

Jakarta – Lazismu menutup rangkaian Program Ramadan 1446 H dengan pencapaian membanggakan. Melalui kolaborasi bersama muzaki, mitra, relawan, dan berbagai stakeholder, Lazismu berhasil menyalurkan total dana sebesar Rp 3.948.038.268 kepada lebih dari 36.780 penerima manfaat dan 239 lembaga di seluruh Indonesia.
Program ini menjadi bukti bahwa Ramadan tak hanya sebagai momen ibadah, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial. Seluruh aktivitas Lazismu selama Ramadan mendorong keterlibatan pemangku kepentingan, dari penghimpunan hingga penyaluran, dalam semangat kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama Lazismu, Ibnu Tsani, menyampaikan apresiasi dan harapan agar sinergi kebaikan terus berlanjut:
“Terima Kasih kepada seluruh Muzaki, Mitra serta semua Stakeholder yang sudah mendukung dan bekerja sama dengan kami di Bulan Ramadhan, Alhamdulillah amanah yang diberikan kepada kami sudah didistribusikan kepada lebih dari 36 ribu penerima manfaat, insyallah semua dapat bermanfaat bagi semua penerima manfaat, kami berharap semua Muzaki, Mitra, dan Stakeholder dapat terus berjalan bersama Lazismu dalam Memberi Untuk Negeri”, ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ramadan 1446 H, Nazhori Author, menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak sangat berarti bagi keberhasilan program Ramadan tahun ini.
“Rangkaian Kegiatan Program Lazismu telah dilaksanakan dengan mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan sampai penerima manfaat. Hal ini menjadi bukti bahwa spirit Ramadhan memberikan energi positif, semangat gotong royong (kolaborasi). Setiap kegiatan Ramadhan memiliki makna bahwa apa yang telah diamanahkan kepada Lazismu melalui program-programnya secara nasional senantiasa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat”, ujarnya.
Program-program unggulan yang dijalankan Lazismu selama Ramadan antara lain:
Tebar Takjil, Kado Ramadan, Back to Masjid, Kajian Islam Mualaf (KIAM), Taman Lansia, Mudikmu Aman, hingga penyaluran kemanusiaan untuk Palestina. Setiap kegiatan dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Ketua Panitia Ramadhan 1446 H, juga menyampaikan ungkapan.
“terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Ramadhan 1446 H, Lazismu akan terus memberikan layanan yang terbaik dan akan terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan sebagai lembaga amil zakat nasional”, ujarnya.
Melalui tema “Zakat Makmurkan Semua”, Ramadan 1446 H membuktikan bahwa zakat dan filantropi Islam dapat menjadi pilar utama dalam memperkuat solidaritas sosial.
Lazismu berharap semangat Ramadan tidak berhenti di bulan suci saja, namun dapat menjadi energi sepanjang waktu dalam mewujudkan visi besar: Memberi untuk Negeri.

BANYUWANGI -- Ramadan yang penuh berkah, memberi arti semangat bagi masyarakat Pakel dalam menyemarakkan serangkaian kegiatan untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan, serta berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Kegiatan yang berlangsung selama bulan suci itu, telah terselenggara bersama LHKP PP Muhammadiyah, MHH PP Muhammadiyah dan Lazismu PP Muhammadiyah, mencakup serasehan kewirausahaan, konsultasi psikologi dan hukum agraria, penyaluran parsel Ramadan, refleksi Al-Maun Goes to Village, serta buka puasa bersama.
Desa Pakel, di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, salah satu wilayah yang mengalami konflik agraria dan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi warga. Konflik ini telah mengakibatkan hilangnya akses warga terhadap sumber daya alam dan mata pencaharian, sehingga diperlukan upaya serius untuk memulihkan dan menguatkan ekonomi masyarakat.
Mengingat kebutuhan masyarakat Pakel untuk meningkatkan ekonomi maka dilaksanakan Serasehan Kewirausahaan Rukun Tani Pakel sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, Rukun Tani Pakel, LHKP PP Muhammadiyah, MHH PP Muhammadiyah menggelar serasehan kewirausahaan yang dihadiri oleh para petani.
Berdasarkan rilis yang diterima Lazismu pada Selasa, (8/4/2025), bahwa dalam sarasehan tersebut, peserta berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha pertanian berkelanjutan, akses pasar, serta inovasi dalam pengelolaan hasil tani agar bernilai ekonomis. Diharapkan, melalui kegiatan ini, petani semakin mandiri dan mampu bersaing dalam pasar yang lebih luas.
Ramadan di Pakel, seperti diungkapkan Bapak Busyro Muqoddas selaku Ketua PP Muhammadiyah, adalah bagian dari keberpihakan PP Muhammadiyah dalam mendampingi hak-hak masyarakat yang tercerabut dari kebutuhan dasar hidupnya.
Beliau meminta di momentum Ramadan ada nilai-nilai keberkahan yang berdampak pada ketenangan, dan jamaah tidak ragu menyampaikan keluhan agar Muhammadiyah dapat membantu sebaik mungkin.
Ujian kesabaran yang menimpa warga Desa Pakel, yang dalam kondisi itu memperoleh pendampingan dari LHKP PP Muhammadiyah, menampilkan ketegasan bahwa Muhammadiyah senantiasa mendampingi perjuangan mereka.
“Tetap tenang dan terus berjuang bersama Muhammadiyah dalam memperjuangkan hak-hak yang diabaikan, sekaligus berdoa agar pihak yang lalai kembali ke jalan benar”, ujarnya seraya mengajak berjuang.

Dari Pendampingan Hukum Ke Penguatan Psikologis
Dalam suatu sesi pembahasan konflik agraria di Desa Pakel, Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo, menyoroti dampak multidimensional yang dialami warga, baik dari segi ekonomi maupun hak asasi manusia.
“Konflik agraria tidak hanya merugikan secara materiil seperti hilangnya mata pencaharian dan penurunan kesejahteraan tetapi juga melanggar prinsip-prinsip HAM, termasuk hak atas penghidupan yang layak dan keadilan,” jelasnya.
Konflik ini, lanjut Raharjo, telah meminggirkan akses warga terhadap sumber daya agraria yang menjadi tulang punggung ekonomi mereka. Padahal, konstitusi dan instrumen HAM menjamin hak masyarakat atas tanah dan lingkungan yang sehat, tandasnya.
Ia juga mengkritik lambannya penanganan hukum, yang memperpanjang penderitaan warga. Muhammadiyah mendorong penyelesaian berbasis keadilan restoratif, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan untuk mengembalikan hak-hak warga sekaligus memulihkan kondisi sosial-ekonomi mereka.
Sejalan dengan itu, strategi penguatan ekonomi warga Desa Pakel perlu diwujudkan dengan memanfaatkan potensi lokal yang masih belum tergarap optimal. Hal tersebut disampaikan David Efendi, Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah.
Pendekatan berbasis komunitas dan kearifan lokal untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan perlu segera diaktivasi. "Desa Pakel memiliki sumber daya alam dan manusia yang potensial. Tantangannya adalah bagaimana mengubah potensi ini menjadi nilai ekonomi nyata melalui inovasi, pelatihan, dan akses pasar," jelas David menekankan.
Komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Pakel melalui berbagai program konkret merupakan ihwal utama gerakan Al-Maun. "Kami akan terus berusaha membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan program-program yang ada, termasuk menghadirkan pelatihan usaha khusus untuk warga Pakel," pungkasnya.
Langkah-langkah pemberdayaan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi warga secara berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan segala potensi lokal yang dimiliki desa.
Sejurus dengan dengan kegiatan tersebut, Muhammadiyah turut memberikan Konsultasi Psikologi dan Hukum Agraria. Selain mendukung aspek ekonomi, kegiatan pada Ramadan kemarin di Pakel juga memberikan perhatian pada kesejahteraan psikologis dan aspek hukum yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, warga memperoleh layanan konsultasi psikologi, warga mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai kesehatan mental serta cara mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, konsultasi hukum agraria sebagai lapisan pengetahuan bagi warga, bertujuan memberikan edukasi tentang hak-hak masyarakat dalam pengelolaan tanah dan sumber daya alam, serta berbagai permasalahan hukum yang sering dihadapi petani dan warga setempat.
Oleh karena itu, apa yang dialami warga di Desa Pakel adalah keperihatinan bagi Majelis Hukum dan HAM (MHH) PP Muhammadiyah yang dinyatakan atas kondisi masyarakat Pakel yang masih awam akan pemahaman tentang batas-batas hukum.
Di saat berada dalam kondisi rentan lalu dimanfaatkan oleh pihak-pihak berkepentingan. Komitmen MHH PP Muhammadiyah untuk terus mendampingi warga dalam upaya penegakan keadilan, termasuk melalui pendampingan hukum dan advokasi kebijakan, menurut Raharjo sebagai upaya menegakkan keadilan.
Pendidikan adalah Kunci Bangkit dari Keterpurukan
Sebagai bentuk komitmen nyata, LHKP PP Muhammadiyah bersama MHH PP Muhammadiyah dan Lazismu PP Muhammadiyah untuk akses pendidikan, dilakukan penyaluran beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban konflik agraria di Desa Pakel, Banyuwangi.
Program ini tidak hanya membantu siswa dari keluarga terdampak konflik, tetapi juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. “Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai keterpurukan dan menciptakan masa depan yang lebih baik," kata Alfian Djafar, Sekretaris MHH PP Muhammadiyah saat menyerahkan bantuan.
Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memotivasi penerima untuk terus bersemangat dalam mengejar cita-cita. Langkah ini merupakan bagian integral dari pendekatan holistik Muhammadiyah dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan di berbagai sektor.
Sebagai bagian dari komitmen sosial di bulan suci, dalam kegiatan ini LHKP PP Muhammadiyah bersama MHH PP Muhammadiyah dan Lazismu PP Muhammadiyah turut pula menyalurkan parsel Ramadan berisi kebutuhan pokok kepada masyarakat kurang mampu di Desa Pakel.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga dalam menjalankan ibadah puasa, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah ini.
"Bantuan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kami kepada masyarakat, khususnya mereka yang paling terdampak secara ekonomi," tutur David. Melalui distribusi parsel yang menyasar keluarga prasejahtera dan korban konflik agraria, inisiatif ini diharapkan dapat membawa kegembiraan sekaligus menjadi stimulus untuk menjaga semangat gotong-royong di tengah masyarakat.
Kegiatan Ramadan di Pakel tahun ini menjadi bukti nyata bagaimana kebersamaan dapat memperkuat solidaritas dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program-program ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/LHKP PP Muhammadiyah]

PALESTINA --- Bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui Lazismu kembali dirasakan manfaatnya oleh saudara – saudara kita warga Palestina. Sebelumnya, pada 21 Maret 2024, melalui Amman, Yordania, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania melalui kantor layanan (KL) Lazismu membagikan 100 Paket Buka bersama anak yatim dan 100 paket sembako yang terdiri dari bahan pokok dan kebutuhan penunjang sehari-hari melalui lokasi pengungsian Camp Joufah.
Tidak berhenti sampai di sana, Lazismu bersama mitra kemanusiaan internasional GDD, kembali memberikan bantuan Halaqah Tahfiz berupa voucher belanja untuk penghapal Al-Qur’an. Sebuah program yang bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada para siswa yang telah menghafal Al-Quran dengan membagikan voucher sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka dalam menghafal Al-Quran dan memotivasi mereka agar terus melanjutkannya.
Program ini dilaksanakan di Al Taj Mall di Jalur Gaza. Menurut Manager Program Lazismu Pusat, Sofia Khoerunisa, lokasi yang dipilih ini agar para penerima manfaat dapat menggunakan voucher dengan mudah.
Dalam pelaksanaannnya Sofia mengatakan secara teknis Lazismu dan relawan memilih 100 siswa laki-laki dan perempuan lebih dari satu kelompok untuk menghafal Al-Quran di Jalur Gaza. Selanjutnya, menyiapkan voucher pembelian dan menentukan mekanisme pendistribusiannya.
Barulah kemudian mengadakan acara di Al Taj Mall untuk membagikan voucher kepada para penerima manfaat. “Para relawan kemanusiaan mengawasi proses pendistribusian untuk memastikan bahwa voucher mencapai semua penerima manfaat yang memenuhi syarat,” jelasnya.
Program ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 Maret 2025, dengan total penerima manfaat sebanyak 100 santri putra dan putri yang telah menghafal Quran memperoleh manfaat dari program tersebut.
Diharapkan dengan bantuan ini siswa laki-laki dan perempuan yang terdaftar dalam kelas menghafal Al-Quran bersama dengan keluarganya mendapat manfaat. Di samping itu, ada dorongan dan dukungan yang diberikan kepada anak-anak mereka.
Tujuan dari program ini antara lain memotivasi peserta didik untuk terus menghafal Al-Quran, meningkatkan semangat berkompetisi yang positif di kalangan santri dan memberikan dukungan moril dan materil kepada para penghafal Quran di Gaza.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Jakarta - Lazismu kembali membuka Posko Mudikmu Aman di 6 titik daerah di 3 Provinsi.
Posko Mudikmu Aman dibuka sejak 25 Maret 2025 hingga 4 April 2025. Ada 6 titik posko yaitu Pelabuhan Pelindo 2 Banten, Terminal Bus Terpadu Merak, Banten, SMK Kandang Haur (Jalan Pantura) Indramayu, Masjid Ahmad Dahlan (Jalur Selatan) Kab. Brebes, Kampus FEB UMPP (Jalur Pantura) Pekalongan dan Masjid Al Huda (Jalur Pantura) Weleri, Kendal
PIC Program Mudikmu Aman Rudi Susanto menyampaikan para pemudik bisa beristirahat di posko yang kami sediakan.
"Setiap posko ada berbagai macam fasilitas untuk istirahat, wifi, makan dan minuman ringan setelah berbuka, layanan kesehatan dan refleksi," jelasnya.
Rudi pun menambahkan semua fasilitas yang diberikan gratis untuk pemudik yang melintasi semua titik posko kami.
"Banyak relawan posko yang akan membantu, dan tentu tim kesehatan profesional," tuturnya
Rudi pun mengajak kepada pemudik untuk menunaikan kewajiban sebagai muslim yaitu membayar Zakat Fitrah.
"Kami pun menyediakan layanan pembayaran zakat fitrah bagi pemudik yang ingin menunaikannya," tutupnya
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

PAREPARE – Ramadan tahun ini disambut Penuh suka cita oleh segenap masyarakat muslim di Indonesia, khususnya di kota Parepare. Lazismu Kota Parepare mengadakan penyaluran zakat fitrah sebagai Program Ramadhan, Paket Hari Raya dengan tema Zakat Makmurkan semua.
Lazismu Kota Parepare membagikan paket sembako sebanyak 950 untuk penerima manfaat. Acara berlangsung digedung serbaguna Aisyiyah Jum’at, (28/3/2025). Warga antusias dengan bantuan yang diberikan Lazismu Parepare. Terutama dalam menyambut hari kemenangan umat islam, Hari Raya Idul fitri 1446 H.
Walikota parepare yang diwakilkan Asisten Bidang Administrasi Umum, Eko Wahyu Ariyadi, menyampaikan apresiasi kepada Lazismu atas terselenggaranya kegiatan penyaluran zakat fitrah dan Kado Ramadan.
Hal tersebut hasil dari berbagai program Lazismu Kota Parepare. Eko wahyu berharap program Lazismu dapat menjadi momen untuk lebih meningkatkan empati semua pihak dan dapat menunjang kesejahteraan masyarakat kota Parepare. Semoga Lazismu mampu menopang taraf hidup bangsa,” katanya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Parepare Prof Dr. K.H Masyar Idris, M.A menyampaikan, kegiatan tersebut memberikan kebahagian. Lazismu Parepare berperan sebagai penghimpun dan menyalurkan bantuan yang terkumpul dengan membawa manfaat dan menciptakan dampak sosial nyata yang kontribusinya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Raya syukur dipenghujung Ramadan menyambut hari kemenangan, Idul Fitri, masyarakat mampu merasakan kebahagiaan. Muhammad Islah, selaku Sekretaris Lazismu Kota Parepare berharap penuh kepada pemerintah dalam mendukiung setiap program-program yang dilaksanakan oleh Lazismu Parepare, dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Parepare.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu Kota Parepare]

Kalimatan Selatan - Lazismu kembali menggelar program Kajian Al-Islam Mualaf dan Kado Ramadhan untuk para mualaf di wilayah Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan pada 22-23 Maret 2025 ini bertujuan untuk membimbing mualaf dalam memahami Islam dari dasar, memperkuat akidah, dan membangun kepercayaan diri dalam beribadah serta berinteraksi di tengah masyarakat.
Program ini dihadiri oleh Erie Norahman selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Kalsel, Hendra Permana Saputra selaku Manejer Regional Kalsel, Nudian sebagai Koordinator Kegiatan, serta Akmal, Arif, dan Kemal yang merupakan relawan Lazismu Kalsel. Selain itu, hadir pula pengurus Lazismu Daerah Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan serta Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalsel.
Erie Norahman dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih kepada Lazismu Pusat Muhammadiyah yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini. "Kami berharap program ini dapat terus berkembang, sehingga dapat lebih banyak membantu mualaf dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Erie.
Program Kajian Al-Islam ini tidak hanya memberikan pemahaman teori tentang ajaran Islam, tetapi juga pengalaman praktis dalam menjalankan ajaran-ajaran Islam sehari-hari. Salah satu tujuan utama adalah untuk membentuk komunitas yang saling mendukung, sehingga para mualaf merasa diterima, lebih mudah beradaptasi, dan semakin mantap dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Lazismu juga memberikan paket sembako kepada 360 orang penerima manfaat yang terdiri dari mualaf yang berasal dari Desa Patikalaian, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Desa Kamawakan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Paket sembako tersebut berisi bahan-bahan kebutuhan pokok seperti kue kaleng, sirup, gula, minyak, susu, teh celup, dan mie instan.
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti Pesantren Ramadhan, buka puasa bersama, dan sahur bersama yang bertujuan untuk lebih mempererat tali persaudaraan antara sesama umat Muslim, terutama para mualaf.
Salah satu mualaf yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Kami merasa lebih dekat dengan sesama Muslim dan lebih percaya diri dalam menjalankan ibadah," katanya.
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berjalan, memberikan manfaat yang besar bagi para mualaf, dan semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kalimantan Selatan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

