

KOTA BANJARMASIN -- Lazismu Kota Banjarmasin bersama seluruh Kantor Layanan (KL) yang ada di bawahnya memprioritaskan program yang ada di bawah Pilar Pendidikan pada bulan Mei ini. Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat bulan Mei terdapat Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2. Oleh karena itu, para pejuang pendidikan dan siswa siswi peserta didik yang termasuk ke dalam asnaf akan mendapatkan perhatian khusus.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Banjarmasin, H. Ahmad Fitri Rusli menyampaikan, melalui program Peduli Guru, kali ini guru-guru di lingkungan SMP Muhammadiyah 6 Kota Banjarmasin mendapatkan bantuan dari Lazismu. Mereka hanya mendapatkan gaji di bawah 500 ribu rupiah per bulan dan masih belum terbayarkan selama 3 bulan.
"Hari ini kita membantu melunasi, totalnya adalah Rp. 11.500.000,- yang diterima oleh Kepala SMP Muhammadiyah 6," terang H. Ahmad Fitri Rusli saat penyerahan bantuan secara simbolis pada Kamis (23/05).
Selain itu, Lazismu Kota Banjarmasin juga menyerahkan beasiswa kepada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Banjarmasin yang mengikuti kegiatan pelatihan instruktur nasional di Kota Magelang, Jawa Tengah. Penerima manfaat lainnya adalah SD Muhammadiyah 6 di Kelayan B Timur, Kota Banjarmasin melalui program Save Our School berupa perbaikan halaman sekolah.
"Halaman mereka di depan apabila terjadi hujan maka air menggenang. Ini mengakibatkan akses masuk ke sekolah terganggu. Saat hari raya, tidak dapat digunakan untuk melaksanakan sholat Ied akibat air menggenang," imbuh H. Ahmad Fitri Rusli.
Seluruh KL di lingkungan Lazismu Kota Banjarmasin, sambung H. Ahmad Fitri Rusli, diminta untuk turut mendukung program tersebut. Pihaknya juga berharap agar para muzakki untuk menyisihkan sebagian rezekinya melalui Lazismu sehingga program Save Our School ini dapat terlaksana.
Muhammad Adiani, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Banjarmasin menambahkan, program Save Our School Lazismu Kota Banjarmasin pada tahun 2024 ini menyasar SD Muhammadiyah 6 sebagai lokasi utama. Hal ini mengingat lokasi halaman sekolah adalah sarana vital bagi kegiatan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banjarmasin 6. Di sekitar sekolah tersebut juga terdapat dua sekolah milik persyarikatan lainnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Adiani]

MESIR -- The Palestine Red Crescent Society atau Bulan Sabit Merah Palestina menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan alat hemodialisis atau cuci darah yang diserahkan beberapa waktu lalu. Apresiasi ini disampaikan melalui surat elektronik (surel) resmi yang dilayangkan kepada Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebelumnya, dua unit alat hemodialisis bermerk Gambro AK 98 senilai 25 ribu USD telah diserahkan kepada Rumah Sakit Palestina di Mesir.
President of The Palestine Red Crescent Society, Dr. Younis Al-Khatib dalam surel tersebut menyebutkan, atas nama Palestine Red Crescent Society (PRCS) pihaknya mengucapkan rasa syukur dengan adanya bantuan dari Lazismu yang telah mendukung program PRCS Emergency Appeal ini. Ia menegaskan bahwa bantuan berupa dua unit alat hemodialisis ini telah memberikan kontribusi secara signifikan dalam penyediaan layanan kesehatan kepada mereka yang membutuhkan.
"Khususnya saat terjadi peningkatan jumlah pasien gagal ginjal di Rumah Sakit Palestina di Kairo yang berasal dari Jalur Gaza," ungkap Younis Al-Khatib.
Bantuan untuk memenuhi kebutuhan cuci darah pasien selama dua bulan tersebut, terang Younis Al-Khatib, juga telah mendapatkan apresiasi dari semua orang di sana, termasuk para pasien dan keluarga mereka. "Ditambah lagi bantuan untuk persediaan makanan untuk warga Palestina yang sedang terluka maupun yang sedang mengungsi sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan harian mereka selama bulan suci Ramadan," imbuhnya.
Bantuan yang diberikan oleh Lazismu ini sangat bermanfaat, terutama di tengah situasi menyakitkan yang belum pernah dirasakan sebelumnya dalam kehidupan warga Palestina. Solidaritas dan dukungan ini, lanjut Younis Al-Khatib, turut berkontribusi dalam menjaga kemanusiaan, kesehatan, dan layanan sosial bagi warga yang terdampak di wilayah Palestina, serta meringankan penderitaan mereka.
Muhammadiyah yang diwakili oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Mesir, serta Kantor Layanan Lazismu PCIM Mesir telah menyerahkan bantuan alat hemodialisis tersebut secara langsung kepada Direktur Utama serta Komite Manajemen Rumah Sakit Palestina yang disaksikan oleh Secretary General The Palestine Red Crescent Society pada Rabu (13/03) lalu. Lazismu juga telah memberikan bantuan berupa biaya pengobatan untuk pasien dari Palestina yang dirawat di rumah sakit itu.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BELITUNG -- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI kembali menyalurkan bantuan untuk warga Tanjungpandan. Bantuan berupa mushaf Al-Qur'an ini disalurkan melalui Lazismu sebagai mitra kemaslahatan. Tahun ini, BPKH RI mendistribusikan 100 mushaf Al-Qur'an dengan desain yang menarik kepada warga yang membutuhkan.
Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Kabupaten Belitung, Chandra mengungkapkan, bantuan Al-Qur'an ini dirasakan sangat penting bagi para penerima manfaat. Keberadaannya dapat menunjang pembelajaran agama di tempat tersebut. Oleh karena itu, Al-Qur'an tersebut disebar di beberapa titik majelis taklim dan madrasah.
"Al-Qur'an yang kami bagikan ini sebanyak 100 mushaf, diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar ilmu agama. Pembagian detail dari Al-Qur'an ini akan disalurkan kepada Majelis Taklim Miftahul Jannah sebanyak 30 mushaf, Majelis Taklim Abdul Hadi 30 mushaf, dan Madrasah Al-Arofah sebanyak 40 mushaf," terang Chandra.
Respons positif disampaikan oleh Ketua Majelis Taklim Abdul Hadi, Hj. Sulastri. Ia mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan mushaf Al-Qur'an BPKH yang berkolaborasi dengan Lazismu ini. Bantuan ini sangat bermanfaat oleh jamaah pengajian di sana.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan mushaf Al-Qur'an ini. Mengingat jumlah jamaah yang ikut pengajian di sini setiap tahunnya bertambah, mushaf Al-Qur'an ini menjadi bantuan yang sangat penting bagi ibu-ibu yang belajar mendalami ilmu agama di sini," ujar Sulastri.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR -- Meluapnya Sungai Komering mengakibatkan banjir di beberapa titik. Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur merespons bencana ini dengan menggalang dana untuk para penyintas banjir tersebut. Aksi ini berkolaborasi dengan organisasi dan komunitas di daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Dalam aksinya, Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menggandeng beberapa mitra. Di antaranya adalah PC IMM OKU Timur, BEM STKIP Muhammadiyah OKU Timur, DPM STKIP Muhammadiyah OKU Timur, PD IPM OKU Timur, BEM STIPER Belitang, Forum Pelajar OKU Timur, Racana STKIP Muhammadiyah OKU Timur, Komunitas Laskar Impian, IKAM OKU Timur, dan Komunitas Belitang Runners.
Penggalangan dana dilaksanakan di Simpang 4 Tugu KTM Belitang pada Sabtu-Ahad (11-12/05), dan pada Senin (13/05) di SD Muhammadiyah 048 Sumber Asri yang terletak di Kecamatan Buay Madang Timur. Penyerahan bantuan dana yang terhimpun untuk warga penyintas banjir di Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Kabupaten Ogan Komering Ulu dari penggalangan tersebut berlangsung pada Selasa (14/05).
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Preli Yulianto mengatakan, bantuan dari Lazismu dan kolaborasi dari mitra ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Ogan Komering Ulu Timur terhadap penyintas banjir. Ini juga merupakan komitmen dari Lazismu dalam menghimpun dana untuk misi kemanusiaan guna meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.
"Lazismu OKU Timur juga mengucapkan terima kasih atas kekompakan mitra Lazismu dari berbagai unsur atas kerja sama dan dukungannya. Semoga kolaborasi ini semakin solid. Lazismu OKU Timur berkomitmen menjadi lembaga yang terpercaya, amanah, dan transparan. Gerakan Al-Maun ini sebagai misi kemanusiaan, respons kemanusiaan terhadap bencana," ungkap Preli.
Dalam kunjungannya, Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur disambut baik oleh Kepala Desa Kedaton, PCM Kedaton, Lazismu Kabupaten Ogan Komering Ulu, MDMC, dan warga terdampak banjir. Bantuan yang diberikan berupa mie instan, biskuit, Energen, detergen, minyak sayur, teh, susu, sarden, gula, sabun mandi, dan pakaian layak pakai. Masyarakat masih membutuhkan bantuan seperti obat-obatan, beras, dan lain sebagainya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Ibu hamil yang berasal dari keluarga dhuafa atau berisiko tinggi dalam proses kehamilannya membutuhkan tempat tinggal sementara yang dekat dengan rumah sakit maupun fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Kehadiran Rumah Singgah Ibu Hamil dan Bayi Sehat yang digagas oleh RSI Jakarta Pondok Kopi, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Lazismu, dan USAID menjadi solusi. Lokasinya berada di Jalan Nusa Indah VI No. 47A RT 010/RW 003 Kelurahan Malaka Jaya, Jakarta Timur.
Keberadaan rumah singgah ini menjadi tempat yang aman dan ramah bagi ibu hamil yang membutuhkan dukungan selama masa kehamilan. Akses ke layanan kesehatan berkualitas tanpa hambatan seperti puskesmas dan RSI Jakarta Pondok Kopi pun mudah didapat karena berada tepat di seberangnya. Selain itu, ibu hamil dapat lebih mudah dipantau oleh tenaga medis selama masa kehamilan, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu yang memerlukan pemantauan lebih intensif.
Muhammad Iqbal, Program Officer Mentari TB Maternal and Child Health MPKU PP Muhammadiyah menjelaskan, rumah singgah ini diperuntukkan bagi ibu hamil yang siap melahirkan. Tentunya berasal dari keluarga dhuafa atau memiliki risiko tinggi dalam proses kehamilannya. "Jadi kalau sudah waktunya melahirkan, karena mungkin rumahnya jauh dari fasyankes atau dari rumah sakit, ketimbang dia harus bolak-balik untuk datang ke rumah sakit, kita siapkan semacam penampungan atau tempat tinggal sementara sambil menunggu proses kelahirannya. Kemudian nanti bisa diarahkan ke fasyankes atau ke RSI Jakarta Pondok Kopi karena memang yang paling dekat," tuturnya.
Di rumah singgah ini, lanjut Iqbal, terdapat dua kamar tidur dan dua kamar mandi. Selain itu, rumah singgah ini dilengkapi dengan fasilitas dapur beserta cemilan. Untuk keperluan makan sehari-hari bagi ibu hamil dipasok langsung dari RSI Jakarta Pondok Kopi sehingga kebutuhan gizi bisa terpenuhi. "Selama ibu hamilnya tinggal sementara di rumah singgah, nanti ada tenaga kesehatan atau nakes dari RSI Jakarta Pondok Kopi baik bidan atau dokter," imbuhnya.
Selain itu, pihak pengelola juga menyiapkan pendamping bagi ibu hamil yang bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah yang ada di Jakarta Timur. Pendamping ini bertugas untuk memastikan kondisi ibu hamil tersebut baik-baik saja. Iqbal menegaskan, jika ada semacam keluhan atau kegawatdaruratan yang terjadi kepada ibu hamil, pendamping akan segera menyampaikan kepada pihak rumah sakit agar dapat dibawa langsung ke rumah sakit atau UGD sehingga bisa ditangani dengan cepat.
"Pihak rumah sakit juga akan menyiapkan mobil ambulans kalau seandainya memerlukan, sehingga pertolongan pertama kepada ibu hamil bisa segera dilaksanakan," terang Iqbal.
Untuk menggunakan fasilitas rumah singgah dapat menghubungi Iqbal (0811 848 061) selaku pengelola. Pasien yang menjalani perawatan kehamilan di RSI Jakarta Pondok Kopi maupun pasien ibu hamil dari puskesmas terdekat dengan rumah singgah yaitu Puskesmas Kelurahan Pondok Kopi serta Puskesmas Kecamatan Duren Sawit dapat menggunakan rumah singgah ini. Selain dari rumah sakit maupun puskesmas, ibu hamil yang mendapatkan rekomendasi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Jakarta Timur juga dapat menikmati fasilitas ini, tentunya setelah mendapatkan rujukan dari rumah sakit maupun puskesmas.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN SIMALUNGUN -- Tigaras merupakan salah satu nagori yang ada di Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Di tempat ini berdiri sebuah masjid dengan nama Al Hikmah yang dibangun di pinggir Danau Toba. Masjid satu-satunya tersebut berbatasan langsung dengan Danau Toba yang terletak tidak jauh dari pelabuhan kapal dengan penduduk sekitarnya yang mayoritas muslim. Keberadaan masjid ini menjadi sarana ibadah yang vital, baik bagi warga Tigaras, wisatawan yang berkunjung, maupun yang melintas untuk menyeberang melewati pelabuhan.
Masjid Al Hikmah kini telah selesai menjalani proses renovasi. Melalui Program Kemaslahatan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI menyalurkan nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) bersama mitra kemaslahatan yaitu Lazismu. Program Renovasi Masjid Al Hikmah Tigaras, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara adalah salah satunya. Renovasi tersebut telah berlangsung sejak September 2023 hingga siap diresmikan pada Mei 2024.
Kamis (16/05), BPKH RI bersama Lazismu melakukan serah terima Program Renovasi Masjid Al Hikmah. Acara ini dihadiri oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Akuntansi dan Keuangan Amri Yusuf, Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Muarawati Nurmalinda, Ketua BKM Masjid Al Hikmah Tigaras H. Sulaiman Sinaga, Bupati Simalungun yang diwakili Asisten II Ramadhani Purba, Kepala Pelabuhan Tigaras Darwin Purba, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Simalungun Suyanto, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Simalungun Asmen, H. Budi Delimunte selaku tokoh masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama H. Nurdin Panjaitan, Ketua MUI Kab Simalungun Darjat Purba, tokoh masyarakat setempat, pengurus BKM, dan perangkat desa Tigaras.
Pada acara serah terima tersebut, Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Akuntansi dan Keuangan, Amri Yusuf berharap agar Masjid Al Hikmah dapat menjadi ikon wisata halal di Tigaras, khususnya kawasan Danau Toba. Masjid ini juga dapat menjadi sarana ibadah umat muslim yang nyaman dalam melakukan kegiatan keagamaan, syiar agama Islam, dan pembinaan mental menuju akhlakul karimah.
"Masjid Tigaras adalah masjid yang unik dan harapannya dapat mendukung kegiatan wisata," ujar Amri Yusuf.
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Muarawati Nurmalinda mengungkapkan, dengan menjadikan Lazismu sebagai mitra kemaslahatan BPKH, program ini akan menjadi media untuk mengenalkan Lazismu kepada wisatawan yang datang ke Danau Toba. Lokasi masjid yang strategis dan bentuk yang unik tentunya akan memudahkan wisatawan untuk sholat di sela-sela waktu berliburnya.
"Lazismu berterima kasih kepada BPKH yang telah menunjuk Lazismu sebagai mitra kemaslahatan BPKH untuk melakukan renovasi pembangunan Masjid Al Hikmah, Tigaras yang ada tepat di pinggir Danau Toba yang merupakan danau terbesar ke tujuh di dunia," tutur Muarawati.
Meski belum memiliki kantor di Kabupaten Simalungun tempat Masjid Al Hikmah berada, lanjut Muarawati, setidaknya masih ada Lazismu di daerah terdekat dengan Simalungun yaitu Pematang Siantar yang berjarak sekitar 1 jam. Tentunya keberadaan Lazismu yang sudah berdiri di banyak daerah akan memudahkan jika ada penugasan-penugasan di daerah yang jauh dari ibukota atau daerah besar.
Dalam pertemuan dengan Lazismu Wilayah Sumatra Utara dan Lazismu Kabupaten Pematang Siantar, Muarawati berharap akan ada program-program berkelanjutan yang bisa dikerjasamakan dengan Masjid Al Hikmah yang letaknya sangat strategis tersebut. "Kita juga bisa belajar dari program ini bahwa di lokasi-lokasi wisata perlu diupayakan membangun tempat ibadah yang menarik. Yang bahasa anak sekarang 'instagramable'. Hal ini akan mendorong gerakan dakwah dan juga ekonomi jika dikelola dengan baik," pungkasnya.
Letak Masjid Al Hikmah yang strategis ini memliki peranan penting dan dibutuhkan masyarakat. Eksistensinya pun sangat potensial untuk menjadi salah satu ikon Wisata Halal di Sumatra Utara khususnya kawasan Danau Toba. Bantuan berupa program Renovasi Masjid Al Hikmah Tigaras, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara oleh BPKH RI melalui Program Kemaslahatan mendukung tingginya aktivitas baik masyarakat lokal maupun wisatawan di daerah Kabupaten Simalungun.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

