Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Warga Palestina Melawan Musim Dingin, Lazismu Salurkan Bantuan 562 Pakaian Hangat untuk Perempuan dan Anak-anak

PALESTINA -- Perjalanan hidup warga Palestina kian memilukan. Ancaman kelaparan dan penderitaan lainnya menyelimuti keseharian mereka yang bertahan di tenda-tenda penampungan pengungsian. Serangan Israel yang tak kunjung usai menyimpan luka dan ketidakpastian, sampai kapan akses terhadap air, makanan, pendidikan dan kesehatan dapat dirasakan dengan bermartabat.

Komitmen kemanusiaan Lazismu terhadap nasib dan penderitaan warga Palestina tak pernah pudar. Sebelumnya Lazismu bersama lembaga zakat yang tergabung dalam POROZ telah mengirimkan bantuan melalui Yordania, berupa makanan gandum dan Hygiene Kit pada September 2024 dengan 12 unit armada kontainer.

Tidak berhenti sampai di situ, pada Rabu, 13 November 2024, Lazismu bersama Gazze Destek Dernegi (GDD) menyalurkan kembali bantuan untuk warga Palestina dalam bentuk pakaian untuk musim dingin di Jalur Gaza.  Bantuan tersebut sudah diimplementasikan mengingat musim dingin di Palestina yang masih berlangsung.

Manager Program Lazismu Pusat Shofia Khoerunisa mengungkapkan bantuan kemanusiaan Lazismu yang berkolaborasi dengan GDD kali ini berupa pakaian hangat untuk musim dingin sebanyak 281 untuk perempuan dan 281 untuk anak-anak. “Ada empat relawan kemanusiaan yang bergerak di penampungan pengungsian yang membagikan pakaian untuk anak-anak dan perempuan,” katanya.

Lokasi penyalurannya, sambung dia, di sebelah Barat Kota Gaza di bagian Utara Jalur Gaza, tepatnya di Syeikh Ridwan District.  Program kemanusiaan untuk Palestina masih akan terus berjalan. Ia mengatakan saat ini fokus pada bantuan musim dingin, selain di dalam Gaza, Palestina, Lazismu juga akan menyalurkan bagi pengungsi palestina di Yordania dan Mesir.

“Selain bantuan paket musim dingin kami juga akan melaksanakan program sekolah darurat yaitu sekolah di tenda pengungsian untuk anak-anak,” pungkasnya.  

Secara terpisah, M. Faqihus Syari Manager Kemitraan GDD Asia Tenggara, melalui saluran surat elektronik (18/11/2024), mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan masyrakat Indonesia yang telah mendukung program kemanusiaan ini. Kami mewakili GDD dan rakyat Gaza mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan yang luar biasa ini.

Kami juga berharap agar bantuan ini terus berlanjut. Terutama bantuan pangan, air, dan shelter yang sangat diperlukan oleh saudara-saudara kita di Gaza. Alhamdulillah bantuan dari Lazismu telah diterima dengan baik dan tepat sasaran di Kawasan Pusat Pengungsian Sekolah Abdurrahman Bin Aif (Distrik Assyeikh Ridhwan) yang didukung relawan kemanusiaan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]  

SELENGKAPNYA
18 November 2024

Gerakan Indonesia Siaga, Relawan Muhammadiyah Aktivasi Layanan Pendidikan Darurat Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi

FLORES TIMUR --- Dampak erupsi Gunung Lewotobi, di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih terasa hingga peningkatan signifikan dan keluarnya abu vulkanik. Dalam laporan yang diperbaharui, seperti dilansir BNPB (13/10/2024), para pengungsi di antaranya kaum rentan, lansia, ibu hamil, disabilitas dan anak-anak berada di posko pengungsi Konga dan Lewolaga.

Berkenaan dengan statusnya, Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kecamatan Wulanggitang menurut Pemerintah Kabupaten Flores Timur situasinya dalam tanggap darurat. Berdasarkan laporan yang di terima BNPB, sebanyak 13.116 Jiwa mengungsi di 8 titik lokasi yaitu di Kecamatan Titehena, Wulanggitang, Ilebuira, Demon Pagong, Larantuka, Ile Mandiri, Pulau Adonara, dan kabupaten Sikka.

Menurut informasi dari tim asistensi MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Chairil Anam yang telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait disampaikan bahwa relawan muhammadiyah juga telah bergerak dan memberikan bantuan berupa obat-obatan, family dan kebutuhan dasar lainnya.

Saat dihubungi hari ini, (15/10/2024), Chairil Anam mengatakan kepada Lazismu bahwa relawan muhammadiyah telah mengaktivasi Informasi Layanan Pendidikan Darurat kolaborasi Muhammadiyah (Unimof-UMK- PDM) pada Rabu, 13 November 2024 di Posko Konga.

“Kegiatan Kolaborasi Pendidikan dan Trauma Healing antar Universitas Muhammadiyah hari ini berjalan lancar, dan tak luput dari sinergi ini, peran-peran Tenaga Pendidik Konga dan Pemda yang bekerjasama dengan kami mengisi materi dan mendukung kegiatan ini berjalan dengan lancar,” ungkapnya melalui pesan elektronik.

Kegiatan pendampingan terhadap penyintas ini mendapat tanggapan positif dari peserta, orangtua dan masyarakat Posko, terutama Posko Konga yang telah mengijinkan selama kegiatan berlangsung.

Adapun kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan peserta, kata dia. Pesertanya yaitu pengungsi anak-anak dengan kegiatan teka-teki huruf dan gambar, menerka objek pada gambar, bermain susun kata dan dongeng cerita. “Jumlah relawan yang diterjunkan sebanyak 16 orang dengan masa tugas dari 10 November - 24 November 2024,” tandasnya. 

Dalam kesempatan itu, Anam menambahkan bahwa jenis layanan yang diberikan adalah pendidikan darurat dan trauma healing. Adapun jumlah penerima manfaatnya sebanyak 112 anak terdiri dari kelas 1 – 3 sekolah dasar dan 135 anak yang terdiri kelas 4 sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.      

Kendala yang dihadapi relawan muhammadiyah, sambung Anam, masih sulitnya akses transportasi dari posko relawan ke posko tempat pendidikan. Sampai hari ini MDMC Pusat dan Lazismu Pusat terus berkoordinasi untuk agenda selanjutnya untuk memberikan nilai manfaat kepada para penyintas.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
15 November 2024

Lazismu - LDK Muhammadiyah Luncurkan Program Pemberdayaan Mualaf Learning Center yang Didukung Permata Bank Syariah

JAKARTA -- Gerakan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah menyasar dua sasaran, jamaah dakwah digital dan jamaah dakwah dunia nyata untuk tetap hadir melakukan pemberdayaan. Lazismu sebagai mitra strategis LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendukung dakwah komunitas baik yang ada di pedalaman pedesaan dan perkotaan.

Dakwah tersebut juga memberikan jaminan terhadap pemberdayaan mualaf melalui pilar program Sosial Dakwah untuk Mualaf Learning Center. Dukungan Lazismu terhadap kegiatan LDK yang juga berkolaborasi dengan Permata Bank Syariah ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis.

Bantuan itu diserahkan kepada LDK dari Lazismu yang diberikan langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Saad Ibrahim yang disaksikan oleh Direktur Utama Lazismu Pusat Ibnu Tsani, Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin dan UPZDK Permata Bank Syariah Habibullah, di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Jakarta Selatan yang pelaksanaannya bersamaan dengan Silaturahim Nasional Dai Komunitas Muhammadiyah (12/11/2024).

Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin mengatakan Lazismu merupakan mitra strategis yang selama ini mendukung kegiatan LDK baik di pedesaan dan perkotaan. Peluncuran program Mualaf Learning Center adalah bagian tak terpisahkan dari dakwah komunitas yang dilakukan para dai komunitas.

“Momen ini sebagai upaya membangunkan pengurus LDK yang masih tidur agar bangun dari mimpinya setelah ikut agenda rakernas. Dakwah tidak sekadar mimpi, mari bangun dan singsingkan lengan baju untuk kembali bergerak,” ungkapnya.

Tujuan kegaitan ini, kata Arifin, mengajak dai komunitas untuk saling bertukar informasi dan pengalaman. Di mana kendala dakwahnya selama ini dan bagaimana perkembangannya. Jangan berharap tunggu di jemput oleh jamaah, kita yang harus datang ke para jamaah, karena lahan kita di luar mimbar, komunitas ini harus hidup. “Dai komunitas itu model dakwahnya jemput antar bukan antar jemput, dai yang menjemput komunitas bukan komunitas yang menjemput dai,” bebernya.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim yang meluncurkan program Mualaf Learning Center dalam pidato iftitahnya mengatakan, dalam konteks silaturahim nasional dai komunitas, silaturahim dimaknai sebagai wadah penting untuk membangun jaringan satu sama lain. Selain itu, lanjutnya, juga bermakna untuk melihat posisi yang lain dibandingkan posisinya sendiri.

“Posisi tersebut saling memberikan jaminan dan prinsip ini saling mendukung dan melengkapi bahkan saling memberikan keringanan kepada yang lain,” ujarnya. Keberkahan sebagai buah silaturahim merupakan sarana meningkatkan kualitas amal dan usia. Keberkahan ini juga rahmat yang merupakan keberlanjutan dari amal baik untuk meraih kemenangan dunia dan akhirat. 

Jika sudah terbangun silaturahim, maka terbangun jaringan untuk memperoleh kekuatan yang lebih. Di sini semua saling mendukung dan berkolaborasi sebagai sekumpulan orang dan jamaah, imbuhnya.

Direktur Program Lazismu Pusat, Ardi Lutfi Kautsar, mengungkapkan kolaborasi program Lazismu dengan LDK Alhamdulillah sejauh ini telah berjalan dengan baik. Misalnya dukungan Lazismu terhadap kegiatan dai di pedalaman dan mualaf di berbagai wilayah di Indonesia.

“Pada hari ini peluncuran dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Lazismu dan Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah dalam pilar program sosial dakwah dalam bentuk pemberdayaan mualaf melalui Mualaf Learning Center,” pungkasnya. Program ini menyasar kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) yang didukung oleh dai komunitas binaan LDK PP Muhammadiyah.

Perihal program tersebut, Ketua UPZDK Permata Bank Syariah Habibullah mengatakan sinergi bersama Lazismu dalam program sosial dakwah sebagai bentuk dukungan terhadap para dai komunitas yang melaksanakan tugasnya di daerah pedalaman. Dan Mualaf Learning Center merupakan bagian dari kegiatan pemberdayaan di dalamnya, selain pemberdayaan disabilitas melalui bantuan modal UMKM, dan Bakti Guru dengan total keseluruhan bantuan sebesar Rp 1.2 milyar.

“Kami berharap bersama Lazismu dapat memberikan yang terbaik untuk para penerima manfaat dari program kolaborasi ini,” katanya sambil mengucapkan terima kasih kepada semua pihak hingga agenda ini dapat terlaksana.   

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
12 November 2024

LAZISMU dan BAZNAS Revitalisasi Masjid Al-Iman Di Mijen Kota Semarang

SEMARANG --- Masjid ini sebelumya terletak di pinggir jalan raya. Berada di kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Transformasi tata ruang kota membuat masjid ini direlokasi. Roda dakwah harus tetap bergerak, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mijen membangun kembali masjid agar revitalisasi dan perannya bisa memakmurkan jamaahnya.

Keputusan memindahkan masjid ke lokasi yang tepat telah dikoordinasikan oleh PCM Mijen kepada PDM Kota Semarang. Jamaah Masjid Al-Iman berkomitmen untuk membangun kembali masjid tersebut. Hal itu disampaikan Ketua PDM Kota Semarang Fachrurrazi, saat serah terima program revitalisasi masjid yang diselenggarakan oleh Lazismu dan Baznas, pada Rabu (6/11/2024) di Kompleks Masjis Al-Iman, Mijen Kota Semarang.

Perlu disampaikan kepada Baznas dan pimpinan pusat Muhammadiyah, bahwa masjid ini memang luar biasa. Karena masjid ini didirikan dalam rangka menggantikan masjid di depannya yang terdampak pelebaran jalan. “Maka rencana pembangunan masjid itu sudah didiskusikan bersama jika masjid dirobohkan sudah ada penggantinya,” ujarnya.

Menurut informasi dari PCM Mijen, kata dia, pembangunan masjid ini segera dimulai prosesnya. Ada seorang jamaah yang mewakafkan tanahnya. Ini merupakan pengorbanan seorang jamaah dan semoga menjadi amal jariyah.

“Atas nama suluruh warga muhammadiyah kota Semarang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada Baznas yang melalui pimpinan pusat muhammadiyah ada pengalokasian anggaran untk revitalisasi masjid,” pungkasnya. Alhamdulilah acara serah terima ini bisa ditempatkan di Masjid Al- Iman. Terima kasih atas perhatiannya sehingga masjid ini telah direvitalisasi dengan tepat waktu.

Menanggapi program revitalisasi masjid di PCM Mijen, Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais dalam sambutannya mengungkapkan masjid itu harus indah dan nyaman. Bersih dan wangi. “Rumah Allah harus nyaman dan indah serta bersih, karena itu harus dijaga dan dirawat,” katanya di depan para jamaah yang hadir.    

Karena masjid ini ada di lingkungan pimpinan cabang muhammadiyah, kebersihan masjid nomor satu. Bersih itu sehat. Bersih itu indah dan berkemajuan, jadi sesuatu yang bersih itu indah. Dengan masjid yang bersih dan berkemajuan maka masyarakat harus maju.

“Masyarakat yang terbelakang adalah yang tidak bersih, desain masjid ini sudah bagus. Sarana dan prasarananya juga harus bersih sebagai konsekuensinya,” imbuhnya. Dalam manajemen masjid muazinnya juga harus merdu dan imamnya pun harus satu yang ditugaskan dengan satu imam cadangan.

Marbot itu tidak sekadar menjaga dan membersihkan, sambung Dahlan Rais. Tapi juga mengelola masjid dengan baik. Masjid ini Alhamdulillah memperoleh perhatian oleh muhammadiyah dengan dilengkapi oleh kegiatan pembinaan masjid dan lembaga pembinaan cabang dan ranting.

“Masjid makmur dan memakmurkan, dari masjid kita bangkit. Apapun masalahnya masjid solusinya. Yang makmur jamaahnnya dan majelis talimnya. Jadi harus nampak betul ilmunya jangan sampai kegiatannya hanya satu, harus berkreasi dan dimulai dari jamaah dengan memberikan masukan dan saran,” jelasnya.

Anak-anak, remaja dan lainnya bisa mengikuti kegiatan di masjid. Sebagai tempat yang dekat dengan kesejahteraan, maka masjid sebagai wadah mengenal bagi sesama jamaah. Agar menarik simpati jamaah maka masjid perlu ada nilai manfaat sehingga ada perubahan secara keilmuan dan kemampuan bagi para jamaahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pusat, Gunawan Hidayat menilai apa yang telah disinergikan oleh Baznas dan Lazismu merupakan bagian dari melaksanakan amanah dari pimpinan pusat Muhammadiyah.

“Program revitalisasi masjid Al-Iman merupakan program penyaluran dana dari Baznas atas nama pimpinan pusat muhammadiyah. Lazismu hanya mengadministrasikan dan Baznas menyalurkannya ke muhammadiyah. Sementara Lazismu sebagai unit pembantu pimpinan ditugaskan untuk mengawasi, mengalokasikan dan membuat laporan,” tandasnya.

Laporan pembangunan masjid ini langsung disampaikan kepada Baznas yang juga diaudit oleh auditor. Karena itu, sambung Gunawan, Lazismu menjadi bagian dari pimpinan pusat muhammadiyah yang mendapat amanah dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Lazismu mengucapkan terima kasih atar keterlibatan semua pihak dalam program renovasi masjid ini.

Salah seorang takmir masjid menceritakan bahwa betul sebelumnya masjid Al-iman semula berada di pinggir jalan raya karena dampak dari tata kota sehingga dipindah ke tampat ini dan ada tanah wakaf dari seorang jamaah.

Alhamdulillah, sumber dana yang ada sudah terserap. Dana revitaslisasi itu digunakan untuk pembangunan lantai satu pada 15 September 2024 yang dulu masih berupa parkir mobil. Selanjutnya pada 6 November 2024 masjid ini sudah seperti yang disaksikan bersama saat ini telah selesai Sembilan puluh persen.

“Kami mulai revitasisasi dan sanggup dengan target satu bulan untuk menyelesaikan. Alhamdulillah dari badan pengurus Lazismu Kota Semarang turut memantau prosesnya agar pelaksanaannya sesuai target yang direncanakan,” tuturnya.

Selain itu, penutup lantai satu dengan granit, kedua lantai kamar mandi pria dan wanita, ketiga penutup dinding kramik wanita dan tempat wudlunya hingga plafon yang modelnya hasil dari aspirasi dan masukan jamaah yang tampilannya bagus seperti ini. Terakhir pekerjaan mihrab. “Jadi semuanya ada lima alur pekerjaan dalam revitalisasi masjid ini,” katanya.

Di lantai satu ini, kata dia, sebagai tempat serba guna sehingga bermanfaat untuk para jamaah, mudah-mudahan berkah untuk semuanya dan kewajiban takmir adalah mengelola dan memakmurkan masjid ini. Puji sykur hampir tiga tahun masjid ini dalam perjalanan pembangunannya bisa terlaksana dan terwujud. Dan di agenda serah terima kali ini kami juga mengundang Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Amika Wardana, Ketua DMI Mijen Rubai dan  Lazismu Wilayah dan Kota Semarang, PCM Mijen serta panitia pembangunan Masjid Al – Iman.  

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
7 November 2024

Lazismu dan BPKH Serahkan 1 Unit Mobil Rescue Program Kemaslahatan Untuk Pemuda Muhammadiyah

SEMARANG – Organisasi otonom Muhammadiyah menerima bantuan program kemaslahatan BPKH – Lazismu berupa satu unit mobil rescue Pemuda Muhammadiyah – Kokam. Penyerahan bantuan program kemaslahatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Rabu, (6/11/2024).

Acara penyerahan secara simbolis dihadiri oleh Deputi Kemaslahatan BPKH Miftahudin, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Gunawan Hidayat, Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail, Kepala Badan Kesbangpol Haerudin, Lembaga Resiliensi Bencana MDMC dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail, mengucapkan terima kasih kepada BPKH dan Lazismu atas bantuan tersebut. Kami akan terus bersinergi dengan Lazismu, MDMC, karena mobil rescue ini menjadi bagian dari One Muhammadiyah One Respons dalam merespons bencana secara darurat.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan BPKH dalam program kemaslahatan memang perlu disampaikah oleh BPKH perihal dana abadi umat ini. Agar masyarakat juga tahu nilai manfaat dan apa itu dana abadi umat.  Kokam telah mendapatkan bantuan satu unit mobil rescue. Kami ucapkan terima kaish atas pemberian maslahat ini, insyaallah penuh manfaat.

“Ini dana maslahat ada sebagian warga yang menolak bantuan dari BPKH. Karena dalam pemahaman warga, ini uang haji dibuat beli bantuan mobil. Dalam fatwa MUI dana haji adalah dananya jamaah dan kembali kepada jamaah,” ungkapnya seraya meminta BPKH untuk bisa menjelaskan posisinya.

Jadi kata Tafsir, perlu dijelaskan apa sebenarnya BPKH itu, jika mengelola dana untuk optimalisasi dana haji, maka bagaimana dana itu dioptimalasi dan siapa yang melakukan. “Di sanalah yang punya hak untuk bagi hasil optimalisasi. Masyarakat masih ada yang belum paham maka perlu penjelasan dari BPKH,” pungkasnya.    

Merespons hal tersebut, Deputi Kemaslahatan BPKH Miftahudin, mengungkapkan bahwa kami mendapat amanah untuk mengelola itu, dan nilai kemaslahatannya dioptimalkan oleh BPKH melalui Lazismu untuk masyarakat. “Adapun kendaraan ini agar betul-betul dimanfaatkan bahwa dana kemaslahatan itu memperoleh keberkahan dari program ini dan digunakan secara maksimal,” katanya.

Karena itu, Ini akan terus dilihat nilai manfaatnya, saat bencana maupun tidak ada pihak lain yang membutuhkan, termasuk MDMC sebagai organisasi di bidang kebencanaan.

Di samping itu, perihal posisi BPKH dalam pengelolaan dana haji sesuai amanah undang-undang untuk mengelola dana abadi umat. “Jadi ada dua hal yang harus dipahami, pertama dana haji dan secara terpisah ada dana abadi umat,” ucapnya.  

Dana haji setoran awal dan akhir dikelola secara profesional, dan selanjutnya dana abadi umat juga dipisah secara pengelolaannya. Dana abadi umat datangnya dari dana efisiensi pelaksanaan ibadah haji yang dikelola sebelum dibentuknya BPKH.

Jadi kalau ingat waktu kita belum mgengenal adanya istilah antrean haji. Setiap tahun pelaksanaan haji selalu ada efisiensi, yang kemudian dana ini dikelola sebagai dana tabaruk dalam dana abadi umat. Sampai BPKH berdiri dana tersebut dimanfaatkan untuk kemaslahatan dan bisa dicek secara transparan.

Dalam kesempatan yang sama, Gunawan Hidayat mewakili Badan Pengurus Lazismu, mengatakan BPKH merupakan mitra Lazismu yang telah memberikan nilai manfaat kepada masyarakat melalui program kemaslahatan. Alhamdulillah Lazismu masih dipercaya menjadi mitra program kemaslahatan ini, yang pada hari ini dengan program itu menyerahkan bantuan mobil rescue untuk Kokam.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
7 November 2024

Jujuk Menjahit Kain Kembali dan Bangkit Bersama Lazismu

SIDOARJO – Usaha menjahit yang dijalankan Zuriyah (53), selama setahun belakangan ini mulai berjalan lancar kembali.  Dampak Covid-19 yang lalu telah melumpuhkan usahanya hingga mati suri.

Pada hari Jum’at, 1 November 2024, Lazismu Sidorajo berkesempatan menemui Zuriyah di rumahnya, Desa Gerbang, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur. Ia menyeritakan kisahnya saat terpuruk.

Zuriyah yang karib disapa Jujuk, mengatakan, memulai usaha menjahit sejak usia 24 tahun, setelah memutuskan undur diri sebagai karyawan konveksi busana muslim. Di tengah perannya sebagai ibu rumah tangga, Jujuk menerima orderan menjahit, ungkap Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah ini.

Ketika Covid melanda, kondisi usahanya mati suri dan suaminya yang bekerja di pabrik karton di Mojosari, meninggal dunia karena covid. Ujian berat Jujuk untuk menghidupi keluarganya begitu berat. Itulah kondisi yang dirasakannya, tidak ada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan.

Sepinya orderan mengakibatkan modal dan stok bahan kain yang dimilikinya perlahan habis.

“Dulu sebelum covid, memiliki tiga karyawan, sekarang pekerjaan jahitnya dikerjakan sendiri,” katanya.

Ditambah lagi dengan tantangan teknologi yang canggih, masyarakat sudah terbiasa dengan belanja online, sehingga mau tidak mau saya juga harus menyesuaikan agar usaha tetap jalan," jelasnya.

Zuriyah menyediakan kain untuk dibuat baju muslim termasuk seragam pengajian. “Alhamdulillah dalam prosesnya, usahanya mulai berjalan lagi sejak tahun 2023 lalu menerima bantuan modal usaha dari Lazismu," pungkasnya.

Dengan mendapatkan bantuan modal dari Lazismu Sidoarjo, usahanya kini mulai banyak oderan, bisa membeli  bahan-bahan jahitan dan kain untuk dijahit menjadi busana muslim sesuai pesanan pelanggan. Dengan sistem memasarkan secara online, melalui jaringan pertemanan dan juga group donatur Lazismu.

Zuriyah merupakan salah satu penerima manfaat Program Pemberdayaan UMKM Binaan Lazismu Sidoarjo katagori Keluarga Yatim. Program ini hasil kolaborasi Lazismu Sidoarjo dan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Bank Mega Syariah.

Rata-rata sebulan menerima pesanan 40 setel baju muslimah, dengan harga jual Rp.130.000. Pelanggan bisa memilih hanya jasa menjahit saja atau menjahit dengan kain sekalian.

Di sela kesibukan bisnisnya, Bu Jujuk masih aktif untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, seperti menjalankan amanah sebagai  Ketua Ranting Aisyiyah Gebang, PKK Kelurahan dan bunda paud setiap hari Senin.

Belajar daru keterpurukan itu membuat ketahanan ekonominya kian terasah. Prinsip hidupnya menjadi perempuan mandiri, berusaha bangkit dan yakin bisa berkembang.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti]

SELENGKAPNYA
6 November 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross