Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu Sudan Galang Dana Peduli Banjir Jabodetabek dan Sekitarnya

Sudan – LAZISMU. Mengikuti perkembangan musibah banjir dan longsor yang terjadi di Indonesia, terutama di Jabodetabek, Bogor, dan Banten, Alhamdulillah, Lazismu Sudan, melakukan aksi galang dana pada 6 - 7 Januari 2020. Aksi galang dana melibatkan para pengurus dan relawan Lazismu Sudan yang dilakukan di asrama-asrama mahasiswa Universitas Internasional Afrika Sudan.

Kegiatan ini mendapat respons positif, kata Rif'an Ali Hafidz selaku Sekretaris Lazismu Sudan saat menghubungi tim media Lazismu secara online (8/1/2020). Dukungan juga hadir dari para mahasiswa baik Indonesia maupun mahasiswa dari negara-negara lain.

Lazismu Sudan bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia yang dalam penyalurannya dana bantuan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak musibah.

Program "Peduli Sesama" Lazismu Sudan ini, kata Hafidz merupakan salah satu respons dan wujud kepedulian sosial Lazismu Sudan atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir di Indonesia.

 
“Kami segenap pengurus Lazismu Sudan mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah berdonasi melalui Lazismu di sini,” jelasnya.

Lazismu Sudan sendiri saat ini telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial di Sudan, baik kepada teman-teman Indonesia di Sudan maupun warga selain Indonesia di Sudan. Hampir semua kegiatan Lazismu disosialisasikan ke luar lewat media instagram agar kawan-kawan di Indonesia maupun teman-teman Indonesia di Sudan dapat mengetahuinya.

Hafidz
menambahkan, untuk sementara penggalangan dananya masih akan berlanjut.
Kawan-kawan Lazismu Sudan masih sangat bersemangat untuk bergerilya lagi
mengajak mahasiswa lain di Universitas Afrika Sudan untuk berbagi kepedulian
pada korban banjir di tanah air. Sesuai rencana pada malam Kamis kemarin
merujuk waktu Sudan, dan akan diumumkan berapa dana yang terkumpul, segera kami
informasikan, pungkas Hafidz. (na)

 

 

 

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Titik Evakuasi Diperluas, Bogor dan Banten Target Tanggap Darurat Berikutnya

Jakarta – LAZISMU. Hari ini adalah hari ke -10, penanganan pasca-banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat. Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia mengabarkan perkembangan terkini. Dari proses tanggap darurat Jabodetabek, relawan Muhammadiyah menggeser titik fokus penanggulangan dan evakuasi ke wilayah Bogor dan Banten.

Informasi ini sebetulnya sudah disampaikan Ketua MDMC, Budi Setiawan pada 6 Januari 2020. Mengapa perlu digeser, menurutnya, semua sudah turun di lapangan. Khusus untuk Jakarta hampir semua pengungsi sudah kembali, karena tidak ada kerusakan yang masif. Tahap ini relawan hanya melakukan upaya kebersihan, juga pelayanan kesehatan,” ungkapnya seperti dilansir dalam laman resmi Muhammadiyah (8/1/2020).

Budi menilai, pengalihan konsentrasi, terutama karena beberapa wilayah di Bogor dan Banten, masih belum sepenuhnya aman dan pulih dari potensi bencana susulan.

“Di Bogor, Kecamatan Sukajaya, dan Lebak Banten kami masih was-was. Tadi malam dan tadi pagi ada longsor lagi di Kecamatan Ciputih, katanya Rabu kemarin. Pengungsi harus segera dievakuasi karena waktu saya meninjau lokasi, terlihat ada tanah (bukit) yang merekah dan pada sore hari rekahannya bertambah. Jadi ini di lapangan masih kita back up,” pungkasnya.

 
Rilis Kebutuhan Mendesak Warga Terdampak

Selain kendala di lapangan seperti medan yang sulit diakses, para pengungsi membutuhkan bantuan yang sifatnya mendesak. Budi menambahkan, di samping logistik, kebutuhan mendesak yang segara disalurkan adalah obat-obatan, warga juga membutuhkan tenda dan selimut untuk menghadapi cuaca dingin.

“Di sukajaya banyak warga yang minta pendampingan. Kemarin mereka minta pengadaan tenda, dan kami minta BNPB untuk melaksanakan. Karena mereka bingung mau mengungsi di mana, sebab balai desa sudah penuh semuanya,” terangnya.

Menurutnya, logistik yang terdiri dari makanan dan obat-obatan sebetulnya mencukupi, tapi karena akses jalan menuju lokasi bencana yang rusak parah sepanjang lebih dari 15 km dan tidak dapat diakses kecuali dengan jalan kaki membuat proses evakuasi berjalan penuh hambatan.

Dengan kondisi itu, MDMC fokus memerioritaskan mengirim secepatnya pendampingan kesehatan dan sosial, pembangunan sekolah darurat dan penyediaan air bersih di lokasi bencana. Kegiatan lainnnya juga melakukan penyambungan pipa air sepanjang 300 meter dengan rincian 100 batang pipa berdiameter 2,50 inch karena air kebutuhan mutlak di Sukajaya,” bebernya.

Sementara itu untuk penanggulangan dan evakuasi bencana di Lebak, Banten Budi selain melakukan proses penanggulangan kebencanaan yang sama juga mencarikan solusi agar para korban juga mendapatkan hak-haknya yang masih menggantung di pemerintah.

“Di
Lebak masih ada persoalan pengungsi yang rumahnya habis. Mereka masih punya
uang di pemerintah, karena lahannya dipakai untuk Waduk Jaya dan ganti rugi
uangnya belum selesai. Kita akan cari cara agar mereka segera mendapatkan
hak-haknya,” tutup Budi. (afandi)

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Peduli Banjir Jakarta, Civitas Akademik Uhamka Bersih-Bersih Masjid di Bidara Cina

Jakarta – LAZISMU. Civitas Akademik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA),
Jakarta, yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uhamka, Pimpinan
Komisariat (PK) IMM FKIP Uhamka, dan Lazismu Uhamka menggelar aksi sosial
bersih-bersih masjid. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Rabu, 8
Januari 2020, di Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kegiatan bersih-bersih masjid ini sudah yang kedua kali pasca banjir yang melanda Jabodetabek dan sekitarnya saat pergantian tahun baru. Menurut Presiden Mahasiswa BEM Uhamka, Ronaldo Zulfikar, aksi sosial yang pertama dilakukan pada 2 Januari 2020, mengerahkan mahasiswa-mahasiswi sebanyak 40 orang.

Kali ini, kami menerjunkan mahasiswa dan mahasiswi sebanyak kurang lebih hampir 30 orang lebih, jadi jumlahnya dari pertama dan kedua melebihi 70 orang relawan dari unsur mahasiswa Uhamka.

Ronaldo mengatakan, di lokasi yang terdampak ini ada Masjid Al-Anwar dan Sekolah Dasar Muhammadiyah 11. “Kita semua berharap warga di sekitar sini setelah semuanya bersih dapat beraktivitas kembali. Warga bisa beribadah di masjid dengan nyaman dan adik-adik bisa bersekolah dengan lingkungan yang sudah bersih,” katanya.

Selain itu, Ronaldo mengatakan, Uhamka juga mengerahkan relawan dari mahasiswa untuk membantu di lokasi lain di kawasan Jakarta Selatan. Ada unsur BEM, IMM Jakarta Selatan dan lainnya dengan tujuan membantu mereka yang terdampak banjir.

 
Pada kesempatan itu, Riska Aprilia selaku mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, mengatakan jika dirinya tak menyangka kondisinya lumayan parah.

“Parah banget ternyata, banyak lumpur dan sampah di sekitar sini. Pagar yang jebol membuat arus air saat baniir yang dipenuhi sampah masuk. Ia bersama kawan-kawan lainnya berharap warga di sekitar bantaran kali tidak membuang sampah sembarangan. Perlu ada ada kesadaran dari masyarakat tidak buang sampah ke kali,” pungkasnya.

Sementara itu, Mubarok selaku dosen pembina yang turut terjun bersama para mahasiswa mengatakan, keadaan kawasan Bidara Cina, khususnya Tanjung Lengkong, cukup parah. Dampaknya bisa dilihat di sini.

“Karena
itu, aksi sosial bersih-bersih masjid dan sekolah dari lumpur merupakan bagian
dari rasa keterpanggilan kami dari unsur dosen, mahasiswa dan Lazismu uhamka
sebagai bentuk tanggung jawab kita semua terhadap lingkungan yang terdampak
banjir,” tutupnya. (na).

 

 

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu dan Relawan Muhammadiyah Tanggap Darurat Bencana Banjir di Parepare

Parepare – LAZISMU. Merespons bencana akibat cuaca dengan intensitas hujan yang hebat  di Kota Parepare, One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang terdiri dari relawan MDMC, Lazismu, Pemuda Muhammadiyah, IMM, IPM, Nasyatul Aisyiyah dan didukung mahasiswa pencinta alam (MAPALA) Shalawat Universitas Muhammadiyah Parepare, melakukan rapat koordinasi awal untuk bergerak turun ke lokasi yang terdampak (13/1/2020).

Diketahui bahwa sejak 2 hari terakhir Kota Parepare diguyur hujan lebat tanpa henti sehingga menyebabkan beberapa titik kebanjiran dan longsor. Di daerah Lontangne, Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki, salah satu daerah yang terkena dampak parah akibat luapan Salo Karajae. Relawan yang tergabung dalam OMOR langsung bergerak berkoordinais menyalurkan bahan makanan dan minuman kepada Ibu Darwina selaku ketua RT 2 di daerah itu.

Informasi yang dihimpun dari ketua RT, warga masih membutuhkan bantuan berupa popok bayi, ikan kaleng, telur, beras, minyak gosok, dan minyak kayu putih. Koordinator OMOR Hamsyah, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban.

"Kami memiliki pondok induk di Jalan Jend. Ahmad Yani, Kantor Lazismu. Kemudian akan kami bentuk beberapa titik posko lain di daerah yang lebih dekat dengan lokasi banjir. Kami tetap membuka donasi bagi seluruh masyarakat. Kami siap membantu menyalurkan,” tegasnya.

Erna Rasyid Taufan, Ketua Lazismu Parepare, mengapresiasi langkah kemanusian yang dilakukan relawan dalam kolaborasinya bersama OMOR. Langkah ini dalam rangka membantu pemerintah dalam mengurangi korban terdampak dari musibah baik banjir, longsor dan puting beliung.

Kami
mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, dan kepada sebagian masyarakat
yang lain, mari kita saling meringankan, membantu kebutuhan mereka. Bantuan
bisa diantar lansung ke Pos Koordinasi Lazismu Jalan Jend. Ahmad Yani, KM. 2
Kota Parepare, kata Erna Rasyid yang juga istri Walikota Parepare. (sa)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Layanan Kesehatan Gratis untuk Korban Banjir Parepare dari Lazismu

Parepare – LAZISMU. Lazismu Parepare bersama Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Indonesia, menggelar pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada warga yang terdampak bencana banjir.

Diketahui, sebelumnya pada 13 Januari 2020, entitas Muhammadiyah di Parepare merespons bencana akibat cuaca dengan intensitas hujan yang hebat di Kota Parepare, One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang terdiri dari relawan MDMC, Lazismu, Pemuda Muhammadiyah, IMM, IPM, Nasyatul Aisyiyah dan didukung mahasiswa pencinta alam (MAPALA) Shalawat Universitas Muhammadiyah Parepare, melakukan rapat koordinasi awal untuk bergerak turun ke lokasi terdampak.

Malaui program tanggap darurat ini, Lazismu bersinergi dengan Call Centre 112 Dinas Kesehatan Kota Parepare, yang dilaksanakan di Lontangnge, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, pada Selasa, 14 Janauri 2020. Hadir dalam acara itu Camat Bacukiki, Saharuddin, dan Kepala Puskesmas Lemoe, dr Sufriani.

Ketua Lazismu Parepare, Erna Rasyid Taufan, mengatakan, agar layanan ini dapat diakses warga terdampak, warga diarahkan datang langsung ke lokasi tanpa harus membekali diri dengan kartu identitas. Tim medis akan segera memberikan pelayanan yang dibutuhkan warga.

Dengan layanan kesehatan gratis ini, warga yang terdampak banjir dipastikan dalam kondisi sehat. “Pemberian obat-obat sesuai kebutuhan diberikan sebagai bentuk kepedulian Lazismu kepada penerima manfaat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Lazismu Parepare, berupaya melakukan pendampingan dengan program pemulihan psikologis dengan meluncurkan program ‘One House One Al-Qur’an’ sebagai bentuk tanggung jawab spiritual kepada warga terdampak agar mereka dapat melepaskan diri dari rasa trauma.

Jumani salah seorang warga, mengutarakan, dirinya beserta keluarga yang lain mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah memberikan layanan kesehatan dan bantuan Al-Qur’an yang berasal dari Tanah Suci Makkah.

Bagi kami di sini merupakan berkah kendati belum pernah ke tanah suci seperti saya, setidaknya saya punya Al-Qur’an yang berasal dari sana, katanya. Lazismu Parepare diinformasikan juga telah menyalurkan bantuan baik logistic, sembako dan makanan siap saji pada para korban bencana banjir. (sf)

 

 

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Semarak Milad Muhammadiyah, Malik Penderita Hidroculypalus Terima Bantuan Kursi Roda

Tulungagung – LAZISMU. Semarak gebyar Milad Muhammadiyah tidak hanya dirasakan oleh warga Persyarikatan Muhammadiyah. Setiap anggota masyarakat yang secara langsung atau tidak langsung bersentuhan dan memiliki pengalaman hidup bersama Muhammadiyah ikut larut dalam gema perhelatan tahunan organisasi dakwah pencerahan itu.

Rasa bahagia dirasakan oleh pasangan suami isteri, yakni Karyani dan Maryam, warga kota Tulungagung. Anaknya yang bernama Malik (7) penderita hidrocypalus mendapatkan bingkisan sebuah kursi roda.

Penyerahan kursi roda oleh Lazismu dilakukan langsung oleh Bupati Tulungagung, Drs. H. Maryoto Bhirowo MM pada acara Tabligh Akbar di GOR Lembu Peteng, Tulungagung, pada Ahad, 12 Januari 2020.

Penyerahan itu disaksikan oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, yang hadir memberikan tausiyah pada momen akbar ini. Ribuan pasang mata yang hadir terutama warga Muhammadiyah Tulung Agung dengan khidmat mengikuti tabligh akbar.

Maryam, ibu Malik, merasa senang dan gembira menerima bantuan tersebut. Ia seakan tak percaya bisa memiliki kursi roda bagi buah hatinya yang tengah menderita sakit parah. Berkali-kali ia mengucapkan syukur kepada Allah dan berterima kasih atas kepedulian dari Muhammadiyah Tulungagung, khususnya Lazismu.

Selain
bantuan kursi
roda, Lazismu juga memberikan bantuan dana operasional TPQ kepada 10 Masjid
Muhammadiyah di kabupaten Tulungagung.
Bantuan untuk masing-masing masjid berupa bantuan operasional
TPQ senilai
Rp 600 ribu. Milad Muhammadiyah, memang merupakan momen pencerahan dan kebahagiaan
bagi semua, tidak hanya warga Muhammadiyah saja. (hen/
adit/lazismujatim).

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross