

Pada hari Kamis (3/6), Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan rilis resmi perolehan donasi nasional dengan angka Rp. 30.767.641.176,-
Sebelumnya, Direktur Fundraising Lazismu Pusat Edi Muktiyono menyebut bahwa pihaknya memiliki target 30 miliar rupiah untuk disalurkan ke Palestina.
"Bantuan buat Palestina harus mencapai 30 M lebih. Maka kita harus terus on fire dalam melakukan fundraising," ujar Edi melalui keterangan tertulis.
Bantuan untuk Palestina tersebut bukan yang pertama disalurkan oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Koordinator Program Muhammadiyah Aid, Wachid Ridwan menjelaskan, pihaknya telah mengirim bantuan ke Palestina sejak puluhan tahun lalu. Bantuan tersebut terus mengalir ke sana hingga saat ini.
Dia menjelaskan, Persyarikatan Muhammadiyah melalui Program Muhammadiyah Aid yang didalamnya terdapat unsur Lazismu, MDMC, dan elemen Muhammadiyah lain secara masif menyalurkan bantuan kepada Palestina dimulai sejak 2017. Bantuan tersebut berupa beasiswa SPP bagi puluhan mahasiswa S1, S2 dan S3 yang kuliah di Universitas Islam Gaza.
"Lalu Muhammadiyah Aid juga memberi bantuan untuk pengobatan dan pembelian kaki palsu bagi mahasiswa dan masyarakat Palestina yang terkena serangan peluru tajam tentara Israel saat Great March setiap hari Jumat," ungkapnya.
Tak hanya itu, Muhammadiyah Aid juga telah memberikan bantuan paket lebaran dan Ramadhan tahun lalu di Gaza dan Yerusalem, termasuk juga bantuan kurban.
Lazismu juga telah menyerahkan bantuan berupa pendirian Sekolah Lazismu Indonesia di Kamp Pengungsian warga Palestina, Beirut, Lebanon. Sekolah ini diresmikan pada November 2020 silam.
Reporter : Yusuf

Rakorwil tersebut diikuti oleh Badan Pengurus dan Badan Eksekutif Lazismu Daerah se Jawa Tengah, KL Lazismu Jawa Tengah, dan Kantor Wilayah Lazismu Jawa Tengah.
Rakorwil tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Lazismu Daerah di caturwulan pertama, beserta melakukan pembahasan intens terkait RendangMu, baik di dalam negeri maupun di luar negeri seperti Palestina dan Yaman.
Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah Ikhwanusshofa menyampaikan bahwa setelah ada pengarahan dari Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. Tafsir, Rakorwil dilanjutkan dengan laporan Indikator Kerja Utama (IKU) dan Indikator Aksi Layanan (IKAL) dari Lazismu Daerah.
"Nanti malam kita bahas fiqh kurban yang khas Lazismu. Baru besok pagi kita bahas strategi dan target per daerah kemudian akumulasinya di Wilayah," ujarnya ketika dihubungi lazismu.org.
Ia menyebut bahwa seluruh peserta Rakorwil diwajibkan untuk melakukan Rapid Test Antigen. Hanya peserta yang dinyatakan negatif yang berhak mengikuti Rakorwil. Panitia penyelenggara juga menyediakan Kangen Water dan Probiotik agar selama kegiatan peserta tetap dalam kondisi fit.
Lazismu Jawa Tengah, dalam Rakorwil ini menargetkan perolehan dana kurban RendangMu baik di dalam maupun di luar negeri dapat mencapai 4 miliar rupiah.
"Mohon doa dan restu atas penyelenggaraan Rakorwil Lazismu se Jawa Tengah. Semoga menghasilkan keputusan yang lebih progresif dan manfaat kesemestaan, serta senantiasa mendapatkan keridhaan Allah," ujar Wahidin Hasan, Direktur Fundraising Lazismu Jawa Tengah melalui pesan tertulis.
Reporter : Yusuf

Lazismu membagikan nasi kotak dan air minum tersebut di lima titik, antara lain Surabaya Barat, Surabaya Pusat, Surabaya Utara, Surabaya Timur, dan Surabaya Selatan. Masing-masing titik paling tidak ada 50 box sehingga totalnya lebih dari 250 box.
Ketua Lazismu Kota Surabaya Ustadz Sunarko menyebut bahwa nasi kotak tersebut dibagika ke dhuafa seperti pemulung, tukang becak, yatim, petugas makam, petugas kebersihan, dan driver ojol.
"Harga per box itu Rp. 15.000,- Tapi karna ada bantuan dari mualaf, dhuafa, dan pelaku UMKM yang kita bina, kita bisa dapat Rp. 10.000,- per kotak nasi," ujarnya.
Ia menyebut bahwa kegiatan Jumat Barokah tersebut telah rutin dilakukan oleh Lazismu Surabaya sejak tahun 2012.
"Sudah kita lakukan sejak tahun 2012. Tidak di masjid, namun langsung ke penerima manfaat. Karena kalau di masjid jamaahnya campur antara yang mampu dan kurang mampu," imbuh Ustadz Sunarko.

Menurut keterangan Hilman, beasiswa tersebut diberikan setiap tahun dalam rangka mendorong penguatan sumber daya manusia di Indonesia.
Ia bersyukur telah melakukan proses seleksi terhadap para pengusul beasiswa selama beberapa waktu terakhir.
"Maka selamat bagi yang telah terpilih untuk mendapatkan Beasiswa Sangsurya maupun Beasiswa Mentari. Anda patut bangga dengan capaian yang anda dapatkan," ujar Hilman,
Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk dapat melanjutkan pendidikan sangat besar. Kesadaran akan pentingnya pendidikan sudah merasuki jiwa masyarakat Indoesia. Maka, ia berharap agar dana yang diterima oleh peserta bisa menjadi motivasi untuk terus belajar.
Ia berpesan agar penerima manfaat memiliki jiwa daan pendirian yang kuat. Punya disiplin yang tinggi agar cita-cita dapat tercapai.
"Teguhkan niat kita untuk menuntut ilmu. Teguhkan niat kita untuk belajar terus sehingga kita bisa memiliki kemampuan khusus yang bisa menjawab tantangan zaman. Menjawab mimpi kita semua, mimpi orang tua kita semua," pesan Hilman.
Guru Besar UMY tersebut berpesan agar penerima manfaat berhati-hati karena ada banyak hal yang membuat siswa dan mahasiswa terlena dan kurang fokus dalam belajar. Hal ini harus menjadi renungan para penerima manfaat.
Di sisi lain, pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan fundraising agar pelajar dan mahasiswa lain yang membutuhkan dan belum mendapatkan beasiswa dari Lazismu bisa segera mendapatkan. Sehingga bisa melanjutkan sekolah dan kuliah.
"Menuntut ilmu dengan baik dan serius menjadi kunci bagi masa depan anda semua. Saya juga punya pengalaman banyak dalam mencari beasiswa," tegas Hilman.
Ia berpesan agar penerima manfaat bersyukur. Bersyukur diwujudkan dengan cara memanfaatkan karunia dan nikmat yang telah diperoleh dengan sebaik-baiknya. Ia ingin agar penerima manfaat bisa berpikir untuk jangka panjang sehingga mampu memanfaatkan waktu dengan baik.
"Kalau tidak bisa memanfaatkan waktu, kita mungkin tidak menjadi orang yang punya keahlian dan pengetahuan khusus yang dibutuhkan masyarakat," imbuh Hilman.
Reporter : Yusuf

Sebelumnya PCIM Malaysia telah melakukan penggalangan dana dari pekerja migran Indonesia, bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia dan beberapa Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) di Malaysia.
Mahli mewakili Lazismu Pusat mengucapkan terima kasih kepada seluruh aktivis Lazismu Malaysia dan donatur yang telah memberikan kontribusi untuk rakyat Palestina. Ia berharap donasi tersebut dapat menjadi berkah bagi donatur dan bermanfaat bagi penerima.
Sutrisno menyebut bahwa penggalangan dana Palestina yang telah dilakukan adalah upaya membantu korban agresi militer Israel di Palestina.
Dengan penambahan donasi dari PCIM Malaysia tersebut, total dana yang berhasil dikumpulkan oleh Lazismu secara nasional hingga Rabu (2/6) mencapai angka Rp. 29.969.172.435,- Bantuan dana yang mencapai hampir 30 M tersebut akan segera disalurkan dalam berbagai program.
Sebelumnya, Lazismu telah menyalurkan satu unit mobil ambulans, ribuan paket obat-obatan, dan ribuan paket makanan kepada rakyat Palestina yang menjadi korban agresi militer Israel di Gaza.
Selain itu, Lazismu juga membantu MUI untuk dapat mendirikan Rumah Sakit Indonesia di Hebron.
Pada 17 Mei 2018, Lazismu memberikan bantuan berupa dana bantuan pendidikan mahasiswa di Universitas Gaza. Pada 30 Juli, bersama NCCR Gaza, Lazismu menyalurkan dana bantuan kemanusiaan di Gaza. Pada Agustus, di tempat yang sama, Lazismu kembali menyalurkan dana qurban.
Selain itu, di bulan yang sama Lazismu bekerja sama dengan IESCO dan PP Muhammadiyah menyalurkan dana kemanusiaan Palestina. Di penghujung tahun 2019, Lazismu menyalurkan dana pembangunan RSIH bersama MUI.
Pada 15 Mei 2020, dalam program Muhammadiyah Aid Lazismu melakukan pengadaan paket sembako untuk 64 kepala keluarga di Gaza, dan 64 keluarga di Yerusalem. Sedagkan dana qurban kembali disalurkan Lazismu pada Juli 2020 di Gaza sekaligus Tepi Barat.
Pada Agustus 2020, Lazismu melakukan penyaluran bantuan pembelian rumah untuk Madrasah bagi pengungsi Palestina di Beirut, Lebanon. Total dana yang telah disalurkan hingga tahun 2020 tersebut mencapai hampir 2 miliar.
Reporter : Yusuf

Program ini merupakan salah satu program Pilar Kesehatan berupa program Peduli Kesehatan dan Pilar Sosial Dakwah berupa Pendampingan Muallaf dari Lazismu Pusat.
Manajer Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Arief menjelaskan bahwa program yang digelar ini melibatkan pihak yang berkompeten di bidangnya. Ia juga berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin di daerahnya.
"Dalam pelaksanaannya kami mengajak serta pihak yang berkompeten di bidangnya seperti dokter umum dibantu perawat. Kami menargetkan agenda Khitanan Muallaf ini menjadi agenda rutin yang pelaksanaannya sesuai kebutuhan, dalam artian jika ada yang siap maka akan kami laksanakan," terangnya.
Arief juga menambahkan bahwa awalnya akan ada tiga orang muallaf yang siap dikhitan namun dua di antaranya berhalangan.
"Di awal kami mendapat informasi bahwa ada tiga orang yang bersedia dikhitan, namun setelah kami sampai di lokasi dua di antaranya berhalangan jadi hanya satu yang dikhitan," tambahnya.
Senada dengan itu dr. Didi Kurniadi selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan muallaf yang dilakukan oleh Lazismu.
"Khitanan muallaf secara gratis ini merupakan upaya kami dalam pembinaan muallaf dengan memberikan pemahaman bahwa dalam Islam laki-laki wajib hukumnya dikhitan dan alhamdulillah mendapat respon baik muallaf," terangnya.
Didi menyampaikan pula bahwa dirinya bersama amil Lazismu yang lain secara rutin mendatangi ke Desa Kamawakan untuk mendampingi warga muallaf.
"Kami sangat sering ke sini dengan agenda yang beragam, mulai dari awal hanya sekedar survei tempat, dilanjutkan beberapa kali acara pengislaman hingga akhirnya pembelian lahan yang dibeli oleh Muhammadiyah tersebut sedang dalam proses pembangunan masjid yang insya Allah akan menjadi masjid pertama di sana," imbuhnya.
Saat ini Muhammadiyah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui Lazismu terus membuka kesempatan bagi para sobat Lazismu untuk ikut serta dalam mewujudkan masjid bagi para muallaf di Desa Kamawakan dengan memberikan donasi baik secara langsung ke kantor Lazismu yang beralamat di Masjid Istiqomah Kandangan atau melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 958 03 11 00161 9.
(MDN/Yusuf)

