Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu - LDK Muhammadiyah Luncurkan Program Pemberdayaan Mualaf Learning Center yang Didukung Permata Bank Syariah

JAKARTA -- Gerakan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah menyasar dua sasaran, jamaah dakwah digital dan jamaah dakwah dunia nyata untuk tetap hadir melakukan pemberdayaan. Lazismu sebagai mitra strategis LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendukung dakwah komunitas baik yang ada di pedalaman pedesaan dan perkotaan.

Dakwah tersebut juga memberikan jaminan terhadap pemberdayaan mualaf melalui pilar program Sosial Dakwah untuk Mualaf Learning Center. Dukungan Lazismu terhadap kegiatan LDK yang juga berkolaborasi dengan Permata Bank Syariah ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis.

Bantuan itu diserahkan kepada LDK dari Lazismu yang diberikan langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Saad Ibrahim yang disaksikan oleh Direktur Utama Lazismu Pusat Ibnu Tsani, Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin dan UPZDK Permata Bank Syariah Habibullah, di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Jakarta Selatan yang pelaksanaannya bersamaan dengan Silaturahim Nasional Dai Komunitas Muhammadiyah (12/11/2024).

Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin mengatakan Lazismu merupakan mitra strategis yang selama ini mendukung kegiatan LDK baik di pedesaan dan perkotaan. Peluncuran program Mualaf Learning Center adalah bagian tak terpisahkan dari dakwah komunitas yang dilakukan para dai komunitas.

“Momen ini sebagai upaya membangunkan pengurus LDK yang masih tidur agar bangun dari mimpinya setelah ikut agenda rakernas. Dakwah tidak sekadar mimpi, mari bangun dan singsingkan lengan baju untuk kembali bergerak,” ungkapnya.

Tujuan kegaitan ini, kata Arifin, mengajak dai komunitas untuk saling bertukar informasi dan pengalaman. Di mana kendala dakwahnya selama ini dan bagaimana perkembangannya. Jangan berharap tunggu di jemput oleh jamaah, kita yang harus datang ke para jamaah, karena lahan kita di luar mimbar, komunitas ini harus hidup. “Dai komunitas itu model dakwahnya jemput antar bukan antar jemput, dai yang menjemput komunitas bukan komunitas yang menjemput dai,” bebernya.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim yang meluncurkan program Mualaf Learning Center dalam pidato iftitahnya mengatakan, dalam konteks silaturahim nasional dai komunitas, silaturahim dimaknai sebagai wadah penting untuk membangun jaringan satu sama lain. Selain itu, lanjutnya, juga bermakna untuk melihat posisi yang lain dibandingkan posisinya sendiri.

“Posisi tersebut saling memberikan jaminan dan prinsip ini saling mendukung dan melengkapi bahkan saling memberikan keringanan kepada yang lain,” ujarnya. Keberkahan sebagai buah silaturahim merupakan sarana meningkatkan kualitas amal dan usia. Keberkahan ini juga rahmat yang merupakan keberlanjutan dari amal baik untuk meraih kemenangan dunia dan akhirat. 

Jika sudah terbangun silaturahim, maka terbangun jaringan untuk memperoleh kekuatan yang lebih. Di sini semua saling mendukung dan berkolaborasi sebagai sekumpulan orang dan jamaah, imbuhnya.

Direktur Program Lazismu Pusat, Ardi Lutfi Kautsar, mengungkapkan kolaborasi program Lazismu dengan LDK Alhamdulillah sejauh ini telah berjalan dengan baik. Misalnya dukungan Lazismu terhadap kegiatan dai di pedalaman dan mualaf di berbagai wilayah di Indonesia.

“Pada hari ini peluncuran dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Lazismu dan Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah dalam pilar program sosial dakwah dalam bentuk pemberdayaan mualaf melalui Mualaf Learning Center,” pungkasnya. Program ini menyasar kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) yang didukung oleh dai komunitas binaan LDK PP Muhammadiyah.

Perihal program tersebut, Ketua UPZDK Permata Bank Syariah Habibullah mengatakan sinergi bersama Lazismu dalam program sosial dakwah sebagai bentuk dukungan terhadap para dai komunitas yang melaksanakan tugasnya di daerah pedalaman. Dan Mualaf Learning Center merupakan bagian dari kegiatan pemberdayaan di dalamnya, selain pemberdayaan disabilitas melalui bantuan modal UMKM, dan Bakti Guru dengan total keseluruhan bantuan sebesar Rp 1.2 milyar.

“Kami berharap bersama Lazismu dapat memberikan yang terbaik untuk para penerima manfaat dari program kolaborasi ini,” katanya sambil mengucapkan terima kasih kepada semua pihak hingga agenda ini dapat terlaksana.   

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
12 November 2024

LAZISMU dan BAZNAS Revitalisasi Masjid Al-Iman Di Mijen Kota Semarang

SEMARANG --- Masjid ini sebelumya terletak di pinggir jalan raya. Berada di kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Transformasi tata ruang kota membuat masjid ini direlokasi. Roda dakwah harus tetap bergerak, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mijen membangun kembali masjid agar revitalisasi dan perannya bisa memakmurkan jamaahnya.

Keputusan memindahkan masjid ke lokasi yang tepat telah dikoordinasikan oleh PCM Mijen kepada PDM Kota Semarang. Jamaah Masjid Al-Iman berkomitmen untuk membangun kembali masjid tersebut. Hal itu disampaikan Ketua PDM Kota Semarang Fachrurrazi, saat serah terima program revitalisasi masjid yang diselenggarakan oleh Lazismu dan Baznas, pada Rabu (6/11/2024) di Kompleks Masjis Al-Iman, Mijen Kota Semarang.

Perlu disampaikan kepada Baznas dan pimpinan pusat Muhammadiyah, bahwa masjid ini memang luar biasa. Karena masjid ini didirikan dalam rangka menggantikan masjid di depannya yang terdampak pelebaran jalan. “Maka rencana pembangunan masjid itu sudah didiskusikan bersama jika masjid dirobohkan sudah ada penggantinya,” ujarnya.

Menurut informasi dari PCM Mijen, kata dia, pembangunan masjid ini segera dimulai prosesnya. Ada seorang jamaah yang mewakafkan tanahnya. Ini merupakan pengorbanan seorang jamaah dan semoga menjadi amal jariyah.

“Atas nama suluruh warga muhammadiyah kota Semarang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada Baznas yang melalui pimpinan pusat muhammadiyah ada pengalokasian anggaran untk revitalisasi masjid,” pungkasnya. Alhamdulilah acara serah terima ini bisa ditempatkan di Masjid Al- Iman. Terima kasih atas perhatiannya sehingga masjid ini telah direvitalisasi dengan tepat waktu.

Menanggapi program revitalisasi masjid di PCM Mijen, Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais dalam sambutannya mengungkapkan masjid itu harus indah dan nyaman. Bersih dan wangi. “Rumah Allah harus nyaman dan indah serta bersih, karena itu harus dijaga dan dirawat,” katanya di depan para jamaah yang hadir.    

Karena masjid ini ada di lingkungan pimpinan cabang muhammadiyah, kebersihan masjid nomor satu. Bersih itu sehat. Bersih itu indah dan berkemajuan, jadi sesuatu yang bersih itu indah. Dengan masjid yang bersih dan berkemajuan maka masyarakat harus maju.

“Masyarakat yang terbelakang adalah yang tidak bersih, desain masjid ini sudah bagus. Sarana dan prasarananya juga harus bersih sebagai konsekuensinya,” imbuhnya. Dalam manajemen masjid muazinnya juga harus merdu dan imamnya pun harus satu yang ditugaskan dengan satu imam cadangan.

Marbot itu tidak sekadar menjaga dan membersihkan, sambung Dahlan Rais. Tapi juga mengelola masjid dengan baik. Masjid ini Alhamdulillah memperoleh perhatian oleh muhammadiyah dengan dilengkapi oleh kegiatan pembinaan masjid dan lembaga pembinaan cabang dan ranting.

“Masjid makmur dan memakmurkan, dari masjid kita bangkit. Apapun masalahnya masjid solusinya. Yang makmur jamaahnnya dan majelis talimnya. Jadi harus nampak betul ilmunya jangan sampai kegiatannya hanya satu, harus berkreasi dan dimulai dari jamaah dengan memberikan masukan dan saran,” jelasnya.

Anak-anak, remaja dan lainnya bisa mengikuti kegiatan di masjid. Sebagai tempat yang dekat dengan kesejahteraan, maka masjid sebagai wadah mengenal bagi sesama jamaah. Agar menarik simpati jamaah maka masjid perlu ada nilai manfaat sehingga ada perubahan secara keilmuan dan kemampuan bagi para jamaahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pusat, Gunawan Hidayat menilai apa yang telah disinergikan oleh Baznas dan Lazismu merupakan bagian dari melaksanakan amanah dari pimpinan pusat Muhammadiyah.

“Program revitalisasi masjid Al-Iman merupakan program penyaluran dana dari Baznas atas nama pimpinan pusat muhammadiyah. Lazismu hanya mengadministrasikan dan Baznas menyalurkannya ke muhammadiyah. Sementara Lazismu sebagai unit pembantu pimpinan ditugaskan untuk mengawasi, mengalokasikan dan membuat laporan,” tandasnya.

Laporan pembangunan masjid ini langsung disampaikan kepada Baznas yang juga diaudit oleh auditor. Karena itu, sambung Gunawan, Lazismu menjadi bagian dari pimpinan pusat muhammadiyah yang mendapat amanah dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Lazismu mengucapkan terima kasih atar keterlibatan semua pihak dalam program renovasi masjid ini.

Salah seorang takmir masjid menceritakan bahwa betul sebelumnya masjid Al-iman semula berada di pinggir jalan raya karena dampak dari tata kota sehingga dipindah ke tampat ini dan ada tanah wakaf dari seorang jamaah.

Alhamdulillah, sumber dana yang ada sudah terserap. Dana revitaslisasi itu digunakan untuk pembangunan lantai satu pada 15 September 2024 yang dulu masih berupa parkir mobil. Selanjutnya pada 6 November 2024 masjid ini sudah seperti yang disaksikan bersama saat ini telah selesai Sembilan puluh persen.

“Kami mulai revitasisasi dan sanggup dengan target satu bulan untuk menyelesaikan. Alhamdulillah dari badan pengurus Lazismu Kota Semarang turut memantau prosesnya agar pelaksanaannya sesuai target yang direncanakan,” tuturnya.

Selain itu, penutup lantai satu dengan granit, kedua lantai kamar mandi pria dan wanita, ketiga penutup dinding kramik wanita dan tempat wudlunya hingga plafon yang modelnya hasil dari aspirasi dan masukan jamaah yang tampilannya bagus seperti ini. Terakhir pekerjaan mihrab. “Jadi semuanya ada lima alur pekerjaan dalam revitalisasi masjid ini,” katanya.

Di lantai satu ini, kata dia, sebagai tempat serba guna sehingga bermanfaat untuk para jamaah, mudah-mudahan berkah untuk semuanya dan kewajiban takmir adalah mengelola dan memakmurkan masjid ini. Puji sykur hampir tiga tahun masjid ini dalam perjalanan pembangunannya bisa terlaksana dan terwujud. Dan di agenda serah terima kali ini kami juga mengundang Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Amika Wardana, Ketua DMI Mijen Rubai dan  Lazismu Wilayah dan Kota Semarang, PCM Mijen serta panitia pembangunan Masjid Al – Iman.  

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
7 November 2024

Lazismu dan BPKH Serahkan 1 Unit Mobil Rescue Program Kemaslahatan Untuk Pemuda Muhammadiyah

SEMARANG – Organisasi otonom Muhammadiyah menerima bantuan program kemaslahatan BPKH – Lazismu berupa satu unit mobil rescue Pemuda Muhammadiyah – Kokam. Penyerahan bantuan program kemaslahatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Rabu, (6/11/2024).

Acara penyerahan secara simbolis dihadiri oleh Deputi Kemaslahatan BPKH Miftahudin, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Gunawan Hidayat, Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail, Kepala Badan Kesbangpol Haerudin, Lembaga Resiliensi Bencana MDMC dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail, mengucapkan terima kasih kepada BPKH dan Lazismu atas bantuan tersebut. Kami akan terus bersinergi dengan Lazismu, MDMC, karena mobil rescue ini menjadi bagian dari One Muhammadiyah One Respons dalam merespons bencana secara darurat.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan BPKH dalam program kemaslahatan memang perlu disampaikah oleh BPKH perihal dana abadi umat ini. Agar masyarakat juga tahu nilai manfaat dan apa itu dana abadi umat.  Kokam telah mendapatkan bantuan satu unit mobil rescue. Kami ucapkan terima kaish atas pemberian maslahat ini, insyaallah penuh manfaat.

“Ini dana maslahat ada sebagian warga yang menolak bantuan dari BPKH. Karena dalam pemahaman warga, ini uang haji dibuat beli bantuan mobil. Dalam fatwa MUI dana haji adalah dananya jamaah dan kembali kepada jamaah,” ungkapnya seraya meminta BPKH untuk bisa menjelaskan posisinya.

Jadi kata Tafsir, perlu dijelaskan apa sebenarnya BPKH itu, jika mengelola dana untuk optimalisasi dana haji, maka bagaimana dana itu dioptimalasi dan siapa yang melakukan. “Di sanalah yang punya hak untuk bagi hasil optimalisasi. Masyarakat masih ada yang belum paham maka perlu penjelasan dari BPKH,” pungkasnya.    

Merespons hal tersebut, Deputi Kemaslahatan BPKH Miftahudin, mengungkapkan bahwa kami mendapat amanah untuk mengelola itu, dan nilai kemaslahatannya dioptimalkan oleh BPKH melalui Lazismu untuk masyarakat. “Adapun kendaraan ini agar betul-betul dimanfaatkan bahwa dana kemaslahatan itu memperoleh keberkahan dari program ini dan digunakan secara maksimal,” katanya.

Karena itu, Ini akan terus dilihat nilai manfaatnya, saat bencana maupun tidak ada pihak lain yang membutuhkan, termasuk MDMC sebagai organisasi di bidang kebencanaan.

Di samping itu, perihal posisi BPKH dalam pengelolaan dana haji sesuai amanah undang-undang untuk mengelola dana abadi umat. “Jadi ada dua hal yang harus dipahami, pertama dana haji dan secara terpisah ada dana abadi umat,” ucapnya.  

Dana haji setoran awal dan akhir dikelola secara profesional, dan selanjutnya dana abadi umat juga dipisah secara pengelolaannya. Dana abadi umat datangnya dari dana efisiensi pelaksanaan ibadah haji yang dikelola sebelum dibentuknya BPKH.

Jadi kalau ingat waktu kita belum mgengenal adanya istilah antrean haji. Setiap tahun pelaksanaan haji selalu ada efisiensi, yang kemudian dana ini dikelola sebagai dana tabaruk dalam dana abadi umat. Sampai BPKH berdiri dana tersebut dimanfaatkan untuk kemaslahatan dan bisa dicek secara transparan.

Dalam kesempatan yang sama, Gunawan Hidayat mewakili Badan Pengurus Lazismu, mengatakan BPKH merupakan mitra Lazismu yang telah memberikan nilai manfaat kepada masyarakat melalui program kemaslahatan. Alhamdulillah Lazismu masih dipercaya menjadi mitra program kemaslahatan ini, yang pada hari ini dengan program itu menyerahkan bantuan mobil rescue untuk Kokam.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
7 November 2024

Jujuk Menjahit Kain Kembali dan Bangkit Bersama Lazismu

SIDOARJO – Usaha menjahit yang dijalankan Zuriyah (53), selama setahun belakangan ini mulai berjalan lancar kembali.  Dampak Covid-19 yang lalu telah melumpuhkan usahanya hingga mati suri.

Pada hari Jum’at, 1 November 2024, Lazismu Sidorajo berkesempatan menemui Zuriyah di rumahnya, Desa Gerbang, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur. Ia menyeritakan kisahnya saat terpuruk.

Zuriyah yang karib disapa Jujuk, mengatakan, memulai usaha menjahit sejak usia 24 tahun, setelah memutuskan undur diri sebagai karyawan konveksi busana muslim. Di tengah perannya sebagai ibu rumah tangga, Jujuk menerima orderan menjahit, ungkap Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah ini.

Ketika Covid melanda, kondisi usahanya mati suri dan suaminya yang bekerja di pabrik karton di Mojosari, meninggal dunia karena covid. Ujian berat Jujuk untuk menghidupi keluarganya begitu berat. Itulah kondisi yang dirasakannya, tidak ada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan.

Sepinya orderan mengakibatkan modal dan stok bahan kain yang dimilikinya perlahan habis.

“Dulu sebelum covid, memiliki tiga karyawan, sekarang pekerjaan jahitnya dikerjakan sendiri,” katanya.

Ditambah lagi dengan tantangan teknologi yang canggih, masyarakat sudah terbiasa dengan belanja online, sehingga mau tidak mau saya juga harus menyesuaikan agar usaha tetap jalan," jelasnya.

Zuriyah menyediakan kain untuk dibuat baju muslim termasuk seragam pengajian. “Alhamdulillah dalam prosesnya, usahanya mulai berjalan lagi sejak tahun 2023 lalu menerima bantuan modal usaha dari Lazismu," pungkasnya.

Dengan mendapatkan bantuan modal dari Lazismu Sidoarjo, usahanya kini mulai banyak oderan, bisa membeli  bahan-bahan jahitan dan kain untuk dijahit menjadi busana muslim sesuai pesanan pelanggan. Dengan sistem memasarkan secara online, melalui jaringan pertemanan dan juga group donatur Lazismu.

Zuriyah merupakan salah satu penerima manfaat Program Pemberdayaan UMKM Binaan Lazismu Sidoarjo katagori Keluarga Yatim. Program ini hasil kolaborasi Lazismu Sidoarjo dan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Bank Mega Syariah.

Rata-rata sebulan menerima pesanan 40 setel baju muslimah, dengan harga jual Rp.130.000. Pelanggan bisa memilih hanya jasa menjahit saja atau menjahit dengan kain sekalian.

Di sela kesibukan bisnisnya, Bu Jujuk masih aktif untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, seperti menjalankan amanah sebagai  Ketua Ranting Aisyiyah Gebang, PKK Kelurahan dan bunda paud setiap hari Senin.

Belajar daru keterpurukan itu membuat ketahanan ekonominya kian terasah. Prinsip hidupnya menjadi perempuan mandiri, berusaha bangkit dan yakin bisa berkembang.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti]

SELENGKAPNYA
6 November 2024

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Lazismu Ajak Masyarakat Ringankan Beban Warga Flores Timur

FLORES TIMUR --- Intensitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memberikan dampak dan korban bagi warga di sekitarnya. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, yang diteruskan oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Nasional statusnya dalam Siaga Darurat Bencana Alam.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Flores Timur Nomor: BPBD. 300.2.2.5/020/BID.KL/IX/2024 selama 96 hari TMT 27 September s.d. 31 Desember 2024. Pemerintah Kabupaten Flores Timur Menetapkan Status Tanggap Darurat sampai dengan 31 Desember 2024, demikian informasi yang diterima Tim Media Lazismu pada Senin, (4/11/2024).

Kronologisnya seperti disampaikan Pusdalops, dipicu oleh erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki pada hari Senin, 04 November 2024, pukul 23:57 WITA. Adapun tinggi kolom erupsi tidak teramati. Sementara itu, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 1450 detik, Pkl. 19.00 WITA.

Lazismu juga menerima laporan dari Sajidin Sengaji salah seorang anggota muhammadiyah Kabupaten Flores Timur yang juga Ketua MDMC Kabupaten Flores Timur Senin pagi, (4/11/2024), bahwa hari ini Tim Mdmc sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk turun ke lapangan melakukan asesmen yang akan dilanjutkan pembukaan posko.

“Untuk sementara rencana darurat adalah mendirikan posko yang akan ditempatkan di ibu kota kabupaten Flores Timur, di kantor sekertariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Flores Timur,” ungkapnya.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Akibat erupsi Gunung Lewotobi tersebut, ada tiga kecamatan yang terkena dampaknya.. Antara lain Kecamatan Wulanggitang (6 Desa), Kecamatan Ile Bura (4 Desa), dan Kecamatan Titehena (4 Desa). Dari laporan itu, korban jiwa diperkirakan kurang lebih 2.734 KK / 10.295 jiwa yang terdampak, dengan rincian Kecamatan Wulanggitang sebanyak 2.527 KK / 9.479 jiwa dan Kecamatan Ile Bura sejumlah 207 KK/ 816 Jiwa. Adapun 9 orang dinyatakan meninggal dan dampak materil masih dalam proses pendataan.

Lazismu melalui program Indonesia Siaga yang berkolaborasi dengan MDMC, sedang melakukan respons dan koordinasi dengan jajaran pemerintah terkait, serta penyiapan tim untuk diterjunkan ke lokasi.

Kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah masker, selimut, tenda keluarga, alas tidur, makanan, handsanitizer, air bersih, hygiene kit, baby kit, dan family kit. Lazismu mengajak masyarakat untuk meringankan beban warga terdampak di sana dengan menyalurkan donasi melalui Rekening a/n Lazis Muhammadiyah:

CIMB Niaga Syariah    : 9153 944 400

Mandiri                       : 123 0099 008 999

BCA                             : 87 80 171 171

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
4 November 2024

Runtuh Pasca Gempa, Lazismu dan PWM Jawa Barat Lakukan Peletakan Batu Pertama SMP 3 Muhammadiyah Kertasari

BANDUNG -- Masa tanggap darurat pasca gempa bumi kabupaten Bandung telah dilewati dengan respons bantuan darurat. Di Kecamatan Kertasari, proses rekonstruksi sedang berlangsung yang diikuti dengan perbaikan sarana umum termasuk lembaga pendidikan milik amal usaha muhammadiyah yang terdampak di bawah naungan pimpinan wilayah muhammadiyah Jawa Barat.

Pada hari ini, Kamis, (31/10/2024) dilakukan peletakaan batu pertama pembangunan SMP Muhammadiyah 3 Kampung Neglasari, Desa Cibereum, Kecamatan Kertasari setelah alami kerusakan pasca gempa. Tahap rekonstruksi tersebut secara simbolis dilakukan groundbreaking oleh Ahmad Dahlan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, yang disaksikan langsung oleh Zaini Abdul Malik Ketua Ketua Tim Terpadu Rehab Rekon Gempa Kertasari, Direktur Utama Lazismu Pusat Ibnu Tsani, Direktur Program Lazismu  Pusat  Ardi Luthfi Kautsar, dan tamu undangan.    

Ketua Tim Terpadu Rehab Rekon Gempa Kertasari, Zaini Abdul Malik, mengatakan bahwa gempa yang terjadi di sini berdampak pada kita semua. Karena itu, PWM Jabar membentuk sebuah tim untuk mempercepat respons yang selanjutnya dilakukan program Indonesia Siaga di Kertasari.

“Tim ini akan melaksanakan kegiatan rekonstruksi selama 6 bulan, dari Oktober 2024 hingga Maret 2025,” ungkapnya.  Selama 6 bulan ini, kata dia, ada dua hal yang dilakukan, pertama yaitu merekonstruksi dari sisi fisik, serta merehab bangunan khususnya amal usaha muhammadiyah.

Di sini yang terdampak SMP muhammadiyah, saat ini lokasinya kita gunakan bersama dalam acara peletakan batu pertama. “Ada lima ruangan kelas yang terdampak maka sulit untuk digunakan kembali dalam kegiatan belajar mengajar, dan membangunnya kembali di bagian belakang,” imbuhnya.

Maka bangunan SMP itu diruntuhkan semua, menurut informasi, sambung Zaini, setelah diteliti lebih lanjut lokasi ini termasuk bagian dari sesar kertasari sehingga harus hati-hati. Rencana  akan dibangun lapangan terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga atau lainnya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Rekonstruksi ini dimulai dari tiga kelas, kendati ke depannya ingin ditambah, minimal saat ini dapat didirikan tiga kelas dan konstruksi bangunannya direncanakan bisa baik ke atas bila akan dikembangkan lagi oleh PDM Kabupaten Bandung dan PCM Kertasari. Sementara itu, kata Zaini, untuk sekolah lain yang retak akan direhab sesuai dengan kondisinya nanti setelah ada penilaian.

Selanjutnya yang Kedua sambungnya, tim juga akan memberikan perhatian kepada hal yang sifatnya non fisik. Yaitu untuk masyarakat ada pendampingan secara psikis dan sosial yang diikuti dengan program dan kegiatan pemberdayaan ekonomi.

Dua hal inilah yang akan dilakukan tim selama enam bulan dengan prakiraan biaya sebesar Rp 2 milyar. Karena itu kami mohon dukungannya baik materil dan non materil untuk proses rekonstruksi ini.  

Senada dengan hal itu, Ketua Badan pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan bahwa Lazismu juga mendapat amanah dari pimpinan pusat Muhammadiyah agar memberi perhatian terhadap warga di Kertasari.

“Ketua Umum Pimpinan Pusat telah mendapatkan informasi dari MDMC pusat dan Lazismu, agar ada koordinasi lebih lanjut dengan PWM Jabar,” paparnya. Ketasari jadi perhatian khusus karena ada amal usaha muhammadiyah yang terdampak termasuk TK Aisyiyah.

Lazismu tentunya senantiasa berkolaborasi dengan semua pihak untuk sama-sama menuntaskan proses rekonstruksi SMP muhammadiyah yang ke depannya sudah dinanti kembali oleh warga agar sekolah ini dan sekolah lainnya yang terdampak sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. 

Lazismu akan berupaya untuk menghimpun dana dengan bersinergi, kata Mujadid Rais. Lazismu berupaya menggerakan semua lini di persyarikatan dan di luar persyarikatan untuk mendukung rekontruksi ini. Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak yang telah mendukung program ini, termasuk dukungan pemerintah untuk mengonsolidasikan dan mendukung program Indonesia Siaga.

Sementara itu, Ketua PWM Jabar, Ahmad Dahlan mengungkapkan keadaan desa Kertasari ketika dilanda musibah. “Tidak ada yang bisa bergerak sendiri untuk bangkit, perlu interaksi yang positif mengedepankan kebersamaan untuk hadir bersama dalam aksi kemanusiaan pasca gempa ini,” tuturnya.

Muhamadiyah masih hadir di tengah kehidupan berbangsa dan negara di Jawa Barat, dengan segenap potensi yang dimilikinya dalam dakwah yang mengedepankan misi membantu masyarakat, mencerdaskan masyarakat yang diawali dengan lembaga pendidikan.

“Mari bahu-membahu bersama untuk menjadi gerakan bersama dengan wawasan kebangsaan yang eksplorasinya perlu dikuatkan dalam dunia pendidikan di samping potensi lainnya dalam melakukan proses rekonstruksi,” bebernya.

Lazismu hadir dengan potensinya membantu masyrakat dengan cinta terhadap sesama. Memberikan nilai manfaat dari zakat, infak dan sedekah kepada yang membutuhkan. Bahasa filantropi yang diwujudkan untuk berbagi terhadap sesama.

Dengan berempati kepada yang membutuhkan, maka tidak boleh terpuruk ketika ujian datang, katanya. “SMP muhammadiyah boleh runtuh tetapi, guru, karyawan, murid dan warga spiritnya tidak boleh runtuh, harus bisa bangkit,” tegasnya dengan nada semangat.

Kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini, mewakli PWM Jabar, kami mengucapkan terima kasih atas semua dukungannya.  Satu per satu apa yang telah direncanakan telah berjalan, dan kesulitan akan teratasi.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung, Yusuf Salim yang turut hadir menyaksikan peletakan batu pertama mengapresiasi langkah cepat Muhammadiyah dalam merespons pasca gempa.

“Pelatakan batu pertama di SMP Muhammadiyah Kertasari, membuat kami bisa bertemu dengan orang-orang luar biasa di Muhammadiytah, atas nama Disdik Kabupaten Bandung, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak,” ucapnya.

Kami terinspirasi dalam kondisi ini yang dalam situasi sulit bisa dilaksanakan suatu gerakan bersama dengan bukti nyata. Saya sangat mengapresiasi, sangat berterima kasih, khususnya kepada unsur pimpinan muhammadiyah dari pusat sampai cabang.

Tadi telah disampaikan oleh pimpinan muhammadiyah telah dianggarkan untuk proses rekonstruksi ini. Di awal setelah kejadian gempa, Disdik berkoordinasi dengan kepala sekolah dan mendapat respons bahwa ada informasi yang menggembiarakan jika sekolah ini akan mendapat bantuan.

Yusuf menyambut gembira langkah yang dilakukan muhammadiyah, mudah-mudahan apa pun yang dilakukan dan dukungan yang diupayakan sebagai bagian dari proses komunikasi antara muhammadiyah dan Disdik kabupaten Bandung, bahwa model pentahelix yang dibangun kebersamaan ini sangat membahagaikan kita semua.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
31 Oktober 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross