

BANYUMAS - Rapat kerja daerah Lazismu Banyumas dilaksanakan secara luring dan daring pada hari Sabtu (30/01/2021). Pelaksanaan luring bertempat di Aula Abu Dardiri Pimpinan Derah Muhammadiyah (PDM) Banyumas dan peserta daring melalui zoom meeting.
Terbaginya pelaksanaan rakerda ini tentunya karena melihat situasi Banyumas yang masih menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM).
Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan Rakerda dimulai pagi hari. Diawali dengan pembukaan acara yang dihadiri langsung oleh PDM Banyumas, PDA Banyumas, BPH Lazismu Banyumas, Lazismu Jateng secara daring dan tentunya para peserta rakerda dari seluruh KL yang ada di Banyumas. Untuk peserta dari KL ada 20 orang perwakilan dari Kantor Layanan (KL) yang langsung hadir ke Aula Abu Dardiri.
Sambutan pertama disampaikan oleh Sujiman selaku ketua badan pengurus Lazismu Banyumas. Dalam sambutannya beliau sangat bangga akan kinerja seluruh pihak mulai dari badan pelaksana maupun para pengurus KL yang tersebar di wilayah Banyumas. Apresiasi ini berdasar pada terlampaunya target penghimpunan dana ZISKA pada tahun 2020.
“Progesnya luar biasa dari segi kuantitas dan kualitas, ditahun 2020 targetnya 8,8 Miliar tercapainya 9 Miliar berarti tercapainya lebih dari 100%. Ini adalah capaian yanga membahagiakan,“ ujar Sujiman.
Tema pada Rakerda Lazismu 2021 ini adalah Penguatan Tata Kelola Lazismu dalam Membumikan Gerakan ZIS dan Pencapaian SDG’S. Tema tersebut direspon positif oleh Ibnu Hasan, Ketua PDM Banyumas.
Dalam sambutannya beliau mengatakan “SDG’S ini standar Internasional yang sudah disepakati untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan," ujarnya. Sambutan Ibnu Hasan dikahiri dengan membuka acara Rakerda secara seremonial dengan membaca basmallah.
Sambutan lain adalah dari Lazismu Jateng Sukamto yang disampaikan secara daring melalui zoom meeting. Beliau menjelaskan kepada peserta rakerda bahwa harus ada rasa kebanggan menjadi bagian dari gerakan filantropi.
Pembukaan rakerda juga menjadi momen pemberian penghargan bagi Kantor Layanan (KL) yang memiliki progres tinggi. Penghargaan tersebut diantaranya adalah KL Lazismu dengan Pemberdayaan Jamaah Terbaik kepada KL Karangtawang, KL Lazismu dengan pemberdayaan Ekonomi Terbaik kepada KL Karangkemojing, KL Lazismu dengan Pelayanan Kesehatan Terbaik yaitu KL Lazismu Tambakan, KL Lazismu dengan Penghimpunan Terbaik KL Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wangon, dan KL Lazismu terbaik tahun 2020 diberikan kepada KL Pimpinan Cabang Aisyiyah Lumbir.
Kusti, perwakilan dari KL Lazismu PCA Lumbir sebagai KL Lazismu terbaik berharap agar bisa lebih baik dalam tahun ini dengan program yang sudah disiapkan. "Ada peduli guru untuk guru TK dan TPQ terus Beasiswa Sang Surya, Beasiswa Mentari dan masih banyak lagi “ ungkapnya ketika ditanya tim media Lazismu Banyumas
Rakerda juga dilanjutkan dengan pemberian materi terkhususnya untuk pada KL dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan semangat peserta rakerda dalam mengejar target lazismu Banyumas di tahun 2021.

LAZISMU.ORG - Tahun 2021 menjadi tahun yang berat bagi Bangsa Indonesia. Selain persoalan pandemi yang belum selesai, Indonesia dilanda beberapa bencana yang cukup besar. Mulai dari gempa di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, tanah longsor di Sumedang, dan lain-lain.
Lazismu sebagai pelaksana tugas Muhammadiyah dalam hal pelayanan sosial tergerak untuk membantu korban bencana agar kuat menghadapi cobaan tersebut. Bersama dengan seluruh keluarga besar Muhammadiyah, Lazismu masih terus konsisten melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban para korban bencana.
Lazismu Jawa Tengah misalnya, berhasil menghimpun dana kemanusiaan senilai Rp. 3.156.278.418,- per hari Rabu (3/2). Donasi ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ikhwanushoffa menyebut bahwa Lazismu Jawa Tengah memiliki target hingga 4 miliar pada akhir Maret 2021. Sebelumnya, ia mentargetkan angka 2 miliar.
"Denggan tingginya kepedulian masyarakat, insyaallah kami optimis target 4 miliar bisa tercapai. Bencana yang datang bertubi-tubi menumbuhkan empati yang mendalam di tengah masyarakat Indonesia dan warga Jawa Tengah khususnya," ujarnya ketika dihubungi lazismu.org.
Daerah-daerah di Jawa Tengah yang mendapatkan angka perolehan tinggi antara lain Lazismu Daerah Karanganyar sebanyak Rp. 312.840.600,-; Lazismu Daerah Sragen sebanyak Rp. 307.209.600,-; Lazismu Daerah Sukoharjo sebanyak Rp. 227.856.784,-; Lazismu Daerah Kebumen sebanyak Rp. 196.790.000,-; Lazismu Daerah Klaten sebanyak Rp. 185.869.149,-; dan Lazismu Daerah Solo sebanyak Rp. 185.554.239,-.
Muslih Nur Wahid, Eksekutif Program & Media Lazismu Sukoharjo, Jawa Tengah berharap agar Lazismu menjadi lembaga terpercaya bagi masyarakat dalam penyaluran zakat, infaq, dan sodaqoh. Lazismu perlu melakukan optimalisasi baik dari internal persyarikatan maupun masyarakat umum.
"Kita tetap bergerak mengajak masyarakat untuk berdonasi, baik menggunakan sistem door to door maupun melalui komunitas-komunitas di masyarakat," ujarnya kepada lazismu.org.
Di sisi lain, hasil galang dana yang dilakukan oleh Lazismu se Jawa Timur yang dilaporkan pada hari Selasa (2/2) mencapai angka Rp. 3.252.566.214,-. Angka ini lebih tinggi daripada yang berhasil dikumpulkan oleh Lazismu Jawa Tengah.
Lazismu Daerah yang berhasil menggalang dana dengan pencapaian yang tinggi di Jawa Timur antara lain Lazismu Kota Malang sebanyak Rp. 363.505.920,-; Lazismu Kabupaten Sidoarjo sebanyak Rp. 331.308.000,-; Lazismu Kota Surabaya sebanyak Rp. 274.948.000,-; Lazismu Kabupaten Gresik sebanyak Rp. 270.989.623,-; Lazismu Kabupaten Lamongan sebanyak Rp. 265.357.000,-; dan Lazismu KLL PWA Jawa Timur sebanyak Rp. 226.351.300,-.
Aditio Yudono, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Jawa Timur menyebut bahwa sesuai dengan instruksi PWM Jatim tentang penghimpunan dana bencana, Lazismu Jawa Timur segera menindaklanjuti di tingkat bawah dengan menghimpun donasi kemanusiaan melalui Lazismu Daerah masing-masing.
Menurutnya, selain berasal dari warga Muhammadiyah dan internal persyarikatan, donasi juga diperoleh dari masyarakat umum serta berbagai komunitas lokal daerah di Jatim. Hal ini adalah wujud kedermawanan umat Islam dan masyarakat luas kepada saudara saudara kita yang tertimpa bencana, khususnya di Sulbar dan Kalsel.
"Harapannya, donasi dan partsipasi masyarakat akan terus mengalir sehingga dana yang terhimpun itu nantinya dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. InsyaAllah selain untuk tanggap darurat, sebagian besar dana dialokasikan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi di kawasan bencana. Tentu kami menunggu arahan dari PP Muhammadiyah," ujarnya kepada lazismu.org.
Sebagaimana diketahui, paska terjadi gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan, keluarga besar Muhammadiyah meliputi Majelis, Lembaga, Organisasi Otonom, dan Amal Usaha di seluruh Indonesia saling bahu-membahu untuk meringankan beban korban bencana. Hasil penggalangan dana di atas adalah yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di provinsi lain di seluruh Indonesia, jumlahnya bisa lebih banyak.
Reporter: Yusuf

MEDAN - Lazismu Kota Medan bekerja sama dengan Hasanah Mart melakukan bedah rumah di Dusun II Pendidikan, Kecamatan Haparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Bedah rumah tersebut selesai dan diserahkan kepada pemiliknya pada Rabu (3/2) siang.
Penyerahan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Medan Drs. Burhanuddin MAg, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Utara Drs. Irwan Syahputra MA, Direktur Hasanah Mart H. Zulman, Wakil Ketua PDM Medan/Koorbid Lazismu Drs. Adrika, Ketua Lazismu Medan Muhammad Arifin Lubis, Direktur Lazismu Kota Medan Putrama Al Khair, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Medan Helvetia Rindowi, dan Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tanjung Gusta Irwan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan Drs. Burhanuddin MAg menyampaikan apresiasi atas kerja Lazismu yang telah melakukan bedah rumah untuk dhuafa.
"Semoga rumah yang selesai dibangun itu dapat memberika kebahagian kepada warga yang dibantu. Lazismu Kota Medan tidak hanya membantu merehabilitasi rumah tapi juga memberikan bantun konsumsi kepada warga," ujarnya.
PDM Medan juga meberikan apresiasi kepada Hasanah Mart yang menjadi donatur dari kegiatan Bedah Rumah di Hamparan Perak itu.
Sementara itu Direktur Lazismu Kota Medan, Putrama Al Khair berharap agar bantuan bedah rumah ini memberi keberkahan baik kepada donatur maupun pemilik rumah. Putrama menjelaskan, bedah rumah dalam rangka milad Muhammadiyah itu akan menjadi percontohan bagi program yang sama dimasa yang akan datang.
Proses penyerahan Bedah Rumah ditandai dengan berlangsung pengajian bersama warga sekitar dengan penceramah Ustadz Irwan Syahputra.
Pemilik rumah yang dibedah itu adalah Ibu Arbaiyah, buruh cuci dengan empat anak yang tinggal di gubuk tua berdinding tepas yang nyaris rubuh. Arbaiyah dengan gaji Rp 400 ribu per bulan harus menghidupi anak-anaknya. Ia sama sekali tidak punya pikirian untuk memperbaiki rumahnya.
Ia tinggal di Dusun II Pendidikan Kecamatan Haparan Perak, Kabupaten Deli Serdan, Sumatera Utara. Bila situasi hujan lebat, selain air masuk ke dalam rumah. Selain itu, Arbaiyah dan anak-anaknya kuatir kalau rumah itu rubuh karena bagian depan dari rumah itu sudah tampak miring.
Melihat kondisi Arbaiyah yang sangat memerihatinkan itu, Lazismu Kota Medan melakukan perbaikan melalui program ‘Bedah Rumah’. Program Bedan Rumah dalam rangka Milad ke108 Muhammadiyah yang dikerjasamakan antara Lazismu Medan dengan Pengusaha Hasanah Mart itu akhirnya selesai dan kemudian diserahkan kepada pemiliknya, Rabu (3/2) siang.
Pada kesempatan yang sama, Arbaiyah, dengan nada suara yang serak menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah. ”Saya tidak bisa mengucapkan kata-kata sebagai bentuk rasa terima kasih saya. Sungguh saya sangat terharu,” jelas Arabiyah.
Di tengah suasana penyerahan hasil bedah rumah dan pengajian itu, donatur Hasanah Mart menyerahkan bantuan 30 Al-Quran kepada warga dengan harapan warga dapat mempelajaran Al-Quran itu dengan baik. (SH/MR)

PEKANBARU - Melihat begitu banyaknya bencana alam yang terjadi di awal tahun 2021, Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan Informatika Universitas Muhammadiyah Riau melakukan aksi galang dana untuk meringankan beban para korban.
Irfan, Ketua Hima Pendidikan Informatika menjelaskan bahwa penggalangan dana tersebut di mulai pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021 pada pukul 08.00 - 09.30 WIB, di Jalan Panam Tabek Gadang. Di sesi kedua, galang dana dilanjutkan pada jam 16.00 - 17.30 di samping Mall SKA. Setelah itu penggalangan dana berlanjut pada hari Selasa 26 Februari pada jam 16.00 - 17.30 di Jalan Arifin Ahmad.
"Total hasil penggalangan dana tersebut berjumlah Rp 1.471.000 dan langsung disalurkan untuk korban terdampak bencana melalui Lazismu Pekanbaru. Harapannya dana yang kami kumpulkan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban dari bencana alam,” harapnya.
Agung Pramuryantyo, Direktu Lazismu Pekanbaru menyebut bahwa kondisi bencana di beberapa daerah di Indonesia memancing solidaritas dari berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, mahasiswa sebagai katalisator perubahan masyarakat tentunya memiliki peran penting. Sehingga Hima Pendidikan Informatika Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menunjukkan kepeduliannya dengan menginisiasi penggalangan dana kemanusiaan untuk para korban bencana.
“Tentunya diharapkan bantuan ini dapat meringankan kesulitan saudara saudara kita yang sedang ditimpa musibah dan tetap bersabar menghadapi cobaan ini,” harapnya.

JAKARTA - YouTuber kondang Bang Koboi menyalurkan donasi dari followers dan subscriber Bang Koboi dan Koboi Show melalui Lazismu pada Jumat (5/2). Donasi yang disalurkan berupa uang tunai sebesar 5 juta rupiah.
Yang menarik, kegiatan penyaluran donasi melalui Lazismu dari Bang Koboi dikonsep dalam bentuk Podcast yang disiarkan secara langsung melalui akun Instagram bang_koboi. Muhammad Furqon, Manajer Public Relation, Digital, dan Layanan Lazismu Pusat hadir untuk menerima donasi sekaligus membuat konten podcast bersama Bang Koboi.
Dalam podcast tersebut, Furqon memperkenalkan Lazismu kepada para pemirsa. Ia menyebut bahwa Lazismu adalah singkatan dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah. Lazismu, lanjut Furqon, adalah lembaga yang menyalurkan dana dari para muzakki, orang-orang kaya dan dermawan yang ingin menginfakkan hartanya untuk mereka yang membutuhkan.
"Tidak harus bencana alam. Jadi kita punya program utama, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, dakwah, dan lingkungan. Lingkungan ini baru karena ternyata lingkungan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut keterangan Furqon, Lazismu memiliki dapur umum di tempat-tempat yang agak terpencil. Ada relawan tanggap bencana MDMC yang turun ke lokasi bencana, mengevakuasi korban, mengurus dapur umum, tenaga medis, dan lain-lain.
MDMC adalah tim yang memiliki keahlian dalam bidang kebencanaan. Relawan MDMC selalu siap diberangkatkan ke lokasi bencana untuk melakukan asesmen, evakuasi, dan penanganan korban.
"Kalau kita bayangkan, makan itu kan pagi, siang, dan malam. Karena harus masak dalam jumlah yang banyak, relawan yang ada di dapur umum ini nggak bisa istirahat. Ribuan pengungsi harus diberi makan selama tiga kali dalam sehari," imbuh Furqon.
Ia menyebut, dengan membantu korban bencana, lebih-lebih ketika turun langsung ke lapangan, seseorang akan lebih mensyukuri hidup dan merasakan bahwa hidup yang sedang ia jalani merupakan kehidupan yang sangat mewah.
Pada saat yang sama, Bang Koboi juga menghimbau kepada seluruh pemirsa agar ikut menyalurkan donasinya melalui Lazismu, mengingat Lazismu memiliki tim yang siap untuk menyalurkan dan mendampingi korban bencana.
"Jadi nanti kalau ada pemirsa yang punya rezeki lebih, bisa banget nih langsung hubungi pihak Lazismu, atau donasi online di web lazismu.org. Meskipun program lelang Bang Koboi sudah selesai, tapi pemirsa tetap bisa donasi langsung ke Lazismu," ujar Bang Koboi.
Bang Koboi berharap agar sumbangan yang disalurkan melalui Lazismu dapat bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi seluruh pihak.
"Donasi Siaga Bencana dari suscriber dan follower Bang Koboi dan Koboi Show secara simbolis saya serahkan ke Mas Furqon mewakili Lazismu, semoga bisa diterima dengan baik," imbuhnya.
Reporter: Yusuf

SULAWESI BARAT - Relawan Muhammadiyah bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mendirikan 5 titik Dapur Umum (DU) di Sulawesi Barat.
5 titik Dapur Umum tersebut tersebar di Poskor Masjid Fastabiqul Khairat Mamuju, Posyan Tapalan Barat, Posyan Tapalan, Posyan Malunda, dan Posyan Ulumanda. DU di Poskor Mamuju sudah beroperasi sejak 3 pekan yang lalu.
Abdul Rahman Djafar, Ketua Lazismu Sulawesi Barat menyebut bahwa bantuan yang diberikan oleh BPKH melalui Lazismu mencapai lebih dari Rp. Rp.198.330.000,-. Seluruh anggaran tersebut sedang diserap untuk mengoperasikan Dapur Umum dan melayani logistik korban gempa.
Sedangkan relawan yang mengoperasikan Dapur Umum terdiri dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), ibu-ibu 'Aisyiyah Kalimantan Timur, 'Aisyiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah Palu, 'Aisyiyah Sulawesi Barat, Relawan Muhammadiyah Makassar, dan MDMC dari Jawa Tengah.
"Alhamdulillah semua unsur termasuk organisasi otonom terlibat. Kita di Poskor ini dibagi, ada yang di DU, ada yang di logistik, ada yang di SAR, ada yang di pelayanan medis, dan lain-lain," ujarnya kepada lazismu.org.
Ia mengabarkan bahwa ada 93 korban jiwa gempa Sulawesi Barat. "Kemaren ada satu anak meninggal di tenda karena terlambat ditangani. Kasihan sekali, kita semua berduka cita," imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah Indrayanto menyebut bahwa kebutuhan korban yang mendesak adalah hunian sementara dan penanganan covid-19. Maka, ia mengajak masyarakat untuk mengirim donasi dalam bentuk dana.
"Kirimkan donasi dalam bentuk dana, untuk mengurangi sebaran virus covid-19," ujarnya.
Anggito Abimanyu, Ketua BP BPKH dalam prosesi serah terima DU mengaku ikut bersimpati kepada korban bencara Sulawesi Barat. Ia berharap dapur umum dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
"Kami ikut bersimpati dan kami ingin berbagi. Dana ini berasal dari jamaah haji yang disisihkan. Jadi tidak mengganggu dana untuk keberangkatan haji. Dengan mengucapkan bismillah, kami serahkan kepada poskor Lazismu di Sulawesi Barat. Kepada pengurus Pimpinan Daerah 'Aisyiyah terima kasih," ujarnya.
Anggota BPKH Rahmat Hidayat menyebut bahwa bantuan tersebut adalah bentuk kecintaan kepada Allah.
"Yang penting kita ikhlas, ridho, dan bersabar dengan ujian yang Allah berikan kepada kita agar kita semakin dekat kepada Allah. Kita harus membangun semangat kebersamaan yang memang sudah ada di tengah-tengah kita," ujarnya.
Ia menyebut bahwa tujuan BPKH adalah memberikan kemaslahatan bagi umat Islam. BPKH hadir untuk memberikan bantuan, berkolaborasi, dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga kemanusiaan termasuk Lazismu.
"Lazismu sudah sama-sama kita kenal. Lazismu memiliki kompetensi yang luar biasa, daya juang yang luar biasa untuk turun ke daerah bencana dengan cepat dan tepat," imbuhnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan oleh BPKH tidak seberapa jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Namun itu adalah awal yang bisa diberikan. Ia berharap agar Allah selalu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengatasi berbagai permasalahan.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu atas kerja sama yang dilakukan. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Sulawesi Barat jika bantuan yang diberikan dianggap terlambat atau belum bisa memenuhi harapan masyarakat Sulawesi Barat.
Reporter: Yusuf

