Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Napak Tilas Lazismu Kabupaten Tebo Di Rimbo Bujang Menyapa Suku Anak Dalam

Jambi - LAZISMU. Sulit membayangkan apa yang dilakukan pegiat zakat hingga sampai ke suatu kawasan terpencil. Mereka menyusuri perjalanan tak biasa berjam-jam dengan medan terjal dan mengocok perut. Medio, 9 Agustus 2020, para amil Lazismu bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Tebo memantapkan misinya untuk menyalurkan sembako kepada suku anak dalam. 

Wilayah Kecamatan VII Koto Ilir, tepatnya di Desa Balairajo HPH Km. 18 masih sangat jauh, tiga mobil minibus yang membawa rombongan telah melewati jalan dengan kontur tanah bervariasi. Tiga puluh menit pertama mobil melintasi jalan aspal sebagai jalan arteri yang dulunya menembus ke provinsi Sumatera Barat. 

Rombongan langsung tancap gas, satu jam berikutnya, kendaraan yang mereka tumpangi tiba di Kabupaten Tebo. Wilayah dengan kondisi jalan yang sudah akrab bagi para dai-dai Muhammadiyah yang biasa syiar di lokasi terpencil. 

Jalan tanah yang tidak normal, berlubang terus menggoyang kendaraan dengan laju roda yang naik turun yang cukup membuat para penumpang terpental dari jok kursi mobil. Sepanjang perjalanan mereka nikmati dengan material debu yang pekat di saat musim kemarau.

Untuk sampai ke lokasi, perjalanan tak akan menarik jika tak melewati Sungai Batanghari. Kendaraan harus menyeberang dengan Kapal Tunda yang sudah tersedia dan terikat pada badan kapal ponton (tongkang) yang telah dimodifikasi menjadi alat penyeberangan bagi kendaraan-kendaraan besar yang ingin melintas menuju Desa Balairajo. 

Pada tiga puluh menit terakhir mobil yang ditumpangi menapaki pengerasan jalan. Di sepanjang jalan, baik sisi kiri dan kanan, pemandangan pohon karet cukup membuat perjalanan jadi monoton.  Rumah sartu dengan rumah yang lain jaraknya berjauhan. Terlihat kondisi rumah berbahan kayu masih mudah didapati di sepanjang jalan ini. 

Tiba di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan acara yang dipimpin langsung oleh Direktur Lazismu Kabupaten Tebo. Antusiasme terpancar dari wajah suku anak dalam. Muhammad Sohir Ketua RT setempat, menyambut baik kedatangan tamu dari Muhammadiyah Tebo. 

“Kami sangat senang sekali kedatangan tamu-tamu jauh, semoga akan terus berlanjut hubungan silaturahim ini. Terima kasih kepada bapak Zein yang telah menjembatani Lazismu dan warga,” kata Sohir.  

Selaku dai yang biasa berkomunikasi dengan suku anak dalam, bapak Zein, bersama dengan para rombongan Lazismu dan AMM membagikan sembako kepada warga suku anak dalam khususnya di Kelompang Jaya.

 

Misi Lazismu Kabupaten Tibo tak berhenti di situ, pada 12 Agustus 2020, perjalanan seru itu kembali ditempuh. Lazismu mulai mendapati informasi keberadaan rumah-rumah warga dan sekolah satu atap di Kelompang Jaya. Bagi suku anak dalam, kedatangan Lazismu dan rombongan telah lama dinanti. 

Perasaan bahagia dan haru terasa saat warga suku anak dalam menanti, mereka sudah mengenakan pakaian rapi khas suku anak dalam dan kaum perempuan menggendong anak-anak mereka. 

Saat diresmikannya Lazismu di Kabupaten Tebo, komitmen syiar dakwah Muhammadiyah terkonsentrasi pada pemberdayaan kaum duafa dan orang-orang yang terpinggirkan, di wilayah Kabupaten Tebo. Salah satu program yang telah digagas oleh Lazismu adalah berdakwah ke salah satu suku yang sangat terkenal di Provinsi Jambi, Suku Anak Dalam (SAD). 

Mereka mudah ditemui di wilayah sekitaran Taman Nasional Bukit Tiga Puluh yang membelah provinsi Jambi dengan provinsi Riau. Pada Idul Adha kemarin, program pembagian paket sembako sebagai upaya memantik program Qurban Untuk Ketahanan Pangan menyasar sampai ke sini. 

Mirza Iskandar Putra selaku dai dari Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menurut ceritanya juga merangkap sebagai Direktur Lazismu Kabupaten Tebo. Saat ditemui oleh amil Lazismu, di pelataran masjid Takwa Muhammadiyah Rimbo Bujang (12/8/2020) banyak kisah yang tak mungkin bisa diungkap dalam kisah ini.  

Dalam syiar dakwah tersebut, Mirza mengatakan, ada tiga program unggulan di pertengahan tahun, salah satunya pembagian paket sembako bagi kaum duafa dan guru-guru yang mengajar di Amal Usaha Muhammadiyah. 

“Menyusul kemudian program penyembelihan hewan kurban di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Sidorukun, Kecamatan Rimbo Ulu, dan ditutup dengan pembagian paket sembako ketahanan pangan jilid dua kepada Suku Anak Dalam (SAD),” paparnya.

Selepas zuhur, acara pembagian paket sembako ketahanan pangan jilid dua resmi dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tebo. Selanjutnya pembagian kepada kaum duafa yang terdata pada masing-masing ranting yang tersebar di Kabupaten Tebo. 

Kami sangat senang sekali dengan adanya program-program Lazismu walau baru diresmikan tetapi sudah memberikan bukti nyata. Mereka berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan di sini kepada warga yang membutuhkan,” kata Tarno Affandi selaku Ketua PDM Kabupaten Tebo.

Selesai salat magrib pembagian paket sembako dilanjutkan kepada guru-guru yang tersebar di AUM se-kabupaten Tebo. Sebagai bentuk meningkatkan kegairahan para guru tentunya diberikan apresiasi atas usaha mereka menghidupkan sekolah-sekolah Muhammadiyah di kabupaten Tebo.

Lazismu mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang sudah memercayakan amanahnya kepada Lazismu. Suksesnya pelaksanaan program ini tak mungkin dilakukan Lazismu sendirian, ada banyak yang turut menyukseskan acara ini terutama AMM dan PDM Kabupaten Tebo. (es)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Maknai Tahun Baru Islam, Lazismu Luncurkan Program Tabung Kurbanmu di Parepare

Parepare – LAZISMU. Momentum tahun baru  Islam 1442 H, yang bertepatan pada Kamis, 20 Agustus 2020 menjadi hari yang spesial bagi Lazismu Parepare. Sebab tahun baru Islam ini Lazismu meluncurkan sebuah program yakni Tabungan Kurbanmu.

Acara launching yang dihelat di kantor Lazismu jalan Jendral Ahmad Yani KM 2 Parepare oleh Ketua Lazismu Erna Rasyid Taufan, bersama Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Parepare Mahsyar Idris, yang dihadiri oleh beberapa organisasi di antaranya FKPPI, Dharma Wanita, Persit Kartika Candra Kirana Kodim 1405 Mallusetasi dan pengurus PKK Kelurahan se-kota Parepare (21/8/2020).

Dalam sambutannya, Erna Rasyid, mengatakan, bahwa salah satu program andalan Lazismu adalah pengelolaan program kurban. Kurban ini memiliki dampak yang luas, termasuk potensi ekonominya. “Maka perlu dikelola secara profesioal dan sistematis, selama ini kita berkurban cenderung dengan pendekatan konvensional,” katanya.

Manfaatnya terasa singkat, paling lama empat hari. Padahal dalam ekonomi kurban seeprti pernah ditulis Direktur Penghimpunan Baznas, Irfan Syauqi Beik, jika satu orang berkurban maka bisa menciptakan lapangan kerja minimal tiga orang.

Atas dasar inilah, Lazismu Parepare melalui momentum tahun baru Islam, membuka program rekening tabungan kurban. Tujuannya, untuk memudahkan setiap umat Islam yang mau berkurban dengan mengangsur setiap bulan. “Hal ini sangat membantu dan tidak memberatkan, sehingga semua kalangan bisa menunaikan ibadah ini,” ungkapnya.

 

Diakhir sambutan, Erna Rasyid mengajak semua pihak yang berkepentingan, untuk dapat saling bersinergi menyukseskan program gerakan tabungan kurban ini. Dalam kesempatan itu, Sekretaris Lazismu Parepare, Saiful Amir, menambahkan, tujuan program ini, untuk bisa menggerakkan lebih masif lagi para pekurban agar bisa menabung sejak dini.

“Jumlah hewan kurban yang dibutuhkan bisa diprediksi lebih cepat dan harga hewan kurban juga lebih murah dan yang terpenting Lazismu bisa bekerjasama dengan pengusaha muslim untuk membuat sentra penggemukan sapi,” tandasnya.

Jika program ini terwujud, kata Saiful, ekosistem kurban dalam lingkup kaum muslim sendiri bisa berdampak luas secara ekonomi, tutupnya. (sf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bangkitkan Usaha Kecil, Lazismu Ingin Istikomah Tak Berpaling Berjualan Kolang-Kaling Keliling

Batang - LAZISMU. Kendati kondisi ekonomi sedang mengalami masa sulit, tetapi tak menyurutkan semangat Ibu Istikomah warga Kampung Medono, Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang untuk tetap berikhtiar.

Menyambung hidup adalah keharusan, dia menekuni usaha jualan kolang - kaling keliling dari satu ke desa lain, selebihnya membuka warung kecil di pinggir jalan.

Wabah Covid-19 membuat usaha jualan kolang-kalingnya yang sudah berjalan selama lima tahun mengalami kendala. Pemasukan yang diperolehnya dari menjual kolang-kaling tak dapat menutupi modal usahanya.

Karena itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang memiliki usaha kecil dan terdampak pandemic, Ibu Istikomah mendapat perhatian dari Lazismu Limpung.

Bentuk perhatian itu diwujudkan dengan memberikan bantuan usaha berupa modal dengan uang tunai dan seperangkat alat masak terdiri dari kelengkapan kompor gas senilai Rp 2.440.000, pada Senin, 24 Agustus 2020.

Mendapat bantuan tersebut, Istikomah merasa bersyukur, rona bahagia terpancar dari wajahnya yang sebelumnya tak kuasa menanggung beban berat hidup yang harus dijalaninya.

“Syukur Alhamdulillah, terima kasih, sungguh tak menyangka, saya bisa menerima bantuan ini, semoga Lazismu Limpung dan para donatur diberikan kemudahan dan keberkahan,” ucapnya.

Apa yang telah saya terima dari para dermawan yang memercayakan kepada Lazismu Limpung dimudahkan, serta apa yang dicita-citakan ke depannya dapat segera terwujud dan memperlancar usaha rumahan saya, tukasnya. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Aisyiyah – Lazismu Gelar Program Pencegahan Covid-19 dengan Berbagi Bibit Tanaman Bayam

Jakarta – LAZISMU. Aisyiyah bersama mitra utamanya Lazismu, mengadakan kegiatan bertema Peningkatan Peran ‘Aisyiyah dalam Upaya Pencegahan Covid-19 melalui Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS). Kegiatan ini merupakan implementasi program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yang diinisiasi Kementerian Kesehatan.

Disebutkan oleh Wawan Dharmansyah selaku Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Jakarta Barat, di tengah pandemi, peran serta masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dari pemutusan mata rantai penularan.

“Sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia, ‘Aisyiyah turut ambil peran membantu pemerintah dalam pencegahan virus mematikan ini,” katanya.

Program ini, menggandeng Lazismu Jakarta Barat, dengan fokus kegiatan pada pemberdayaan individu dan keluarga dalam mempraktikan protokol kesehatan secara optimal melalui program ketahanan pangan di lima kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah.

Khusus di Jakarta Barat, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) bersama Lazismu hadir pada kegiatan pembagian benih tanaman kepada penerima manfaat, khsusnya 60 orang selaku warga di Kecamatan Grogol, Petamburan dan Kecamatan Tambora yang terkena dampak Covid 19.

Pelaksaaan kegiatan ini dimulai dari Juli – September 2020, tidak hanya memanfaatkan waktu luang, melalui kegiatan ini kondisi jenuh menjadi teratasi karena kegiatan yang bernilai positif. Lazismu sendiri melengkapi kegiatan ini dengan memebagikan rompi kepada 20 peserta dan bantuan biaya operasional senilai Rp 3 juta.

Wawan merinci, dalam pelaksanaannya juga melalui tahapan-tahapan seperti sosialisasi, survei dan antisipasi dan mawas diri serta monitoring setelah kegiatan berlangsung sehingga ada proses pendampingan dan monev pada 25 Agustus 2020.

Adapun pelaksanaan kegiatan dilakukan di dua RW antara lain RW 05 dan RW 07, Keluarahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol, Petamburan, Jakarta Barat. Pimpinan Daerah Aisyiyah Jakarta Barat dan Lazismu Jakarta Barat bersinergi dan berbagi peran dalam melakukan program ketahanan pangan melalui pembagian bibit. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Dari Sang Surya Untuk Pelopor Pendidikan

Banyumas – LAZISMU. Dalam acara pembekalan penerima beasiswa Sang Surya dari Lazismu Banyumas, 36 penerima manfaat mengikuti pembinan di Aula Abdu Dardiri Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas (22/8/2020).  Acara pembinaan dihadiri oleh Ketua PDM Dr. Ibnu Hasan, M.Si, Direktur Eksekutif Lazismu Banyumas Sabar Waluyo, S.E. dan Dosen Fakulltas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto Encep Saefudin, S.E, M.Si.

Pada kesempatan itu, Ketua PDM Banyumas, Ibnu Hasan, mengatakan, berbicara Lazismu memang tak bisa dilepaskan dari peran penting Muhammadiyah. Elan vital dakwahnya merupakan spirit yang mengalir dalam setiap gerak organisasi. “Kebaikan kepada orang lain, bukan berarti ingin mendapat balasan kebaikan lagi, karena berbuat baik sudah menjadi prinsip yang mendarahdaging dalam dakwah Muhammadiyah sejak berdiri,” paparnya.

Sebagai ajaran agama, memberikan suatu kebaikan yang terbaik merupakan nilai kebaikan yang paling utama. Bagaimana sikap ikhlas dalam memberikan kebaikan kepada orang lain berbuah menjadi nilai kebaikan yang paling tinggi yang juga diridoi oleh Allah sebagai tujuan inti.

Generasi muda adalah pelopor. Pelopor diawali dengan aksi yang baik, demikian disampaikan Encep Saifudin selaku Dosen FAI Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Dalam paparan materinya, Encep menambahkan, generasi muda harus bisa membaca peluang. Hal itu perlu dimiliki oleh generasi muda sehingga mampu melakukan manajemen waktu untuk memaknai kehidupan.

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, pengalaman ketika dulu kuliah dan bagaimana mencari informasi-informasi beasiswa bahkan sampai keluar negeri, perlu dicari sekuat mungkin. Dalam beraksi untuk meraihnya maka kita harus mampu menjadi pelopor, minimal pelopor untuk diri sendiri, baru kemudian berjalan bersama orang lain. 

Sebagai muslim, harus bisa memelopori untuk berbuat kebajikan. Akhir-akhir ini, banyak yang risau, ketika umat muslim bergerak, karena akan berubah dunia ini. Kampus, lingkungan rumah, dan lainnya, adalah wahana untuk melakukan perubahan. Dan pelopor dimulai dari sini, bisa merangkul dan mengajak yang lainnya untuk berbuat kebajikan.

“Keseriusan dalam menggapai cita-cita perlu dipupuk dan dijaga agar bisa bermanfaat bagi orang lain pada suatu saat nanti,” katanya.

Di akhir sesi penyampaian materi, Direktur Eksekutif Lazismu Banyumas Sabar waluyo, menyampaikan, bahwa mengenai program beasiswa Sang Surya, tidak semata-mata memberikan semangat. “Berjuang dengan sungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan adalah siap menerima tantangan hidup, karena tidak semua orang yang dapat merasakan pendidikan tinggi bisa diakses,” paparnya kepada para peserta.

Diharapkan para penerima manfaat menjadi lebih semangat dalam menempuh pendidikan. Maka silaturahim baik antara peserta dengan Lazismu Banyumas dan juga antar peserta itu sendiri perlu dilakukan sehingga mampu memberikan dampak yang lebih bermakna. Lazismu Banyumas dalam membantu generasi muda untuk mencapai cita-citanya tak bisa berjalan sendirian, perlu dukungan banyak pihak baik di dalam persyarikatan dan di luar persyarikatan agar bergerak maju dan senantiasa mendapat terus kepercayaan dari para cerdik-dermawan di wilayah Banyumas dan sekitarnya. (jnd)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Atap Rumah Roboh, Lazismu Benahi Rumah Milik Tiga Kakak Beradik

Magetan – LAZISMU. Rumah tak beratap yang ditempati tiga kakak beradik di Desa Mojopurno adalah peninggalan orang tuanya. Kondisinya rusak parah. Mereka bertiga kebingungan harus melakukan apalagi karena tak ada biaya sedikit pun untuk memperbaiki.

Rumah warisan dengan luas 9.5 x 8.5 meter itu roboh. Kayunya sudah lapuk dimakan usia. Ketika roboh tidak ada orang yang jadi korban. Kejadiannya, 3 Agustus 2020. Alhamdulilah puing dan atap rumahnya tak menimpa penghuninya, kebetulan mereka sedang berada di halaman belakang mengolah daging kurban pembagian dari panitia kurban.

Bukhori, Imam Suhadi dan Ummi Samingatin, semuanya tinggal satu atap di rumah itu, yang berada di Kecamatan Ngariboyo, Magetan. Dua dari tiga kaka beradik ini sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Rumah yang mereka tinggali bersama itu, ruang utama serta atapnya roboh dan ambruk total.

Untuk membenahi rumah yang roboh butuh biaya yang tidak sedikit. Apalagi mereka dalam kondisi ekonomi yang rapuh, karena hanya bekerja serabutan. Setidaknya memperbaiki rumah dengan kondisi tersebut membutuhkan Rp 15 juta dengan rincian membenahi atap, agar atap rumah bisa tertutup.

Kehadiran Lazismu kabupaten Magetan dalam merespons persoalan yang dihadapi Bukhori dan saudaranya dinanti partisipasinya. Peran Lazismu dalam hal ini memberikan bantuan dalam program benah rumah, dengan menopang seluruh kebutuhan renovasi rumah sampai selesai. Bersama sanak saudaranya, Lazismu juga melakukan crowdfunding, menghimpun dana dari para dermawan agar rumah itu dapat diperbaiki.

Dalam penggalangan dana, berhasil terkumpul dana kira-kira sudah mencapai 66 persen, sisanya dari total biaya yang dibutuhkan semoga datang dari para donatur. Sementara itu, Lazismu Wilayah Jatim menambah dana yang tersisa sehingga terkumpul dana yang cukup untuk membenahi rumah.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Yakub Trijuna Kaharudin selaku Dewan Pengawas Lazismu Magetan, yang disaksikan Zainul Muslimin selaku Ketua Lazismu wilayah Jatim di rumah penerima manfaat pada pertengahan Agustus kemarin. Diharapkan dalam tiga hari ke depan rumah sudah tuntas diperbaiki.

Bukhori dan saudaranya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Lazismu. Kami yang sedang dilanda kesulitan, benar-benar merasakan manfaat kehadiran Lazismu. “Terima kasih banyak atas kedatangan bapak-bapak dari Muhammadiyah dan Lazismu, yang telah memerhatikan kondisi keluarga kami,” tukas Ummi penuh haru.

Semoga dengan diperbaikinya rumah ini dapat menjadikan kehidupan ketiga kakak beradik itu dapat normal kembali.  (lazismujatim)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross