


Jakarta-LAZISMU. Kekurangan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis masih terjadi diberbagai instansi kesehatan. Namun kekurangan Hand sanitazer dan sabun cuci tangan juga terjadi di Puskesmas Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
Berdasarkan informasi, Di Puskesmas tersebut masih membutuhkan Handsanitizer. Ini dibutuhkan karena masih banyaknya warga yang berobat ke puskesmas tersebut. "Butuh sekali Hansanitizer," ujar Arya Inggardi, Satpam Puskesmas Kecamatan Makasar, Selasa (7/4/2020).
Sembari sumringah, perwakilan dari puskesmas kec. Makasar itu tersenyum saat menerima beberapa botol Handsanitizer yang Lazismu berikan.
Selain untuk warga, dia menjelaskan, Handsanitizer ini juga diginakan untuk para medis yang berjuang di garda depan untuk menekan penyebaran visus Covid-19. Hal ini sejalan dengan misi Lazismu dalam memerangi pandemi Ini yakni menggalakan tagline #bantuhadangviruscorona.
Yuk kita ramai-ramai berdonasi untuk membantu para pejuang Medis ditengah pandemi. Dengan menyisihkan sedikit hartamu, kamu sudah bisa #bantuHadangCorona.

Pekanbaru – LAZISMU. Bersama Lazismu Pekanbaru, Unit Pengajian IDI Wilayah Riau salurkan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan duafa pada Kamis, 9 Aril 2020, di daerah Kampung Tengah dan Pulau Karomah, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
Dokter Dimas Pramita Nugraha, dari Unit Pengajian IDI Wilayah Riau mengungkapkan syukurnya bisa saling membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak wabah Covid-19.
“Mudah-mudahan yang sedikit ini tentunya dari IDI bisa menjadikan obat atau mungkin tawas dingin bagi masyarakat yang terdampak covid ini. Terimakasih kepada donatur yang telah membantu menyumbang dananya untuk pengadaan sembako. Mudah-mudahan dibalas yang setimpal oleh Allah dan wabah ini segera berakhir,” harapnya.
Direktur Lazismu Pekanbaru Agung Pramuryantyo berterimakasih kepada Unit Pengajian IDI Wilayah Riau yang telah mempercayakan Lazismu Pekanbaru dalam memfasilitasi penyaluran sembako untuk masyakat kurang mampu dan duafa.
“Melihat kondisi pandemic Covid-19 yang terjadi saat ini tentu akan berdampak terhadap masyarakat yang bekerja informal, baik pedagang keliling , pedagang kaki lima, para mubaligh juga guru honorer,” jelasnya.
Karena itu bekerjasama dengan Unit Pengajian IDI Wilayah Riau adalah sinergi yang tepat meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, sarden, gula, teh, mie, sabun dan masker kain” jelasnya
Agung juga menambahkan bila ada yang ingin menyalurkan donasi untuk pengadaan sembako bagi duafa yang terdampak wabah Covid 19 bisa menghubungi call center LAZISMU Pekanbaru 085374185733 atau transfer melalui rekening Bank Mandiri Syariah 7025116822 atas nama Lazismu Pekanbaru. (st)

Belitung – LAZISMU. Lazismu Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada masa tanggap darurat ini telah menyerahkan bantuan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Belitung. Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) sejumlah 50 lembar baju bagi tenaga medis.
Ketua Lazismu Belitung saat dikonfirmasi hari ini melalui sambungan daring (13/4/2020), membenarkan program bantuan itu telah diberikan kepada rumah sakit umum daerah setempat. “Penyerahan dilakukan pada Rabu pecan kemarin. Tenaga medis sebagai garis terdepan dalam penanggulangan COVID-19 sangat membutuhkan APD, maka Lazismu telah menyerahkan bantuan tersebut,” paparnya.
Ini bantuan sebagai bentuk kepedulian Lazismu untuk terlibat dalam penaggulangan wabah virus mematikan ini. Selain itu berupaya ikut mendukung Pemerintah Kabupaten Belitung dalam agenda pencegahan dan penanganan wabah COVID- 19.
Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua LAZISMU Belitung, Muhammad Nadhirin, APD diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Marsidi Judono Belitung, Ika Harniati.
Kehadiran Lazismu sebagai wujud aksi gerakan 'Ta'awun' Kesehatan yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan dan sosial kemanusiaan. Nadhirin mengatakan bantuan APD juga bagian dari rangkaian program yang telah dicanangkan oleh Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Belitung. Dalam masa masih tanggap darurat respons Indonesia Siaga terus bergerak dalam pencegahan COVID-19.
"Di samping itu, Lazismu juga melakukan penyemprotan disinfektan di amal usaha Muhammadiyah, masjid dan fasilitas umum, pengadaan drum cuci tangan, dan bantuan paket sembako ke warga yang terdampak COVID-19,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bagian TU RSUD dr H Marsidi Judono, Ika Harniati, mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Mewakili RSUD di sini, saya ucapkan terima kasih atas peran Lazismu yang sudah menyerahkan bantuan dan diberikan untuk tenaga medis. “Semoga bantuan yang diberikan mendapat balasan yang setimpal dan dicatat sebagai amal kebaikan dan keberkahan,” tutupnya.
Belitung – LAZISMU. Lazismu Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada masa tanggap darurat ini telah menyerahkan bantuan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Belitung. Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) sejumlah 50 lembar baju bagi tenaga medis.
Ketua Lazismu Belitung saat dikonfirmasi hari ini melalui sambungan daring (13/4/2020), membenarkan program bantuan itu telah diberikan kepada rumah sakit umum daerah setempat. “Penyerahan dilakukan pada Rabu pecan kemarin. Tenaga medis sebagai garis terdepan dalam penanggulangan COVID-19 sangat membutuhkan APD, maka Lazismu telah menyerahkan bantuan tersebut,” paparnya.
Ini bantuan sebagai bentuk kepedulian Lazismu untuk terlibat dalam penaggulangan wabah virus mematikan ini. Selain itu berupaya ikut mendukung Pemerintah Kabupaten Belitung dalam agenda pencegahan dan penanganan wabah COVID- 19.
Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua LAZISMU Belitung, Muhammad Nadhirin, APD diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Marsidi Judono Belitung, Ika Harniati.
Kehadiran Lazismu sebagai wujud aksi gerakan 'Ta'awun' Kesehatan yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan dan sosial kemanusiaan. Nadhirin mengatakan bantuan APD juga bagian dari rangkaian program yang telah dicanangkan oleh Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Belitung. Dalam masa masih tanggap darurat respons Indonesia Siaga terus bergerak dalam pencegahan COVID-19.
"Di samping itu, Lazismu juga melakukan penyemprotan disinfektan di amal usaha Muhammadiyah, masjid dan fasilitas umum, pengadaan drum cuci tangan, dan bantuan paket sembako ke warga yang terdampak COVID-19,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bagian TU RSUD dr H Marsidi Judono, Ika Harniati, mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Mewakili RSUD di sini, saya ucapkan terima kasih atas peran Lazismu yang sudah menyerahkan bantuan dan diberikan untuk tenaga medis. “Semoga bantuan yang diberikan mendapat balasan yang setimpal dan dicatat sebagai amal kebaikan dan keberkahan,” tutupnya. (na)

Jakarta - LAZISMU. Masker non medis menjadi salah satu kebutuhan ditengah pandemi yang masih terus berlangsung. Namun tidak semua orang dapat membelinya meski harganya cukup murah.
Hal ini terjadi di kalangan Ojek Pangkalan yang berada di daerah Pisangan, Ciputat
Tangerang Selatan. Menurut mereka lebih baik uang yang mereka miliki
dikumpulkan atau buat makan keluarga.
Ridwan salah satu tukang ojek pangkalan mengaku dirinya tidak memiliki masker lantaran tidak memiliki cukup uang untuk membelinya. Miris memang, sehari dia hanya dapat satu penumpang bahkan tak jarang pulang dengan tangan hampa.
"Lagi sepi penumpang, ga ada uang cuma kami tetap bekerja karena ini pekerjaan kami," ujar pria paruh baya tersebut, Selasa (14/04/2020).

Salah seorang amil Lazismu terenyuh lantaran cerita Ridwan dan kawannya di lapangan. Untuk itu Lazismu sebagai lembaga amil zakat terpercaya membagikan masker kepada masyarakat yang membutuhkan secara cuma-cuma.
Selain untuk ojek pangakalan, Pembagian masker ini untuk masyarakat umum termasuk di dalamnya pedagang dan masyarakat sekitar Pisangan, Ciputat.
Sobat,
Yuk kita ramai-ramai berdonasi untuk membantu para masyarakat yang membutuhkan
ditengah pandemi. Dengan menyisihkan sedikit hartamu, kamu sudah bisa bantu putus mata rantai Corona. (ars)

Jakarta - LAZISMU. Peran Lazismu dalam penanggulangan wabah virus corona (Covid-19) melalui program nasional Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) akan terus berlangsung. Menjelang Ramadhan ini jenis bantuan berupa sembako, bantuan sosial dan ekonomi, masker, alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan telah dilakukan di Jakarta, Depok, Bekasi dan sekitarnya serta wilayah lain di Indonesia.
Lazismu yang bersinergi dengan Kitabisa.com telah menghimpun dana yang dipruntukkan dalam bentuk pemberian 500 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 terutama bagi mereka yang bekerja di sektor informal. Manager Program Lazismu Pusat, Falhan Nian Akbar, mengatakan, rincian jumlah dan target penerima manfaat itu antara lain ojol, supir, petugas kebersihan, penjaga perlintasan kereta api, marbot, PKL, buruh lepas, petugas keamanan, guru ngaji dan janda.
“Kegiatan ini mulai dilaksanakan hari ini sampai dengan 18 April 2020. Lazismu beserta relawan akan menyalurkan bantuan dengan kendaraan secara random untuk menyasar target yang ditemui di jalan,” paparnya. Pendekatan ini, menurut Falhan dilakukan untuk menghindari kerumunan massa sehingga tujuan mendukung program menjaga jarak fisik di lingkungan luar rumah tetap terjaga.
Dengan program ini setidaknya, sambung Falhan dapat meringankan masyarakat yang terdampak imbas dari wabah Covid-19. Lazismu juga berterima kasih kepada masyarakat baik perorangan maupun korporat yang telah menyalurkan donasinya melalui Lazismu.
Di samping itu, lanjut Falhan, Lazismu dalam merespons wabah Covid-19 secara nasional telah menyiapkan program ketahanan pangan. Tujuan dari program ketahanan pangan adalah terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat (individu atau keluarga) dan akses terhadap makanan pokok pada masa krisis yang diakibatkan Covid-19.

Adapun dengan tujuan tersebut, Lazismu berharap ada upaya terbangunnya kemampuan individu atau keluarga atau kelompok untuk memiliki daya beli terhadap makanan pokok melalui kegiatan pemberdayaan secara berkelanjutan. Dengan begitu, ungkap Falhan, produsen-produsen bahan makanan pokok atau olahan yang dijalankan oleh kelompok masyarakat tertentu, seperti petani, nelayan dan industri rumahan dalam memasarkan hasil produksinya bisa tersalurkan.
Bentuk kegiatannya berupa pembuatan lumbung pangan seperti di lakukan Lazismu di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan dalam pembagian paket, dan pembelian produk-produk binaan jaringan Lazismu yang ada di Indonesia. Falhan menjelaskan sasaran penerima manfaatnya lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, para pekerja informal yang terpaksa berhenti bekerja, guru-guru honorer dan guru mengaji yang berhenti mengajar, dan kelompok lainnya dalam kategori asnaf (mustahik).
Sebagai gerakan zakat nasional, menjelang ramadhan ini, pendistribusian paket makanan pokok dalam program ketahanan pangan Lazismu akan dilaksanakan pada bulan April-Juni 2020. “Pertama pembagian bahan makanan pokok menjelang Ramadhan, yang akan dilaksanakan serentak pada 2-3 hari menjelang Ramadhan, Kedua, pembagian bahan makanan pokok menjelang Idul Fitri, yang akan dilaksanakan serentak selama 2-3 hari menjelang hari raya Idul Fitri.
Public Relation Manager Lazismu, Nazhori Author, juga mengajak masyarakat dengan program persiapan ketahanan pangan khususnya dalam menghadapi bulan suci ramadhan, dengan tetap berkativitas dan berpuasa Ramadhan Di Rumah Saja.
Author menambahkan, bahwa Lazismu membuka kolaborasi dengan semua pihak untuk bersinergi khususnya dalam program penyaluran donasi kepada masyarakat sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19. (na)

