghemat biaya operasional kantor. Gerak fundraising mencari donatur di media sosial dapat menembus batas kota dan negara. Kepercayaan menjadi modal untuk menarik donatur bersedia menyalurkan infak dan zakatnya melalui virtual.
”Menurut saya PWMU.CO sudah menjadi media yang dipercaya pembacanya,” ujarnya.
Zainul berharap dengan hadirnya KLL Virtual PWMU.CO ini menambah kekuatan fundraising dan mengenalkan program-program Lazismu seperti daging kurban yang dikemas menjadi Rendangmu.
Bagian Fundraising KLL Virtual PWMU.CO, Mohammad Nurfatoni, menambahkan, program pertama fundraising yang diluncurkan adalah pengadaan ambulans untuk Palestina.
“Program ini bergerak di hari-hari terakhir penggalangan dana yang dikoordinasi Lazismu. Kami luncurkan sekaligus untuk mengukur kekuatan fundraising secara virtual,” katanya.
Menurut keterangannya, pembentukan KLL Virtual ini hasil diskusi tim PWMU.CO dengan Lazismu Jatim, Jumat 21 Mei 2021 lalu.
Di sisi lain, PWMU.CO secara tidak langsung sudah menjalankan fungsi fundraising ketika memberitakan suatu program atau peristiwa human interest yang disertai penggalangan dana.
”Misalnya, saat ada berita orang sakit atau musibah lainnya menggerakkan pembaca menggalang dana untuk membantu. Biasanya kontributor yang menulis berita itu ditunjuk sebagai koordinator dan menyerahkan bantuan yang terkumpul,” cerita Fatoni.
Setelah disahkan menjadi KLL Virtual, sambung dia, kali ini PWMU.CO bisa membuat program fundraising terencana berdasarkan laporan para kontributor. Lalu menghimpun dana lewat rekening yang disediakan Lazismu.
”Tapi penyaluran dananya atau pentasarufan harus mengikuti manajemen Lazismu yaitu mengajukan proposal dulu agar dananya bisa keluar. Ini prosedur keuangannya supaya bisa dipertanggungjawabkan,” tutur Fatoni yang juga Pemred PWMU.CO.
Dengan berdirinya KLL Virtual ini, kata dia, kontributor bisa mengusulkan program fundraising di daerahnya untuk dikerjakan bersama-sama membantu orang yang membutuhkan. ”Dengan kekuatan 400 kontributor bergerak bersama, saya yakin KLL ini bisa berkembang seperti lembaga fundraising virtual lainnya yang sudah bergerak lebih dulu dan sukses menghadirkan manfaat yang besar bagi dhuafa,” tandasnya.
Dalam SK susunan personalia pengurus KLL Virtual PWMU.CO terdiri dari Sugeng Purwanto sebagai Kepala Kantor, Mohammad Nurfatoni di bagian Fundraising, dan Anifatul Asfiyah di Bagian Administrasi dan Keuangan.
Reporter : Yusuf

Klub Sehat Mucis adalah komunitas yang terdiri dari Klinik Pratama STIKes Muhammadiyah Ciamis, MPKU PDM Ciamis, MKes PDA Ciamis, PDPM Ciamis, dan Lazismu Ciamis.
Ketua Lazismu Ciamis Dr. Ridwan Rahman Saleh menyebut bahwa kegiatan Peduli Kesehatan Lazismu terdiri dari senam sehat, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan umum dan ibu hamil/menyusui, dan khitan yatim/dhuafa gratis.
Ia menyebut bahwa pihaknya turut memberikan bingkisan kue dan uang tunai kepada peserta khitan gratis. Adapun tenaga medis, obat-obatan, serta bahan habis pakai ditanggung sepenuhnya oleh Klinik Pratama STIKes Muhammadiyah Ciamis.
Menurut keterangan Ridwan, kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan sejak 2 tahun yang lalu, setiap hari Jumat pagi. Ke depan, pihaknya akan memperbanyak kampanye tentang khitan yatim/dhuafa.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 orang. "Minggu-minggu seterusnya insyaAllah lebih banyak pesertanya," ujarnya.
"Antusiasme peserta sangat bagus. Mereka sangat berterima kasih sudah bisa dibantu untuk anaknya dikhitan. Insya Alloh responnya akan semakin banyak dan luas," imbuhnya.
Reporter : Yusuf

"Terima kasih untuk para donatur yang telah mempercayakan Lazismu, InsyaAllah bantuan yang diberikan akan bermanfaat," tulis akun Twitter resmi @Lazismu.
Lazismu melaporkan bahwa donasi Palestina yang dikumpulkan telah mencapai angka 32 miliar rupiah. Angka tersebut telah melebihi target awal, yaitu 30 miliar rupiah.
Sepanjang agresi militer Israel terhadap Palestina pada tahun 2021 ini, Lazismu telah menyalurkan beberapa bantuan ke Palestina. Antara lain obat-obatan, makanan pokok, hingga mobil ambulans.
Sebelum itu, Lazismu sudah banyak membantu Palestina dengan biaya pendidikan mahasiswa di Gaza, pendirian Sekolah Lazismu Indonesia di kamp pengungsian Lebanon, dan lain-lain.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk terus mendukung menangnya kemanusiaan dan keadilan terhadap penindasan.
Ia menyebut bahwa pihaknya juga akan melakukan pengadaan 3 mobil ambulans medis di Gaza bersama Muhammadiyah Aid. Sementara, satu mobil sudah disalurkan di Gaza.
"Pertikaian harus dihentikan. Karena korban jiwa semakin banyak, terutama dari kalangan anak-anak dan perempuan," tegasnya.
Aktivis kesehatan Palestina di Gaza yang terdiri dari dokter dan tenaga medis mengucapkan terima kasih kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan Lazismu yang telah menyalurkan bantuan dari rakyat Indonesia.
Pihaknya menyebut bahwa korba-korban di Palestina telah menerima bantuan obat-obatan dan makanan dari Lazismu. Bantuan tersebut telah disalurkan di Rumah Sakit Shifa Hospital dan Jabalia Medical Center.
"Dari lubuk hati yang paling dalam kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini bisa membantu pengobatan para korban yang ada di Palestina," ujar seorang relawan lokal dalam sebuah video yang dikirim ke Lazismu, dengan Bahasa setempat sambil membawa tanda serah terima yang bertuliskan "BANTUAN RAKYAT INDONESIA UNTUK PALESTINA".
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut bahwa bantuan yang digalang tersebut merupakan manifestasi dari pembelaan terhadap pentingnya sebuah bangsa untuk hidup bebas di tanah airnya sendiri.
“Pembelaan Muhammadiyah terhadap Palestina memiliki nafas yang sama dengan perjuangan rakyat Indonesia sebagai bangsa yang pernah dijajah begitu lama, dan mengalami penderitaan yang begitu panjang. Dan Muhammadiyah turut mengapresiasi Langkah pemerintah RI yang telah bertindak tegas terhadap zionis Israel,” tegas Haedar.
Haedar juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada lapisan masyarakat yang telah memiliki jiwa semangat dan komitmen yang tinggi untuk dana kemanusiaan Palestina dan kemanusiaan lainnya yang selama ini selalu menjadi bagian panggilan Al-maun yang menjadi ideologi dan teologi gerakan Muhammadiyah untuk kemanusiaan semesta.

