

Depok - Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadhan, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Masjid Al-Muhajirin 1 Kp. Bulak Utara bekerja sama dengan Lazismu menggelar program Taman Lansia. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan bertujuan memberikan perhatian khusus kepada para lansia melalui berbagai aktivitas spiritual, edukasi kesehatan, serta pelatihan keterampilan.
Suasana penuh kehangatan menyelimuti acara, di mana para lansia diajak untuk mengikuti pengajian, tadarus Al-Qur'an, dzikir bersama, serta sesi edukasi tentang kesehatan dan pola hidup sehat di usia senja. Selain itu, mereka juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis serta pelatihan keterampilan praktis yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
Izzul Islam, perwakilan AMM Kp. Bulak, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lansia yang sering kali menghadapi kesepian dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan serta dukungan spiritual.
"Ramadhan adalah momen terbaik untuk berbagi dan mempererat silaturahmi. Melalui Taman Lansia, kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi para orang tua kita, sekaligus memastikan mereka mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan," ujar Izzul.
Saiful Kurniawan, perwakilan Muhammadiyah Ranting Kp. Bulak, menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menciptakan ruang kebersamaan bagi para lansia agar tetap merasa dihargai dan diperhatikan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata, tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dalam penguatan mental dan spiritual para lansia. Ini adalah wujud nyata kepedulian Muhammadiyah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia," tuturnya.
Sebagai bagian dari program Kado Ramadhan 2025, para lansia yang hadir juga menerima bingkisan berisi kebutuhan pokok sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian dari berbagai pihak. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lazismu serta melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam penggalangan dana dan pelaksanaan acara.
Dengan adanya Taman Lansia, AMM Kp. Bulak dan Lazismu berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta meningkatkan kualitas hidup para lansia, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelompok rentan, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

Kulon Progo, 19 Maret 2025 – Masjid Baiturrahman, Branti, Gunungkelir, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi tempat penyelenggaraan Kajian Al-Islam Mualaf (KIAM) yang diadakan oleh Lazismu UMY. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan kepada para muallaf di desa Branti, yang mayoritas merupakan warga yang baru memeluk agama Islam.
Masjid Baiturrahman, Branti, Gunungkelir, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi tempat penyelenggaraan Kajian Al-Islam Mualaf (KIAM) yang diadakan oleh Lazismu UMY. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan kepada para muallaf di desa Branti, yang mayoritas merupakan warga yang baru memeluk agama Islam.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari Lazismu UMY dan Lazismu Pusat, di antaranya: Ardi Lutfi Kautsar, Direktur Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Pusat, Shofia Khaerunnisa, Manejer Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Pusat, Wahyu Manuhara Putra, Wakil Kepala Kantor Lazismu UMY, Rozikan, Pemateri dan Manager Operasional Lazismu UMY
Selain itu, Ketua Takmir Masjid Baiturrahman, Bapak Siran, juga turut hadir dalam acara ini bersama dengan jamaah dan muallaf yang ada di desa tersebut.
Lazismu UMY telah meluncurkan program Dai Mukim yang bertujuan memberikan pembinaan kepada para muallaf di desa Branti. Program ini telah berjalan selama satu tahun, dengan para dai mukim ditugaskan untuk memberikan pemahaman agama Islam secara lebih mendalam kepada para muallaf. Kurikulum yang telah disusun oleh tim Dai Lazismu UMY digunakan sebagai acuan dalam pengajaran, untuk memastikan materi yang disampaikan terstruktur dan dapat diukur tingkat pemahamannya.
Para muallaf di Branti, yang berjumlah sekitar 68 orang, sebagian besar bekerja di kebun dan tergolong dalam kelompok ekonomi yang rendah. Dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada, Lazismu UMY juga memberikan pendampingan ekonomi dengan mengembangkan tanah wakaf di desa tersebut. Tanah ini akan dikelola bersama oleh muallaf dan masyarakat Muslim lainnya, sehingga hasil pertanian dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual untuk menambah pendapatan.
Bapak Siran, Ketua Takmir Masjid Baiturrahman, menyampaikan bahwa perkembangan muallaf di Branti sangat menggembirakan. “Alhamdulillah, sudah memasuki tahun kedua, ada tambahan satu keluarga yang memeluk Islam. Mereka yang dulu belum tertib dalam wudhu dan sholat, sekarang sudah mulai belajar dengan tertib. Bahkan, beberapa dari mereka yang sebelumnya belum bisa membaca Al-Qur'an, kini sudah bisa membaca meski belum lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bapak Siran menyatakan bahwa program Dai Mukim sangat membantu dalam mengajarkan dasar-dasar Islam, termasuk fiqih dan bacaan Al-Qur'an. Banyak muallaf yang sekarang sudah mulai datang ke masjid dan aktif dalam kegiatan ibadah.
Dalam kesempatan ini, Ardi Lutfi Kautsar, Direktur Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Pusat, menyampaikan bahwa Lazismu berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan muallaf. “Lazismu sebagai lembaga amil zakat berperan sebagai perantara antara muzakki dan mustahiq. Kami akan terus mendukung muallaf, baik dalam aspek keilmuan maupun ekonomi, agar mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan mendekatkan diri kepada Allah,” kata Ardi.
Wahyu Manuhara Putra, Wakil Kepala Kantor Lazismu UMY, juga menambahkan, "Semoga setiap langkah kecil ini menjadi jembatan menuju keberkahan dan kebersamaan dalam berbagi. Kami berharap agar setiap muallaf dapat merasakan manfaat dari pembinaan ini dan semakin dekat dengan komunitas Muslim di sekitarnya."
Program Dai Mukim dan pendampingan ekonomi yang dilakukan oleh Lazismu UMY menunjukkan dampak positif yang besar bagi para muallaf di Branti. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan muallaf di desa ini dapat lebih mandiri, baik dari segi spiritual maupun ekonomi.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

Mamasa– Masjid Babussalam yang terletak di Desa Pasapa Mambu, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Kajian Al-Islam Mualaf (KIAM) yang diadakan pada Kamis, 20 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk narasumber utama, Ustadz Marsuki, Kepala Dusun Pasapa Mambu, Arruan, dan Penyuluh Agama Depag setempat, Ustadz Idil. Selain itu, warga dusun yang sebagian besar adalah muallaf juga turut hadir dalam acara tersebut.
Kegiatan KIAM kali ini dilaksanakan sebagai bagian dari program penyuluhan rutin untuk muallaf di desa tersebut. Salah satu rangkaian acara yang diselenggarakan adalah taklim yang dipandu oleh Ustadz Marsuki, di mana materi yang disampaikan berfokus pada pemahaman dasar-dasar ajaran Islam dan pembinaan spiritual bagi para muallaf.
Selain taklim, kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama dan pembagian paket sembako serta alat ibadah bagi warga desa. Kegiatan buka puasa bersama menjadi momen yang sangat dinantikan, karena baru tahun ini kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian KIAM, memberikan kesempatan bagi jamaah untuk berbuka bersama dalam suasana kekeluargaan.
Warga desa mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas pelaksanaan kegiatan ini. Banyak warga yang mengharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. “Semoga kegiatan seperti ini dapat terus ada setiap tahunnya, sehingga kami bisa lebih banyak belajar dan saling berbagi,” ujar salah seorang warga.
Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kehadiran jamaah di masjid. Menurut Kepala Dusun Pasapa Mambu, Arruan Mmk, kehadiran jamaah dalam kegiatan taklim dan buka puasa bersama kali ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya. “Alhamdulillah, kehadiran jamaah semakin bertambah dari sebelumnya, semoga ini menjadi momentum untuk terus mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan KIAM dan pembagian sembako ini, diharapkan bisa lebih banyak memberikan manfaat bagi warga muallaf dan mempererat hubungan antarumat Islam di Desa Pasapa Mambu. Semoga kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahunnya, memberikan keberkahan dan mendukung pembinaan keimanan warga, khususnya para muallaf di wilayah tersebut.
KIAM kali ini tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang nyata melalui pembagian sembako dan alat ibadah, membantu meringankan beban hidup warga desa menjelang bulan Ramadan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

Bengkulu – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Lazismu bekerja sama dengan PWNA (Persatuan Warga Nasional Indonesia) dan BEM UM Bengkulu (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu) menggelar kegiatan sosial berbagi takjil. Sebanyak 1000 takjil dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Lazismu Gedung Dakwah PWM.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Takjil yang dibagikan berupa nasi, yang diharapkan dapat memberikan sedikit kenikmatan bagi mereka yang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Selain untuk masyarakat sekitar, takjil juga diperuntukkan bagi pengendara bermotor yang tengah melintas di lokasi acara.
Hafiz Gunawan, Ketua Lazismu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi yang sangat positif antara Lazismu, PWNA, dan BEM UM Bengkulu. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dan keberkahan di bulan Ramadhan ini kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa dalam aksi sosial yang bermanfaat," ujarnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat dan pengguna jalan yang merasa terbantu dengan pembagian takjil tersebut. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat di bulan yang penuh berkah ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

Kendari, 20 Maret 2025 – Lazismu Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi memulai distribusi Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) untuk Ramadan 1446 H dengan menggelar kegiatan Kick Off Pendistrubusian ZIS Ramadan yang bertempat di Ma Indotec Muhammadiyah Kendari. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Walikota Kendari, Bapak Sudirman, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sultra, pihak Kampus PTMA, warga Muhammadiyah simpatisan, serta penerima paket sembako.
Acara ini diawali dengan pengajian yang dipimpin oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket sembako kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya penyaluran paket ZIS Ramadan untuk wilayah Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan oleh Lazismu Sultra.
Adrian, Menejer Area Lazismu Sultra, dalam sambutannya mengingatkan bahwa bulan Ramadan sudah hampir mencapai penghujungnya. "Kegiatan ini adalah langkah awal untuk memastikan distribusi ZIS berjalan dengan tepat waktu dan sampai kepada yang berhak. Mari kita tunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui Lazismu Sultra untuk membantu mereka yang membutuhkan," ujar Adrian.
Wakil Walikota Kendari, Bapak Sudirman, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang dilaksanakan oleh Lazismu Sultra. "Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lazismu Sultra ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi mustahiq, terutama dalam memastikan bahwa dana ZIS yang dikumpulkan dapat dikelola dengan maksimal. Ini juga menjadi langkah yang sangat baik untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran," ungkap Sudirman.
Lebih lanjut, Alifuddin Sekretaris PWM Sultra, menambahkan bahwa Lazismu merupakan bukti nyata dari gerakan Muhammadiyah yang langsung menyentuh masyarakat. "Lazismu menunjukkan bahwa gerakan Muhammadiyah tidak hanya berbicara, tetapi juga bergerak untuk membantu masyarakat sesuai dengan yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan dalam teologi Al Maun," katanya.
Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengingatkan masyarakat dan muzaki bahwa sisa waktu Ramadan sudah sedikit lagi, dan mereka diimbau untuk segera menunaikan kewajiban berzakat, berinfaq, dan bersedekah. Melalui distribusi ZIS, Lazismu Sultra berharap dapat memberikan dampak yang besar kepada masyarakat yang membutuhkan dan memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan dengan efektif dan tepat sasaran.
Lazismu Sultra terus berkomitmen untuk menjadi wadah yang amanah dalam mengelola ZIS, serta berkhidmat untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya, dalam semangat keberkahan dan kebaikan yang terus berkembang.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

PEKANBARU - Lingga Cargo menyalurkan zakat perusahaan melalui Lazismu Pekanbaru. Zakat yang diamanahkan kepada Lazismu ini akan didistribusikan kepada 28 warga tidak mampu di sekitar Majid Nurul Ihsan pada Jumat (21/03/25) Jl. Irkab. No.a5, Kel. Sidomulyo Timur, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru,
"Alhamdulillah hari ini Lazismu Pekanbaru bekerjasama dengan Lingga Cargo untuk menyalurkan bantuan, dalam pelaksanaanya, Lazismu berkoordinasi dengan RT dan pengurus masjid setempat agar penerima manfaat tepat sasaran" jelas Fadhullah selaku manager Lazismu Pekanbaru
Selain itu, ia mengajak masyarakat yang menerima santunan untuk mendoakan perusahaan Lingga Cargo dapat terus berkembang dan maju sehingga perusahaan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan perusahaan Lingga Cargo yang memberikan bantuan, dilipatgandakan keuntungannya kelak seiring dengan apa yang telah diberikan kepada warga yang tak mampu. Kami juga harapkan ini diterima dengan baik dan bermanfaat”, pungkasnya
Ketua Pengurus Masjid Nurul Ihsan, M. Haris Kampai menjelaskan santunan ini sudah lama bekerjasama dengan Lazismu Pekanbaru, kendati demikian telah turut melakukan survei ke lokasi penerima manfaat agar bantuan tersebut tepat sasaran.
"Kegiatan ini sudah lama dijalin kerjasamanya dengan Lazismu Pekanbaru. Penerima manfaat ditentukan berdasarkan survei sejalan dengan apa yang telah dilakukan Lazismu dalam menilai lokasi dan penerima manfaatnya sesuai dengan asnaf,” imbuhnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

