

Program tersebut berisi beberapa kegiatan seperti sebar takjil, santunan yatim piatu dan difabel, serta berbagi paket sembako.
Tema Ramadhan Lazismu kali ini adalah "Zakat Bangkitkan Indonesia". Program tersebut bertujuan memberikan semangat kepada masyarakat untuk bangkit dari belenggu pandemi dan menjalani bulan Ramadhan penuh berkah dengan optimis.
Salah satu program Ramadhan 1442 H, sebar takjil, dilaksanakan hari ini bertempat di bundaran belah Pulang Pisau, Sabtu (17/4).
Kegiatan membagikan makanan kecil untuk berbuka puasa kepada para musafir, pengguna jalan dan warga masyarakat yang pulang bekerja, tersebut bersinergi dengan relawan Muhammadiyah dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).
Achmat Husen, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pulang Pisau mengatakan kegiatan program selama Ramadhan diharapkan bisa mengakomodir para dermawan untuk menyalurkan sebagian hartanya untuk kegiatan sosial kemanusian melalui Lazismu Pulang Pisau dalam berbagai bentuk kegiatan.
"Bulan Ramadhan, antusiasme orang untuk bersedekah sangat tinggi. Lazismu berusaha manampung sebagai wadah untuk menyalurkan zakat , infaq dan sedekah kaum muslimin, kemudian mentasyrufkan kembali melalui program-program," ujarnya.
Reporter: Bonny Febrian/Yusuf

Mereka menggelar galang dana secara daring menggunakan metode kampanye virtual di media sosial.
Hari Restu Septi Aji, Ketua PPI Prancis menyebut bahwa galanh dana tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban saudara saudara mereka di NTT.
"Selain itu juga sebagai pengingat kepada warga Indonesia di luar negeri, baik pelajar ataupun diaspora, untuk tidak melupakan masalah masalah yang ada di tanah air," ujarnya.
Ia berharap penggalangan dana tersebut dapat membantu meringankan beban materi masyarakat yang terdampak bencana. Ia juga berharap agar pemerintah tidak merespon bencana ketika pasca bencana, melainkan mempersiapkan segala kemungkinan secara bersungguh-sungguh dengan cara memperkuat kewenangan institusi terkait.
"Dalam hal ini BNPB. BNPB perlu diberikan payung hukum yang kuat, anggaran yang cukup dan sumber daya yang baik. Kemudian juga sangat perlu untuk berinvestasi di teknologi dan SDM di bidang mitigasi bencana," imbuh Restu.
Dari galang dana tersebut, mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar 802,56 Euro, senilai dengan Rp. 14.080.000,-.
Reporter : Yusuf

Program Kado Ramadhan diawal bulan puasa ini berisi pemberian paket sembako dengan total 959 paket dan uang santunan yang diberikan melalui delapan KL Lazismu.
Sabar Waluyo, Manajer Lazismu Banyumas menyambut baik atas terlaksananya program di awal Ramadhan tahun ini. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringangkan beban para penerima manfaat.
“Ini merupakan program untuk menyambut bulan Ramadhan. Untuk donatur dan muzakki kami ucakan terimakasih,“ ujarnya.
Delapan KL dan jumlah paket sembako yang diberikan di antaranya,
pertama KL lazismu Karangbawang yang memberikan total 80 paket pada hari Minggu (10/04) bertempat di Masjid At – Taqwa Karangbawang Kecamatan Ajibarang. Kedua, KL Lazismu Karangpucung yang melaksanakan pada hari Senin (11/04) di Masjid Al – Muhannadi Desa Karangpucung sebanyak 50 paket sembako.
Ketiga, pada hari Senin (12/04) Lazismu Banyumas melalui KL Lazismu Krajan memberikan bantuan paket sembako sebanyak 160 paket bertempat di Masjid Al – Muslimun 2 Desa Krajan Kecamatan Pekuncen. Keempat, KL Lazismu Pasirkidul yang memberikan bantuan paket sembako sebanyak 100 paket.
Kelima, ada KL Lazismu Karanglo dengan memberikan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan sebanyak 400 paket. Keenam, KL Lazismu Pasirwetan yang memberikan sejumlah 169 paket sembako.
Ketujuh, Lazismu Banyumas melalui KL Lazismu Lesmana dengan memberikan santunan uang senilai Rp.18.700.000 kepada 137 orang. Kedelapan atau yang terakhir yaitu KL Lazismu PDA Banyumas memberikan santunan anak yatim sejumlah Rp. 300.000,- per orang sebanyak 24 orang.
Semarak program Kado Ramadhan ini akan terus ditebar Lazismu Banyumas dengan melakukan sinerigi bersama semua KL untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tentunya untuk memberikan edukasi bahwa zakat bernilai penting untuk membantu banyak orang. Layanan zakat Lazismu Banyumas juga terus dibuka setiap hari agar memudahkan masayrakat memberikan zakat, infaq maupun shodaqoh.

Sebanyak 3000 paket takjil dibagikan oleh tim Lazismu kepada warga di sekitar Pamulang dan Setu, Tangerang Selatan.
Kegiatan ini juga sekaligus bentuk sosialisasi Lazismu sebagai lembaga amil zakat infaq dan shadaqah kepada masyarakat Tangerang Selatan.
Ketua Lazismu Tangsel H. Eko Purwanto mengatakan bahaw gerakan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian dan juga menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadan.
"Melalui kegiatan ini kami menumbuhkan kepedulian kepada sesama dan menumbuhkan semangat untuk berbagi di bulan suci," kata Eko, di sela-sela kegiatan.
Eko menambahkan, pembagian takjil oleh Tim Lazismu juga tetap menegakkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.
Adapun takjil yang dibagikan merupakan sumbangan yang dikumpulkan dari para donatur terutama warga Muhammadiyah Tangsel. Eko berharap ke depan lebih banyak lagi donatur yang mau menyumbangkan sebagian hartanya untuk berbagi.
Ke depan, Lazismu Tangsel juga akan lebih banyak lagi menggelar kegiatan berbagi sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan, terutama di masa pandemi Covid-19.
"Akan ada ke depan program Lazismu Tangsel berbagi lainnya, seperti santunan kepada Dai, marbot, kaum duafa, yatim piatu, serta juga pemberdayaan UMKM di masa pandemi," demikian kata Eko.

Agung Pramuryantyo, direktur utama Lazismu Pekanbaru menjelaskan bahwa Masjid Darul Ikhsan adalah masjid kedua yang bekerjasama dengan Lazismu Pekanbaru dalam melaksanakan program pesantren Ramadhan.
"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat untuk anak-anak memberikan pembelajaran Al Qur'an kepada mereka, yang insya Allah rutin selama Bulan Ramadhan dimulai setelah ashar hingga menjelang magrib," jelasnya.
Melanjutkan hal di atas, Sultan Habil Fahlevi, koordinator Ramadhan menanggapi kegiatan ini sangat bagus sehingga bisa memberikan aktifitas yang baik kepada anak anak.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan ada kemajuan sedikit banyaknya ilmu dari Lazismu Pekanbaru untuk anak anak kami," ujarnya.
Ia menambahkan, untuk peserta pesantren Ramadhan yang ada di Masjid Darul Ikhsan berjumlah kurang lebih 100 anak.
Sementara itu Efendra selaku sekretaris RW 07 Kelurahan Sialangmungu menjelaskan Masjid Darul Iksan sejak 3 tahun terakhir telah menjalin kerjasama dengan Lazismu Pekanbaru dalam program pesantren Ramadhan.
"Alhamdulillah dari segi kuantitas semakin bertambah dan secara kualitas memberikan efek yang sangat bagus, sehingga kita lihat jamaah kita sekarang kalau magrib atau isya itu paling tidak itu boleh dikatakan udah hampir sama jumlah anak anak dan orang tua," jelasnya
Ia juga berharap kerjasama program pesantren Ramadhan ini terus berlanjut untuk bisa membimbing anak anak yang berada di sekitar masjid Darul Ikhsan.


