Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Mustahik Berdaya Bisa Naik Level Jadi Muzaki

Banjabaru – LAZISMU. Siang itu, sebelum waktu dzuhur, (6/3/2018), Anna Dharta baru sampai ke rumahnya di Perum Griya Caraka, Loktabat Utara, Kota Banjarbaru. Dari pagi sampai siang dia mengantar pesanan kue serta cemilan di beberapa sekolah di sekitaran Kota Banjarbaru.
Anna merupakan mualaf binaan Lazismu Banjarbaru berkolaborasi dengan Mualaf Center Regional Kalsel. Terhitung setelah 3 bulan bantuan itu disalurkan, sekarang dia sudah menjadi donatur tetap, baru 2 bulan berjalan.
“Saat ini di Lazismu Banjarbaru telah hadir mustahik yang berdaya menjadi donatur,” ujar Ginanjar, Divisi Pengembangan Program & fundraising Lazismu Banjarbaru. Dalam 2 bulan ini infak bulanan dan donasi dari keuntungan yang terjual, rata-rata sebesar Rp 200 ribu.
“Usaha kami dibantu Lazismu Banjarbaru, sekarang giliran kami yang berbuat untuk Lazismu,” ungkap Anna, mualaf berdarah Indo-Pakistan itu. Dia mengharapkan ke depannya bisa membantu saudara-saudara mualaf yang lain untuk bersama-sama mengembangkan usahanya.
Selain usaha produksi brownies varian rasa, Anna sekarang mengembangkan usaha nasi kotak dan aneka kue kemasan kotak. Bahkan selain pangsa pasar sekolahan dan individu sekitar rumah, sebagian pelanggan dari perusahaan BUMN.
Pada bulan ini, ia berhasil mengumpulkan infak sebesar Rp 234.100,-. Ia juga mengatakan akan memotivasi teman-teman mualaf yang lain untuk berinfaq melalui Lazismu Banjarbaru. (lb)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Geliat UMKM, Cara Berkah Hidup Melimpah

Semarang – LAZISMU. Geliat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Semarang semakin terasa. Hari Minggu (18/2/2018) bertempat di rumah makan Soto Sedeep Banyumanik, 85 orang pelaku UMKM menghadiri pelatihan kewirausahaan dengan tajuk “Cara Berkah Hidup Melimpah.” Acara diselenggarakan oleh Lazismu Kota Semarang, Kantor Layanan Banyumanik bersama BPR Syariah Asaba, menghadirkan dua narasumber, dosen dan motivator dari UNNES , Rohani, SPd, MA, dan wirausahawan Raja Keripik Semarang, Nur Sodiq.

Dalam paparannya, Rohani yang juga pembina Lembaga Pendidikan Kampung Inggris, Semarang menyampaikan, dalam mencapai hidup melimpah dengan cara yang berkah, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, yakni meluruskan keyakinan, menata diri, melakukan usaha bumi, dan melakukan usaha langit.

Keyakinan yang keliru bisa mengakibatkan orang tidak bersemangat dalam menjalankan usaha. Misalnya, orang yang meyakini menjadi miskin atau kaya itu tergantung dari garis keturunan, dia cenderung akan lemah dalam berusaha. Keyakinan semacam itu harus diluruskan. Menata diri  membangun sifat yang baik. Salah satu sifat baik yang harus dimiliki wirausahawan adalah sifat bisa dipercaya. Usaha bumi adalah tindakan profesional yang mendatangkan manfaat bagi orang lain (customer). Sedangkan usaha langit adalah perbuatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT Maha Pemberi Rizki.

Sementara itu, Nur Sodiq menguraikan perjuangannya membangun bisnis di bidang makanan ringan dari nol. Di balik keberhasilannya, banyak suka duka yang harus dilewati. Mendatangkan bahan, memproduksi, memasarkan, mendistribusikan, harus dilakukan semuanya. Dalam perjalanan waktu, Ia berhasil menjadi pemasok keripik terpercaya di salah satu koperasi institusi militer. Ia mendapat kehormatan diundang saat RAT koperasi tersebut.

Pimpinan koperasi menyerahkan surat kepada Cak Nur, sapaan akrab dia, “Titip surat undangan RAT untuk bosmu mas,” katanya tanpa menyadari kalau bos yang dimaksud adalah orang yang dia titipi surat itu. Itulah wujud pelayanan total yang dicontohkan oleh Cak Nur, sehingga pelanggan pun tidak sempat mengenali pribadi dia.

Seluruh peserta antusias mengikuti acara sampai paripurna. Heru Rusdiana, seorang wirausahawan warung makan dari Pudak Payung mengungkapkan kesannya, “Saya termotivasi untuk memperbaharui dan membenahi sistem manajemen dan cara kerja warung makan saya.”

Salah satu kiat yang diberikan Cak Nur, usaha adalah melatih kesabaran. Banyak pengusaha pemula yang bimbang menghadapi permasalahan, seperti yang pernah dia hadapi di masa lalu. Kunci suksesnya kesabaran, tidak goyah karena rintangan, terus bersemangat dan tidak berhenti belajar. Cak Nur menyadari hal itu tidak mudah bagi pemula, untuk itu dia bersama wirausahawan muslim di Semarang giat membantu pelaku UMKM untuk maju melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan, bersama LAZISMU & Asaba. (hz)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Babak Baru Kolaborasi Baznas dan LAZ Berbasis Ormas Islam

Jakarta – LAZISMU. Bertempat di kantor MUI Pusat, hari ini ditandatangani kerjasama antara Baznas dengan lima lembaga zakat berbasis ormas Islam (19/2/2018). Inilah babak baru kolaborasi antara Baznas dengan organisasi pengelola zakat yang bergabung dalam Poroz.

Prof Bambang Sudibyo, ketua Baznas, menyampaikan rasa gembiranya bisa menjalin kerjasama dengan lembaga zakat berbasis ormas Islam.

“Semangat undang-undang perzakatan adalah mengutamakan LAZ milik ormas Islam,” kata Bambang.

LAZ berbasis ormas Islam, lanjut Bambang, merupakan partner strategis bagi Baznas. Sebab, LAZ inilah yang memiliki jaringan sampai desa-desa. Dengan jaringan yang sangat luas, program penghimpunan dan pendistribusian bisa dilakukan dengan efektif.

“Baznas tidak mungkin bisa menyalurkan zakat, infak dan sedekah sendirian. Baznas harus menggandeng banyak pihak. Di situlah peran penting LAZ berbasis ormas Islam,” papar Bambang.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr Makruf Amin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terkait kerjasama tersebut. “MUI ingin agar kelembagaan zakat bisa diatur dengan baik. Jangan ada benturan,” kata Makruf.

Lima lembaga zakat berbasis ormas Islam yang bekerjasama dengan Baznas adalah: Lazisnu (Nahdlatul Ulama), Lazismu (Muhammadiyah), Laz Dewan Dakwah (DDII), BMH (Hidayatullah), Laz Wahdah Islamiyah (Wahdah Islamiyah). (jt)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Sekolah Amil, Jalan Menuju Amil Profesional

Yogyakarta – LAZISMU. Dalam rangka meningkatkan kualitas, kapabilitas dan pelayanan yang baik sehingga menjadikan Amil profesional maka Lazismu DIY dalam mendorong dan memfasilitasi untuk menjadikan Amil profesional mengadakan Sekolah Amil ke 2.
Sekolah amil tersebut merupakan tindak lanjut dari sekolah amil ke 1 yang diadakan oleh lazismu Kantor Layanan Piyungan. Dalam sekolah amil ke 2 ini (Sabtu 17 Februari 2018) akan membahas standarisasi kantor layanan dan sistem keuangan yang disampaikan oleh Sabar Waluyo, S.E Manager Lazismu Banyumas.
Adanya sekolah amil ke 2 ini juga melihat kebutuhan dari lazismu khususnya di DIY yang semakin berkembang, dimana juga merupakan inisiasi dari beberpa kantor layanan untuk membuat standarisasi kantor layanan dan sistem keuangan yang memang belum dimiliki oleh lazismu di DIY.
Menurut Jefree Fahana, S.T. M.Kom selaku sekretaris lazismu wilayah DIY setelah adanya sekolah amil  ini selanjutnya akan membentuk tim yang juga melibatkan beberapa kantor layanan untuk merumuskan Standarisasi operasional Kantor layanan untuk lazismu se- DIY.
Selain itu, Cahyono S.Ag ketua Lazismu Wilayah DIY menambahkan, selanjutnya akan membentuk 30 kantor layanan model yang akan mewakili disetiap kabupaten atau kota. “Nanti akan membentuk kantor layanan model dari setiap kabupaten atau kota masing-masing 5 perwakilan kantor layanan,” kata Cahyono.
Cahyono juga mengatakan 30 kantor layanan tersebut akan mengikuti sekolah amil selanjutnya yang yang bertujuan untuk mematangkan semua materi yang telah didpat di sekolah amil sebelum sebelumnya. Sehingga 30 kantor layanan tersebut bisa jadi model di kabupaten atau kota masing-masing.
 Adapun jadwal sekolah amil selanjutnya sebagai berikut:
 Sekolah Amil 3 Bersama Dwi Santosa Pambudi, S.H.I., M.Hum
Materi Dalil Al-Qur’an dan Hadist Tentang ZIS, Sejarah Kewajiban Berzakat, dan Hukum positif di Indonesia pada rabu-kamis/ 21-22 februari 2018 Pukul 12.30-16.00 WIB tempat Aula PWM DIY
Sekolah Amil 4 Bersama Farid Ma’ruf, S.T.,  M.eng

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Mesin Obras untuk Ibu-ibu Berdaya

Tasikmalaya – LAZISMU. Dua sosok perempuan berdaya ini didaulat Lazismu sebagai ibu yang ikut bertahan bagaimana menopang kehidupan ekonomi keluarga. Para suaminya yang berpenghasilan tidak menentu, tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap berusaha mendidik anak-anaknya.

Di Tasikmalaya, kedua sosok perempuan bersahaja ini berhasil ditemui Rizky Nugraha selaku amil Lazismu. Pertama sosok Nurhayati, yang dikarunia tiga orang anak. Sebagai sosok penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi, dia tergolong produktif, meski suaminya bekerja sebagai petugas penerima telepon honorer.

Saat ditemui Lazismu, di kampung Tonjong, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan  Cipedes, Nurhayati berkisah tentang pekerjaannya sebagai buruh lepas di perusahaan konveksi (3/3/2018). Banyaknya orderan dari Jakarta di konveksi itu, butuh SDM yang sepadan untuk mengerjakan produksinya.

Mengetahui hal itu, Lazismu segera memfasilitasi dan menghubungkan komunikasi dengan pemilik konveksi. Sebagai jalan tengah, Lazismu memberikan bantuan mesin obras. “Di samping itu, diberikan pelatihan obras agar ketika menerima orderan membuat celana dalam anak dapat dikerjakan dengan baik,” kata Rizky.

Kesempatan yang sama diterima Ibu Komalasari, yang tinggal di Bojong Tritura RT/RW 004/012 Cipedes, Kota Tasikmalaya. Suaminya juga memiliki pekerjaan yang tidak menentu dengan 3 tanggungan anak yang masih kecil.

Selama beberapa hari Bu Kokom diberi pelatihan keterampilan memotong dan mengobras oleh pemilik konveksi. Setelah dianggap bisa, diberi orderan sesuai kesanggupannya.

Menurut PCM Cipedes, Kindi Suhendi, Nurhayati didampingi dengan pembinaan bertahap oleh Lazismu. Sebagai bentuk kaderisasi, Nurhayati juga ikut jamaah pengajian di Cipedes memelalui Pimpinan Ranting Aisyiyah Nagasari.

“Selain membina ekonominya, spiritualnya juga perlu dibina sebagai bekal mental yang kuat,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana LazisMu Kota Tasik, Nasrulllah bahwa pendampingan tersebut bagian dari visi program Lazismu. Tentunya ini sangat membantu penerima manfaat. Adapun akad mesin obras ini akad sewa beli. Penyerahan simbolis mesin obras diserahkan oleh Ketua Pelaksana Lazismu Kota Tasikmalaya bersama PCM Cipedes Kota Tasikmalaya pada 3 Februari 2018 pukul 13.46 wib.

Setiap seminggu sekali bahan yang sudah diobras disetorkan ke pengusaha. Mereka mendapatkan upah sebesar Rp 2500 – Rp 3000 dari setiap kodi. Jika tekun bisa menyelesaikan minimal 20 kodi sehari bisa memeroleh Rp 50000 lebih per hari. Bahkan ada yang bisa mendapatkan pendapatan 600 ribu per minggunya.

Seperti Bu Kokom, sehari-hari bisa mengerjakan sampai 20 kodi, yang akhirnya bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk menghidupi keluarganya sehari-hari. Mesin obras ini, fungsinya untuk mencegah agar bahan yang ada ditepi kain tidak berserabut. (ng)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Sidrap Bantu Pasien Duafa Pasca-Melahirkan

Sidrap – LAZISMU. Amil Lazismu yang diwakili M. Gazali, menyerahkan bantuan uang tunai kepada pasien tak mampu Kartina Lappe (17) melalui Kakaknya Ratna, sebesar 4,6 juta rupiah, di Rumah Sakit Arifin Nu’mang, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, (24/02/2018).
Direktur Lazismu Sidrap, Saifullah mengatakan bantuan yang diberikan bentuk partisipasi Lazismu terhadap problematika masyarakat sidrap.
“Kepedulian Lazismu terhadap persoalan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, merupakan bagian dari program Medical Care, di samping program prioritas lainnya antara lain, Gerakan Pendidikan,  Paket Duafa dan Peduli Bencana” ungkap Saifullah.
Sementara itu Kakak kandung Kartina, Ratna menjelaskan, adiknya saat ini terbaring di rumah sakit karena infeksi pada bagian perut setelah melahirkan anaknya melalui persalinan caesar di rumah Sakit Umum Andi Makkasau Pare-pare.
Biaya selama perawatan dan operasi yang cukup mahal, menurut Ratna sangat berat. “Keluarga berinisiatif untuk mengeluarkan Kartina dari rumah sakit karena tak mampu menanggung biaya operasi tersebut,” paparnya.
Semoga dengan bantuan dari Lazismu Sidrap dapat membantu proses penyembuhan adik kami.  Ratna berharap program Lazismu bisa berkembang untuk membantu lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya itu, Lazismu juga berencana kembali menyalurkan bantuan berupa Paket Duafa Nene Mallomo dalam waktu dekat ini. (dw)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross