

Buol – LAZISMU. Dalam kesempatan
Ramadhan ini, Lazismu bersama dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (Pemuda
Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah) telah menyalurkan donasi yang dititipkan
oleh muzaki pada program Ramadhan Mencerahkan 1440 H, Rabu (15/5/2019).
Ketua Lazismu Sulawesi Tengah, Burhanuddin
menuturkan ada asa yang besar dalam sinergi program yang sudah berjalan di tiga
daerah antara lain Kabupaten Parigi, Buol dan Toli Toli. “Semoga kegiatan ini dapat menular ke daerah-daerah
yang lainnya,” katanya.
Pada momen itu, Lazismu Buol yang dinahkodai
oleh Kamarudin menyalurkan sembako dan air mineral ke Panti Asuhan, Masjid,
Pondok Pesantren dan beberapa mustahik sebagai kado ramadhan.
“Lazismu Buol juga menerima dan
menyalurkan donasi-donasi para muzaki baik berupa dana zakat, infak, sedakah
dan kemanusiaan,” tutur Kamarudin.
Sementara Rudianto, Badan Pengurus
Lazismu Sulawesi Tengah, mengatakan jika kegiatan ini sangat bermakna bagi
penerima manfaat dan Lazismu. Ia berharap ada keberlanjutan dari program ini di
luar ramadhan.
Ia juga mengajak para donator untuk
menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Lazismu Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang berada di jalan
Hangtuah 114 Fakultas Ekonomi Unismus. (bp)

Belitung – LAZISMU.
Memasuki hari ke 9 di bulan Ramadhan, Lazismu Belitung dapat berbagi lewat
program sebar takjil berbuka. Hari itu berbeda dengan hari biasanya berbagi takjil
ditujukan untuk keluarga pasien RSUD Tanjungpandan, demikian disampaikan Ketua
Lazismu Belitung Muhammad Nadhirin kepada awak media Lazismu (15/5/2019).
Mereka para keluarga pasien terlihat antusias dan menyambut inisiatif gerakan berbagi bagi takjil. “”Ttak sedikit dari mereka sengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah membantu mempersiapkan berbuka puasa,” katanya. ini.
Program sebar takjil ini, menurut
Nadhirin, rangkaian dari program Lazismu Belitung di ramadhan tahun ini. Selain
sebar takjil ada juga program paket kado duafa, paket peduli yatim, paket peduli
marbot masjid dan paket peduli mualaf.
Tak hanya di rumah sakit, Lazismu
juga membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas di jalan Gegedek
Tanjungpandan. Cuaca yang cerah membuat sepanjang jalan Gegedek dipenuhi para
pengendara yang ingin menghabiskan waktu menjelang berbuka dengan kegiatan
ngabuburit di pantai Tanjungpendam. (lb)

Gresik – LAZISMU. Keceriaan ratusan
anak-anak berubah menjadi haru ketika diputar film tentang kondisi Palestina di
mana negara ini terus diawasi oleh para serdadu Israel. Pemutaran film
berlangsung saat kunjungan ulama Palestina, Syaikh Yahya Mohammad Al-Shafei di
sekolah TK ABA 40 Pondok Permata Suci (PPS) Gresik.
Kepala Kantor Lazismu Gresik, Minal
Abidin yang ikut mendampingi kunjungan ini sangat mengapresiasi kegiatan
tersebut. “Lazismu sebagai lembaga amil zakat yang menaungi kegiatan
penggalangan dana Palestina ikut bahagia dengan empati yang diberikan oleh
anak-anak setelah dilakukan penggalangan dana yang terkumpul Rp. 20.175.700,”
katanya.
“Kami ingin mengenalkan kepada siswa, ada saudara sesama muslim di negara Palestina yang perlu dibantu,” ujar Kepala Sekolah TK ABA 40 Pondok Permata Suci (PPS) Gresik, Ayu Mira. Ayu menambahkan angka tersebut terkumpul dari infak spontan anak-anak pada saat acara sebesar Rp. 10.304.300,- dan tabungan dari infak yang dikumpulkan selama sebulan di sekolah, sebesar Rp. 9.871.400.
“Ini sangat membanggakan, ternyata
kegiatan donasi disambut dengan antusias, buktinya dengan terkumpulnya donasi
diluar dugaan kita,” paparnya. Pihak wali murid juga mendukung penggalangan
dana ini. Kami memberitahu lewat jaringan sekolah kepada wali murid yang disambut
antusias.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Gresik,
Abdul Rozaq menyatakan hasil penggalangan dana akan disalurkan untuk
pembangunan rumah sakit Indonesia Hebron dan untuk pendidikan anak-anak di
Gaza. Meski banyak lembaga filantropi di Gresik, sekolah tetap penyaluran
donasinya berkolaborasi bersama lazismu.
Syaikh Yahya yang menggunakan bahasa
Palestina mengatakan berinfak sejak dini itu sangat penting maka harus
ditanamkan, relawan majelis tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik,
Miftakhul Arif selaku penerjemah. (ls/bp)


Gresik – LAZISMU. Program Safari Ramadhan
bersama Imam dari Palestina yang berlangsung di beberapa daerah termasuk di Gresik,
selalu ramai dipenuhi para jamaah. Beberapa relawan disiapkan yang berkolaborasi
dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, takmir masjid dan jamaah.
Kegiatan tersebut berlangsung dari 5 -
24 Mei 2019. Safari Ramadhan menjadi ajang silaturahim, juga penggalangan dana
dalam rangka pembangunan rumah sakit yang berada di wilayah Palestina.
Rumah Sakit Indonesia ini merupakan
rumah sakit yang bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan lima
lembaga amil zakat nasional salah satunya Lazismu.
“Tujuan penggalangan dana tersebut untuk
pembangunan rumah sakit Indonesia di Hebron yang merupakan kolaborasi lima
lembaga filantropi dan MUI,” kata M. Bagus Seto selaku Pengurus Lazismu Gresik.
Hasil dari donasi yang terhimpun dari
para jamaah di masjid At-Taqwa PPS Gresik akan disalurkan dengan nilai sekitar Rp
40 juta.
Sementara itu, Ketua Lazismu Gresik,
Rozak dalam keterangannya melalui pesan daring kepada awak media Lazismu (16/5/2019))
mengatakan hasil donasi safari ramadhan di Masjid At-Taqwa PPS Gresik mengundang
Syeikh Yahya dan berhasil terkumpul dana sebesar Rp.40 .836.000. (bp)

Pekanbaru
– LAZISMU. LAZISMU (Lembaga Amil
Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah) Pekanbaru salurkan bantuan sembako untuk
membantu kebutuhan pokok mustahik dan masyarakat duafa yang kurang mampu di RW
09 dan Masjid Thamaratul Ikhwani RW 10,Kelurahan Tanggerang Utara, Kecamatan
Bukit Raya, Pekanbaru, pada Rabu, (15/05/2019).
Ada 37 paket yang disalurkan di RW 09
dan ada 35 paket sembako yang di salurkan di masjid Thamaratul Ikhwani. Setiap
paket sembako terdiri dari satu karung beras dengan berat 10 kilogram, minyak
goreng dua kilogram, gula satu kilogram dan telur satu papan.
Kepala Cabang LAZISMU Pekanbaru,
Agung Pramuryantyo menjelaskan pembagian sembako ini untuk meringankan beban
masyarakat yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Diharapkan masyarakat tidak lagi
terbebani sehingga dapat lebih fokus untuk beribadah di bulan Ramadhan.
“Pada dasarnya kita ingin membantu
mustahik dan dhuafa yang mungkin masih bingung memikirkan tentang kebutuhan hidup
mereka selama bulan Ramadhan. Nah dengan adanya bantuan sembako ini diharapkan
mereka tidak terlalu merasa bingung lagi sehingga mereka bisa fokus untuk
meningkatkan kualitas taqwa dan ibadah mereka di Bulan Ramadhan“ jelas nya.
Dilain pihak, ketua RW 09 Kelurahan
Tanggerang Utara, Salman Al Haris berharap program berbagi sembako di bulan
Ramadhan tersebut bisa berlanjut di tahun berikutnya.
Tidak hanya program berbagi sembako
saja, melainkan program-program LAZISMU Pekanbaru yang lainnya juga diharapkan
bisa dijalankan di RW 09.
“Kita berkesinambungan, artinya tidak
hanya ditahun ini saja kita menjalankan program seperti ini, harapan kami tentu
di tahun-tahun berikutnya program-program seperti ini bisa hadir kembali di RW 09 dan bukan hanya program ini
saja tentu ada program-program lain lah harapan saya “ ungkap nya
Sementara Ketua RW 10 Kelurahan
Tanggerang Utara, Aswin Riadi mengucapakan terimakasih kepada LAZISMU Pekanbaru
yang telah menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang rata-rata mata
pencahariannya bekerja sebagai buruh kasar atau buruh bahkan pengemis.
“Alhamdulillah kami mengucapkan
terimakasih kepada LAZISMU Pekanbaru yang telah menyalurkan bantuan sembako nya
kepada kami yang kebanyakan dari masyarakat kami ini bekerja sebagai buruh
kasar atau buruh bangunan malah ada juga menjadi pengemis,” ujar Aswin Riadi.
Ia juga berharap kepada LAZISMU
Pekanbaru kedepannya semakin berjaya sehingga bisa membantu masyarakat yang
kurang mampu, dan mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah memberikan
kepercayaannya kepada LAZISMU Pekanbaru untuk menyalurkan donasinya ke
masyarakat yang ada di RW 10. (bp)

