

Pekanbaru – LAZISMU. Tribun Pekanbaru gandeng Lazismu, Pekanbaru menyalurkan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7/2020). Daging kurban dibagikan kepada mereka yang berhak seperti para pengecer dan agen koran serta warga yang ada di sekitar kantor Tribun Pekanbaru.
Ada 150 kupon disebar bagi para penerima daging kurban, para penerima datang mengambil daging mulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB. Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru Hari Suyanto mengatakan, donasi hewan kurban dihimpun oleh Tribun Pekanbaru bersama Lazismu melalui donasi pembaca setia Tribun Pekanbaru.
Ia menyebut ada 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang disalurkan Tribun Pekanbaru bersama Lazismu. Dijelaskan Hari, donasi 1 ekor sapi tersebut masuk dalam kelompok 1, yang terdiri dari donasi peserta kurban, Benny Yusra, Nurhayati, Zuraida, Hawari, Erma, Moncot Nasution, dan M Indra Nugraha Wijaya.
Menurut Hari, momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini juga menjadi semangat kurban untuk ketahanan pangan, terkait penanggulan Covid-19. Lazismu sudah memiliki data masyarakat yang sangat terdampak Covid-19 untuk diberikan daging kurban, baik berupa daging segar maupun rendang kaleng.
Selain daging kurban, Lazismu bekerjasama dengan PLN membagikan puluhan paket sembako di Pekanbaru bagi para mustahik. Lazismu juga mengedukasi masyarakat, khususnya pantia kurban dalam cara pemilihan hewan secara syar'i dan kesehatan hewan.
Total ada 13 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang disalurkan Lazismu hasil donasi masyarakat se-Pekanbaru. Hari berharap kerjasama Lazismu dan Tribun Pekanbaru ke depan makin solid untuk pemeberdayaan masyarakat.
Pemimpin Perusahaan Tribun Pekanbaru Anwar Helmie menyebut, sapi kurban adalah hasil donasi para pembaca Tribun. Mereka berdonasi untuk kurban melalui Lazismu sejak awal Juni 2020.
Total terhimpun 1 ekor sapi dan dua ekor kambing. Mereka langsung menyembelih hewan kurban dan membagikannya pada momen Idul Adha. Pada kesempatan itu juga menyemblih satu kambing donasi dari Bintang Toejoe. Anwar Helmie menyebut bahwa ini adalah momen tepat untuk berbagi dengan sesama.
“Kami berharap di tahun depan bisa lebih banyak hewan kurban, untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan,” paparnya. (na)

Jakarta – LAZISMU. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H, yang jatuh pada 31 Juli 2020, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bekerjasama dengan Majelis Ta'lim TelkomGroup (MTTG) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di lingkungan kantor TelkomGroup menyalurkan tidak kurang dari 1.164 hewan kurban (373 sapi dan 791 kambing) kepada masyarakat sebagai penerima manfaat.
Hal ini ditandai dengan penyerahan hewan kurban 3 ekor sapi dengan berat masing-masing lebih dari 1 ton oleh Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah kepada NU Care-Lazisnu Achmad Sudrajat, Wakil Ketua Lazismu Rizaludin Kurniawan, dan Ketua Umum MTTG Pusat Hari Sandi Atmaja. Hewan kurban diserahkan di Vertical Garden The Telkom Hub, Jakarta.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, “Alhamdulillah pada tahun ini, meski dihadapkan pada suasana pandemi COVID-19, TelkomGroup tetap dapat melaksanakan pembagian hewan kurban sebagaimana tahun-tahun sebelumnya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.”
Jumlah hewan kurban baik dari karyawan maupun perusahaan yang diserahkan dan didistribusikan dari TelkomGroup termasuk dari Telkom Regional mengalami peningkatan sekitar 10% dari tahun sebelumnya. Ririek mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga besar TelkomGroup yang telah berpartisipasi di lingkungan TelkomGroup.
Dengan mengusung tema “Berkurban untuk Negara dan Tanah Air”, penyerahan hewan kurban tidak hanya untuk beribadah dan berbagi kepada berhak menerima, namun merupakan upaya menggerakkan ekonomi masyarakat. Manfaat lainnya untuk peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, kurban memberikan dampak positif dalam meningkatkan permintaan hewan ternak kepada UMKM binaan Telkom di bidang penyediaan hewan kurban atau peternak sapi.
Sasaran penerima bingkisan daging kurban adalah masyarakat duafa di sekitar kantor dan alat produksi TelkomGroup serta para pensiunan Telkom. Hal ini dimaksudkan agar pembagian daging kurban dapat lebih merata dan tepat sasaran sekaligus untuk meningkatkan interaksi dan silaturahmi dengan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus membawa berkah bagi kemajuan perusahaan, sehingga ke depannya, TelkomGroup dapat terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Ririek.
Dalam kesempatan itu, Rizaluddin Kurniawan mengungkapkan, sapi kurban yang diamanahkan TelkomGroup telah disalurkan kepada warga binaan di Rumah Tahanan Kelas 1 Salemba Jakarta Pusat Kamis kemarin. Lazismu mengucapkan terima kasih atas amanah ini dan semoga warga binaan juga mendapat kebahagiaan di hari raya Idul Adha,” pungkasnya.
Di Rutan Salemba, sapi kurban amanah TelkomGroup langsung diserahkan dan diterima pihak rutan yang diwakili Kasub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan (BHPT) Rutan Kelas 1 Salemba, Kamis siang (30/7/2020).
Kasub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan (BHPT) Rutan Kelas 1 Salemba Surya Widjaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TelkomGroup dan Lazismu. Amanah ini pada hari ini kami laksanakan dalam bentuk kegiatan penyembelihan yang dagingnya siap disalurkan kepada penerima manfaat di rutan ini.
“Di sini ada 3200 warga binaaan, dan sebanyak 2600 warga binaan yang beragama muslim. Daging segar kurban akan disembelih yang selanjutnya akan diolah dalam dapur lapas yang kemudian dalam bentuk sudah matang akan kami salurkan kepada warga binaan,” paparnya. (na)


Yogyakarta – LAZISMU. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama mitra program kemaslahatan di hari raya Idul Adha menyalurkan 50 hewan kurban berupa sapi. Penyaluran hewan kurban itu bersinergi dengan Lazismu. Program kemaslahatan BPKH untuk meringankan beban masyarakat yang ada di Indonesia saat wabah virus corona masih belum pasti kapan berakhir.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Hilman Latief dalam keterangannya (1/8/2020), mengatakan sungguh bahagia, dan mengucapkan terima kasih kepada BPKH, atas kerjasama ini di dalam menyalurkan hewan kurban ke berbagai provinsi di Indonesia. “Lazismu dapat amanah ini dari BPKH untuk menyalurkan 50 ekor sapi di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Hilman menambahkan, semua sapi itu telah disalurkan ke berbagai provinsi antara lain di Sumatra Utara, Sumatera Barat, Riau Jambi dan seterusnya, kecuali Lampung dan Aceh. Selain itu, juga didistribusikan ke Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara.
Hal ini, lanjut Hilman, menjadi bagian tugas Lazismu, untuk bisa mendistribusikan hewan dan daging kurban ke daerah-daerah tertentu yang jadi target. Alhamdulillah tim Lazismu sudah solid, sambungnya. Lazismu juga mengusung isu “Green Qurban” yang daging kurban itu akan dikemas menggunakan wadah yang ramah lingkungan.

“Jadi daging kurban itu, kemasan-kemasannya terbuat dari bahan-bahan yang bisa diterima oleh alam, maksudnya tidak gunakan banyak plastik, tetapi dengan kotak- kotak yang terbuat dari bambu, daun-daunan dan jenis lainnya, sehingga konsepnya kita lebih ramah lingkungan, dan itu yang dikerjasamakan bersama BPKH,” ujarnya.
Hilman menegaskan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan. Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu.
Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)

Semarang – LAZISMU. Menandai proses awal pembangunan rumah tahfidz, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngaliyan mengundang Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah. Di antaranya Sekretaris PWM Jateng dan pimpinan PCM Ngaliyan, serta eksekutif Lazismu hadir di lokasi tanah tempat pembangunan yang akan dilaksanakan.
Di kelurahan Wates Ngaliyan, Kota Semarang, penandaan ini dilakukan dengan prosesi acara yang berlangsung dengan khidmatdengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Bertepatan hari itu juga di lokasi musala Nurul Hikmah, Lazismu Kota Semarang bersama kantor layanan (KL) Lazismu Ngaliyan, melaksanakan pentasarufan kurban berupa lima ekor kambing.
Hal ini dimaksudkan untuk mendukung semangat dakwah bagi pengurus musala, dan meringankan sebagian beban masyarakat setempat akibat dampak pandemi covid-19.
Sekretaris PWM Jateng, Wahyudi menyampaikan kegembiraannya atas inisiatif PCM Ngaliyan melaksanakan pembangunan rumah tahfidzd. Kita harus mendukung keberadaannya untuk melengkapi sarana dakwah Muhammadiyah di Ngaliyan. Wahyudi menilai adalah saat yang tepat untuk memulai sebuah pembangunan, sebagai wujud semangat baru berdakwah.
“Syiar informasi pembangunan rumah tahfidz ini perlu digalakkan kepada semua pihak yang berkepentingan,” katanya seraya memberi saran.

Ketua PCM Ngaliyan, Anas Hamzah, mengucapkan terima kasih kepada semua donatur dan muzaki yang telah mendukung proses pembangunan rumah tahfidz ini. Anas menyampaikan, di atas tanah seluas 800 m2 ini akan didirikan sarana pendidikan tahfidz berupa ruang kelas, asrama santri, musala, tempat tinggal ustadz, beserta kelengkapan pendukungnya. “Pembangunan ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 1 milyar,” katanya.
Untuk itu dirinya memberikan kesempatan umat Islam melaksanakan zakat, infak dan sedekahnya Lazismu. Di mana salah satu program penyalurannya mendukung terwujudnya rumah tahfidz itu.
Secara terpisah, Ketua Lazismu Kota Semarang menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Lazismu, terutama kepada muzaki dan sohibul kurban yang telah melaksanakan ibadahnya melalui Lazismu.
Azis menambahkan, perolehan kurban di Lazismu Kota Semarang tahun ini untuk program rendangmu sebanyak 9 ekor sapi, untuk program penyaluran di rumah tahfidz ada 5 ekor kambing. Selain itu masih ada program tasaruf bersama dengan SD Muhammadiyah 08 berupa 1 ekor sapi yang dikirimkan ke Dusun Nyangkringan, Sayung, Demak. Lokasi itu sebagian sudah tenggelam oleh abrasi air laut.
Azis juga menyampaikan harapannya semoga pembangunan rumah tahfidz yang direncanakan diberikan kemudahan.(cs)

Purbalingga – LAZISMU. Hari Raya Idul Adha 1441 H, Lazismu Purbalingga menghimpun dua ekor sapi yang disembelih secara langsung dan didistribusikan dalam bentuk daging segar. Selain itu, ada donasi juga yang terhimpun sebesar Rp 41.100.000 untuk dikirim ke Lazismu Jawa Tengah yang akan diolah dalam bentuk kaleng kemasan Rendangmu.
Dua ekor sapi tersebut disembelih di dua lokasi berbeda, demikian disampaikan Andi Pranowo selaku Direktur Lazismu Purbalingga. “Dua lokasi itu terdiri dari Desa Bojongsari dan Desa Muntang, masing-masing mendapat 1 ekor dan didistribusikan untuk penerima manfaat.
Tepat pukul 09.00 WIB, di Masjid Baitul Muminin Desa Muntang, secara simbolis Direktur Lazismu Purbalingga, Andi Pranowo menyerahkan 1 ekor sapi kepada Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Muntang Cabang Gambarsari yang diwakili Bapak Arif dan selesai disembelih pada pukul 11.00 WIB dengan menghasilkan daging seberat 142 kilogram.
.jpeg?access_token=4e434c0f-fe65-43ee-a0d6-627cf782ca7e)
Bersama dengan sejumlah warga, semua gotong-royong bdalam acara penyembelihan hewan kurban. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar, kata Andi. Dengan penuh semangat pengemasan daging segar kurban siap dibagikan kepada warga yang membutuhkan yang sudah menanti di dua desa tersebut.
Selanjutnya, Andi menambahkan, dari donasi yang terhimpun tersebut, yang akan diolah dalam bentuk Rendangmu, merupakan bagian dari program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang telah dicanangkan Lazismu secara nasional.
Rendangmu ini, nantinya kata Andi, akan diperuntukkan bagi penerima manfaat yang dalam prosesnya memakan waktu lebih dari dua bulan. Ia berharap Rendangmu sebagai produk program kurban dapat dimanfaatkan dalam situasi darurat misalnya, jika terjadi bencana alam atau lainnya karena sifatnya yang siap saji sebagai makanan pelengkap. (na)

