

Penyerahan donasi peduli Palestina merupakan hasil pengumpulan Lazismu se-DIY dari lima Kabupaten/Kota di wilayah DIY. Dalam rincian penghimpunannya, Kabupaten Bantul merupakan kabupaten penghimpun donasi terbanyak dengan jumlah Rp 1.057.197.622,-.
Kemudian disusul Kabupaten Sleman sejumlah Rp 836.968.300,- untuk Kabupaten Gunungkidul sejumlah Rp 499.175.500,- kota Yogyakarta sebesar Rp 444.35.269,- Kabupaten Kulonprogo sebesar Rp 409.370.000,- dan penghimpunan dari kantor wilayah Lazismu DIY sebesar Rp 292.957.968,-.
“Penyerahan donasi 3.5 milyar ini yang dihimpun oleh Lazismu se-DIY akan diserahkan ke Muhammadiyah Aid melalui Lazismu Pusat, dan akan dijalankan dalam bentuk beberapa program untuk masyarakat Palestina” ungkap ketua Badan Pengurus Lazismu DIY, Cahyono.
Sebagaimana diketahui, total donasi untuk rakyat Palestina yang akan disalurkan oleh Lazismu mencapai lebih dari 38 miliar rupiah.
Dana tersebut akan disalurkan untuk beberapa program. Menurut Direktur Fundraising Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Edi Muktiyono, Lazismu memiliki program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Program jangka pendek, menurut keterangan Edi, akan diwujudkan dalam bentuk makanan pokok, obat-obatan, tangan dan kaki palsu, air bersih, sembako, dan lain-lain.
"Dalam program jangka menengah, Lazismu akan memberikan bantuan alat kesehatan yang dibutuhkan di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Palestina. Termasuk membelikan mobil ambulans yang sangat dibutuhkan untuk mengevakuasi korban. Mengingat konflik Palestina adalah konflik berkepanjangan," ujar Edi, Rabu (9/6).
Untuk jangka panjang, Lazismu akan membangun fasilitas kesehatan seperti klinik, baik di Gaza maupun di Tepi Barat.
"Yang sudah dilakukan Lazismu bersama MUI adalah pembangunan rumah sakit di Tepi Barat. Sudah bekerja sama dengan Walikota Hebron. Saat ini tinggal realisasi dan peletakan batu pertama," imbuhnya.
Ia menyebut hingga hari ini Lazismu sudah melakukan beberapa kegiatan seperti menurunkan relawan untuk melaksanakan beberapa program. Selain itu, Lazismu akan mengirimkan bantuan relawan untuk membawa bantuan-bantuan yang terkumpul untuk disalurkan ke rakyat Palestina.
Reporter : Yusuf

Program Qurban Rendangmu merupakan olahan daging qurban melalui kemasan kaleng ukuran 200 gram dengan dengan rasa rendang. Rendangmu bertujuan untuk penguatan ketahanan pangan masyarakat khususnya dalam mensikapi masa pandemi Covid-19 dan siaga bencana.
Rendangmu memberikan layanan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah qurban, mendorong masyarakat untuk berperilaku peduli sebagai bagian instrumen peribahan sosial, memberikan pengetahuan masyarakat dalam membangun kesadaran persaudaraan sesama, mendistribusikan qurban secara adil dan merata dan prioritas daerat 3T, serta peningkatan kebutuhan masyarakat atas gizi yang cukup.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH. Drs. Tafsir, M.Ag, mengajak seluruh masyarakat juga warga persyarikatan termasuk AUM untuk ikut mensukseskan program qurban Rendangmu.
“Melalui qurban Rendangmu yang tahun ini bertarget 4 M, saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah, warga persyarikatan dan AUM untuk ikut mensukseskan program ini. Karena produk ini tidak saja syar’i, tapi higienis dan humanis," ujar Tafsir.
Menurutnya, kemanfaatan Rendangmu jauh lebih besar dibanding qurban yang biasa dilakukan di masjid-masjid, ketika tiga hari selesai dan daging qurban habis. Padahal, menurutnya masalah kemanusiaan dan ketahanan pangan itu butuh waktu sangat panjang.
Tafsir menambahkan bahwa qurban Rendangmu ini merupakan bagian tajdid Muhammadiyah. Sehingga lebih bermanfaat untuk semuanya dalam misi kemanusiaan, jangkauan yang lebih luas dan tahan lama. Ia menandaskan bahwa Indonesia adalah negeri yang rentan bencana.
"Hampir dipastikan terjadi, meski kita tidak berharap, dari tanah longsor, banjir, gempa bumi dan bencana non-alam seperti Covid-19," imbuhnya.
Sementara itu, Ikhwanushoffa mengatakan bahwa jumlah pengkurban dua tahun sebelumnya terus meningkat. Tahun pertama 900 juta, tahun kedua 2,2 M. Di Idul Adha 1442 tahun ini, pihaknya ditargetkan melalui Rakerwil Lazismu se Jateng mencapai Rp 4 M.
“Alhamdulillah, kami senang program ini diterima masyarakat, terbukti tiap tahun peserta terus meningkat,” ujar Ikhwan.
Wahidin Hasan Fundraising Manager Lazismu Jawa Tengah menyampaikan alasan efektiftas qurban dengan Rendangmu. Yaitu mempertimbangkan masa pandemi yang belum diketahui kapan harus berakhir. Maka Idul adha sebaiknya masyarakat diarahkan untuk qurban kemasan, untuk menghindari kerumunan massa. Mengingat kecenderungan masyarakat saat penyembelihan untuk melihat proses qurban sebagai bagian kegembiraan saat hari raya.
"Qurban menjadi bagian penting untuk pemenuhan gizi masyarakat sehingga upaya pemenuhan imunitas tubuh saat ini sangat diperlukan untuk menangkal virus Covid-19. Di samping saat qurban stok daging berlimpah hingga hari tasyrik, masyarakat pedesaan mayoritas tidak memiliki kulkas sehingga daging qurban kadang mubazir. Menuntut dihari-hari itu harus dimasak habis, ini berlebihan karena dimasak berulang bisa menyebabkan gangguan kesehatan," ujar Wahidin.
Qurban dalam kemasan Rendangmu mampu bertahan selama dua tahun. Hal tersebut akan lebih bermanfaat saat terjadinya bencana. Sehingga masa tanggap darurat terhadap warga terdampak yang kesulitan mendapatkan makanan yang bergizi bisa terpenuhi.

Ketua Lazismu Kota Langsa Ustadz Anwar menyebut bahwa setelah penyelenggaraan haji ditunda oleh Pemerintah RI, maka konsentrasi masyarakat akan lebih fokus pada penyembelihan Hewan Qurban yang merupakan rangkaian ibadah pada Hari Raya Idul Adha.
"Lazismu Kota Langsa seperti tahun-tahun sebelumnya yang menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban. Namun ada sedikit perbedaan yakni pihak Lazismu memasang target akan menyembelih 15 ekor Lembu serta kambing. Sehingga dengan target tersebut pihaknya akan bekerja maksimal menghimbau, mengajak bahkan jemput bola pada umat Islam untuk ikut bequrban," ujarnya.
Ia menyebut pelaksanakan penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan di Komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jl. WR Supratman No 7 Langsa.
Ustadz Anwar menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya sudah mendapatkan donasi dari 70 orang yang berqurban lembu sehingga mendapatkan 10 ekor lembu. Ditambah 5 ekor kambing. Pihaknya sangat optimis target 15 ekor lembu itu akan tercapai.
Di tempat terpisah, Ketua Pengawas Lazismu Kota Langsa Taufiq Ridla M, SE mengatakan seperti tahun sebelumnya, hewan qurban yang berhasil dihimpun oleh Lazismu Kota Langsa akan didistribusikan ke beberapa Ranting Muhammadiyah di Kota Langsa seperti Gampong Sungai Pauh, Gampong Sidodadi, Gampong Sidorejo dan Ranting lainnya.
Hal ini, imbuh Taufik Ridla, SE yang juga Kepala SD Muhammadiyah 2 Langsa bertujuan untuk pemerataan penyebaran daging qurban pada anggota dan simpatisan Muhammadiyah di Kota Langsa.
"Diperkirakan jumlah kantong daging qurban akan mencapai 1.000 kantong yang akan didistribusikan, khusus bagi mereka yang berqurban akan mendapatkan 3 kantong daging qurban untuk dikonsumsi sendiri," ujarnya.
Lazismu Kota Langsa mematok harga biaya qurban 1 bagian lembu Rp. 2.400.000,- dan 1 ekor Kambing Rp. 2.500.000,-. Pendaftaran dan pembayaran tetap diterima sampai dengan tanggal 17 Juli 2021.
Reporter : Yusuf

Pada hari Selasa (02/06) Lazismu Banyumas merespon kondisi di atas dengan memberikan alat bantu bergerak berupa kursi roda. Bantuan langsung diberikan menuju kediamannya dan diterima oleh Iyan dan kedua orang tuanya.
“Terimakasih atas bantuannya, semoga bantuan ini dinilai pahala dan Lazismu Banyumas menjadi semakin berkah,“ ujar Sarwan kepada tim Lazismu Banyumas.
Sebelumnya Iyan sudah menjalani perawatan di R.S. Wiradadi Usaha Banyumas dan kemudian R.S. Margono namun karena harus menjalani proses pengobatan yang cukup lama akhirnya Iyan harus dirawat jalan selama 2 minggu sekali.
Orang tua Iyan merupakan pekerja serabutan. Bapak Sarwan sebagai pekerja bangunan dan Ibu Dasikem sempat bekerja sebagai pedagang sehingga secara perekonomian masih kurang. Ditambah Iyan juga tidak memiliki BPJS untuk meringankan biaya pengobatan.
Selain kursi roda, Lazismu Banyumas juga memberikan tambahan berupa uang tunai kepada keluarga Iyan untuk membantu memenuhi kebutuhan pengobatan.
Manajer Lazismu Banyumas Sabar Waluyo berharap agar bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk penerima dan tentunya menjadi semangat dalam menghadapi musibah yang sedang dihadapi.
Reporter : Romi/Yusuf

Paket sembako tersebut dibagikan di tiga wilayah. Yaitu Desa Mentaren 1, Desa Mentaren 2, dan Desa Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir.
Salah satu kegiatan KKN adalah kegiatan non fisik berupa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi dengan melakukan kegiatan penyaluran sembako untuk warga masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan dipusatkan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Pulang Pisau Amal Usaha Muhammadiyah Masjid KH Ahmad Dahlan dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pulang Pisau.
Kepala LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Dr. Nurul Hikmah Kartini, S.Si.,M.Pd bersyukur bahwa Lazismu Pulang Pisau berperan aktif dalam kerjasama dengan peserta KKN dalam hal membantu beberapa hal kepada masyarakat yang terdampak covid, seperti pembagian sembako, masker dan pembuatan bak cuci tangan.
"Saya berharap sinergitas ini agar terus berjalan tidak hanya di semester ini namun berkelanjutan. Karena program KKN rutin dilakukan kampus UMPR setiap semester. Semoga hal ini bisa bermanfaat bagi yang menerima," kata Nurul.
Badan Pengurus Lazismu Pulang Pisau, Bonni Febrian mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. KKN ini telah melibatkan Amal Usaha Muhammadiyah dan Lembaga dibawah Persyarikatan Muhammadiyah Pulang Pisau
"Lazismu sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan siap bersinergi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan semangat tolong menolong dalam kebaikan," ujarnya.
Bonni menambahkan pembagian sembako ini adalah salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat terlebih di masa pandemi covid-19.
"Mudah-mudahan bermanfaat bagi penerima, berkah, dan sukses bagi adik-adik mahasiswa yang sedang menjalankan pengabdian masyarakat di Pulang Pisau," tambahnya.
Sementara itu Irwan salah satu peserta KKN berterima kasih kepada Pengurus dan para Relawan Lazismu yang telah membantu, mengawal dan menyalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak covid-19 di tiga desa Wilayah Pulang Pisau.
"Semoga Lazismu selalu solid, membantu masyarakat yang kurang mampu dalam hal kemanusiaan. Semoga setiap kegiatan Lazismu pulang pisau selalu dalam lindungan Allah SWT," jelas Irwan, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Negara.
Dalam setiap kegiatan dan realisasi program, Lazismu Pulang Pisau selalu dibantu oleh para relawan muda yang penuh semangat. Beberapa diantaranya adalah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kampus Pulang Pisau
(Bon/Yusuf)

Ia bersama tenaga ahli teknik sipil mempertimbangkan jembatan yang akan dibangun di Patikalain. Menurut analisa sementara tenaga ahli, perlu dibangun dua jembatan berseberangan sehingga membutuhkan dana yang relatif besar. Rombongan juga bertemu dengan Tim MDMC dan Lazismu Hulu Sungai Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Dirut Sabeth Abilawa berpesan agar Lazismu Kalimantan Selatan terus melakukan kerjasama dan koordinasi dengan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah dalam pelaksanaan ibadah qurban 1442 H, sekaligus melakukan penyempurnaan laporan.
"Saya berharap ada peningkatan kolaborasi dan sinergitas antara majelis, lembaga, dan ortom dengan Lazismu, baik di tingkat wilayah, daerah, maupun KL," ujarnya.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada Lazismu Kalimantan Selatan yang telah menjadi peringkat ke 5 dalam penghimpunan dana Ramadhan, dan meraih peringkat ke 7 dalam penghimpunan dana kemanusiaan untuk Palestina.
Bersama tim Lazismu Pusat, ia juga berharap Lazismu Daerah mampu mendirikan Kantor Layanan di setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Amal Usaha Muhammadiyah.
"Semoga dalam waktu dekat, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin juga bisa mendirikan Kantor Layanan Lazismu," imbuhnya.
Pada hari Sabtu, Dirut Sabeth Abilawa berada di Banjarmasin. Pihaknya melakukan pertemuan dengan Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan. Siangnya, ia bersama rombongan mengunjungi Hulu Sungai Tengah dan meninjau langsung Jembatan Patikalain
Pada hari Minggu, Sabeth bertemu dengan Lazismu Tapin, Lazismu Hulu Sungai Selatan, Lazismu Hulu Sungai Utara, Lazismu Hulu Sungai Tengah, Lazismu Balangan, Lazismu Tabalong, Lazismu Kotabaru, dan Lazismu Tanah Bumbu. Malamnya, ia kembali melakukan pertemuan dengan Lazismu Banjarmasin, Lazismu Banjarbaru, Lazismu Banjar, Lazismu Tanah Laut, dan Lazismu Barito Kuala.
Reporter : Yusuf

