

Jelang Tanwir Lazismu Luncurkan ATM Beras
Bengkulu - LAZISMU. Gerakan filantropi yang mencerahkan bergema pada rangkaian kegiatan Tanwir Muhammadiyah di bumi Raflesia, Bengkulu. Kegiatan pra tanwir tersebut diisi Lazismu dengan melaksanakan peresmian ruang kelas dan pemberian paket peralatan sekolah (school kit) untuk murid-murid yang membutuhkan di Rejang Lebong pada 12 Februari 2019, bersamaan dengan itu, pada Rabu, 14 Februari 2019, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), antara lain Masjid At-Tanwir dan Gedung Hasan Din di kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Masjid Oey Tjin Hein, dan Gedung Pertemuan Muhammadiyah, serta Mobil Listrik karya murid SMK Muhammadiyah Bengkulu.
Pasca-peresmian itu, Haedar Nashir meresmikan ATM Beras, inovasi program Lazismu. Peresmian itu ditandai dengan simulasi menempelkan Kartu ATM Beras lewat sensor mesin ATM. Setelah kartu diitempel, beras keluar dari mesin sebanyak 2 Kg, yang disaksikan Haedar Nashir dan Direktur Lazismu Hilman Latief serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu, Syaifullah, dan beberapa Ketua PP Muhammadiyah lainnya.
Direktur Lazismu, Hilman Latief mengatakan, ATM Beras merupakan salah satu bentuk komitmen Lazismu untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam bentuk kartu ATM untuk pengambilan beras lewat mesin yang sudah di sediakan.
ATM Beras ini, lanjut Hilman, di beberapa daerah sudah mulai diterapkan Lazismu untuk membantu masyarakat yang duafa.
Di pagi yang cerah itu, Lazismu juga memberikan bantuan program Peduli Guru dan School Kit kepada penerima manfaat.Termasuk sinergi perogram Lazismu dengan Alfamart melalui penggalangan DonasiKu mulai dari 1 Juli s/d 31 Desember 2018, dan berhasil terkumpul Rp 4.249.006.113.
“Hasil ini akan disalurkan dalam bentuk paket perlengkapan sekolah berisi alat tulis, seragam, dan tas sekolah sebanyak 6500 paket, bantuan 20 titik renovasi sekolah, bantuan 1200 Family Kit untuk korban bencana alam dan bantuan kemanusiaan lainnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Corporate Affair Director Alfamart, Solihin.
Alfamart dan LAZISMU sepakat untuk menyalurkan dengan maksimal penyerapan sekaligus menjangkau lebih luas lagi penerima bantuan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi untuk berbagi walau sekecil apapun.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muhamadiyah Haedar Nashir mengucapkan terima kasih atas penyaluran tersebut. “Semoga bermanfaat bagi yang menerima,” ungkapnya.
Usai peresmian, Ketua Umum PP Muhammadiyah bersama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah melanjutkan meninjau Bazzar Tanwir dan berkunjung ke stand Lazismu. (na)

Adapun yang mendapatkan bantuan modal usaha dari Lazismu pada pembiayaan pinjaman modal usaha tanpa bunga, Jum'at 08 Februari 2019 adalah :
1. Sri Wilujeng, 42 th. Usaha produktif pisang keju. Bantuan pinjaman untuk kelompok 5 orang sebesar Rp. 5.000.000,-.
Di kelompok bu Sri Wilujeng juga ada nams Fitriani, 25.tahun.asal Bali yang saat ini tinggal di Bulak Banteng Wetan. Untuk tambahan modal jualan ATK.
2. Kristin, 40 tahun, Tambak Asri - Krembangan Surabaya. Ia pinjam di UKM BMW Lazismu Kota Surabaya juga pinjam Rp. 3.000.000 untuk di gunakan jualan gorengan.
3. Sumiarsih, 42 tahun. Tambak Asri 25/08. Pinjaman dipergunakan untuk persewaan Sound Sistem. Bantuan modal usaha sebesar Rp. 3.000.000,-.
Semoga usaha para kelompok binaan UMKM BMW lazismu ini bisa berkembang pesat, Barokah dan bisa mandiri. Aamiin. (AH).



15 MENIT YANG HARU,
PEDULI DHUAFA’ BERSAMA WARGA DAN LAZISMU
Senin (11/2) bapak-bapak paruh baya datang ke Zakat Center Lazismu di jalan Meduran No. 1 Mojosari. Beliau bermaksud mengusulkan nama-nama mustahik di sekitar tempat tinggalnya yang dirasa membutuhkan perhatian dari Lazismu. Nama bapak tersebut adalah Ar-Rozi. Takmir salah satu masjid di Kec. Pungging meski ia berdomisili di Kelurahan Sawahan, Kec. Mojosari. Kedatangan Rozi disambut langsung oleh manager Lazismu Daerah, Ridho. Pengajuan dilakukan secara singkat dan sederhana, dengan membawa secarik kertas dan nama-nama calon penerima bantuan, Rozi menjelaskan bagaimana kondisi warga samping kanan kiri rumahnya. Setelah itu, tidak perlu waktu lama bagi Ridho segera melakukan proses tindak lanjut laporan usulan tersebut.
Hari ini, Jumat (15/2) sejak pagi Ridho berkoordinasi dengan Pak Rozi terkait proses tasaruf dhuafa tersebut. Hingga akhirnya, sekitar pukul 13.00 WIB, 4 orang petugas Lazismu bersama pak Rozi melakukan tasaruf sembako tersebut kepada para warga yang berhak menerima di Kelurahan Sawahan. Tercatat ada 8 warga yang menerima bantuan sembako tersebut, yang hampir kesemuanya adalah janda dan lansia. Proses tasaruf tersebut berlangsung singkat, khidmat disaksikan tetangga-tetangga sekitar yang ikut merasakan haru.
“mohon doanya Bapak Ibu, insyaAllah tasaruf sembako ini akan kami lakukan rutin setiap bulan kepada penerima kami. Dan mohon doanya juga agar Lazismu diberikan kekuatan untuk bisa berbuat lebih ke depan.”, Ridho menyampaikan pendapatnya. Pak Rozi juga menambahkan, bahwa ini adalah bukti Muhammadiyah hadir ditengah-tengah masyarakat, memberi bukti peduli sosial dan aksi nyata kepada sesama. Salah satu penerima sembako yang paling sepuh, bahkan terlihat berlinang air mata saat menerima bantuan.
Prosesi tasaruf diakhiri sekitar pukul 13.15 WIB, 15 menit yang haru dan momentum untuk terus membekaskan diri dalam kebaikan kepada sesama. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah anda melalui Lazismu kab. Mojokerto. (kar)

Yogyakarta – LAZISMU. Peran pengawasan secara syariah dalam lembaga pengelola zakat adalah penting untuk mengetahui hal-hal konkret dalam program penyaluran zakat dan audit syariah. Karena itu, tidak hanya pengawasan keuangan saja, dari sisi syariah juga menjadi perhatian penting.
Maka bimbingan teknis bagi amil sebagai upaya meningkatkan kapasitas amil adalah mutlak diberikan melalui berbagai pelatihan zakat untuk para amil. Hal itu terwujud dalam kegiatan yang diselenggarakan Kementrian Agama Wilayah DIY dalam tajuk "Bimbingan Teknis Pengawasan Syariah Organisasi Pengelolaan Zakat yang digelar di Hotel Dhafam.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari (27 Feb - 1 Maret, 2019), dengan peserta yang terdiri dari Baznas dan LAZ se-DIY. Dalam kegiatan itu pula, Kemenag DIY menyerahkan piagam penghargaan kepada lembaga amil zakat dan badan amil zakat yang dinilai berdasarkan kinerja terbaik di 2018.
Kategori Capaian Kinerja Penghimpunan Terbaik disematkan kepada Lazismu DIY. Dari capaian itu, Lazismu DIY mendapat penghargaan yang langsung diberikan oleh Prof. Dr. H. Muhammadiyah Amin, M.Ag selaku Dirjen Bimas Islam Kemenag RI kepada Ketua Lazismu DIY, Cahyono S.Ag.
Capaian ini menurut Ketua Lazismu DIY, Cahyono, merupakan apresiasi semua pihak dan bukti kepercayaan masyarakat kepada Lazismu. "Masyarakat di DIY sangat percaya kepada Muhammadiyah terutama Lazismu sebagai lembaga pengelola zakat, infak dan sedekah,” kata Cahyono.
Dihubungi secara terpisah, Jefree Fahana, selaku Sekretaris Lazismu DIY, mengatakan, bahwa penghargaan yang diberikan oleh Kemenag DIY kepada Lazismu merupakan motivasi untuk Lazismu se-DIY untuk terus meningkatkan kinerjanya dan seluruh tugas yang ada (1/3/2019).
“Selain menghimpun, Lazismu juga berkewajiban mendistribusikan serta mendayagunakan dana ZIS. Penghargaan ini memotivasi kami dan melecutkan semangat kami bahwa amanah yang kami pikul dapat memberikan yang lebih baik lagi pada aspek distribusi dan pendayagunaan, sehingga slogan memberi untuk negeri semakin mengena.” tutup Jefree. (na)

