

Jawa
Barat – LAZISMU. LAZISMU (Lembaga
Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah) Jawa Barat menggelar kegiatan pelatihan
pemulasaraan jenazah gratis selama tiga hari. Dimulai tanggal 13 sampai 15 mei
2019 di Masjid Raya Mujahidin Bandung, Jawa Barat.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk
mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah Bandung
untuk memahami tata cara perawatan (pemulasaraan jenazah).
Sementara, hadir Sani Sonjaya,
Manajer Program Lazismu Jabar, beliau berharap dari pelatihan ini paling tidak
ada dua program tindak lanjut nya.
“Kegiatan pelatihan ini merupakan
rangkaian program Ramadhan mencerahkan Lazismu Jabar. Diharapkan setelah
dilaksanakannya kegiatan ini paling tidak ada 2 program yang harus ditindak
lanjuti,” ujar Sani dalam sambutannya, Senin (13/05/2019).
Lanjut, pihaknya berharap setelah
pelatihan ada dua program tindak lanjut. Pertama, konsultasi yang berkaitan
dengan keagamaan termasuk tata cara pemulasaraan jenazah, ziswaf, dan
lain-lain. Kemudian, membentuk tim pemulasaraan jenazah yang terkoneksi dengan
tim Lazismu. (bp)

Semarang – LAZISMU. Kamis di bulan Ramadhan, amil Lazismu berkesempatan mengunjungi Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas. Bersama dengan satu tim kesehatan dari RS Roemani yang terdiri dari dokter dan apoteker pada 16 Mei kemarin lengkap dengan bekal obat-obatan.
Kampung Tambakrejo berdekatan Jl. Yos Sudarso, lebih dikenal dengan jalan raya Pantura, tak jauh dari Kampung Tambak Lorok. Kampung yang berada di wilayah bantaran sungai Banjir Kanal Timur ditempati warga sebanyak 40 kepala keluarga sejak 1989. Bahkan mendapatkan KTP, resmi sebagai warga Semarang.
Awal ramadhan, menurut salah satu amil Lazismu Semarang, di lokasi kampung dilaksanakan pembersihan oleh otoritas sungai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, untuk normalisasi aliran sungai Banjir Kanal Timur.
Pemkot sudah menyediakan lokasi pemukiman baru bagi warga di Rusun Kudu, yang berjarak sekitar 20 km dari lokasi sekarang. Namun, lanjut amil yang bernama Hasan, warga menolak karena sumber penghasilan mereka sebagian besar diperoleh dengan melaut sebagai nelayan.
Berdasarkan penulsuran Lazismu, dari hasil pertemuan warga dengan Pemkot pada Minggu (12/5/2019) disepakati akan dibangun rusun di Kalimati, masih di lokasi yang bersebelahan dan tidak terkena proyek normalisasi sungai. Sementara waktu warga harus menunggu dibangun rusun yang direncanakan pada 2020.
.jpeg?access_token=d4c17f64-fe72-403e-851e-5e662461cd7e)
Warga tetap akan tinggal di lokasi itu dan dibuatkan huntara. Pembangunan huntara yang akan dilakukan, diperkirakan memakan waktu 5 minggu. Selama itu mereka tinggal di tenda-tenda darurat.
Tidak ada listrik, tidak ada MCK dan air pun harus disuplai menggunakan mobil tangki. Tidak ada dapur umum sederhana yang digunakan bersama untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Dengan kenyataan itu, Lazismu tergerak untuk meringankan penderitaan mereka. Warga membutuhkan beberapa kebutuhan, di antaranya bahan makanan pokok, seragam sekolah, peralatan sekolah, MCK portable dan layanan pemulihan psikologis. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Lazismu Semarang. (hs)

Pekalongan – LAZISMU. Pagi ini Ahad
(19/05/19) dalam rangkaian safari ramadhan, Lazismu Jawa Tengah bersafari ke
Kabupaten Pekalongan. Lazismu menghadirkan syaikh dari Palestina yang akan
memberikan hikmah ramadhan di musola Othman, Kelurahan Bener, Kecamatan
Wiradesa yang dikenal sebagai pusat kajian dakwah di lingkunga pimpinan Muhammadiyah.
Jamaah subuh yang memadati musola telah siap bersama imam yang bernama Muhammed Al-Hilouw. Empat baris jamaah memenuhi musola. Selepas jamaah subuh, jamaah pengajian datang berduyun-duyun menuju musola. Diperkirakan ada sekitar 1000 hadir. Teras, halaman dan jalan di samping kanan dan kiri semua terisi jamaah pengajian.

Syaikh Muhammed menyampaikan tentang kondisi negara Palestina yang sejak awal ramadhan di Gaza ada gempuran besar-besaran dari tentara Israel baik dari darat maupun dari udara. “Gempuran itu membuat hidup di sana tidak tenang,” katanya.
Warga
muslim selalu dihantui rasa takut. Syaikh menggambarkan hidup di Gaza itu
seolah-olah neraka. Syaikh sangat senang bisa mendapatkan kesempatan berkunjung
ke Indonesia. Indonesia seperti surga, semua kebutuhan ada, keamanan bagus, dan
tidak ada rasa ketakutan.
“Sungguh
hal ini bertolak belakang dengan kondisi Palestina dan Gaza pada khususnya,”
terangnya. Sarana pendidikan terbatas, sarana kesehatan juga terbatas. Untuk
keluar Gaza saja sangat susah. Mengurus perijinan keluar negeri itu sangat
susah, perlu bolak-balik sampai habis waktu enam bulan.
Dalam
pengajian subuh itu, Syaikh menyampaikan beberapa pesan agar umat Islam berjuang
di jalan kebenaran dengan jiwa dan harta. Jika ada waktu dan berkunjung ke
Palestina warga Palestina akan menyambut dengan masakan khas Indonesia yang
enak-enak, demikian candanya.
Program
donasi Palestina yang mendatangkan Syaikh ini dikoordinir oleh Lazismu Jawa
Tengah dan dilaksanakan di Semarang sejak malam pertama bulan ramadhan. Program
ini akan berlangsung hingga 26 Mei ramadhan 1440 H. Masih ada beberapa daerah
yang belum dikunjungi, kata Alwi Mashuri, Direktur Lazismu Jateng.
Sementara
itu, unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pencongan, yang diwakili Imam Kamaludin
menyampaikan rasa empatinya yang mendalam terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Setelah mendengar cerita dari Syaikh, ia menilai agar semua jamaah memberikan
kontribusi yang maksimal kepada sesama saudara muslim di Palestina.
Direktur
Lazismu Kabupaten Pekalongan, Akhmad Zaeni, mengucapkan terima kasih kepada
seluruh jamaah yang mempercayakan infaknya melalui Lazismu. Dana yang terkumpul
ini untuk membantu mendirikan rumah sakit Indonesia di Hebron, Palestina.
Dia
menambahkan program tersebut diinisiasi oleh MUI dan Lazismu bersama beberapa
lembaga zakat lain yang ikut mendukung program itu. Sampai akhir acara terkumpul
infak sebesar Rp 33 juta lebih.
Diharapkan
akan masih bertambah lagi, karena ada kesanggupan infak yang menyusul.
Dijadwalkan masih ada satu pertemuan lagi pada malam hari setelah tarawih yang bertempat
di Masjid Al-Ikhlas, Kajen. ((hsn)

Pekanbaru
– LAZISMU. LAZISMU (Lembaga Zakat
Infak Sedekah Muhammadiyah) Pekanbaru bekerjasama dengan TIKI Pekanbaru berikan
bingkisan School Kits kepada anak-anak yatim pada agenda buka bersama karyawan
TIKI Pekanbaru di Grand Suka Hotel Pekanbaru jalan Sukarno Hatta pada Senin,
(13/05/2019)
Ada 35 paket School Kits yang
diberikan kepada anak yatim yang masing-masing paket terdiri dari tas, Al
Qur'an, dan sarung.
“Jika dalam kesempatan berbuka
kemarin kami ingin membantu anak anak kurang mampu dengan membagikan tas yang
berisi Al Quran dan sarung, serta uang santunan,” ungkap Didi Winarsyah, TIKI.
Agung Pramuryantyo, Ketua Cabang
Lazismu Pekanbaru itu menuturkan hubungan kerjasama Lazismu dan TIKI sudah berlangsung
lama, termasuk tentang dalam kegiatan filantropi, program berbuka puasa
bersama, khitanan, dan lainnya.
“Kerjasama Lazismu dan TIKI sudah
cukup berlangsung lama. Lazismu sering support untuk permasalahan filantropi
dan sosial yang dilakukan oleh TIKI baik itu mengadakan berbuka bersama, maupun
kegiatan khitan, dan program-program lainnya. Alhamdulillah kerjasama ini dapat
berlangsung dengan baik hingga saat ini,” terang Ketua Cabang Lazismu Pekanbaru
itu.
Lanjut, pihaknya mengucapkan
terimakasih kepada TIKI telah memberikan donasi untuk operasional publikasi
setiap bulan kepada Lazismu Pekanbaru.
“Harapannya, semoga TIKI terus
berkembang dan maju, kerjasama antara TIKI dan Lazismu Pekanbaru terus dapat
berlangsung, dan terus ditingkatkan untuk
waktu yang akan datang,” tutup nya. (bp)

Tangsel - LAZISMU. Tempo Media Group bekerja
sama dengan beberapa instansi, Pemerintah Kota Kecamatan Pamulang, Telkom,
Ajinomoto, dan Lazismu menggelar Bazaar Ramadhan Tempo yang bertempat di
Alun-alun Kecamatan Pamulang, pada Jumat, (17/5/2019).
Terdapat 25 stand yang menjual berbagai
macam produk mulai dari takjil, peralatan rumah tangga, pakaian, hingga bahan
kebutuhan pokok. Selain itu akan ada pemeriksaan kesehatan gratis di stand
booth Lazismu.
Pembawa Acara, Abi menuturkan, "Selamat
datang di acara Bazaar Ramadhan Tempo. Acara ini digelar dengan kerjasama
Pemerintah Kota Kecamatan Pamulang, Telkom, Lazismu, dan Ajinomoto."
ujarnya dalam sambutan di Alun-alun Kecamatan Pamulang.
Acara diawali dengan demo masak. Demo masak diisi oleh Krisna, chef dari hotel Horison Serpong. Acara selanjutnya yaitu lomba Adzan yang diikuti
oleh anak-anak sekitaran Pamulang. Terlihat dengan antusiasme anak-anak yang
mengikuti hingga waktu jelang Ashar, pukul 15.30 wib.
Setelah lomba adzan, diumumkan juara satu, dua,
dan tiga. Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan piala, dan schoolkit kepada
anak-anak peserta lomba.
Managar Program Lazismu, Falhan Nian Akbar,
mendukung acara yang digelar Tempo. Lazismu juga menyediakan pemberian bantuan
Schoolkit untuk yatim sebanyak 60 pcs, senilai Rp 7.500.000, bantuan Al Qur'an,
layanan kesehatan gratis (checkup kesehatan) maksimal 400 orang senilai Rp 20
juta.
Di samping itu, Lazismu, lanjut Falhan memberikan
bantuan Back to Masjid berupa karpet/sajadah, sarung, mukena, perlengkapan
kebersihan, dll) untuk 1 Masjid, senilai Rp 5 Juta.
Paket takjil juga disediakan Lazismu yang lokasinya
berdampingan dengan layanan kesehatan gratis yang bekerjasama dengan RSIJ Pondok
Kopi.
Diakhir acara ada bukner bersama 50 anak yatim.
Tempo diberikan kesempatan untuk berbagi, dan juga beruntung pemerintah
kecamatan pamulang, dan sponsor seperti Lazismu, Telkom Indonesia, Ajinomoto yang
mendukung penuh acara itu.
Hadir dalam acara itu, Wali Kota Tangerang
Selatan, Airin Rachmi Diany. Beliau mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini,
dan menjadi awal silaturahim. Airin juga berharap mudah-mudahan ini bisa
terjalin kerjasama kembali.
"Saya ucapkan sukses, dan mudah-mudahan memberikan
manfaat, semoga rezekinya semakin banyak lagi," terangnya. Marhaban ya
ramadhan, mohon maaf lahir dan batin, selamat menjalankan ibadah puasa,"
tutup Airin. (bp)


