Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu Siapkan Tim Medis RSIJ Pondok Kopi, Penyintas Pascakebakaran Manggarai Terima Bantuan Layanan Kesehatan OMOR

JAKARTA – Satu minggu pascakebakaran hebat yang menghanguskan rumah di kawasan padat penduduk Manggarai, Jakarta Selatan, seratus warga terdampak mendapat layanan kesehatan yang diselenggarakan One Muhammadiyah One Response (OMOR) di Masjid Nurul Iman Asy-Syubani.

Layanan Kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut Lazismu Wilayah DKI Jakarta setelah melakukan koordinasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI dan Rumah Sakit Islam Jakarta. “Pada hari Senin ini, OMOR yang terdiri dari majelis dan lembaga di persyarikatan DKI Jakarta memberikan bantuan layanan kesehatan kepada 100 warga yang terdampak,” kata Ketua Badan pengurus Lazismu DKI Jakarta Lambang Saribuana (19/8/2024).

Semua ikut terlibat termasuk Kokam untuk memastikan kondisi kegiatan di lapangan berlangsung aman. Lambang mengungkapkan Lazismu Wilayah DKI melakukan penghimpunan untuk merespons musibah kebakaran itu. Koordinasi ini telah dikomunikasikan dengan Lazismu Pusat agar secara kolaborasi bisa membantu warga yang membutuhkan.

Pada kesempatan ini, OMOR berkoordinasi dengan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Nurul Iman Asy-Syubani sebagai lokasi berlangsungnya layanan kesehatan. Wakil DKM Masjid Nurul Iman Asy-Syubani, Dedi Suhardi mengatakan di masjid ini pula di lantai atas puluhan warga terdampak masih mengungsi.

“DKM dengan sangat terbuka untuk menerima warga yang menjadi korban kebakaran termasuk layanan kesehatan yang dilakukan di sini sebagai bentuk ikut berbagi dan peduli terhadap nasib mereka,” tuturnya. Syukur Alhamdulillah sejak pagi sampai siang hari ini proses layanan kesehatan yang dibuka OMOR berlangsung lancar dan aman.

Penerima manfaat, Sukenti warga RT 08 RW 12, kaget dengan kebakaran itu, masih belum percaya. Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Lazismu dengan layanan kesehatan ini. Saya diobatin dan diperiksa sama bu dokter.

Hal senada, diungkapkan Budi warga RT 04 RW 12 yang juga belum bisa melupakan kejadian tersebut. Saat terbangun dari tidur api sudah besar. Dengan bantuan layanan kesehatan ini saya sangat senang, apalagi saya sakit gula dan bisa mendapatkan layanan kesehatan. Harapannya ke depan kami mendapat bantuan dan segera dibangun kembali rumah-rumah yang hangus terbakar itu.

Sementara itu, Tim Medis dari Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Pondok Kopi yang terdiri dari 1 orang dokter, 2 orang perawat dan 1 orang farmasi dengan sigap melayani antrean warga terdampak yang ingin periksa kesehatan.

Iin Inayah sebagai dokter yang terlibat layanan kesehatan mengatakan ada 102 orang yang memperoleh layanan kesehatan. “Kondisi kesehatan mereka harus mendapat perhatian, apalagi secara psikologis mereka masih trauma. Ditemukan keluhannya rata-rata batuk, pilek dan gangguan saluran pernafasan. Situasi di pengungsian yang komunal turut menjadi pemicu di samping faktor kebersihan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Ferawati selaku Koordinator Pos Pelayanan OMOR, menuturkan, setalah layanan kesehatan di hari ini, akan ada layanan kesehatan di titik lainnya. “Dua titik layanan kesehatan akan melibatkan partispasi RSIJ Sukapura dan RSIJ Cempaka Putih, pungkasnya.        

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]  

 

         

SELENGKAPNYA
19 Agustus 2024

Lazismu Kabupaten Cirebon Salurkan Kado Kemerdekaan Anak Bangsa di HUT RI ke-79

CIREBON -- Bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Lazismu Kabupaten Cirebon kembali menebar manfaat. Hal ini diwujudkan dengan penyerahan bantuan program beasiswa pendidikan Kado Kemerdekaan Anak Bangsa.

Bantuan beasiswa pendidikan senilai Rp 50 juta rupiah yang bersumber dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah ini diserahkan secara simbolis oleh Ari Irawan, Manager Lazismu Kabupaten Cirebon kepada Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon, Abdul Majid Anshori, dalam kegiatan upacara pengibaran bendara di lapangan kompleks PDM pada Sabtu (17/08/2024).

Ketua PDM Kabupaten Cirebon, Novan Hardiyanto menyambut gembira atas pelaksanaan program Kado Kemerdekaan Anak Bangsa ini di momentum hari kemerdekaan. “Bagi adik-adik penerima beasiswa kado kemerdekaan, agar terus belajar, sekolah setinggi mungkin. Semoga beasiswa dari Lazismu ini dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi motivasi dalam perjalanan pendidikan kalian ke depannya,” ungkapnya.

Kado Kemerdekaan Anak Bangsa ialah program Lazismu Jawa Barat yang dilaksanakan serentak di masing-masing daerah se-Jawa Barat dengan jumlah 5000 penerima manfaat. Lazismu Kabupaten Cirebon rutin menyalurkan bantuan Pendidikan ini setiap tahunnya di bulan kemerdekaan.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Cirebon, Mohamad Ranudin, menerangkan penerima bantuan ini diberikan kepada siswa berpestasi dan kurang mampu dengan sasaran penerima adalah siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK di 14 Amal Usaha Muhammadiyah di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, Kado Kemerdekaan ini tidak hanya sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga sebuah investasi dalam pembangunan generasi bangsa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada dermawan dan muzakki yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Lazismu Kabupaten Cirebon, berharap program ini dapat menjadi salah satu kegiatan penerus kader Muhammadiyah,” tambah Ranudin.

Salah satu penerima beasiswa, Tira Nabila yang merupakan siswa SMK Farmasi Muhammadiyah 2 Cirebon menyambut baik program beasiswa ini. Menurutnya, beasiswa ini akan meringankan biaya pendidikannya untuk menyelesaikan sekolah. “Terima kasih kepada Lazismu Kabupaten Cirebon dan para donator semoga apa yang telah diberikan menjadi amal kebaikan untuk kita semua," ujarnya.

Penyaluran Kado Kemerdekaan Anak Bangsa ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pendidikan di Kabupaten Cirebon. Semoga kebaikan ini dapat memberikan dampak yang luas dan menjadi bagian dari keberhasilan generasi masa depan yang tangguh dan berdaya saing.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Ari]

SELENGKAPNYA
18 Agustus 2024

Lazismu dan STIKes Aisyiyah Palembang Kolaborasi Program Sosial Dakwah Kemasyarakatan

PALEMBANG -- Lazismu Palembang dan STIKes Aisyiyah Palembang resmi menjalin kerja sama strategis dalam program filantropi, terutama di bidang sosial kemasyarakatan. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus Kantor Layanan (KL) Lazismu Kampus STIKes Aisyiyah Palembang oleh Ketua Lazismu Kgs. Muhammad Fahmi kepada Ketua STIKes Aisyiyah Palembang, Khoirin, pada Jum'at, 16 Agustus 2024.

Kerjasama dan silaturahim ini juga membahas sejumlah agenda penting lainnya, seperti persiapan upgrading para pengurus Kantor Layanan Lazismu se-Kota Palembang dan perumusan program kerja sama ke depan. Beberapa program sosial yang akan segera digarap bersama antara lain program kesehatan, bakti sosial, dan khitanan massal serta program pendidikan seperti beasiswa untuk mahasiswa/i Stikes Aisyiyah Palembang dalam bentuk orang tua asuh atau lainnya.

"Kami optimistis bahwa kerja sama antara Lazismu dan STIKes Aisyiyah Palembang akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat. Ke depannya, kita akan terus bersinergi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera," ungkap Fahmi.

“Sekali lagi kami berharap dengan terjalinnya Kerjasama berdampak kepada kepercayaan donatur untuk selalu menunaikan zakat, infak dan sedekahnya ke Lazismu Palembang,” tambah Fahmi

Ketua STIKes Aisyiyah Palembang menyambut positif kolaborasi ini. "Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan serta beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Stikes Aisyiyah terutamanya. Apalagi dalam waktu dekat, STIKes Aisyiyah akan bertransformasi menjadi Universitas Aisyiyah Palembang. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses transformasi ini dapat berjalan lancar," ujar Khoirin.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu Palembang]

SELENGKAPNYA
17 Agustus 2024

Kick-Off Program Peningkatan Kepesertaan Aktif dan Sosialisasi JKN, Lazismu, USAID Catalyze dan Berbagai Pihak Berkolaborasi Sukseskan Terbukanya Akses Layanan Kesehatan

TASIKMALAYA --- Memperluas cakupan dan peningkatan serta keaktifan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah tonggak awal pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Pemangku kepentingan terlibat aktif di dalamnya antara lain yaitu Lazismu, USAID-Catalyze, Kemenko PMK, BPJS Kesehatan, BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Mitra Pembangunan dan sektor swasta sebagai penanda dimulainya implementasi program guna mendukung UHC di Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan data Dinas Sosial PPKB P3A Kabupaten Tasikmalaya, jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya yang belum terdaftar sampai Juni 2023 sejumlah 462.833 jiwa. Capaian UHC Kabupaten Tasikmalaya sampai dengan Juni 2023 sebesar 81,37%. Untuk mencapai UHC, ada selisih sebesar 16,63% atau sekitar 322,569 jiwa.

Dalam rangka membangun dukungan dan komitmen program USAID- Catalyze oleh lembaga-lembaga dan pemangku kepentingan utama maka diawali dengan kegiatan Kick-off. Pertemuan tersebut dibutuhkan dukungan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Lazismu, Kemenko PMK, BPJS Kesehatan, USAID, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, serta mitra pembangunan dan swasta.

Langkah besar tersebut diambil untuk meningkatkan kepesertaan aktif pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Tasikmalaya. Kick-Off program USAID – Catalyze diselenggarakan di Hotel Alhambra Singaparna, Tasikmalaya pada 14 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara USAID CATALYZE dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, BPJS Kesehatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Lazismu.

Upaya sosialisasi dan peluncuran program kepesertaan aktif JKN memiliki tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program itu. Melalui program ini pula diharapkan bisa membuka akses kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya secara merata.

Hadir dalam acara Kick - Off para pemangku kepentingan, dan beberapa tokoh kunci di antaranya Niken Ariati dari Kemenko PMK, Mahli Ruby dari BPJS Kesehatan, dan Anastasia Susanto dari USAID Indonesia. Pada kesempatan itu, perwakilan dari sektor swasta, seperti Direktur Hotel Alhambra, Direktur RSIA Respati, dan Direktur Klinik PKU Muhammadiyah, turut berpartisipasi dalam agenda ini.

Rangkaian kegiatan seperti sosialisasi dan diskusi berlangsung hingga sore hari. Pentingnya agenda tersebut sebagai ikhtiar menjangkau kepersetaan JKN agar lebih luas lagi. Terutama masyarakat di kawasan pedesaan dengan akses terbatas mungkin menjadi kendala tersendiri terhadap layanan kesehatan. Melalui kerjasama ini, para pihak ingin memastikan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dapat menerima manfaat dari program JKN dan bisa merasakan layanan kesehatan yang lebih baik.

Di samping itu, ada sesi penandatanganan PKS (Perjanjian Kerjasama) antara BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya dengan sektor swasta. Wujud nyata apresiasi itu diberikan sertifikat kepada pihak-pihak yang berkontribusi. Sejalan dengan hal itu, kegiatan penyerahan donasi dilakukan secara simbolis dari Lazismu kepada BPJS Kesehatan sebagai bagian dari komitmen untuk dukungan penuh program ini.

Direktur Program Lazismu, Ardi Luthfi Kautsar, mengugnkapkan ini merupakan langkah peduli Lazismu terhadap guru yang sudah dengan sukarela mengabdi di dunia pendidikan. “Harapannya guru-guru di daerah tidak lagi terbebani dengan kehawatiran akan kompensasi kesehatannya karena adanya kendala pada tunggakan BPJS,” jelasnya.

Pada gilirannya mereka akan lebih fokus mengajar dan dengan begitu bisa menghasilkan pembelajaran yang berkualitas. Tahap pertama yang dilakukan Lazismu adalah membantu melunasi tunggakan, selanjutnya para guru ini bersama USAID Catalyze kami berikan edukasi tentang pentingnya punya Asuransi kesehatan (BPJS), karena sejatinya program dari pemerintah ini sudah sangat membantu dalam penanganan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby mengatakan isu mengenai keberlanjutan Program JKN merupakan salah satu tantangan yang perlu dijawab bersama. “Oleh karena itu, BPJS Kesehatan sangat mengapresiasi dukungan Program USAID CATALYZE dalam membantu peningkatan cakupan program jaminan sosial pada pekerja sektor informal dan reaktivasi peserta JKN yang memiliki tunggakan,” paparnya.

Kami juga mengapresiasi pihak Lazismu dan BAZNAS yang turut berpartisipasi memastikan masyarakat bisa mengakses pelayanan kesehatan di saat sakit. Dengan aksi gotong-royong bersama ini, harapan kami kedepannya tidak ada lagi warga Tasikmalaya yang tidak bisa berobat karena belum menjadi peserta JKN aktif, atau sudah menjadi peserta JKN tapi statusnya tidak aktif akibat menunggak iuran. Semoga kegiatan Kick Off Program USAID CATALYZE ini bisa menginspirasi donatur lain untuk melakukan hal yang sama.

Mewakili USAID – Catalyze, Anastasia Susanto  mengungkapkan bahwa Amerika Serikat, melalui USAID, berkomitmen untuk memfasilitasi kemitraan antara sektor pemerintah dan swasta untuk mendukung peningkatan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut USAID Indonesia, Kami bangga bekerja sama dengan mitra-mitra kami menuju sistem kesehatan yang lebih inklusif yang menyediakan cakupan komprehensif bagi mereka yang paling membutuhkan.

Diharapkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dapat termotivasi dan sadar dalam berpartisipasi aktif di JKN. Kemenko PMK, bersama dengan mitra kolaborasi lainnya tetap optimis program ini akan membawa iklim positif yang berdampak pada mudahnya akses layanan kesehatan yang lebih baik.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyha]

SELENGKAPNYA
15 Agustus 2024

Hidupkan Spirit Kemerdekaan RI Ke – 79, Lazismu Kota Parepare Salurkan Beasiswa Mentari dan Program Pemberdayaan UMKM

PAREPARE – Mengisi momen hari kemerdekaan dengan aktivitas berbagi dilakukan Lazismu Kota Parepare. Melalui pilar ekonomi dan pilar pendidikan bantuan diberikan kepada penerima manfaat yang terdiri dari pelajar dan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

Penyerahan beasiwa mentari dan pemberdayaan UMKM dilaksanakan di Gedung Serbaguna Aisyiyah, pada Rabu, 14 Agustus 2024. Secara simbolis Ketua Lazismu Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, menyerahkan bantuan tersebut kepada penerima manfaat, yang turut dihadiri  Pemkot Kota Parepare dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Makmur Husain.

Hadir pula Dekan fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah  Parepare (Umpar), Syarifuddin Yusuf, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Parepare yag diwakili Amir Patintingan, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Parepare Haniarti, serta sejumlah kepala sekolah dari jenjang TK, SD dan SMP, termasuk para penerima beasiswa mentari.

Ketua Lazismu Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan mengatakan ada dua pilar program yang disalurkan untuk penerima manfaat, yakni pilar pendidikan dan pilar ekonomi. Untuk pilar pendidikan, kata dia, pemberian beasiswa diperuntukkan kepada siswa kurang mampu dan yatim.

“Total penerima beasiswa dan bantuan School Kit, sebanyak 168 peserta didiik, di antaranya 2 orang di jenjang TK, 61 orang di tingkat SD dan 8 orang di jenjang SMP dan sederajat. Lazismu juga menyalurkan bantuan untuk tujuh orang pelaku UMKM yang bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umpar,” ungkapnya.

Erna Rasyid mengungkapkan, Lazismu Kota Parepare memiliki peran yang sangat penting di Kota Parepare. Bahkan kata dia, Lazismu selama ini telah bersinergi dengan baik dengan pemerintah kota dalam pembangunan keagamaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain menyambut gembira kegiatan tersebut, sebab kegiatan ini merupakan momentum menumbuhkan kepedulian sesama warga yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Semoga kegiatan ini menjadi momen untuk lebih meningktkan empati kepada sesama, melalui Lazismu yang membantu para muzaki untuk dikumpulkan zakat, infak dan sedekahnya untuk kemudian didistribusikan kepada semua yang berhak menerima.

Dia menambahkan Lazismu akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengelolaan zakat, infak dan sedekah bagi setiap muslimin khususnya di kota Parepare. Melalui kesempatan ini, saya menitipkan pesan kiranya Lazismu untuk tidak berhenti bergerak dalam seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Cahaya Anita]

SELENGKAPNYA
15 Agustus 2024

Warga Terdampak Kebakaran di Manggarai Mendesak Butuh Bantuan, Lazismu Akan Siapkan Layanan Kesehatan Bersinergi dengan RS Islam Jakarta

JAKARTA --- Beberapa orang penyintas korban kebakaran sedang memilih pakaian pantas pakai yang terhampar di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Manggarai, Jakarta Selatan. Sebagian yang lain masih berada di tenda pengungsian BPBD DKI Jakarta dan Dinas Sosial. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kurang lebih 3000 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Si Jago Merah menghanguskan pemukiman padat penduduk yang terdiri dari tiga rukun warga di bilangan Manggarai, Jakarta Selatan, pada pukul 02.30 dini hari dan berhasil dipadamkan jelang sore hari (13/8/2024). Peristiwa kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik itu menyimpan pilu karena dokumen dan harta benda warga terdampak hangus terbakar.

Berdasarkan penulusuran Tim Media Lazismu di lokasi pasca-kebakaran (15/8/2024), yang tak jauh dari lokasi pengungsian di SDN 05 Manggarai, para penyintas sudah mendapatkan bantuan darurat di tenda pengungsian. Di lokasi pengungsian petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih bersiaga mendata para warga.

Di lokasi yang sama, petugas dinas pendidikan dari Suku Dinas Jakarta Selatan Dua, dengan seksama melayani warga yang anak-anaknya kehilangan Ijazah. Salah seorang petugas dinas pendidikan, Arif Zaelani mengatakan bersama rekannya yang lain, ia mendata warga yang mengadu bahwa dokumen penting miliknya sudah menjadi abu.

“Kami melayani dan mendata Ijazah yang terbakar, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan Sekolah Menengah Atas dan sederajat,” ungkapnya. Semua warga datang bergantian untuk mendapatkan layanan ini dengan harapan mereka yang terdampak mendapatkan perhatian serius dari dinas pendidikan, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta melalui MDMC, melaporkan situasi bencana kebakaran edisi Rabu, 14 Agustus 2024, pukul 21.00, diperoleh data sekitar 15 rukun tetangga dan 750 KK di Rukun Warga 006 menjadi korban peristiwa itu dengan jangkauan luas wilayah hampir 4 hektar.

Dalam laporan tersebut dirinci juga 6 rukun tetangga yang terdiri dari 300 KK di rukun warga 012 meninggalkan rumahnya ke pengungsian.  Adapun untuk rincian korban terdampak di rukun warga 007 masih dalam proses pengumpulan data. Selain itu, fasilitas umum yang terdampak terdiri dari masjid 1 unit dan musala 1 unit.

Dampak dari kejadian ini muncul beberapa titik lokasi penyintas di pengungsian antara lain di Pasar Raya, Masjid Asyubani, Masjid Ash-Sholihin, dan Magasen tepatnya di Wisma Yasa PT. KAI. Warga terdampak korban kebakaran mendesak membutuhkan selimut, kasur, susu balita, pambalut wanita, family kit, school kit, hygiene kit dan kebutuhan lainnya yang diperlukan saat kondisi darurat.

Warga Terdampak Kebakaran Manggarai

Tugiman salah seorang warga terdampak mengkisahkan pada dini hari itu kejadian begitu cepat. Api sudah merembet ke rumah yang lainnya. “Semua panik karena kondisi saat itu warga masih dalam keadaan tidur dan ketika tahu api merembet hebat semua keluar menyelamatkan diri,” katanya.

Tidak ada yang tersisa, hanya pakaian di badan. Dokumen dan harta benda miliknya dan warga lainnya hangus terbakar. Ia dan warga berharap mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah, terutama untuk bantuan fisik setelah rumahnya hangus terbakar.

Pada Kesempatan berbeda, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DKI Jakarta, Lambang Saribuana menuturkan pihaknya masih berkoordinasi dengan PWM DKI Jakarta dan Rumah Sakit Islam Jakarta. Di lokasi, Lazismu Setiabudi baru sebatas melayani warga yang membutuhkan air bersih dan minum.

Hari ini semua dikoordinasikan dan proses asesmen yang dilakukan kawan – kawan MDMC DKI Jakarta semoga segera kita tindaklanjuti untuk menyiapkan layanan bagi warga yang terdampak. “Insyaallah layanan kesehatan akan dimulai besok dari RSIJ Pondok Kopi dan Sukapura. Mengingat lokasi dan ketersediaan alat, maka kolaborasi akan dilakukan dengan berbagai pihak termasuk Lazismu Pusat,” paparnya.       

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah)

 

SELENGKAPNYA
15 Agustus 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross