

Lumajang – LAZISMU. Masih ingat dengan Slamet Effendi (22) pemuda asal Lumajang korban begal delapan bulan yang lalu. Di pertengahan Juli lalu, Slamet mendapatkan bantuan kaki palsu, yang sebelum penyerahan dia mengukur kakinya di bengkel kaki palsu Cipta Prothese milik Sucipto di Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.
Setelah mengukur kakinya, Lazismu kabupaten Lumajang bisa mengantar kembali Slamet Efendi untuk mengambil kaki palsunya yang sudah jadi di Bengkel Kaki Palsu Sucipto di Pandaan Pasuruan (25/7/2020).
Paras Slamet berseri-seri, pasalnya ia bisa kembali berjalan normal, setelah delapan bulan mengurung diri akibat tindak kekerasan yang menimpa dirinya oleh seorang begal. Kaki Palsu yang diterima Slamet merupakan bentuk kepedulian donatur Lazismu untuk memberi semangat agar dirinya bisa menyambut masa depan.
Diceritakan oleh amil Lazismu Lumajang, kurang lebih satu minggu Slamet sudah bisa menggunakan kaki palsunya. Karena itu, Lazismu kabupaten Lumajang bersama tim berangkat ke Bengkel Kaki Palsu Sucipto di Pandaan Pasuruan. Sebelumnya kaki palsu itu sudah melalui proses pengukuran dan pembuatan selama satu pekan. Dalam perjalanan Slamet didampingi oleh Muari selaku Ketua Lazismu kabupaten Lumajang.
Slamet mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu dan para donatur yang sudah membantunya untuk bisa menyambut masa depan yang lebih cerah. Slamet pun sempat bersimpuh menandakan rasa syukurnya dan menangis bahagia karena selama delapan bulan tidak bisa berjalan dengan normal. Ia pun hanya mengurung diri di rumah.
“Alhamdulillah hari ini saya bisa jalan lagi. Ini suatu karunia dalam hidup saya dan akan saya kenang sepanjang hidup saya,” ungkapnya.
“Insya Allah saya akan pergunakan kaki palsu ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan saya doakan para pejuang Lazismu dan doantur selalu diberi kesehatan sehingga semakin banyak lagi yang dapat dilakukan untuk memberi manfaat,” tandasnya.
Ketua Lazismu Lumajang, Muari mengucapkan terima kasih kepada Ali Muslimin selaku Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) setempat yang telah memberikan informasi, sehingga Lazismu dan para donatur bisa berbuat semaksimal mungkin guna mengusahakan kaki palsu bagi Slamet Efendi.
“Rasa iba yang muncul ini terhadap Slamet, apalagi usianya masih relatif muda, dan masa depanya masih panjang. Kondisinya perlu perhatian kita semua,” katanya.
Dia juga mengutuk keras pelaku begal sadis yang selama ini sangat meresahkan dan membahayakan masyarakat. Semoga ke depan tidak ada lagi korban seperti yang dialami oleh Slamet Efendii, pungkasnya. (kus/ad)

Bandung – LAZISMU. Sambut Idul Adha 1441 H, lembaga amil zakat nasional Lazismu menggelar kegiatan penyerahan santunan untuk anak yatim dan duafa. Bentuk kegiatan ini berupa penyerahan baju koko dan gamis serta Al-Qur’an yang diserahkan kepada 25 panti dan lembaga.
Manager Program Lazismu Pusat, Falhan Nian Akbar, mengatakan kegiatan ini berlangsung selama tiga hari (27-29/7/2020) di lima titik lokasi berbeda. Program ini juga hasil kerjasama penggalangan dana yang dilakukan bersama kitabisa.com. “Selain penyerahan bantuan baju koko dan gamis, serta Al-Qur’an, Lazismu juga memberikan bantuan Rendang dan Abon dalam rangka program Qurban Untuk Ketahanan Pangan di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya.
Falhan menjelaskan, dari 25 panti yang menjadi sasaran target penerima manfaat, beberapa panti berada di bawah yayasan dan panti muhammadiyah. “Ada juga panti secara umum yang bantuannya diserahkan melalui pimpinan cabang Muhammadiyah setempat, masjid, madrasah atau pesantren baik yang ada di Jakarta, Bandung dan Pangandaran.
Di Bandung sendiri, kata Falhan, ditahap awal panti asuhan yang menerima bantuan terdiri dari Panti Muhammadiyah Bandung Barat Cihampelas, Madrasah Ash-Shidiq Mukapayung kabupaten Bandung Barat, PCM Gunung Halu kabupaten Bandung Barat, Madrasah Al-Munawarah Sukamanah kecamatan Rongga kabupaten Bandung Barat, dan Darul Muawanah, Gunung Halu kabupaten Bandung Barat.
Dalam kesempatan terpisah, Head of LOB3 Bejo Sujamer David Herlambang, mengatakan, kurban tahun ini berbeda, tapi pandemi bukan halangan untuk kita berkurban. Seperti Bejo Sujamer tetap berkomitmen untuk melaksanakan kurban bersama Lazismu,
“Arti terdalam dari kurban adalah kepatuhan iman untuk melakukan kehendak-Nya,” kata David. Bejo Sujamer berkomitmen untuk selalu mengambil bagian berbagi kepada sesama, walaupun di masa pandemi Covid 19 yang tidak mudah semua perusahaan untuk mengambil kesempatan ini, tetapi Bejo Sujamer dengan semangat merah darahnya putih hatinya Ayo Berqurban mengajak masyarakat untuk membantu dan berbagi kepada sesama.
Bejo
Jahe Merah mengucapkan terimakasih kepada Lazismu, yang selalu menjadi bagian
perjalanan Qurban Bintang Toedjoe yang ke-13 kalinya diselenggarakan bersama
dengan PP Muhammadiyah. Bejo Jahe Merah bermanfaat untuk menjaga daya tahan
tubuh di masa pandemi dan selalu menyehatkan masyarakat Indonesia. (na)

Gerakan Tauladan Berqurban Nasional tersebut, dicanangkan oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. “Selain Purbalingga, Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan adalah dua lokasi yang direkomendasikan dalam kegiatan berskala nasional ini.
Gerakan tersebut mendapatkan dukungan dari Bukalapak Bapak Rachmat Kaimudin dan Direktur Bank Syariah Mandiri Bapak Anton Sukarna. Tak hanya itu, gerakan ini juga melibatkan lembaga amil zakat nasional, termasuk lembaga amil zakat nasional Lazismu. Melalui live zoom, disampaikan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu, Hilman Latief tentang perolehan hewan kurban secara nasional yang akan didistribusikan ke seluruh penjuru nusantara yang tahun ini dalam bentuk kurban dalam kaleng kemasan seeperti Rendangmu, Kornet dan Gulai.
Hadir mewakili Lazismu Pusat dalam kegiatan itu, Lazismu Purbalingga yang diwakili oleh Direktur Lazismu Purbalingga Andi Pranowo yang kali ini mendampingi Ibu Bupati Purbalingga menyaksikan laporan tentang perolehan hewan kurban salah satunya dari Lazismu Pusat. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap kegiatan ini menjadi awal pencerahan untuk Idul Adha tahun ini yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.
Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi bersama Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengapresiasi pencanangan Gerakan Teladan Berkurban Nasional 2020 dalam rangka menyambut Idul Adha 1441 H. Menteri Agama Fachrul Razi, dalam sambutannya menyambut baik, dan mengapresiasi kegiatan ini yang digagas DPP DMI dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Ahda.
Beliau mengungkapkan bangsa Indonesia adalah bangsa agamis. Ibadah kurban sudah membumi sejak Islam hadir di nusantara ini. “Ibadah kurban merupakan buah refleksi ketakwaan dan kesolehan sosial seorang muslim, katanya seperti dikutip dari laman resmi Kemenag (29/7/2020). (ap/na)

Jakarta – LAZISMU. Perusahaan TelkomGroup melaksanakan program kurban yang rutin dilakukan setiap tahun. Kali ini hewan kurban disalurkan melalui lembaga amil zakat nasional, yakni Lazismu. Secara simbolis bantuan hewan kurban diserahkan kepada Lazismu yang diwakili oleh Rizaluddin Kurniawan selaku Badan Pengurus di kawasan Vertical Garden PT. Telkom Hub, jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan (30/7/2020).
Melalui penyaluran hewan kurban, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, mengatakan perusahaan ingin memberikan kontribusi nyata kepada mensyarakat. “Ini bentuk kepedulian TelkomGroup kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Disampaikan juga, bahwa karyawan Telkom sebagian besar ikut berkurban. Ia berharap kurban ini bisa bermanfaat di tengah pandemi Covid-19. Ririek bersyukur dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar TelkomGroup yang ikut berpartisipasi melaksanakan kegiatan hari raya Idul Adha di lingkungan TelkomGroup.
Menurutnya, Idul Adha merupakan momen yang tepat bagi perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada karyawan TelkomGroup yang menitipkan hewan kurbannya melalui perusahaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rizaluddin Kurniawan mengungkapkan, sapi kurban yang diamanahkan TelkomGroup akan disalurkan kepada warga binaan di Rumah Tahanan Kelas 1 Salemba Jakarta Pusat. Lazismu mengucapkan terima kasih atas amanah ini dan segera akan diserahkan ke Rutan Salemba,” pungkasnya.
Di Rutan Salemba, sapi kurban amanah TelkomGroup langsung diserahkan dan diterima pihak rutan yang diwakili Kasub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan (BHPT) Rutan Kelas 1 Salemba, Kamis siang (30/7/2020).
Kasub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan (BHPT) Rutan Kelas 1 Salemba Surya Widjaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TelkomGroup dan Lazismu. Amanah ini pada hari ini kami terima dan akan segera disalurkan kepada penerima manfaat di rutan ini pada hari raya kurban.
“Di sini ada 3200 warga binaaan, dan sebanyak
2600 warga binaan yang beragama muslim. Daging segar kurban akan disembelih
yang selanjutnya akan diolah dalam dapur lapas yang kemudian dalam bentuk sudah
matang akan kami salurkan kepada warga binaan,” paparnya.

Semarang – LAZISMU. Program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang dicanangkan Lazismu secara nasional diwujudkan salah satunya dalam bentuk program kurban kemasan. Di Jawa Tengah, Lazismu berkolaborasi dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk menyukseskan agenda ini.
Sebagai mitra strategis, BSM memberikan bantuan untuk keperluan syiar maupun publikasi senilai Rp 5 juta, yang diterima oleh Direktur Fundraising LazisMu Jawa Tengah Wahidin Hasan. Serah terima simbolis dilakukan oleh perwakilan BSM Timbul Andi yang didampingi Reckta Qudwiana Ananyakhan di kantor layanan BSM jalan MT Haryono, Semarang (28/7/2020).
Wahidin Hasan mengatakan, bantuan ini untuk mendukung keperluan publikasi pelaksanaan kurban Rendangmu Lazismu Jawa Tengah, yang meliputi publikasi luar ruang seperti spanduk, banner, dan juga publikasi media cetak, online, maupun elektronik.
“Kami sampaikan terima kasih pada pihak BSM sebagai bagian dari Mitra Corporate Lazismu Jawa Tengah,” tandasnya..
Selanjutnya Lazismu Jateng harus membuka ruang yang selebar-lebarnya dengan semua pemangku kepentingan untuk menjalin kerjasama program. “Melalui jalinan komunikasi kelembagaan, Lazismu sebagai lembaga filantropi bisa mengenalkan keberadaannya secara lebih luas kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Reckta Qudwiana mewakili
BSM berharap kerjasama yang terjalin bisa saling menopang dan selanjutnya bisa
makin ditingkatkan. (na)

Surabaya – LAZISMU. PT PAL Kota Surabaya menyerahkan dana kurban tahun 2020 kepada Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Surabaya di Kantor Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Jl Wuni No. 9 Surabaya, Rabu (29/7/2020).
Hamri Al Jauhari, menyampaikan, hari ini kami kedatangan tamu istimewa dari PT PAL Kota Surabaya. “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada keluarga besar PT PAL Kota Surabaya yang berkenan menyerahkan kurbannya kepada Lazismu Kota Surabaya,” katanya.
“Semoga kerjasama ini terus tetap berlanjut di masa-masa mendatang, kami tidak bisa memberikan apa-apa kepada keluarga PT PAL Kota Surabaya, oleh karenanya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, Allah yang akan membalasnya," ujar mubaligh FIAD itu.
Sementara itu, Ketua Lazismu Kota Surabaya, Sunarko, menambahkan, kami haturkan terima kasih, Alhamdulillah atas kepercayaannya PT PAL Kota Surabaya menunaikan kurban berupa kurban kemasan kepada Lazismu Kota Surabaya.
"Semoga kami bisa melaksanakan amanah dari PT. PAL yang selanjutnya hasil kurban yang dirupakan kemasan kaleng rendang bisa kita berikan kepada saudara kita yang sangat membutuhkannya dan kerjasama ini semoga tetap bisa berjalan di tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kepala Divisi Keamanan dan K3LH PT PAL Kota Surabaya Bambang Sukarno, mengatakan, kami bersyukur kepada Allah bisa silaturahmi langsung ke kantor Lazismu Kota Surabaya ini. “Kami datang ke sini untuk melihat langsung, dan menyerahkan dana kurban kemasan kepada Lazismu Kota Surabaya sebesar Rp 21 juta,” katanya.
“Tahun ini kami tidak mengadakan kurban sendiri karena masih pandemi COVID-19, ada dana Rp 30 juta untuk kurban tahun ini, yang Rp 21 juta kami serahkan ke Lazismu Kota Surabaya, yang Rp 9 juta kami serahkan ke tempat lain untuk dibelikan kambing,” ujarnya.
Menurutnya, ada rasa penasaran tentang kurban
kemasan Rendangmu itu seperti apa. “Setelah kami mendapatkan penjelasan dari
Lazismu baru kami paham apalagi kami langsung dibawakan kaleng Rendangmu dari
Lazismu Kota Surabaya, terima kasih Lazismu,” tuturnya. (ys/hb)

