Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Bedah Rumah Lazismu Sasar Buruh yang Terdampak Covid-19

Semarang – LAZISMU. Seorang buruh pabrik sablon di Kaligawe Semarang, tak berdaya imbas wabah Covid-19. Ia tak bekerja karena harus libur. Selama masa pandemi, buruh bernama Hesti Bowo itu bekerja serabutan menghidupi keluarganya. Kedua anaknya masih sekolah dan harus merawat seorang jompo di rumahnya.

Bowo tinggal di lingkungan RT 10 RW 03, Kelurahan Karangroto, Genuk. Beberapa tahun yang lalu ia membangun sebagian dinding rumahnya dengan tembok permanen. Pengasilannya tak cukup menyelesaikan pembangunan rumah itu yang masih berdinding kayu.

Terpaksa rumah itu tetap ditempati, meski dinding depannya sudah lapuk. Kerangka atapnya juga sudah keropos, reyot dimakan usia. Setahun terakhir ini rumah itu sudah tak lagi ditempati Bowo dan keluarganya, khawatir atapnya ambruk. Bowo terpaksa memutuskan memboyong keluarganya menumpang di rumah mertua.

Bowo beruntung, menjelang Ramadhan yang lalu, Ketua RT setempat, Eko Wibowo yang juga ketua PRM Karangroto mengusulkan pembangunan rumah warganya itu kepada Lazismu, melalui Kantor Layanan Lazismu Genuk. Semua proses diikuti sehingga diputuskan rumah tersebut layak dibantu.

Lazismu sendiri, selanjutnya melakukan sosialisasi dan penggalangan dana. Proses pembangunannya dilakukan setelah Ramadhan agar tidak mengganggu ibadah puasa. Pada, Ahad, 14 Juni 2020, rencana pembangunan rumah Hesti Bowo dilaksanakan, dibawah arahan 3 orang amil Lazismu Kantor Layanan (KL) Genuk bersama PCM dan PRM hadir menjadi penyelenggara kegiatan ini.

Turut hadir tokoh masyarakat di Kelurahan Karangroto, yang ikut menyaksikan proses awal pembangunan rumah itu. Tidak terkecuali Lazismu Kota Semarang beserta beberapa personil KL ikut serta ke lokasi.

“Tadi malam saya susah tidur, nggak terbayang apa yang akan terjadi dengan pembangunan rumah itu,” kata Handayani selaku Eksekutif Lazismu KL Genuk. Sebulan lebih dirinya mempersiapkan agenda ini sampai melengkapi bahan material. Ahad itu, menjadi hari yang dinanti-nantikan kehadirannya. “Memang lelah, menguras tenaga, namun harus tetap dinikmati prosesnya,” katanya.

Keluarga Hesti Bowo merasa sangat terbantu dengan program bedah rumah dari Lazismu. Dia tak menyangka kedatangan amil Lazismu, yang datang secara resmi, dengan seragam di hari libur. Hesti Bowo, mengucapkan terima kasih kepada donatur Lazismu, yang telah meringankan bebannya. Tidak lupa, dia mengucapkan terimakasih kepada Ketua RT yang telah mengusulkannya. (cs)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Wardah Salurkan CSR Rp 100 Juta Melalui Lazismu untuk Penanganan Covid-19

Yogyakarta – LAZISMU. PT. Paragon Technology And Innovation (Wardah) salurkan dana CSR sebesar Rp 100 juta kepada Lazismu DIY. Penyerahan CSR dilakukan secara simbolis pada Senin, 15 Juni 2020 di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY.

Dalam acara tersbut dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Muhammadiyah Comman Center Covid-19 (MCCC) DIY, MPKU PWM DIY, RS. PKU Kotagede, Wardah dan juga Lazismu DIY.

Ketua Lazismu DIY, Cahyono, mengucapkan  terimakasih kepada Wardah yang telah menyalurkan dana CSR nya kepada Lazismu DIY. “Lazismu DIY mendapatkan kepercayaan dan amanat, Insya Allah amanat yang disampaikan Wardah akan dikelola dengan baik untuk pencegahan dan penanganan wabah Covid-19,” paparnya.

Cahyono menambahkan, dalam skala nasional, Wardah juga memberikan kepercayaan kepada Muhammadiyah melalui Lazismu yang sudah berlangsung cukup lama. Adapun saat ini diamanahkan juga untuk Lazismu DIY.

Berdasarkan kerjasama program, Lazismu dan DIY menyepakati bahwa dana CSR tersebut diperuntukkan untuk membantu penanganan Covid-19, terutama untuk pejuang medis (tenaga medis) di rumah sakit dan klinik Muhammadiyah di DIY yang memang sangat membutuhkan dukungan.

Selain itu, Cahyono menyampaikan Lazismu akan selalu komunikasi terkait penggunaan dana yang penyaluranya melalui MCCC DIY selaku SATGAS penanganan Covid-19 di Muhammadiyah DIY dan siap menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada pihak Wardah

Sementara itu, Tim Wardah yang diwakili oleh Nurul Fajriyati selaku Marketing Development Officer DC Yogyakarta mengatakan, bantuan CSR tersebut semoga bisa membantu korban Covid-19. Dirinya berharap kerjasama Lazismu dan Wardah bisa terus berjalan sehingga mampu memberikan banyak manfaat.

Dalam kesempatan yang sama, M. Wiharto, selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah mengatakan, Insya Allah kawan-kawan Lazismu dan MCCC bisa menjalankan amanah dengan baik.

Hal yang sama juga disampikan oleh Purwadi selaku Ketua MCCC DIY, bahwa MCCC DIY dalam penanggulangan wabah Covid-19, khususnya di DIY dalam pelaksanaanya menggerakan MCCC yang ada di daerah -daerah.
Di samping itu, MCCC juga melakukan penanganan langsung seperti penyemprotan desinfektan, membentuk tim dan mendirikan dekontaminasi, program ketahanan pangan serta program-program lainya. (lazismudiy)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Ringankan Duka, Lazismu Bantu Keluarga Terdampak Covid-19

Jakarta – LAZISMU. Sejak pandemi Covid-19 berdampak luas, Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) berdiri untuk merespons, dengan kesiapannya merekomendasikan 20 rumah sakit rujukan melalui RSMA (rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah). Rumah sakit tersebut disiagakan untuk menangani pasien.

Dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19, MCCC berkolaborasi dengan majelis dan lembaga di Muhammadiyah, termasuk Lazismu yang berperan sebagai lembaga resmi yang melakukan penghimpunan dana publik untuk program melawan Covid-19.

Sampai saat ini, menurut Falhan Nian Akbar (11/6/2020), selaku Manager Program Lazismu, bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat dampak dari penyebaran virus Corona sampai dengan ramadhan kemarin telah disalurkan. “Lazismu sendiri juga menyalurkan santunan duka kepada pasien Covid-19,” katanya

Mereka berasal dari keluarga duafa. Falhan menambahkan rata-rata mereka yang terdampak kepala keluarganya bekerja sebagai buruh bahkan tidak bekerja sama sekali karena imbas dari virus berbahaya ini. 

Ada tiga puluh satu paket santunan yang telah disalurkan. “Melalui MCCC inilah informasi ini sampai ke Lazismu, hingga terlaksananya program santunan ke penerima manfaat,” pungkasnya.

Dari rumah sakit yang ada, lima belas rumah sakit dipilih, yang kemudian informasi penanganan pasien juga telah terkonfirmasi oleh MCCC dan pihak rumah sakit. “Tentu saja informasi ini telah melewati proses screening sehingga diperoleh informasi bahwa ada anggota keluarga duafa yang terdampak. (na)

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Sambangi Mualaf Suku Tengger, Lazismu Salurkan 40 Paket Sembako

Lumajang – LAZISMU. Lazismu Kabupaten Lumajang yang berkolaborasi dengan Kantor Layanan Lazismu Senduro menyalurkan 40 paket sembako bagi mualaf Suku Tengger. Lazismu menyambangi para mualaf yang tak jauh dari pinggiran Kecamatan Senduro, pada Sabtu, 13 Juni 2020.

Dalam kegiatan itu, turut hadir pengurus Kantor Layanan (KL) Lazismu Senduro yang diwakili Arofiq dan staf fundraising Lazismu Lumajang bersama dengan Ketua RW 1 setempat, Saikhu.

Arofiq mengatakan, penyaluran sembako di lokasi tersebut sengaja diagendakan di tempat terpisah, yakni di dua dusun pinggiran Kecamatan Senduro, di daerah itu masih banyak memerlukan uluran tangan.

Pertama Dusun Krajan RW 01 Desa Kandangan, kedua, Dusun Kayu Enak Desa Kandang Tempus Kecamatan Senduro. “Pembagian sembako dilakukan sambil bertandang ke para mualaf di dusun itu khsuusnya mualaf dari suku Tengger yang berada di sekitar desa,” katanya.

 
Arofiq menyampaikan, daerah ini termasuk binaan KL Lazismu Senduro. Ada banyak mualaf yang perlu perhatian dari sisi pendekatan agama dan pendekatan ekonomi. Seperti diberitakan dalam laman resmi pwmu.co (15/6/2020), Arofiq, mengungkapkan harapannya melalui program zakat dan infak, ke depan bisa memberdayakan dengan baik dan antusias. Karena itu, dukungan para donatur selama ini mudah-mudahan dapat segera terwujud.

Saikhu selaku Ketua RW 01 Desa Kandangan, mengucapkan rasa syukurnya, bahwa dengan kegiatan Lazismu di wilayahnya selama ini dapat memberikan manfaat. “Ini sangat membantu warga kami yang memang sangat membutuhkan. Apalagi dampak pandemi Covid-19 ini imbasnya sampai ke persoalan ekonomi di kalangan bawah,” katanya. Saikhu juga akan mengajak para dermawan untuk selalu menyisihkan sebagian rejekinya dengan menunaikan zakat mal, infak dan sedekahnya melalui Lazismu.

Pada
kesempatan berbeda, Kuswantoro selaku amil Lazismu Kabupaten Lumajang saat
dihubungi melalui saluran telepon mengatakan (16/6/2020), kegiatan ini juga
melibatkan pimpinan daerah muhammadiyah setempat. Sebetulnya program di desa
tersebut sudah lama dilakukan, bebernya. “Di sini peran Lazismu dapat lebih
mengena dengan program-program yang bermanfaat dengan melibatkan kantor layanan
Lazismu yang ada,” tutupnya. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Semakin Bersemangat Setelah Peroleh Bantuan Tambahan Modal dari Lazismu Limpung

Batang - LAZISMU.  Pantang menyerah, itulah salah satu resep berjualan Bu Wid, sapaan pemilik nama lengkap Sri Widiyaningsih. Aktifitas
usaha soto ayamnya memang belum begitu lama digelutinya, baru sekitar 3
bulan. Sebelumnya beliau bekerja sebagai Guru sekaligus kepala sekolah
di TK Aisyiyah Krangkoan Limpung. Karena tuntutan zaman yang
mengharuskan kepala sekolah harus bergelar S1 maka Bu Wid yang hanya
lulusan SMA dan usianya yang saat ini sudah 42 tahun,  maka memutuskan
untuk mencari pengganti.

Keputusannya untuk mencari pengganti dalam mengelola sekolah memang di bilang nekat, karena beliau belum mempunyai pandangan akan bagaimana selanjutnya. Sampai kemudian
beliau terinspirasi untuk berjualan soto ayam khas pekalongan. Dengan
modal seadanya, beliau menyewa kios kecil dengan bayar kontrak di akhir
tempo.

Hasilnya memang belum signifikan, dengan omset rata-rata, Rp 150 ribu dengan penghasilan bersih Rp 50 ribu – Rp 85 ribu, sedangkan beliau harus menanggung beban 3 orang, yaitu suami yang saat ini juga sedang tidak bekerja setelah keluar dari kerjaannya karena sakit dan dua anaknya.

Sampai kemudian beliau bertemu dengan
Lazismu Limpung, dan berkesempatan mendapatkan fasilitas bantuan
wirausaha dari Lazismu limpung, yaitu berupa modal maupun sarana usaha.

Dari
fasilitas bantuan itu, beliau mencoba mengembangkan dengan membuka
warung soto dengan mengontrak warung di wilayah jalan Limpung - Tersono
Desa ngaliyan.  Usia warung sotonya memang baru tiga bulan, sehingga
belum memperlihatkan hasil signifikan.

Namun mempunyai tren
positif kenaikan. Beliau berharap usahanya bisa berkembang dengan baik
dan mimpinya bisa mempunyai ruko sendiri untuk berjualan soto bisa
segera terwujud. (whb)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Terima Beasiswa Ilmu Falak dari Lazismu, 6 Mujahid Kalender Islam Global Siap Menempuh Studi Magister

Yogyakarta – LAZISMU. Penyatuan kalender Islam masih terus diperjuangkan untuk acuan umat Islam di seluruh dunia. Di Indonesia kalender Islam menjadi kajian menarik terutama dalam ijtihad pemikiran yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Karena di Indonesia mencari ahli yang memiliki kompetensi di bidang Ilmu Falak dan Astronomi masih sedikit jumlahnya.

Mengisi kekosongan pakar di bidang itu, Majelis Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah berkolaborasi dengan lembaga amil zakat Muhammadiyah (Lazismu) dan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah membuka penerimaan beasiswa Ilmu Falak yang dibuka pada November 2019 secara bertahap.

Pada seleksi akhir di awal 2020, dalam prosesnya maka pada Juni tahun ini, Diktilitbang PP Muhammadiyah, telah menetapkan penerima beasiswa yang terdiri dari 6 orang. Sekretaris Diktilitbang PP Muhamamdiyah Muhammad Sayuti (16/6/2020) mengatakan beasiswa ini adalah beasiswa penuh untuk penerima manfaat yang secara mumpuni serius studi di program Magister Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang dan  Ilmu Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Diktilitbang mengapresiasi kolaborasi program ini dalam konteks kaderisasi. Sebuah program keahlian yang langka dengan kualifikasi yang selektif sebagai investasi masa depan,” katanya.

Sayuti menambahkan, Muhammadiyah ingin menawarkan cara pandang kalender Islam yang terintegrasi dengan dunia saintifik. Tentunya dengan menyiapkan ahli yang kompeten di bidangnya bagi masa depan umat Islam. Program beasiswa ini juga membuka peluang kajian sains yang telah ditelaah secara klasik dan terkandung dalam Al-Qur’an dan hadis.

“Sudah hampir 1400 tahun tidak ada kalender Islam, karena itu penting bagi Pimpinana Pusat Muhammadiyah mengembangkan program beasiswa Ilmu Falak,” jelasnya.

Selanjutnya sambung Sayuti, dalam konteks praktis keilmuan, ahli-ahli yang profesional di bidang Astronomi perlu mendapat tempat dan terhubung dengan perguruan tinggi yang strategis mengembangkan riset astronomi.

Masa depan mereka yang bergelut di bidang ini jangan sampai nasibnya tak menentu. “Ini pilihan cerdas untuk mengambil pilihan berkarir, maka penerima beasiswa harus terkoneksi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah untuk mengembangkan risetnya secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Menanggapi ikhtiar Muhammadiyah mencari kader di bidang Astronomi, Hamim Ilyas selaku Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengungkapkan dibutuhkan kader yang berani untuk melakukan riset kalender hijriyah global.

Artinya mereka menguasai teori dan mampu berkomunikasi dengan baik. Hamim berharap, penerima manfaat beasiswa berani mengambil peran kelimuan serta memahami peta persoalannya apa dan bagaimana. “Sebagai kader ke depannya mereka akan dilibatkan dalam kajian menghitung kalender global, misalnya terang Hamim.

Kemudian mampu menuliskannya dengan keilmuan yang mumpuni. Mereka adalah mujahid kalender global, jelasnya. Harapan besarnya lagi kata Hamim mereka tinggal memperkuat, menyosialisasikan dan meyakinkan umat Islam.

Melalui program ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Hilman Latief mengatakan, pemberdayaan lewat program beasiswa merupakan upaya Lazismu menerjemahkan rekomendasi muktamar tahun 2015 di Makassar, yang salah satunya adalah tentang penyatuan kalender Islam. Kaderisasi ilmuwan di bidang Ilmu Falak dan Astronomi adalah hal strategis yang dibutuhkan oleh umat Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah di Indonesia. “Kontribusi ilmuwan ini dinanti di masa depan sehingga dapat mewarnai kajian Ilmu Falak dan Astronomi Islam di Indoensia dalam kaitannya dengan penyusunan Kalender Internasional,” harapnya.

Salah seorang penerima beasiswa, Agung Laksana mengucapkan terima kasih atas beasiswa yang telah diberikan oleh Lazismu. Saya sangat bahagia dan bersyukur mendapat beasiswa ini. “Terlebih Ilmu Falak dan Astronomi merupakan ilmu yang sangat penting bagi umat Islam karena terkait penetapan waktu-waktu ibadah,” tandasnya.

Harapannya, kata Agung yang akan studi magister Ilmu Falak di UIN Walisongo Semarang, mampu menerapkan keilmuan yang diperoleh agar bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya bagi persyarikatan muhammadiyah. Semoga Ilmu Falak ini dapat memberikan solusi dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi umat muslim terkait waktu ibadah.

“Utamanya dalam menyatukan kalender hijriyah baik di tingkat regional maupun internasional, karena sampai saat ini umat muslim di dunia belum memiliki kalender Islam yang seragam,” papar pria asal Banjar, Jawa Barat ini.

Hal senada disampaikan Mega Sukma asal Bangka Belitung. Ia mengucapkan terima kasih atas beasiswa yang telah diberikan, alhamdulillah dengan diterimanya saya di program beasiswa Lazismu, saya bisa berkesempatan untuk belajar Ilmu Astronomi lebih lanjut lagi.

Di Bangka Belitung masih minim informasi tentang Astronomi, harapan saya semoga bisa membantu permasalahan-permasalahan terkait Ilmu Astronomi sesuai dengan bidang keilmuan yang saya tempuh.

“Semoga bisa membantu masyarakat umum atau pun di lingkup akademik. Jika ada kesempatan saya juga ingin melanjutkan program doktor untuk menambah wawasan dan pengalaman saya dalam bidang Astronomi,” ungkap Mega.
 
Selain dua penerima manfaat beasiswa tersebut, ada empat orang penerima yang beasiswa sama untuk studi magister di Institute Teknologi Bandung (ITB) antara lain, Fadilla Aziz Pustaka Ningrum asal Blitar dan M. Rodham Robbinna asal Bogor, sedangkan di UIN Walisongo Semarang yakni Maraton Ritonga asal Medan dan Najmuddin Saifullah asal Kampar, Riau. (Lazismu)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross