Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Gempa Malang, MDMC Lakukan Asesmen Amal Usaha Muhammadiyah yang Terdampak

MALANG - Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan magnitudo 6,7 pada Sabtu (10/7), pukul 14.00 WIB. Gempa bumi terjadi di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, dengan kedalaman 25 kilometer. 
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M=6,7. Informasi itu kemudian diperbarui bahwa magnitudo gempa adalah M=6,1.
Gempa terjadi pada koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS), 112.48 Bujur Timur (BT), tersebut terjadi selama 37 detik. BMKG menyatakan bahwa gempa bumi yang juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Timur tersebut, tidak berpotensi tsunami.
Di wilayah Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang tengah melakukan pendataan kerusakan akibat gempa tersebut. Tercatat, beberapa wilayah yang mengalami kerusakan diantaranya adalah Kecamatan Wajak, Kecamatan Dampit, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Merespon bencana tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center kemudian melakukan asesmen aset-aset Amal Usaha Muhammadiyah yang terdampak gempa, dan memberikan paket bantuan sembako kepada warga yang terdampak.
Hasil asesmen MDMC adalah ada beberapa Amal Usaha Muhammadiyah yang mengalami kerusakan, antara lain SMK Muhamamdiyah 6 Donomulyo (Rusak Sedang), SMK Muhammadiyah 2 Pagak (Rusak Berat), SMP Muhammadiyah 10 Turen (Rusak Ringan), SMP Muhammadiyah 5 Pagak (Rusak Ringan), dan SD Muhammadiyah 10 Pagak (Rusak Ringan).
Sedangkan hingga saat ini masih dilakukan assesment untuk daerah lain.
Dalam Laporan Situasi yang dikeluarkan oleh MDMC, para relawan Muhammadiyah tersebut membutuhkan alat transportasi double cabin, makanan siap saji, bahan bangunan, baksos untuk membersihkan dan merenovasi puing-puing bangunan, dan alat untuk membersihkan reruntuhan.
Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan magnitudo 6,7 pada Sabtu (10/7), pukul 14.00 WIB. Gempa bumi terjadi di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, dengan kedalaman 25 kilometer. 
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M=6,7. Informasi itu kemudian diperbarui bahwa magnitudo gempa adalah M=6,1.
Gempa terjadi pada koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS), 112.48 Bujur Timur (BT), tersebut terjadi selama 37 detik. BMKG menyatakan bahwa gempa bumi yang juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Timur tersebut, tidak berpotensi tsunami.
Di wilayah Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang tengah melakukan pendataan kerusakan akibat gempa tersebut. Tercatat, beberapa wilayah yang mengalami kerusakan diantaranya adalah Kecamatan Wajak, Kecamatan Dampit, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Merespon bencana tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center kemudian melakukan asesmen aset-aset Amal Usaha Muhammadiyah yang terdampak gempa, dan memberikan paket bantuan sembako kepada warga yang terdampak.
Hasil asesmen MDMC adalah ada beberapa Amal Usaha Muhammadiyah yang mengalami kerusakan, antara lain SMK Muhamamdiyah 6 Donomulyo (Rusak Sedang), SMK Muhammadiyah 2 Pagak (Rusak Berat), SMP Muhammadiyah 10 Turen (Rusak Ringan), SMP Muhammadiyah 5 Pagak (Rusak Ringan), dan SD Muhammadiyah 10 Pagak (Rusak Ringan).
Sedangkan hingga saat ini masih dilakukan assesment untuk daerah lain.
Dalam Laporan Situasi yang dikeluarkan oleh MDMC, para relawan Muhammadiyah tersebut membutuhkan alat transportasi double cabin, makanan siap saji, bahan bangunan, baksos untuk membersihkan dan merenovasi puing-puing bangunan, dan alat untuk membersihkan reruntuhan.
Reporter: Yusuf
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bersama Alfamart, Lazismu Salurkan Bantuan ke Tunanetra

JAKARTA - Lazismu PP Muhammadiyah bersama Alfamart melakukan distribusi dana bantuan program kemitraan Lazismu bersama Alfamart kepada penyandang disabilitas, Senin (12/4).
Bantuan tersebut diterima oleh Erwin Zufriansyah selaku Ketua Fortufis (Forum Komunikasi Tunanetra Fisabilillah Indonesia) di Jl. H. Adam, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Menurut keterangan Erwin, dana ini akan disalurkan kepada penyandang disabilitas tunanetra yang ada di Jabodetabek. Erwin mengatakan, selama pandemi banyak penyandang tunanetra yang beralih profesi dari jasa pijat menjadi pengemis dan pengamen. 
Merespons situasi itu, kata Erwin, dia bersama anggota lainnya memberikan alternatif dengan berjualan kerupuk. 
"Tujuannya supaya tunanetra tidak menjadi pengemis," ungkapnya.
Erwin berharap dengan segala keterbatasan dirinya dan kawan-kawannya tetap berjuang bertahan hidup salah satunya dengan berjualan kerupuk. Di samping modalnya yang ringan, akses untuk memperoleh kerupuk lebih mudah didapat.
Sejak berdiri tahun 2019, keberadaan Fortufis selain sebagai wadah organisasi tunanetra, juga sebagai respons tunanetra terhadap diskrimininasi yang dialaminya.
Misalnya diskriminasi terhadap perlakuan untuk memenuhi identitas diri maupun diskriminasi dari keluarga mereka yang tidak mengakui anggota keluarganya terlahir sebagai penyandang disabilitas.
Erwin mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan Alfamart yang telah memberikan bantuan ini.
"Semoga para donatur mendapat keberkahan, dan Lazismu dapat berkembang dengan program-programnya yang peduli terhadap keberadaan penyandang disabilitas," paparnya.
Nazhori Author selaku Manager Program Kemanusiaan dan Lingkungan mengatakan, ada banyak komunitas penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian lembaga amil zakat, salah satunya adalah Fortufis ini. 
Di tengah pandemi ini, seperti diceritakan Erwin, nasib penyandang disabilitas sangat tidak menentu. Apalagi keperluan hidupnya harus terus terpenuhi termasuk bagaimana membayar kontrakan tempat tinggal mereka.
Selain itu, Lazismu dalam rangka program Ramadhan dengan tema Zakat Bangkitkan Indonesia juga menyalurkan Rendangmu untuk para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Fortufis. 
Lazismu mengucapkan terima kasih kepada konsumen Alfamart yang memberikan sebagian rejekinya untuk mereka para penerima manfaat. Sebagai mitra strategis Lazismu, Author berharap program ini dapat menjangkau penerima manfaat yang lebih luas lagi.
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Maksimalkan Layanan Zakat, Lazismu Wonosobo Bangun Gedung Zakat Center

WONOSOBO - Lazismu Wonosobo mulai merintis pembangunan Zakat Center sebagai sarana peningkatan pelayanan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. 
Ketua Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah Jawa Tengah, KH Tafsir mengawali peletakan batu pertama di Kompleks Amal Usaha Muhammadiyah di Jl. Kyai Hasyim Asyari Kp. Longkrang, Wonosobo Timur, Minggu, (4/4). 
Peran zakat infaq dan sedekah dianggap memiliki posisi strategis dalam penyelesaian problematika yang terjadi dilingkungan masyarakat. 
Direktur Lazismu Wonosobo, Tabah S. Pambudi menjelaskan bahwa pembangunan gedung Zakat Center dimaksudkan sebagai ikhtiar dalam meningkatkan sarana pelayanan baik penghimpunan maupun pendayagunaan dana ZIS. 
Menurutnya, perbaikan dari sistem layanan penghimpunan hingga pendistribusian terus ditingkatkan agar dapat mewujudkan rasa yang lebih aman dan nyaman bagi muzaki/donatur maupun mustahik. Penguatan sarana dan prasarana fisik, penguatan SDM hingga teknologi menjadi fokus utama target perbaikan dalam tahun ini.  
"Apalagi dimasa pandemi seprti sekarang, dengan berbagai keterbatasan dalam beraktifitas tentu harus memunculkan ide dan gagasan agar pelayanan tetap prima,” imbuh Tabah disela-sela acara.
Tabah menambahkan, potensi zakat di kabupaten Wonosobo cukup besar. Namun baru sedikit yang masuk dalam capaian LAZ resmi. Masih sedikitnya masyarakat yang faham dalam penunaian kewajiban zakat, menunjukkan perlunya edukasi yang berkelanjutan pada masyarakat. Baik dari kalangan pengusaha, PNS hingga bidang profesi lain seperti pertanian terhadap penghitungan zakat dengan berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang faham dan sadar atas keawajiban zakat yang harus dileuarkan, maka penghimpunan akan semakin meningkat dan pendayagunaan atau penyaluran akan semakin luas asas manfaatnya. 
"Kami sedang menyiapkan amunisi-amunisi untuk edukasi dan fundraising baik konvensional maupun digital agar masyarakat teredukasi dan ikhlas mengeluarkan zakatnya,” imbuhnya.
Senada dengan hal tesebut KH Tafsir menegaskan bahwa zakat dapat menjadi solusi problematika keummatan. Peran zakat tidak hanya hanya charity yang bersifat konsumtif semata, namun lebih dari itu. Hal ini menjadi penting dalam agenda-agenda pengentasan kemiskinan, pendampingan sektor kemandirian melalui program UMKM dan ketrampilan sumber daya dan lain-lain. 
“Ibarat perang, zakat bisa dijadikan modal agar peperangan bisa menang. Seperti halnya pengentasan kemiskinan, gorim, pendampingan mualaf, agenda dakwah dan pendayagunaan sektor lain,” ujar Tafsir.
Selain dihadiri oleh KH Tafsir, peletakan batu pertama tersebut juga diikuti oleh Ketua PDM Wonosobo Bambang WEN dan Ketua BP Lazismu Wonosobo Kus Mulyanto.
Kegiatan diawali dengan kajian Ahad Pagi di Masjid Al Arqom Kompleks Perguruan Muhamamdiyah. Kemudaian seremonial peletakan batu pertama pembangunan gedung Zakat Center, dan diakhiri dengan sarasehan para pimpinan Muhamamdiyah dalam menyambut bulan suci Romadhon. 
Selain dari PWM Jawa Tengah, Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Muhammadiyah Cabang, perwakilan organisasi kepemudaan, dan tamu undangan.
Reporter: Yusuf
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Ringankan Beban, Lazismu Banyumas Bantu Biaya Pengobatan Rutin

BANYUMAS - Lazismu Banyumas memberikan bantuan pengobatan rutinan kepada Ariyanto di kediamannya, Desa Pasir Lor RT 03/02 Karanglewas, Selasa (6/4). 
Bantuan rutinan ini sudah dilaksanakan sejak sekitar satu tahun yang lalu dan diberikan setiap bulan. Total setiap bulan senilai Rp. 500.000,- diberikan kepada Ariyanto untuk membantu biaya pengobatan.
Manajer Lazismu Banyumas, Sabar Waluyo berharap bantuan tersebut dapat meringankan keadaan keluarga dan berharap agar Ariyanto segera sembuh sehingga dapat beraktivitas normal kembali.
Ariyanto mengalami musibah kecelakaan pada saat dirinya bekerja di suatu proyek pada tahun 2017. Ia terjatuh ketika bekerja dan mengakibatkan kaki kirinya mengalami patah tulang sepanjang 8 cm. 
Dilansir dari laman resmi Lazismu Banyumas, sampai saat ini kondisinya masih tidak bisa berjalan dengan normal dan harus menggunakan 2 tongkat alat bantu jalan.
Ariyanto masih terus melaksanakan kontrol bulanan ke Rumah Sakit di daerah Solo. Bantuan biaya kesehatan ini tentunya akan sangat membantu dalam prosesi penyembuhan sakitnya. 
Awalnya, Lazismu Banyumas memfasilitasi proses pengobatan Ariyanto dengan bantuan operasional mobil ambulans. Namun, seiring berjalannya proses pengobatan, Lazismu Banyumas juga memberikan bantuan berupa biaya pengobatan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Lazismu Banyumas atas bantuannya. Semoga semakin berkah. Terimakasih atas dukungannya kepada saya," ucap Ariyanto kepada media Lazismu Banyumas.
Kegiatan Ariyanto selama menjalani proses pengobatan juga diisi dengan bekerja membantu tetangganya untuk membuat angklung. Bapak dua anak ini memang memiliki semangat yang tinggi alam bekerja.
Dalam proses penyembuhan, Ariyanto ingin melakukan terapi di daerah Purwokerto karena kondisinya sudah semakin membaik dan agar lebih terjangkau tempat berobatnya.
Reporter : Romi/Tansah
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Konsolidasi Organisasi, Lazismu Kalimantan Tengah Gelar Rakerwil

PALANGKARAYA - Bertempat di aula Gedung Dakwah Pimpinan Wilayah Lazismu Kalimantan Tengah melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Rabu - Kamis (7-8/4).
Rakerwil yang bertemakan "Perkuat Kelembagaan LAZ Guna Optimalisasi Penggunaan Dana ZISKA Lazismu Kalteng" tersebut berlangsung dari tanggal 7-8 April 2021 dan diikuti oleh Lazismu dari Kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Fitriani, S.HI mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan Lazismu yang ada di daerah-daerah dan Amal Usaha Muhammadiyah di Kalimantan Tengah.
“Rakerwil ini, untuk memperkuat pelaksanaan Lazismu Kalteng dan optimalisasi program-program daerah menyelaraskan program Lazismu Pusat khususnya untuk Ramadhan dan qurban," katanya.
Acara dibuka oleh Dr. Mahli Zainuddin, M.Si, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara daring.
Mahli mengatakan bahwa pelaksanaan rakerwil adalah salah satu indikator bahwa lembaga itu eksis. Oleh karena itu, Lazismu harus perkuat konsolidasi amil, kelembagaan, dan tetapkan target, optimalisasi Kantor Layanan di Kabupaten dan Kota, serta optimalisasi dukungan kebijakan PWM dan PDM dengan melibatkan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) untuk akslerasi digital.
"Selamat melaksanakan Rakerwil sebagai sarana konsolidasi, dengan Rapat kerja semoga semua masalah dapat dibicarakan dan diselesaikan, agar keberadaan organisasi menjadi nyata," ujarnya.
Sementara itu, Drs. H. M. Anshari Sapri, selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kalimantan Tengah mengatakan prioritas dari Rakerwil adalah peningkatan kelembagaan yang ada sehingga dapat meningkat, baik dari segi kualitas maupun dari kuantitas.
“Harapan kita, agar Lazismu di Kalteng dapat meningkatkan partisipasinya dalam mengembangkan Lazismu di Kalteng khususnya bagi kota dan kabupaten-kabupaten di Kalteng,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Ahmad Syar'i berpesan agar optimalisasi fungsi lembaga ini sangat diperlukan. Selain itu, Lazismu harus segera melakukan pembenahan agar kantor layanan yang ada di daerah atau di AUM dapat terkoordinasi dengan baik.
"Kita ingin kelembagaan ini diperkuat. Optimalkan fungsi lembaga dalam penghimpunan agar semakin eksis dan semakin berdaya guna akan menopang persyarikatan," ujarnya.
Rakerwil Lazismu Kalimantan Tengah selain digelar secara tatap muka menggunakan protokol kesehatan covid 19, juga disediakan fasilitas daring menggunakan aplikasi meeting video conference. 
Reporter: Bonni Febrian/Yusuf
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Jelang Ramadhan, Lazismu Gunungkidul Gelar Rakerda

GUNUNGKIDUL - Lazismu Daerah Gunungkidul melaksanakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Tahun 2021 pada Sabtu, 3 April 2021 di RM. Omah Kayu Wonosari. Raker dihadiri oleh 22 kepala Kantor Layanan Lazismu yang ada di Gunungkidul. 
Rakerda pada tahun ini mengusung tema “Digitalisasi Filantropi untuk Penguatan Tata Kelola Lazismu dan Pencapaian SDGs”. 
Raker tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul, Bapak KH. Sholikhin, S.Pd.I., MA, Dewan Syariah Lazismu KH. Busrowi Abd. Manan dan Badan Pengawas Lazismu KH. Nuryanto Ruaidi, S.Ag. MA serta jajaran Badan Pengurus Lazismu Gunungkidul.
Dalam laporan singkat saat pembukaan, Ketua Lazismu Gunungkidul Ustadz Wahyudiyono menyampaikan bahwa Raker menjadi ajang untuk silaturahmi antar pengurus, sekaligus konsolidasi internal agar dalam menjalankan program selama satu tahun dapat terukur dan sesuai target capaian.
KH. Solihin dalam sambutan dan pengarahan menyampaikan selamat atas terselenggaranya Raker. Ia berharap forum Raker bisa menghasilkan keputusan yang dapat membawa kemaslahatan kepada umat. 
"Masih dalam situasi pandemi yang belum berakhir, tetap menjaga prokes. Mari songsong Ramadhan 1442 H dengan kegiatan yang penuh inovasi," ujarnya.
Selain Raker, dalam kegiatan tersebut Muhammadiyah Gunungkidul juga melaunching Program Pesantren Ramadhan Virtual, Darul Arqam Virtual semua dalam rangka memfasilitasi jama'ah agar tetap semangat dalam mengisi bulan Ramadhan.
Dalam sesi pertama, materi disampaikan oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah D.I. Yogyakarta, Jefree Fahana, S.T., M.Kom. Ia menyampaikan harapan agar seluruh Kantor Layanan Lazismu di DIY bisa teraudit bahkan sampai tingkat kantor layanan. 
Hal ini dilaksanakan sebagai wujud transparansi kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan di era modern seperti saat ini amil harus bisa memanfaatkan peluang menggunakan berbagai sosial media yang ada.
Sesi kedua, materi disampaikan oleh salah satu anggota Kantor Layanan Lazismu Patuk, Surani Restu Wardoyo. IA mengajak agar seluruh Kantor Layanan Lazismu di Gunungkidul terus bergerak meskipun banyak kendala yang dihadapi, seperti pandemi Covid-19 ini agar pengurus disemua level untuk bergerak dan menjadi insan yang bermanfaat. 
Diakhir acara ditutup dengan do'a yang disampaikan Kyai Busrowi Abd. Manan. Dalam doanya, ia berharap Lazismu Gunungkidul semakin memberikan kebermanfaatan terhadap warga masyarakat. Sesuai slogan Lazismu Memberi Untuk Negeri.
Reporter: Yusuf
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross