

YORDANIA -- Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) secara resmi melepas konvoi bantuan kemanusiaan berupa 12 truk melalui jalur darat dari Yordania menuju Gaza Utara, Palestina pada 20 September 2024. Acara pelepasan berlangsung di perbatasan Yordania-Palestina, King Hussein Bridge Border Crossing, dihadiri oleh berbagai perwakilan penting dari lembaga-lembaga lokal Yordania dan Pemerintah Republik Indonesia.
Pelepasan bantuan ini menurut informasi dari POROZ, dihadiri oleh perwakilan dari otoritas yang diberikan kewenangan langsung oleh Kerajaan Yordania, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), Chairman of Al Khair Foundation Imam Qasim Rashid Ahmad atau perwakilannya, serta perwakilan dari Tentara Militer Yordania.
Dari pihak Pemerintah Republik Indonesia, turut hadir Duta Besar RI untuk Jordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, Wakil Ketua MUI Pusat Muhammad Zaitun Rasmin, Wakil Ketua DSN MUI dan Ketua Umum POROZ KH. Bukhori Muslim, Ketua Badan Pengurus PP Muhammadiyah Imam Mujadid Rais, Direktur Baitul Maal Hidayatullah Supendi, dan Direktur Eksekutif NU CARE-LAZISNU Qohari Cholil. Acara ini juga dihadiri oleh 7 delegasi LAZ anggota POROZ.
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan respons nyata atas kebutuhan mendesak masyarakat Gaza Utara yang telah mengalami krisis kemanusiaan berkepanjangan hampir setahun terakhir.
Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan pokok seperti gandum dan paket makanan, obat-obatan, serta perlengkapan darurat yang sangat dibutuhkan oleh penduduk setempat. Dengan menempuh jalur trans Yordania-Palestina, bantuan ini diharapkan dapat mencapai wilayah-wilayah yang paling terdampak di Gaza Utara dengan lebih cepat dan efisien, mengingat jalur ini adalah satu-satunya rute distribusi yang aman dan efektif.
Duta Besar RI untuk Jordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, menyampaikan apresiasinya atas kerjasama berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. “Dukungan dan solidaritas dari berbagai elemen masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Gaza. Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak pernah melupakan mereka,” ujarnya.
Bantuan ini akan akan melewati rute trans Yordania-Palestina dengan titik perbatasan resmi King Hussein Bridge Border Crossing, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Jericho dan melewati pengecekan ulang di pintu perbatasan Erez (Perbatasan Gaza Utara). Bantuan selanjutnya akan bertolak ke wilayah Beit Lahia, Beit Hanoun, Atatra, dan Jabalia di Gaza Utara, yang selama ini mengalami keterbatasan akses bantuan akibat kondisi keamanan yang tidak stabil.

Pengiriman ini diharapkan dapat tiba di Gaza Utara pada 24 September 2024. POROZ berharap, melalui bantuan ini, masyarakat Gaza Utara dapat merasakan dukungan dan solidaritas dari rakyat Indonesia, dan semoga bantuan ini menjadi jembatan untuk lebih banyak inisiatif kemanusiaan dan kerja sama internasional di masa mendatang.
Pada kesempatan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan seremoni ini dalam rangka menyalurkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina, yang bekerja sama dengan POROZ. “Bantuan secara beriringan terdiri dari 12 truk kontainer akan dikirimkan ke Palestina,” ungkapnya.
Ada gandum, paket makanan dan hygiene kit, sambung Mujadid Rais, semoga bisa diterima warga Palestina, mewakili Lazismu, kami berterima kasih kepada seluruh donatur, baik individu, korporate dan pemerintah. Semoga bantuan ini bisa diterima dengan segera oleh warga palestina. Donasi yang telah diamanahkan melalui Lazismu insyaallah akan disalurkan untuk warga Palestina, tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/POROZ]

TANGERANG – Fungsi keluarga sebagai pusat tempat edukasi dan pembelajaran tentang pentingnya gizi seimbang perannya begitu strategis. Tumbuh kembang anak dimulai dari keluarga dengan pola asuh yang baik. Di sinilah ketahanan keluarga terpatri untuk peduli, terlibat dan berpartisipasi dalam mencegah gizi buruk.
Di Desa Pasir Nangka, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (NA) berkolaborasi dengan Lazismu untuk program peningkatan gizi yang seimbang (TIMBANG). Program ini dimulai sejak Desember 2023 yang didukung oleh PT Paragon Technology and Innovation dan Bank Mega Syariah.
Pada Jum’at, 20 September 2024, program Timbang yang bagian dari pilar kesehatan Lazismu resmi ditutup di Desa Pasir Nangka, Tigaraksa, Tangerang. Mewakili Badan Pengurus Lazismu Pusat, Artati Haris mengucapkan terima kasih kepada semua mitra Lazismu yang mendukung program ini.
“Pemahaman stunting di lingkungan keluarga sangat krusial, karena itu masalah stunting di Desa Pasir Nangka pusarannya ada di faktor ekonomi. Lazismu bisa berproses lebih jauh untuk memberdayakan masyarakat terutama di sektor ekonomi untuk memperkuat ketahanan keluarga,” katanya.
Alhamdulillah melalui program Timbang ini sudah terlaksana kegiatan pelatihan budidaya ikan lele dan sayuran kangkung dalam ember. Semoga dari kegiatan ini dapat terus mendorong masyarakat setempat untuk berdaya secara ekonomi, tegasnya.
Lazismu bersama NA dapat berkolaborasi dengan pusat-pusat kesehatan di desa seperti Puskesmas dan aparatur desa di program keluarga. Terima kasih kepada Syahroni, Kepala Desa Pasir Nanggka yang telah memberikan kesempatan atas berjalannya program ini. Termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang telah memberikan apresiasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis, yang menghadiri acara penutupan Program Timbang mengungkapkan bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti penting gizi seimbang bagi ibu dan anak merupakan upaya mitigasi mencegah stunting dan masalah gizi lainnya.
“Kami apresiasi atas inisiatif Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah dalam melaksanakan program yang memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya persoalan gizi. Penting untuk berkolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga setempat dalam mempromosikan pola makan seimbang dan edukasi gizi yang berkelanjutan”, jelasnya menekankan pola asuh yang sehat dalam keluarga.
Maka dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap keberlanjutan program ini, katanya, memerlukan komitmen. Diharapkan kolaborasi yang sudah berjalan memberikan dampak terhadap kesehatan dan ketahanan keluarga di Desa Pasir Nangka.
Sementara itu, penanggung jawab program TIMBANG dari NA, Oom Komariah, mengatakan bahwa komitmen bersama dalam peningkatan gizi masyarakat yang dilaksanakan bersama Lazismu dikuatkan dengan pelatihan tenaga kesehatan dan melibatkan tokoh agama dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya NA juga mengimplementasikan Pashmina sebagai wadah berkumpulnya para remaja dalam mengembangkan diri, bertukar pikiran tentang kesehatan dan kesehatan reproduksi, konsultasi psikologi yang terdiri atas pos layanan kesehatan. “Harapannya dengan adanya akses informasi dan pos pelayanan kesehatan dan reproduksi peran Family Learning Center (FLC) dapat memberikan edukasi yang produktif,” pungkasnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Indonesia saat ini berada di ambang perubahan besar dengan adanya proyeksi demografis yang menunjukkan puncak bonus demografi pada tahun 2030, yang kemudian akan mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam konteks tersebut, salah satu faktor kunci yang akan menentukan keberhasilan Indonesia mencapai cita-cita sebagai negara maju adalah kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan global.
Demikian disampaikan Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan pada peluncuran dan pentasarufan beasiswa kader 2024, dalam Tema “ Pendidikan Berkemajuan: Peran Muhammadiyah dalam Menyongsong Indonesia Emas 2024” di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (20/9/2024).
Bachtiar mengatakan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk melahirkan kader-kader bangsa yang berkualitas.
Peran kader Muhammadiyah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, sambung Bachtiar, tidak dapat dilepaskan dari prinsip dasar organisasi, yaitu mencetak generasi yang berjiwa progresif, memiliki visi ke depan, dan mampu mengatasi berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi.
Dalam hal ini, ungkap Bachtiar, penting untuk digarisbawahi bahwa kader Muhammadiyah tidak hanya dituntut untuk menjadi pemimpin di bidang keagamaan, tetapi juga agen perubahan sosial dalam berbangsa dan bernegara.
Dengan adanya tantangan global, kader Muhammadiyah harap Bachtiar, mampu tampil sebagai solusi dengan menawarkan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam yang inklusif dan berkemajuan.
Oleh karena itu, melalui proses panjang program Pentasarufan Penerima Beasiswa Kader 2024 ini diinisiasi sebagai salah satu langkah nyata untuk mempersiapkan kader Muhammadiyah menyongsong tantangan Indonesia Emas 2045.
Melalui program ini, Bachtiar menjelaskan, para penerima beasiswa tidak hanya diberikan dukungan finansial untuk menunjang pendidikan formal, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan kecakapan strategis yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin di masa depan.
”Program ini diharapkan dapat mencetak kader yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap kokoh dalam menjalankan nilai-nilai luhur yang menjadi ciri khas gerakan berkemajuan. Kami dari MPKSDI PP Muhammadiyah mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Pusat yang mendukung program ini,” ungkapnya.
MPKSDI PP Muhammadiyah sudah menetapkan di tahun ini ada penerima manfaat beasiswa Sang Surya untuk S1 dan S2 sebanyak 400 orang. “Kita upayakan proporsional untuk penyebaran penerima manfaatnya dari Sabang sampai Merauke, bahkan sampai yang ada di luar negeri,” katanya.
Pada kesempatan itu, Badan Pengurus Lazismu Pusat Muarawati Nurmalinda, mengatakan pada hari ini kita bersyukur dan menyaksikan bersama penyaluran beasiswa sang surya. Suatu pilar program pendidikan yang didukung para donatur dan telah memercayakannya kepada Lazismu dan MPKSDI.
“Kami juga memberi kesempatan kepada mitra yang hadir di sini untuk sama-sama meningkatkan kapasitas secara bersama-sama baik korporat dan dunia perbankan syariah agar mereka yang menerima manfaat dapat berkembang dan bertranformasi. Sehingga bisa membangun kehidupan mereka agar lebih baik lagi,” katanya.
Penerima beasiswa yang ada di dalamnya memiliki nilai lebih dalam prosesnya. Maka perlu didukung juga dengan program-program lainnya. Lazismu sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun dalam pilar program lainnya.
Mewakili dari mitra korporate, Muslim Ekosistem Advisor PT Paragon Teknologi dan Innovation, Dwi Lesmana, mengatakan dari empat pilar program yang ada di Paragon, kami mendukung program pendidikan dan beasiswa. “Supaya kami juga terus belajar dan tumbuh. Sebagaimana pesan Ibu Nurhayati Subakat, jika sudah tumbuh dan besar, jangan pernah merasa ada di puncak,” katanya.
Semoga melalui program ini penerima manfaat bisa melanjutkan studinya dan sukses. Dan Paragon dapat terus tumbuh sehingga bisa bermanfaat untuk kebaikan bersama.
Dalam amanahnya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto, mengatakan di semua perguruan tinggi Muhammadiyah, semua anak bangsa dicerdaskan bersama-sama melalui proses pendidikan. “Karena semua memiliki kesempatan yang sama. Jika terjadi ketimpangan, kesenjangan sosial, maka hanya dengan pendidikan hal itu diminimalisir sebagai jalan untuk memberikan akses pendidikan,” ungkapnya.
Semua kita dukung, seluruh proses yang mencerdaskan bangsa. Segenap aspek sudah dimasuki oleh Muhammadiyah. Maka untuk program yang digagas oleh MPKSDI sudah tepat. Jika kader tidak punya akses dan pendidikan yang berkualitas nanti suatu saat akan menurun kualitas kadernya.
Atas nama PP Muhammadiyah kami menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Lazismu, MPKSDI dan didukung oleh segenap mitra yaitu Paragon dan perbankan syariah. Yang pasti Muhammadiyah akan bersama perbankan syariah.
Mewakili penerima manfaat, Alifi Syakina Mulya dan Supriadin, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memercayakan amanahnya kepada kami agar bisa melanjutkan studi dengan baik. Melalui beasiswa ini kesempatan untuk studi jangan sampai disia-siakan apalagi dukungan penuh itu dari Lazismu.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Dewan Pakar Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Azis Aminuddin dalam Diskusi Panel bertema Pendidikan Berkemajuan: Peran Muhammadiyah dalam Menyongsong Indonesia Emas 2024, mengatakan bahwa penguatan literasi dan pendidikan karakter merupakan spirit pendidikan progresif yang ada dalam Muhammadiyah.
Muhammadiyah dengan pendidikan yang visioner dan berkemajuan orientasi akhirnya adalah pendidikan karakter, jelasnya pada diskusi panel setelah acara pentasarufan beasiswa sang surya untuk kader tahun 2024, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta (20/9/2024), yang dipandu oleh Bambang Irawan Anggota Bidang Kaderisasi Persyarikatan dan Organisasi Otonom MPKSDI PP Muhammadiyah.
Melalui pertanyaan kunci, apa pendidikan dan apa yang diharapkan dari Muhammmadiyah? Menurut Plt Kepala Perpusnas RI, secara konseptual pendidikan memuat unsur kemampuan untuk menganalisis, mensitesis, dan memahami suatu hal.
Maka, kata dia, pendidikan karakter adalah tujuan luhur dari makna pendidikan di Muhammadiyah. Senada dengan hal itu, harus ada yang menjadi pembeda dan dari 400 orang yang menerima beasiswa dari Lazismu dan mitranya yang peduli terhadap pendidikan menginginkan masyarakat memiliki tradisi literasi yang kuat.
“Nilai tambahnya bagi Lazismu dan mitra yang berkolaborasi, akan memberikan kontribusi kepada muhammadiyah sehingga akan lebih bermakna,” katanya.
Untuk para penerima manfaat, mari amanat itu dilaksanakan, dan rasa bahagia yang saya rasakan, katanya, karena sudah menjadi bagian dari sebuah langkah maju dari muhammadiyah.
Jangan dilihat dari jumlahnya tapi lihatlah kontribusi muhammadiyah. Berapa pun jumlahnya ini bentuk kepedulian muhamamdiyah untuk memperlancara studi penerima manfaat, tegas Azis. Karena berada diposisi dalam melakukan hal yang terbaik.
Untuk melihat Indonesia ke depan, sambung Aziz, sebetulnya bisa ditelisik sejauh mana rata-rata lama sekolah anak-anak Indonesia. Faktanya, secara literasi 50 persen anak kita di sekolah tidak mampu membaca dengan baik. Artinya bukan teksnya tapi tidak mengerti maksud dari kandungan teksnya. Sehingga membaca dan menghitung tidak bisa. Maka ini tugas kita bersama untuk menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
Secara terpisah, Direktur Utama Lazismu, Ibnu Tsani mengatakan berbicara tentang kualitas kader sama dengan berbicara tentang kualitas sumber daya manusia. Sebagaimana diketahui bersama, kenaikan status dari negara berkembang menjadi negara maju, menurutnya, dikarenakan melimpahnya ketersediaan sumber daya manusia yang unggul, selain faktor kuatnya budaya inovasi serta riset.
Sejak didirikan hingga sekarang, lanjut Ibnu Tsani, Muhammadiyah masih istiqomah mengupayakan berbagai strategi agar indonesia memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkemajuan. Salah satu strategi yang konsisten dijalankan adalah terbukanya akses dukungan beasiswa, termasuk beasiswa yang menjadi pilar program pendidikan Lazismu.
“Strategi tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan Muhammadiyah sejak didirikan pada tahun 1912 sampai dengan sekarang,” tandasnya.
Pembentukan lembaga beasiswa, merujuk akar sejarahnya di Muhammadiyah, ungkap Ibnu Tsani, berawal dari Comite Fonds Dachlan pada tahun 1923 oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam rangka memberikan dukungan akses beasiswa menjadi salah satu bukti nyata komitemen Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA --- Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) yang dalam hal ini payung lembaga amil zakat yang terhimpun dalam organisasi kemasyarakatan Islam pada Selasa, 17 September 2024, bertandang ke Kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Direktorat Kementerian Luar Negeri RI untuk Timur Tengah, Ahrul Tsani Fathurrahman saat menerima kunjungan POROZ mengatakan bahwa dalam pembahasan soal kolaborasi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina perlu tahapan yang tidak singkat.
“Kendati Pemerintah RI ada alur yang bersifat biroktratis, namun pihak-pihak lain yang nanti akan menerima alur proses pengiriman bantuan ini secara tidak langsung akan bertalian dengan peran Israel yang sejauh ini menunjukan sikap menghambat ketimbang memfasilitasi,” ujarnya.
Ada reaksi yang mempersempit ruang gerak dari Israel, tapi mudah-mudahan mitra dari Jordania bisa memfalitasi bantuan dari luar negeri. Kalaupun lewat Gaza, sambungnya, tidak mudah juga dan harus seijin pihak Israel dan melewati area yang dikendalikan Israel. Melalui pintu Jordania ini cek poin akan dilewati lebih banyak.
"Kemenlu mendukung langkah aksi kemanusiaan dari POROZ dan meyambut baik inisiatif ini. Kami siap mendukung pengiriman bantuan ke Palestina," katanya.
Peran Kemenlu RI dalam hal ini merupakan mitra yang sifatnya teknis, selain itu ingin memastikan bahwa dalam tahapan dan prosesnya bantuan tersebut bisa berjalan lancar dengan pendekatan diplomatik untuk kemanusian.
Kemenlu akan terus berupaya memfasilitasi berupa bantuan koordinasi dengan kawan-kawan ormas yang ternyata lebih cepat untuk akses dan cari cara untuk menembus ke Jalur Gaza.
Langkah POROZ berkolaborasi dengan Kemenlu RI merupakan komitmen untuk menjalin kerjasama untuk kemaslahatan dan kemanusiaan. Sinergi itu juga memperkuat secara internasional dalam bidang kemanusiaan antara Palestina dan Indonesia.
Pada kesempatan itu, Ahmad Imam Mujadid Rais mengungkapkan bahwa lembaga amil zakat yang tergabung di POROZ menanti agenda bantuan yang akan disalurkan ke Palestina ini. Tahapan-tahapan yang diikuti akan disalurkan melalui pintu Jordania.
“Mudahan-mudahan bisa diterima oleh penerima manfaat. Dan kolaborasi banyak pihak di Jordania terutama dengan lembaga-lembaga kemanusiaan di sana yang diakui oleh banyak pihak untuk menyalurkan bantuan ke Palestina menjadi penting,” ungkapnya.
Hari ini, Rabu 18 September 2024, setelah berkoordinasi dengan Kemenlu RI kemarin, POROZ berangkat untuk melanjutkan misi kemanusiaan ke Palestina melalui jalur Jordania. Delegasi POROZ kata Mujadid Rais, mengusung tema Tim Kolaborasi Kebaikan untuk Palestina yang akan mengirimkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina melalui Amman, Jordan. Bantuan terdiri dari gandum dan hygene kit sebanyak 12 kontainer.
Peran penting POROZ yang berkolaborasi dengan Kemenlu menunjukkan keberadaanya sebagai perhimpunan LAZ ormas Islam terbesar di Indonesia memprioritaskan sinergi para pemangku kepentingan untuk kepentingan umat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Pasca-koordinasi dengan Kemenlu RI pada Selasa, 17 September 2024, lembaga pengelola zakat berbasis organisasi kemasyarakatan Islam yang tergabung dalam POROZ, pada hari ini, Rabu, 18 September 2024, berangkatkan Tim Kemanusiaan untuk Palestina menuju Amman, Jordania melalui Bandar Udara Sokearno-Hatta.
Rencana aksi kemanusiaan ini sudah dipersiapkan matang yang melibatkan LAZISNU, LAZISMU, LAZ PERSIS, LAZNAS Dewan Da’wah, Baitul Maal Hidayatullah, Wahdah Inspirasi Zakat, dan LAZNAS Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Seperti dikabarkan POROZ dalam pertemuannya dengan Kemenlu RI pada Selasa kemarin, aksi kolaborasi kemanusiaan fokus pada koordinasi logistik, alokasi dana, dan langkah-langkah implementasi untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan efisien.
Lazismu yang tergabung di dalamnya, sebelumnya juga telah melakukan kolaborasi dengan banyak pihak, salah satunya MuhammadiyaAid, MDMC, FOZ dan mitra kemanusiaan luar negeri lainnya dalam merespons bencana kemanusiaan di Palestina.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan dari Lazismu sendiri tim terdiri dari Lazismu Pusat, Ahmad Imam Hambali dan Agus Edi Sumanto dari Lazismu Wilayah Jawa Timur serta Muhammad Amir Anshori dari Lazismu Wilayah Jawa Tengah.
Perwakilan dari wilayah yang tergabung dalam delegasi ini termasuk Lazismu di wilayah lainnya, sebetulnya berperan dalam penghimpunan dana kemanusiaan untuk Palestina dari masyarakat Indonesia.
Karena itu, menurut Mujadid Rais, misi kemanusiaan bersama POROZ menjadi momentum LAZ berbasis ormas kemasyarakatan untuk berkolaborasi. Tim Delegasi POROZ untuk Bantuan Kemanusiaan Solidaritas Palestina dalam bingkai Joint Action For Palestina, yang Lazismu berpartisipasi di dalamnya berupaya menyampaikan amanah dari para donatur di Indonesia.
“Kami akan berada di sana selama tiga hari, dan berkoordinasi dengan Kedubes RI di Amman, yang selanjutnya melibatkan persatuan pelajar Indonesia (PPI) dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jordania untuk berkoordinasi agar bantuan untuk warga Palestina berjalan lancar,”jelasnya.
Tim delegasi akan mengirimkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina melalui Amman, Jordan. Bantuan terdiri dari gandum dan Hygene Kit sebanyak 12 kontainer, katanya. Lazismu bersyukur dapat turut serta berkolaborasi mengingat akan memudahkan dalam menyalurkan amanah dan titipan donasi Palestina dari donatur melalui Lazismu di seluruh tanah air.
“Bantuan ini menjadi fondasi bagi Lazismu dan Poroz untuk segera terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina tahap berikutnya di tengah situasi darurat seperti sampai saat ini yang telah kita saksikan bersama melalui kabar berita dengan perkembangannya yang terkini,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Lazismu Wilayah Jawa Timur Imam Hambali yang didukung oleh Agus Edi Sumanto, mengatakan bersama Lazismu Pusat rencana aksi kemanusiaan untuk bantuan Palestina sebagai implementasi mewujudkan amanah dari donator di Jawa Timur. Termasuk salah satu perusahaan seperti Jatinom Indah yang menitipkan untuk bantuan ke Palestina ini.
“Mewakili Lazismu Wilayah Jawa Timur, kami mohon dukungan dan doanya untuk mampu melaksanakan amanah ini sampai ke penerima manfaat,” ungkapnya. Terima kaish kepada seluruh doantur Lazismu yang telah memercakayannnya kepada Lazismu.
Hal senada disampaikan Muhammad Amir Ansori bahwa delegasi dari Lazismu Jawa Tengah yang pada hari ini berangkat ke Amman, Jordania dalam rangka pentasurafan dana kemanusiaan Palestina. Mohon doanya semoga aksi kemanusiaan ini tuntas dilaksanakan dengan lancer dan selamat sampai misi ini berakhir, tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

