Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

3 Prinsip Menjadi Fundraiser Profesional

MESIR - Fundraising adalah sebuah seni yang bisa dipelajari oleh siapapun termasuk seorang pemula. Fundraising memiliki dua bentuk, yaitu digital dan non digital. Di masa pandemi, fundraising digital menjadi sebuah keharusan untuk mendongkrak perolehan fundraising.

Corporate Fundraising dan Retail Fundraising juga harus dilakukan secara digital. Hal ini disampaikan oleh Edi Muktiyono dalam kegiatan Training Lazismu Mesir pada Sabtu (10/10) secara daring. Training ini mengambil tema “Dalam Rangka Meningkatkan Skill dan Kreativitas Amil Lazismu Mesir di Era Digital”.

3 Prinsip Fundraising

Edi menyebut ada 3 prinsip fundraising. Prinsip pertama adalah mencintai kegiatan fundraising. Di surat At-Taubah ayat 103, amil diperintahkan langsung oleh Allah untuk menghimpun zakat. Prinsip kedua, memahami lembaga dan program. 

“Di PCIM dan aktivis Persyarikatan Muhammadiyah maka tidak sulit memahami lembaga Lazismu dan Muhammadiyah. Namun, selain aktivis persyarikatan bisa jadi agak sulit untuk memahami. Lazismu itu apa, berada dimana saja, programnya apa saja, disalurkan kemana, dan seterusnya harus dipahami oleh seorang fundraiser,” jelasnya.

Minimal seorang fundraiser memahami lima pilar kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan dakwah yang ada di Lazismu beserta program-program yang sedang dijalankan. 

Prinsip ketiga, memiliki kepekaan terhadap keinginan donatur. Seorang fundraiser akan bertemu dengan banyak orang yang berbeda karakter dan berbeda keinginan. Maka, fundraiser harus memiliki kepekaan terhadap keinginan. Biasanya seorang donatur menginginkan dananya disalurkan ke program-program tertentu.

3 Syarat Menjadi Fundraiser

Adapun tiga syarat menjadi fundraising andal yang pertama adalah memiliki semangat juang dan kegigihan. Kekuatan untuk menjadi fundraiser harus selalu optimal dan penuh kegigihan.

“Fundraising adalah tulang punggung Lazismu. Tulang punggung harus kuat. Kalau tulang punggung bengkok, kita tidak bisa berdiri tegak. Maka ini menjadi persyaratan yang tidak bisa ditinggalkan,” imbuhnya.

Kedua, kompetensi dan keahlian. Seperti komunikasi dan public speaking, kemampuan membuat presentasi, kemampuan negosiasi, dan menguasai informasi terbaru.

Ketiga, keluasan hati, kesabaran, dan kecerdasan pikiran. Menurut Edi, dengan modal kesabaran, fundraiser menjadi tidak mudah putus asa ketika menghadapi kesulitan. Alquran juga berisi banyak pesan untuk bersabar.

Manager Corporate & Retail Fundraising Lazismu Pusat ini melanjutkan dengan menyampaikan tiga langkah menjadi fundraiser andal. Pertama, mengetahui karakteristik donatur. Kedua, menyiapkan proposal dan presentasi. Ketiga, menyiapkan follow up. Mengetahui karakteristik donatur korporasi bisa dilihat melalui website resmi.

“Proposal tidak boleh dibuat apa adanya baik isinya maupun desainnya. Proposal adalah etalase sehingga proposal yang apa adanya akan membuat lembaga terlihat tidak professional,” ujarnya.

Sebelum melakukan fundraising, target harus jelas, perangkatnya harus siap, komitmennya harus kuat, dan strateginya harus jelas. Empat hal ini merupakan persiapan utama sebelum melakukan fundraising.

“Ada beberapa kesalahan fatal fundraising. Yaitu tidak ada persiapan, tidak ada konsep, target tidak jelas, tidak paham siklus, tidak ada program unggulan, layanan buruk,” tutupnya. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Siap Hadapi Kekeringan, Lazismu & MDMC Sragen Siapkan 270.000 liter air & 5.150 Batang Pohon

SRAGEN - Lazismu Kabupaten Sragen berhati-hati terhadap musim kemarau 2020. Mereka menargetkan dapat mengirim bantuan air bersih sebanyak 270.000 liter kepada warga yang membutuhkan dan menanam sebanyak 5.150 batang pohon.

Sebagaimana dilansir dari Solopos.com, Rizki, Manager Program Lazismu Sragen menyampaikan bahwa target bantuan air bersih itu meningkat 25% bila dibandingkan realisasi distribusi air bersih pada musim kemarau 2019 sebanyak 216.000 liter.

Pada tahun 2019, bantuan air bersih disitribusikan dengan menggandeng Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan menyasar 12 desa dan 18 dukuh di enam kecamatan. Penerima manfaat bantuan air bersih itu sebanyak 1.556 kepala keluarga (KK) atau 3.244 jiwa. Selain air bersih juga menyiapkan bantuan pohon.

“Selain itu di 2019 juga menyerahkan bantuan lima unit tandon air di tiga kecamatan yang terdampak kekeringan. Kemudian di 2020 ini masih memprioritas program bantuan air bersih dengan peningkatan kuantitas. Bantuan airnya menjadi 270.000 liter dengan bantuan delapan tandon air. Tim MDMC sedang melakukan survey lokasi,” terang Rizki.

Menurut Rizki, program sumur resapan sudah terealisasi di wilayah Desa Dukuh Kecamatan Tangen. Lazismu juga sudah menyiapkan 150 batang bibit tanaman keras yang mampu mengikat air. Sumur resapan dan penanaman pohon adalah program jangka panjang Lazismu. Sedangkan bantuan air dan tandon adalah program jangka pendek.

“Targetnya bisa menanam 5.150 batang pohon, seperti pohon sengon dan trembesi serta pohon-pohon produktif, yakni jambu, kelengkeng, dan jenis lainnya,” imbuhnya.

Lazismu Sragen membuka posko Kekeringan Peduli Sukowati di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen. Masyarakat dapat menyalurkan donasi untuk program ini melalui posko tersebut. Selain itu, posko tersebut juga digunakan untuk menerima aduan masyarakat yang terdampak kekeringan.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Terjadi Longsor di Lumajang, Lazismu & MDMC Adakan Baksos

LUMAJANG - Pada hari Kamis (1/10) dinihari terjadi longsor di Kecamatan Pronojiwo dan Tempursari, Lumajang, Jawa Timur. Longsor ini mengakibatkan 41 rumah rusak ringan dan jalan tertutup material longsor sepanjang 50 m.

Menurut data yang disampaikan melalui situs resmi Kementerian Kesehatan, tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa ini. Sementara itu, Lazismu Lumajang bersama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center melakukan bakti sosial di lokasi bencana pada Kamis (8/10).

Sebagaimana dilansir dari pwmu.co, Lazismu bersama dengan MDMC membagikan paket sembako kepada dua puluh lima warga yang terdampak bencana tanah longsor. Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kaliuling menyatakan terimakasih atas respon cepat dari Lazismu dan MDMC. 

Menurut keterangannya, tanah longsor didahului dengan hujan deras selama lima jam. Longsor baru terjadi pada pukul 01.00 WIB dinihari dan menimpa 32 rumah. Sebagian rusak ringan dan berat. 

“Kasihan warga karena dalam kondisi pandemi desa kami dilanda bencana tanah longsor. Alhamdulillah Lazismu dan MDMC Lumajang segera turun untuk mendistribusikan bantuan sembako,” ujarnya.

Kepala Desa Kaliuling, Peni Tumitah menyampaikan terima kasih atas kegiatan baksos yang diselenggarakan oleh Lazismu dan MDMC Lumajang.

"Terima kasih atas kepeduliannya kepada warga kami yang sangat membutuhkan bantuan. Apalagi dalam kondisi pandemi. Desa Kaliuling bekerjasama dengan Lazismu tidak hanya sekali ini saja. Tahun lalu Lazismu menangani warga kami yang membutuhkan kaki palsu," paparnya.

Menurutnya Desa Kaliuling sangat terbantu dengan kegiatan sosial yang di lakukan oleh Lazismu Lumajang. Ia mendoakan agar Lazismu semakin bermanfaat bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan semakin banyak para donaturnya sehingga bisa semakin banyak juga yang terbantu. Mari berdayakan umat dengan zakat, infaq dan shadaqah melalui Lazismu," ajaknya.

Dia menambahkan dalam bencana longsor ini ada sembilan titik jalan yang tertutup material longsor.

"Ada tiga puluh dua rumah warga yang juga tertimpa tanah longsor dan itu semua sudah ditangani dengan baik oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui BPBD," jelasnya.

Posisi Desa Kaliuling memang di daerah pegunungan sehingga rawan longsor ketika hujan dengan intensitas tinggi. Menurut Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, daerah Lumajang bagian selatan memang berpotensi longsor.

Sebagaimana dilansir dari konfirmasitimes.com, ia mengatakan bahwa wilayah Kecamatan Candipuro yang berbatasan dengan Kecamatan Pronojiwo berpotensi tinggi. Maka, ia menghimbau masyarakat agar berhati-hati ketika melewati daerah-daerah tersebut. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Jawa Barat Salurkan Beasiswa Sang Surya dan Mentari kepada 40 Penerima Manfaat

BANDUNG - Pada hari Rabu (16/9) , Lazismu Jawa Barat menyalurkan Beasiswa Sang Surya dan Beasiswa Mentari kepada 40 orang yang terdiri dari siswa SMP SMA dan mahasiswa. Jumlah besaran beasiswa yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Yosis Salman, Staff Program Lazismu Jawa Barat bahwa beasiswa dari Lazismu langsung dibayarkan ke instansi terkait sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. 

“Jadi setiap orang berbeda-beda. Ada yang butuh biaya sidang, kami bayarkan. Ada yang butuh biaya SPP, kami bayarkan. Ada yang butuh biaya ujian, kami bayarkan. Tidak langsung kami kirim ke penerima manfaat, namun ke sekolah atau kampus masing-masing,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Ia menyebut Lazismu Jawa Barat menargetkan tahun ini bisa menjangkau 70 penerima manfaat. Selain Beasiswa Sang Surya dan Beasiswa Mentari, Lazismu Jawa Barat juga memberikan beasiswa penuh untuk kader. Dalam hal ini Lazismu memberikan pembiayaan kepada penerima manfaat secara penuh, meliputi seluruh kebutuhan pendidikan dalam suatu jenjang tertentu.

Penerima manfaat beasiswa penuh dari Lazismu ini akan diminta untuk mengikuti beberapa program-program Lazismu. “Untuk Beasiswa Sang Surya dan Mentari, karena tidak full, maka mereka tidak memiliki kewajiban apapun terhadap Lazismu. Paling hanya mempublikasikan kegiatan Lazismu melalui media sosial mereka aja,” imbuhnya.

Yosis mengatakan bahwa ada dua jalur Beasiswa Sang Surya dan Mentari. Pertama, yang disurvey secara langsung dari Lazismu. Lazismu memiliki data-data siswa atau mahasiswa yang membutuhkan bantuan, kemudian melakukan survey.

Kedua, melalui pengajuan. Siswa atau mahasiswa secara umum mengajukan bantuan ke Lazismu dengan proposal dan beberapa syarat tertentu seperti Surat Keterangan Kurang Mampu. Selain itu ada juga kuota khusus ortom. 

“Kalau jalur ortom, mereka harus mendapatkan rekomendasi dari ortom tingkat wilayah. Setelah mengajukan nanti akan kita survey kelayakannya. Setiap tahun kita punya budget khusus untuk ortom,” imbuhnya.

Ia berharap agar penerima manfaat bisa menyelesaikan studi dengan baik dan bisa memanfaatkan waktu studi dengan baik.

Gabriel Stefani, mahasiswi Universitas ‘Aisyiyah Bandung penerima Beasiswa Sang Surya mengucapkan terimakasih kepada Lazismu. “Semoga saya bisa memanfaatkan kesempatan kuliah ini dengan sebaik-baiknya dan menjadi berkah untuk semua. Amiin,” ujarnya. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Kekeringan, SD Muhammadiyah Palur Gandeng Lazismu Sukoharjo Salurkan Air Bersih

SUKOHARJO - Desa Ngreco, Kecamatan Weru, Sukoharjo tengah dilanda kekeringan. Sumur-sumur di Desa Ngreco sudah kering sejak dua bulan yang lalu. Melihat hal tersebut, Lazismu Kabupaten Sukoharjo bersama SD Muhammadiyah Palur Sukoharjo menyalurkan donasi berupa dua tangki air bersih pada hari Rabu (30/10).

Penyaluran ini diserahkan secara langsung oleh Muslih, Eksekutif Program & Media Lazismu Kabupaten Sukoharjo, bersama dengan Supadi, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Palur beserta segenap tim Lazismu maupun SD Muhammadiyah Palur. Menurut keterangan Muslih, ada 4 desa di Kecamatan Weru yang mengalami kekeringan.

“Masyarakat berterimakasih sudah dibantu. Mengingat sumur-sumur di sana sudah dua bulan kering, jadi mereka harus mencari air ke tempat yang agak jauh untuk kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya melalui saluran telepon.

Ia menyebut bahwa ada rencana untuk membangun sumur. Karena pemberian donasi air bersih adalah program jangka pendek, maka perlu program jangka panjang untuk menanggulangi kekeringan. Salah satunya adalah dengan pembuatan sumur yang lebih dalam.

“Hampir setiap musim kemarau yang panjang daerah itu selalu mengalami kekeringan. Jadi kita rencanakan penanggulangan yang sifatnya jangka panjang. Tapi masih perlu banyak persiapan, survey, fundraising, dan lain-lain,” imbuhnya.

Joko Priyono, Ketua RT 2 Sambirejo, Ngreco menyampaikan bahwa desa mereka sudah dua bulan mengalami kekeringan. Ia sangat mendukung program-program yang dilakukan oleh Lazismu Sukoharjo dan juga SD Muhammadiyah Palur.

“Trimakasih banyak karena sudah dibantu air bersih, air ini akan sangat bermanfaat bagi kami. Matursuwun sanget (terima kasih banyak),” ujar salah satu warga.

Donasi dua tangki air bersih ini berasal dari infaq SD Muhammadiyah Palur Sukoharjo dan dalam penyalurannya bekerjasama dengan Lazismu Sukoharjo. Sebelumnya, Sekolah ini sudah sering bersinergi dengan Lazismu Kabupaten Sukoharjo dalam berbagai program kemanusiaan. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

442 Anak Yatim di Depok Mendapatkan Paket Donasi dari Lazismu Kota Depok dan Zakat Sukses

DEPOK - Pada hari Minggu (20/9), Lazismu Kota Depok bersama dengan Zakat Sukses menyalurkan 442 paket donasi untuk yatim di Kota Depok. Paket ini terdiri dari school kit dan uang saku. Untuk siswa SD dan SMP mendapatkan school kit dan uang saku masing-masing Rp. 50.000,- Sedangkan untuk yang belum sekolah dan siswa SMA mendapatkan uang saku senilai Rp. 150.000,-. 

Selain itu, Lazismu Kota Depok juga memberikan makanan bergizi Belvita. Total dana yang dikeluarkan oleh Lazismu Depok sebesar 115 juta rupiah.

442 penerima berasal dari berbagai panti asuhan dan organisasi yang membawahi beberapa anak yatim. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Aula Masjid At-Taqwa Beji Timur, Kecamatan Beji, Kota Depok. 

Dari 442, 100 orang hadir di Aula untuk menerima secara simbolis, dan dihadiri secara langsung oleh Ali Wartadinata, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok; Rusmiati Yahya, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Depok; Mahmudin Sudin, Direktur Lazismu Kota Depok; dan Sunarto Zulkifli, Direktur LAZ Zakat Sukses, serta tim Lazismu dan Zakat Sukses yang lain. 

Mahmudin mengatakan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga berterimakasih kepada Zakat Sukses karena telah mendukung kegiatain ini.

Inawati Neih, Manager Area Lazismu Kota Depok mengatakan bahwa pada saat pandemi, masyarakat menghadapi kesulitan dalam berbagai lini. Meskipun demikian, Lazismu Kota Depok akan tetap berbagi dan peduli kepada siapa yang membutuhkan. 

“Insyaallah kita buka 24 jam untuk bisa memberikan layanan kemanusiaan,” ujar Inawati melalui saluran telepon.

Menurut keterangan Inawati, angka 442 diambil dari tahun 1442 hijriyah. Ia berharap agar school kit dan uang saku yang diberikan dapat memberikan semangat belajar kepada anak-anak yang menerima. Mengingat mereka masih belajar dari rumah dengan penuh keterbatasan.

Ia menyebut anak-anak sangat berbahagia menerima santunan dari Lazismu dan Zakat Sukses. “Kami bersyukur pada saat pandemi masih bisa berbagi. Mudah-mudahan para donatur yang diberikan rizki bisa menyalurkan zakatnya melalui Lazismu. Kami akan menjemput bila ada muzakki yang ingin memberikan zakatnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Lazismu Kota Depok memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang menghanguskan 7 rumah. Selain itu, Lazismu Depok juga memberikan bantuan ketika terjadi banjir di Sukabumi. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross