Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Galang Dana untuk Bencana di Brebes

Jepara – LAZISMU. Ahad, 4 Febuari 2018 Lazismu Jepara melakukan penggalangan dana untuk bencana Banjir di Brebes, yang mengakibatkan fasilitas umum rusak, termasuk sekolah terkena dampak banjir tersebut. Lazismu Jepara melakukan penggalangan dana dibantu oleh para Relawan Muhmmadiyah (MDMC). Penggalangan dana dilakukan di alun-alun Kota Jepara, bersamaan dengan acara minggu pagi di alun-alun yaitu Car Free Day (CFD).

Penggalangan dana ini bukan hanya untuk menghasilkan uang semata, namun juga untuk mengenalkan LAZISMU di kalangan masyarakat sekitar. Penggalangan dana dilakukan dengan mengunakan Kardus kosong, lalu diberi tulisan “Donasi Bencana Brebes dan sekitarnya” tak lupa di kardus itu juga diberi lambang LAZISMU. Penggalangan dana ini dilakukan mulai Jam 06.00 – 07.30 WIB.

Relawan Muhammadiyah (MDMC) Jepara berkeliling mengelilinggi alun alun kota Jepara. Mereka tidak merasa malu ataupun ragu, karena disini mereka berjuang untuk saudara mereka yang sedang dilanda musibah.

Donasi yang terkumpul akan diwujudkan dalam bentuk paket School kit,  karena kebutuhan itu yang sangat diperlukan di sana. (lj)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Benjolan Merata di Wajah Apipudin

Semarang – LAZISMU. Penampilannya memang tidak biasa, wajahnya menampakkan benjolan tak beraturan yang menempati sebagian besar wajahnya, orang yang baru melihat mungkin merasa aneh atau mungkin kaget. Dia adalah Apipudin, pria berusia 36 tahun yang berasal dari Desa Jatimakmur, Kecamatan Jatirokeh, Brebes. Dia pasien RS Dr. Karyadi (RSDK) Semarang yang sedang menunggu tindakan operasi karena di diagnosis berpenyakit benigna neoplasma cranial nevousum (benjolan pada wajah).

Dia berasal dari keluarga tidak mampu, hanya mengandalkan nafkah dari adiknya yang bekerja sebagai buruh serabutan dan ibunya yang bekerja sebagai buruh tani di sawah. Untuk biaya berobat dia menggunakan BPJS, namun untuk kebutuhan sehari-hari dia merasa kesulitan, demikian disampaikan Hasan amil Lazismu Semarang kepada Matahati (6/3/2018).

Pada hari Senin,  26 Februari 2018 dengan diantar oleh ibunya menjalani pemeriksaan dan rawat jalan di RSDK. Sejak itu pula dia tinggal di rumah singgah pasien yang beralamat di Karangsawo RT 01/02 Semarang, menunggu jadwal operasi dilaksanakan. “Kemana-mana harus saya antar mbak, untuk ngomong saja susah” kata ibunya.

Ibunya menceritakan awalnya benjolan muncul di wajah Apipudin sebesar jerawat, saat itu umurnya baru sekitar 21 tahun. Lama kelamaan membesar menutup hampir seluruh wajahnya. Tahun lalu di lakukan operasi di hidung dan pelipis kanannya oleh tim dokter RSDK. Untuk yang akan datang rencananya ada tindakan pembedahan pada kelopak matanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama Lazismu mengajak anda peduli kepada penderitaan Apipudin, dan bersama-sama mewujudkan donasi kepedulian. Donasi dibuka mulai tanggal 5 Februari 2018 dan direncanakan berjalan selama 2 pekan ke depan. (Tuti/cak San)

Donasi bisa dikonfirmasi melalui WA 0856 4087 3531, transfer melalui rekening Lazismu berikut :

– Bank Syariah Mandiri 777 888 1785

– BTN Syariah 714 205 6983

Semoga Allah memberi kesembuhan padanya.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Siapa Membongkar Rumah Sugi ?

Semarang – LAZISMU. Siapapun orang yang melewati Jalan Ngemplak menuju Tandang melewati pos kamling RT 01 pasti akan kaget melihat rumah Sugi yang sudah dibongkar. Rumah itu tinggal menyisakan tembok dan rangkanya, bahkan terasnya sudah bersih tinggal menyisakan puing-puing saja. Ada kabar burung yang beredar rumah Sugi mau dibangun oleh salah satu parpol, juga ada yang bilang mau dibangun oleh tetangganya .
Sugi adalah seorang warga di Kelurahan Ngemplak RT 1 RW IX Kecamatan Tembalang yang sudah terdaftar pada program Bedah Rumah Lazismu Kota Semarang. Pada hari Ahad (04/03/18) Lazismu bekerjasama dengan warga setempat melaksanakan kerjabakti membongkar rumah Sugi di bawah komando Ustad Danusiri, warga setempat yang juga salah satu dari 13 orang Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang.
Tidak kurang dari 10 orang warga dan 2 orang saudara Sugi berkumpul hari itu. Mereka bergotong royong membongkar rumah. Saat membongkar genteng ada yang memanjat di atap mengambil genteng, ada yang mengoper, ada yang menerima di bawah, ada yang menata. Sementara kaum ibu menyiapkan makan dan minum. Suasana kebersamaan diselingi candaan menyertai pembongkaran rumahnya.
Pada Selasa kemarin pembangunan sudah dilaksanakan, mulai dari membongkar tanah untuk menanam slope, memasang besi, membuat bekisting dan pengecoran. Sampai sore hari sudah ada 6 tiang yang telah dilakukan pengecoran. Masing-masing dengan ketinggian setengah dari rencana awalnya.
Menurut kepala proyek pembangunan, Munawar rencana renovasi rumah Sugi meliputi pekerjaan memperkuat dinding dengan memasang 10 tiang cor beton yang terhubung membentuk ring, sesuai bentuk rumah aslinya. Sedangkan konstruksi atap menggunakan baja ringan ditutup dengan asbes sebagai pengganti gentengnya. Dengan konstruksi tersebut diperkirakan memerlukan dana sebesar Rp 15 juta.
Lazismu merencanakan membantu 1000 rumah dhuafa yang tidak layak huni, untuk di bangun menjadi rumah sehat. Rencana 1000 rumah tersebut untuk seluruh wilayah Jawa Tengah. Lazismu memberi kesempatan para donatur melaksanakan zakat, infak maupun sedekah guna mendukung program ini.  Untuk donasi bisa dikirim melalui BTN Syariah rekening 714205 6970 untuk zakat, rekening 714205 6983 untuk infak & sedekah .
Bisa juga menggunakan Bank Mandiri Syariah rekening 777 888 7181 untuk zakat, 777 888 1785 untuk infak & sedekah, konfirmasi melalui SMS/WA 0856 4087 3531. (cs)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bersama Klinik Ar-Rahmah, Lazismu Berikan Pengobatan Gratis Duafa

Bangalsari-LAZISMU. Memberikan fasilitas dan akses tentang kesehatan untuk kaum duafa adalah tanggung kita bersama sebagai mahluk sosial, Hal inilah yang di lakukan oleh KL Lazismu Bangsalsari bersama klinik Ar-Rahmah kepada buk Riyati warga Dusun Kedungsuko 70 tahun. Senin (5/3/2018)
Keprihatinan ini, KL Lazismu dan klinik Ar-Rahmah memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis terhadap kaum duafa dan anak yatim yang berada di Desa Bangsalsari.

Hadirnya Klinik Ar-Rahmah ini sangat membuka peluang program KL Lazismu Bangsalsari untuk mewujudkan layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan layak seperti pelayanan rumah sakit umumnya, disampin itu penanganan kaum dhuafa juga langsung ditangani oleh dokter klinik itu sendiri.

Program ini adalah wujud dari kepedulian donatur yang berdonasi ke KL Lazismu Bangsalsari sehingga layanan kesehatan gratis untuk duafa yang layak dan memadai bisa terwujud bersama klinik Ar-Rahmah.

Klinik ini adalah klinik pertama dan satu-satunya klinik yang dimiliki Muhammadiyah Bangsalsari, harapan ke depan bisa ditingkatkan menjadi rumah sakit. Lazismu bersyukur atas keberadaan klinik Ar-Rahmah, karena nantinya warga yang tercatat duafa, yatim piatu, sederhana bisa terlayani dengan baik. (Lazismu Bangsalsari)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Pemberdayaan Jamaah Model Pertanian Berbasis Masjid

Wangon – LAZISMU. Masjid sebagai pusat pemberdayaan penting diwujudkan di tengah masyarakat. Selain pusat dakwah dan tempat beribadah, masjid bisa menjadi pilihan sebagai sarana mendorong program yang kreatif. Belakangan ini,  Kantor Layanan Lazismu Masjid Al-Ikhlas, Karangtawang, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas membuat proyek percontohan.

Melalui konsep gerakan jamaah dakwah jamaah, Lazismu Pimpinan Derah Muhammadiyah Banyumas mewujudkan program pertanian berbasis masjid. Pada Rabu, 7 Maret 2018, dimulai penanaman bibit padi unggul bersama masyarakat Karangtawang.

Dengan didampingi Marketing Media Lazismu Banyumas, Habib Amrillah, kegiatan tandur dimulai pukul 06.00 WIB bersama puluhan jamaah. Mereka sangat antusias mengikuti proses tandur. Kearifan lokal dan keramahan masyarakat Karangtawang membuat suasana penanaman pagi itu menjadi ceria.

Menurut Habib, program tani bangkit ini bermula dari semangat para jamaah masjid Al-Ikhlas yang sudah memiliki kesadaran tinggi untuk berbagi dan berzakat. Terbukti dengan berhasil dikumpulkannya 1 Ton 268 kg gabah dari 51 jamaah yang membayar zakat pertanian. Mereka tidak hanya terdiri dari orang kaya saja, orang yang tidak punya sudah memiliki kesadaran tinggi untuk menunaikan zakat.

”Tujuan program pertanian ini sebagai penguatan jamaah untuk tetap kuat dan rapat dalam barisan berbagi kebaikan. Sehingga lurus dan rapat bukan sekadar  ketika salat berjamaah, tetapi juga kuat dan kompak dalam bermasyarakat. Di sisi lain, program ini untuk mengentaskan kemiskinan dilingkungan sekitar,” kata Jarwan selaku Ketua Lazismu Masjid Al-Ikhlas.

Adanya inisiatif itu dari pengurus Kantor Layanan Lazismu Masjid Al-Ikhlas untuk membangun masyarakat berjamaah. Lazismu Banyumas menilai progam itu bisa jadi pilot project. Karena itu, melalui dukungannya diberikan bantuan untuk pembelian bibit padi unggul kepada 39 orang yang mengikuti program pertanian berbasis masjid.

Kegiatan penanaman padi dilaksanakan di lahan milik Bapak Salut yang berada di samping Masjid Al-Ikhlas,RT 03/03 Karangtawang. Sekilas tentang Kantor Layanan Lazismu Masjid Al-Ikhlas yang menjadi percontohan Lazismu Banyumas bahwa di sana spirit jamaah sudah terbangun ketika masjid itu mulai didirikan.

Masjid Al-Ikhlas dibangun dengan swadaya masyarakat yang dibantu Lazismu Banyumas dengan total biaya pembangunan 1,3 Milyar Rupiah. Semua program dan kegiatan masyarakat Karangtawang berbasis masjid. Mulai dari pengajian Iqro bagi orang tua, kepemudaan, ibu-ibu Aisyiah, peternakan, dan yang sekarang tengah dijalankan adalah program tani bangkit.

Mengingat pesan dari Ibnu Hasan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas bahwasanya indikator kemakmuran suatu ranting muhammadiyah adalah ketika adanya pengajian, masyarakat salat berjamaah, dan adanya Lazismu sebagai roda perekonomian.

Semoga dengan dimulainya program tani bangkit Lazismu Banyumas yang berbasis masjid dan gerakan jamaah dakwah jamaah Masjid Al-Ikhlas Wangon dapat menjadi pertumbuhan peradaban masyarakat yang baik.

Sehingga kesenjangan sosial di masyarakat bisa teratasi dengan gerakan di dalam dan di luar masjid.  Sekaligus sebagai motivasi bagi seluruh masjid dan kantor layanan Lazismu di seluruh kabupaten Banyumas agar terus berinovasi membangun gerakan filantropi yang berkemajuan. (hb)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bantuan Sepeda Motor untuk Juru Dakwah

Purwokerto – LAZISMU. Dakwah membutuhkan dukungan semua pihak agar aktivitasnya berkelanjutan. Dakwah di pedesaan juga penting diperhatikan mengingat juru dakwah tugasnya bergantian. Agar berjalan efektif dakwah memerlukan kendaraan.

Di Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Lazismu Banyumas menyerahkan bantuan sepeda motor untuk sarana dakwah. Penyerahan diberikan langsung oleh Divisi Program Lazismu Banyumas, Fany Ariska kepada Pimpinan Ranting Muhammmadiyah Suro, Sabar Kasetiadi.

Satu unit sepeda motor telah diterima Ranting Suro dari penggalangan dana infak yang dilakukan Lazismu Banyumas beberapa waktu lalu. Hal itu atas permintaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Suro yang membutuhkan kendaraan untuk sarana dakwah. Penyerahan dilakukan pada Kamis, 8 Maret 2018 di kantor Lazismu Banyumas jalan dr. Angka Nomor 1 Purwokerto.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Suro merupakan salah satu ranting yang aktif di Cabang Kalibagor. Desa Suro sendiri berada di pinggiran dan agak jauh dari pusat Kecamatan Kalibagor. Selain itu, kondisi masyarakatnya memang memerlukan pendampingan secara khusus.

Persoalan sosial menjadi dilema, pasalnya sikap keberagamaan warga yang muslim banyak berubah. Fakta itu membuat juru dakwah prihatin. Ranting Suro memiliki program pembinaan 15 Masjid dalam satu desa yang berpusat di Masjid Muhammad Al-Barokah. Ada pengajian ibu-ibu dan TPQ yang terus dihidupkan sebagai pusat kegiatan dakwah.

”Namun kendalanya mobilitas dakwah tidak mendukung, karena harus bergantian dengan kendaraan milik pengurus ranting,” ungkap Sabar Kasetiadi. Selain itu, ketika kendaraan sedang digunakan juru dakwah yang lian, aktivitas dakwah menjadi terhambat karena harus bergantian,” tambahnya.

Sebagai solusi, para donatur Lazismu Banyumas merealisasikan satu unit sepeda motor untuk mobilitas dakwah di desa tersebut. Semoga dengan bantuan sepeda motor ini dapat melancarkan aktivitas dakwah dan kegiatan keagamaan lainnya di Desa Suro sehingga masyarakat bersemangat untuk mengikuti kegiatan rutin. (hb)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross