

KABUPATEN BELITUNG -- Lazismu Kabupaten Belitung tidak pernah absen dalam penyelenggaraan program Tebar Takjil. Sebagai rangkaian dari kegiatan Ramadhan, program ini dijalankan oleh Lazismu secara nasional. Tahun ini, para amil membuka gerai Tebar Takjil di depan kantor Lazismu Kabupaten Belitung setiap hari Kamis selama Ramadhan.
Sebelum melakukan pembagian, takjil tersebut dikemas bersama dengan brosur ajakan untuk berzakat. Hal ini merupakan upaya untuk mengingatkan sesama umat muslim tentang pentingnya berbagi rezeki pada bulan suci. Selain itu, brosur ini juga mengedukasi masyarakat untuk menunaikan zakat. Masyarakat sangat antusias terhadap program Tebar Takjil ini. Pengendara motor berbondong-bondong mengantri di jalan untuk mendapatkan takjil dan brosur tersebut.
Staf Pendistribusian Lazismu Kabuapten Belitung, Chandra menyatakan bahwa antusiasme ini merupakan bukti nyata dari kepedulian dan kebersamaan umat Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Tidak hanya itu, kegiatan tebar takjil ini juga menjadi tren viral di media sosial. "Banyak anak muda yang turut serta dalam kegiatan ini, bahkan ada yang membuat vlog untuk memeriahkan semangat Ramadhan," terangnya.
Dengan adanya gerai Tebar Takjil ini, Lazismu Kabupaten Belitung tidak hanya memberikan kegembiraan bagi penerima manfaat, tetapi juga mempromosikan eksistensinya sebagai lembaga yang peduli dan siap melayani masyarakat. Selain itu, program Tebar Takjil bisa menginspirasi masyarakat Kabupaten Belitung untuk berbuat hal yang positif pada bulan Ramadhan ini.
Berbuka puasa bersama keluarga adalah momen yang sangat berharga bagi setiap muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Namun, sayangnya, masih banyak yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba. Program Tebar Takjil ini pun bisa menjadi solusi.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA MADIUN -- Bertempat di Griya Lansia Aisyiyah Winongo Mangunharjo, Lazismu bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Madiun menyelenggarakan program Pesantren Lansia. Program ini merupakan program unggulan Lazismu Ramadhan 1445 H untuk menguatkan keimanan para lansia, terutama dalam menjalani ibadah pada bulan suci. Sebanyak 60 orang warga lansia mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Rabu (20/03).
Amil Lazismu Kota Madiun, Sarizqa Amalia R. menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam program Pesantren Lansia. Ia pun menyambut baik kolaborasi yang dilakukan oleh Lazismu dengan PDA Kota Madiun. Kegiatan ini dapat menjadi wadah kebahagiaan bagi para lansia.
"Program Pesantren Lansia hadir sebagai solusi untuk memberikan kebahagiaan dan ketenangan bagi para lansia pada bulan Ramadhan. Dengan adanya tausyiah, buka bersama, dan sholat berjamaah, diharapkan para lansia dapat merasa lebih dekat dengan keimanan pada bulan Ramadhan ini. Tentunya dengan kolaborasi dan dukungan baik dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Madiun acara ini bisa berjalan dengan lancar," ujar Sarizqa.
Acara dilanjutkan dengan kajian Oleh Ustadz Suwardi yang mengupas mengenai pentingnya meningkatkan kualitas iman pada bulan Ramadhan. Ceramah ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit yang disimak dengan penuh perhatian oleh para lansia. Kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, diikuti dengan pembagian makanan dan minuman.
Pesantren Lansia dilakukan dalam rangka "Birrul Walidain" atau berbuat baik kepada orang tua. Tujuannya adalah untuk memberi perhatian lebih dan kasih sayang yang prima terhadap lansia pada bulan yang penuh berkah ini. Harapannya, melalui rangkaian kegiatan seperti penyampaian tausyiah, tadarus, berbuka puasa bersama, dapat meningkatkan keimanan para peserta.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA PEKANBARU -- Keinginan untuk menginjakkan kaki di tanah suci begitu besar di hati Rahmatullah. Ia pun nekat bersepeda motor dari Tasikmalaya menuju Makkah untuk menunaikan ibadah di sana. Namun sayang, ia harus kehabisan bekal di jalan, tepatnya di Kota Pekanbaru. Lazismu Kota Pekanbaru pun menyerahkan bantuan pada Kamis (28/03) di Kantor Lazismu Kota Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai Nomor 72.
Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo menuturkan, pihaknya pun membantu Rahmatullah sebagai seorang Ibnu Sabil. "Alhamdulillah. Kali ini kita bisa membantu Ibnu Sabil yang mau berangkat ke Makkah menggunakan motor roda 2. Beliau berangkat dari Tasikmalaya dan sekarang masih tertahan di Pekanbaru karena terkait dengan kebutuhan bekal perjalanan yang mulai habis," jelasnya.
Agung melanjutkan, bantuan tersebut diharapkan bisa mempermudah Rahmatullah untuk melanjutkan perjalanan menuju Makkah. "Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mempermudah perjalanannya, bisa lancar dan nanti kembali dengan selamat," sambungnya.
Rahmatullah pun mengucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Lazismu Kota Pekanbaru. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu Pekanbaru yang telah memberikan saya bantuan untuk melanjutkan perjalanan menuju Makkah," ujarnya.
Tidak lupa, Rahmatullah mendoakan muzzaki dan donatur Lazismu Kota Pekanbaru. "Semoga seluruh muzakki dan donatur Lazismu Pekanbaru selalu sehat, diberikan keberkahan dalam hidupnya, karena dengan zakat dan sedekah merekalah kami ini bisa terbantu," tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

KOTA SURABAYA -- Dalam rangka semarak bulan Ramadhan 1445 H, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bersama Lazismu Wilayah Jawa Timur kegiatan Pesantren Anak Hebat pada Komunitas Anak Makam Pegirikan Surabaya. Mereka merupakan anak-anak yang setiap hari hidup di sekitar dan di dalam areal pemakaman Pegirikan Surabaya yang berlokasi di Jalan Sidorame Surabaya Utara.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Ahad (17/03) siang hingga malam hari, bertempat di Rumah Singgah Al-Furqon kawasan Medokan Semampir Surabaya Selatan. Rumah Singgah Al-Furqon adalah Mushola Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Medokan Semampir yang juga dikelola sebagai fasilitas Dakwah Komunitas oleh LDK PWM Jatim. Sebanyak 50 anak makam Pegirikan dijemput oleh tim LDK PWM Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Di Rumah Singgah Al-Furqon, anak-anak ini menunaikan sholat Dzuhur berjamaah di ruangan utama yang juga berfungsi sebagai mushola. Setelah itu mereka mengikuti kegiatan Pesantren Anak Hebat, dimulai dengan acara pembukaan yang diisi sambutan oleh Muhammad Sholihin selaku Wakil Ketua PWM Jawa Timur dan Ketua LDK PWM Jawa Timur, Achmad Tholhah. Penyerahan paket bingkisan juga dilakukan secara simbolis dari Lazismu Wilayah Jawa Timur kepada perwakilan peserta.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi pertama yaitu Tips Menghafal Al-Quran Semudah Tersenyum oleh Ustadz Habibulah Al-Irsyad. Kemudian diteruskan dengan materi kedua yaitu motivasi "Hidup Indah Penuh Makna" bersama ustadz Aksar Wiyono. Setelah menunaikan sholat Ashar, kegiatan diteruskan hingga menjelang Maghrib dengan materi "Menyiapkan Hari Esok Yang Lebih Baik" oleh ustadz Soedjono.
Saat adzan Maghrib sebagai tanda waktu berbuka puasa tiba, seluruh anak makam dan pendamping bersama tim LDK dan Lazismu Wilayah Jawa Timur berbuka puasa bersama menikmati sajian takjil dan makan malam yang telah disediakan. Setelah sholat Maghrib berjamaah, acara kemudian diakhiri dengan pembagian bingkisan dan uang saku dari Lazismu.
Mereka disebut Anak-anak Makam karena dalam keseharian mereka hidup di sekitar makam. Ada yang bekerja membersihkan makam atau kuburan ketika ada peziarah datang, atau membantu kegiatan upacara pemakaman. Mereka tinggal di hunian liar yang ada di sekitar makam. Sebagian besar sedang menduduki bangku sekolah SD hingga SMP dan masih memiliki orang tua. Namun karena faktor kondisi kemiskinan, hidup mereka kurang terurus dan menjadi anak jalanan yang berada di makam Pegirikan Surabaya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

KABUPATEN BELITUNG -- Program Pesantren Lansia digelar oleh Lazismu Kabupaten Belitung sebagai upaya untuk memberikan pelayanan dan perhatian penuh kepada lansia selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menguatkan keimanan para warga lansia. Bertempat di Masjid Abdul Hadi Tanjungpandan, 36 peserta antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung setelah sholat Ashar ini.
Acara yang berlangsung pada Senin (18/03) ini dimulai dengan pengajian yang dipimpin oleh Okta, diawali dengan membaca Al-Qur'an surah Al-Humazah dan diakhiri dengan surah An-Nas. Dengan membaca Al-Qur'an, para lansia dapat membiasakan diri mengisi waktu luang pada sore hari bulan Ramadhan ini.
Manajer Lazismu Kabupaten Belitung, Muhammad Nadhirin dalam sambutannya menyoroti program-program Ramadhan Lazismu dan program Pesantren Lansia yang sedang berlangsung. "Program Pesantren Lansia hadir sebagai solusi untuk memberikan kebahagiaan dan ketenangan bagi para lansia di bulan Ramadhan. Dengan adanya santunan, tausiyah, dan sholat berjamaah, diharapkan para lansia dapat merasa lebih dekat dengan keimanan pada bulan Ramadhan ini," ujarnya.
Setelah pembukaan singkat tersebut, tausyiah pun diberikan oleh ustadz Rudy Ermawan. Ia mengingatkan mengenai pentingnya meningkatkan kualitas iman pada bulan Ramadhan. Ceramah ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit yang didengarkan oleh para lansia dengan penuh perhatian.
Acara kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, diikuti dengan pembagian sembako, makanan, dan minuman kepada para lansia. Program Pesantren Lansia ini diharapkan dapat memberikan kehangatan bulan Ramadhan melalui penyampaian tausiyah, tadarus, berbuka puasa bersama, serta meningkatkan keimanan para peserta selama bulan suci ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat yang besar bagi para lansia di Tanjungpandan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BATANG -- Kedatangan bulan Ramadhan disambut meriah oleh puluhan anak-anak dari Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah Birrul Waalidain Kauman Batang. Mereka berbondong-bondong meramaikan tarhib Ramadhan dengan pawai serta pembacaan surat pendek Al-Qur'an dan Hadits. Kegiatan ini mengusung tema "Puasaku Totalitas, Ramadhanku Berkualitas, dan Belajarku Tuntas".
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (09/03) ini merupakan kerja sama antara KB Aisyiyah Birrul Waalidain Kauman dengan Lazismu Kabupaten Batang. Diawali dengan pawai dari sekolah melewati kantor Lazismu dan berakhir di Gedung KBIHU Aisyiyah Batang.
Menurut Kepala KB Aisyiyah Birrul Waalidain Kauman, Desi Arisanti, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sekolah dalam menyambut datangnya bulan suci. "Ini agenda rutin tahunan kita dalam menyambut Ramadhan, namun tahun ini berbeda karena tahun ini kita adakan penampilan materi ke-Aisyiyah-an yakni hafalan surat pendek, hafalan hadits, serta ada juga menyanyi lagu-lagu religi," ungkapnya.
Desi juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari program filantropis Lazismu Kabupaten Batang. "Kegiatan hari ini selain sebagai silaturahmi dan pengenalan bulan Ramadhan kepada anak-anak, ini juga merupakan bagian dari program filantropis Lazismu Batang yang setiap pekan anak-anak infak melalui kencleng Lazismu. Artinya bapak ibu dan anak anak ini juga bagian dari muzakki atau donatur Lazismu," imbuhnya.
Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi dari para wali murid sekolah tersebut. "Alhamdulillah kegiatan hari ini seru dan menyenangkan, terutama antusiasnya anak-anak yang berani tampil untuk hafalan surat surat pendek, hadits, dan bernyanyi bersama-sama. Pawai ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan penyemangat bersama dalam menyambut puasa Ramadhan," ujar wali murid dari Givano Athala.
Senada, orang tua dari Nada mengungkapkan persiapan anaknya yang antusias dalam menjalani kegiatan tersebut. "Anak saya dari semalam sudah tidak sabar ingin segera ikut pawai tarhib ini. Selain pawai juga sudah mempersiapkan hafalan-hafalan yang akan ditampilkan, saya merasa bangga dan haru. Terima kasih bu guru dan semua pihak yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini," tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

