

KOTA YOGYAKARTA -- Lazismu Wilayah DI Yogyakarta menyerahkan hibah Al-Qur'an sebanyak 31 mushaf kepada Masjid Al-Amien Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta. Hibah ini kemudian disalurkan ke Majelis Dzikir Al-Amien Gowongan dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Masjid Al-Amien Gowongan. Penyerahan hibah Al-Qur'an dilakukan secara simbolis oleh Ketua Takmir Masjid Al-Amien kepada perwakilan Majelis Dzikir Al-Amien dan TPA Masjid Al-Amien, bersamaan dengan Tabligh Akbar bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta, H. Muhammad Ihwan Ahada.
Pada acara yang berlangsung Ahad (28/01) ini, H. Muhammad Ihwan Ahada menyampaikan materi dengan tema "Mensyukuri Nikmat Iman". Menurutnya, keberadaan iman sangat penting dijadikan sebagai fondasi dalam setiap diri umat manusia beriman.
"Iman bukanlah uang. Imam bukanlah ATM yang isinya penuh. Iman juga bukan sertifikat, yang kemudian digadaikan lalu dapat uang. Iman bukan emas, tetapi iman adalah sesuatu yang memang tidak terlihat, tetapi iman ini sesungguhnya karunia Allah yang tidak bisa kita bandingkan nilainya dengan apapun juga," terang Ikhwan yang pernah menjabat sebagai Direktur Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta.
Mensyukuri nikmat iman sebagai wujud dari karunia Allah, sambung Ikhwan, merupakan sebuah keniscayaan. Oleh karena itu, melalui pengajian ini ia mengajak kepada seluruh jamaah untuk senantiasa selalu bersyukur atas nikmat iman sebagai karunia Allah. Apalagi iman memiliki nilai sangat mahal dalam neraca kehidupan.
Masjid Al-Amien berada di Gowongan JT III/417, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Masjid ini didirikan oleh umat Islam yang ada di Kampung Gowongan pada tahun 1968. Pengelolaan kegiatan berada di bawah naungan Yayasan Al-Amien Gowongan yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor AHU0015737.AH.01.04 Tahun 2018 tanggal 12 November 2018.
Sementara Majelis Dzikir Al-Amien dan TPA Masjid Al-Amien adalah kegiatan rutin yang dikelola secara langsung di bawah pengurus Takmir Masjid Al-Amien. Mewakili jamaah dan pengurus takmir, Ketua Takmir Masjid Al-Amien Mu'arif mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan hibah Al-Qur'an kepada pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN KARANGANYAR -- Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPM-LH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar bersama Lazismu Kabupaten Karanganyar menjalin kolaborasi dengan mendirikan Pusat Pendidikan Pelatihan Jamaah Tani Muhammadiyah (Pusdiklat Jatam) dan Kerja sama Pengelolaan Peternakan Domba Unggul. Tujuannya adalah untuk mewujudkan ketahanan pangan dan pertanian terpadu berbasis jamaah. Kegiatan ini berlangsung di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
Pusdiklat Jatam ini diresmikan oleh Wakil Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Romadhoni pada Rabu (17/01). Ia menuturkan bahwa Pusdiklat Jatam ini dapat menjadi tempat interaksi antar peternak yang tergabung dalam Jatam serta menjadi tempat belajar bagi mereka. "Pusdiklat memiliki potensi besar sebagai tempat Jamaah Tani dapat saling berinteraksi dengan lebih mendalam, sekaligus menjadi pusat pembelajaran yang berharga bagi mereka," ujarnya.
Hadirnya Pusdiklat Jatam diharapkan mampu menjawab 3 hal. Pertama, meningkatkan budidaya atau sisi hulu dan menjamin tersedianya kambing domba. Kedua, pemasaran produk agar budidaya petani/peternak Jatam dapat diserap pasar. Ketiga, menghadirkan gerakan konkrit yaitu "Gerakan Kembali Bertani". Hal itu dilakukan untuk menjawab persoalan kesenjangan usia petani di Indonesia, terlebih saat ini mayoritas petani berusia tua. Gerakan Kembali Bertani dimaksudkan untuk memikat kaum muda supaya kembali bertani.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Karanganyar, Akhmad Zaki berharap, dengan adanya pengelolaan kandang peternakan domba unggulan ini dapat mengoptimalkan potensi pembelian hewan qurban warga Muhammadiyah, khususnya yang ada di masjid serta amal usaha. "Bapak ibu tak perlu ragu untuk berqurban melalui Lazismu. Mengapa? karena ternak qurban Lazismu dibeli dengan harga terbaik serta dikelola secara profesional sehingga mendapatkan jaminan syar'i. Dari jamaah kembali kepada jamaah," tegasnya.
Program ini langsung mendapatkan sambutan yang positif dari mitra Lazismu Kabupaten Karanganyar yaitu PT BPR Syariah Hikmah Khazanah. Lembaga keuangan tersebut memberikan bantuan senilai tiga puluh juta rupiah untuk pengelolaan domba unggul yang dikelola di Kandang D'Mumtaz. Kandang ini adalah milik Irfan Chaerudin, salah satu anggota MPM-LH PDM Karanganyar.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN PURWOREJO -- Sembilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo mendapatkan bantuan pendidikan dari Lazismu Kabupaten Purworejo. Bantuan berupa Beasiswa Sang Surya ini disalurkan melalui Kantor Layanan (KL) Lazismu Universitas Muhammadiyah Purworejo. Beasiswa Sang Surya merupakan program unggulan Lazismu yang berada di bawah Pilar Pendidikan, diberikan kepada mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi baik diploma, sarjana, maupun pascasarjana.
Beasiswa Sang Surya senilai 47,1 juta rupiah diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Rektor IV Dr. Tusino, M.Pd.B.I didampingi Kepala KL Lazismu Ari Fajar Isbakhi. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada Kamis (18/01) di kantor Rektorat Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pemberian Beasiswa Sang Surya sejalan dengan Tanfidz Keputusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah 2022, yaitu Risalah Islam Berkemajuan melalui Gerakan Ilmu. Selain itu, dalam lingkup global, pemberian Beasiswa Sang Surya juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu pendidikan yang berkualitas.
Wakil Rektor IV Dr. Tusino, M.Pd.B.I. menyampaikan kepada penerima beasiswa agar bersyukur dan IPK terus ditingkatkan. Ia berharap, mahasiswa penerima Beasiswa dari Lazismu juga dapat membawa perubahan prestasi ke arah positif.
Bantuan ini pun disambut gembira oleh salah satu mahasiswa penerima Beasiswa Sang Surya, Muhammad Nur Rohman. Ia menyampaikan rasa syukurnya dan merasa terbantu dengan adanya beasiswa ini. "Saya merasa bersyukur dan terbantu setelah menerima beasiswa ini. Ini memberikan peluang baru dan motivasi untuk fokus pada pendidikan tanpa beban keuangan yang berlebihan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala KL Lazismu Universitas Muhammadiyah Purworejo, Ari Fajar Isbakhi berpesan kepada segenap amil agar tetap semangat karena masih banyak pekerjaan lainnya lagi, terutama dalam hal kinerja. "Kinerja KL Lazismu yang semakin baik maka semakin banyak pula mahasiswa yang akan terbantu, yaitu dengan pemberian Beasiswa Sang Surya," ungkapnya.
Pemberian Beasiswa Sang Surya kepada mahasiswa dapat mendorong motivasi dan percaya diri untuk mencapai prestasi lebih tinggi, di samping sebagai bentuk pengakuan terhadap pencapaian akademis atau prestasi lainnya. Selain itu, pemberian beasiswa dapat membangun hubungan antara pemberi dan penerima beasiswa sehingga dapat membuka jalan kerja sama atau pertukaran ide untuk perubahan yang lebih baik bagi keduanya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN KARANGANYAR -- Lazismu Kabupaten Karanganyar kembali mendapatkan kepercayaan dari mitra strategis untuk penyaluran zakat. Kali ini, kepercayaan tersebut berasal dari PT BPR Syariah Hikmah Khazanah yang menyalurkan zakatnya melalui Lazismu. Salah satu fokus penyaluran adalah pada kegiatan ekonomi produktif yang menciptakan kemandirian pada penerima manfaat.
Manajer Lazismu Kabupaten Karanganyar, Ismail Fauzi menjelaskan, pilar ekonomi dengan program unggulan yaitu Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu prioritas penyaluran zakat yang berkelanjutan. Penyaluran bantuan berupa modal usaha ini sangat dibutuhkan demi menjaga stabilitas dan konsistensi para pelaku UMKM.
"Harapannya dengan adanya bantuan modal usaha yang diberikan kepada UMKM ini bisa maju dan berkembang," ungkap Ismail.
Pada penyaluran zakat dari PT BPR Syariah Hikmah Khazanah ini Lazismu Kabupaten Karanganyar menggandeng Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sedayu sebagai mitra penyaluran. Bantuan modal usaha pun digelontorkan pada Selasa (16/01) untuk kelompok usaha binaan PRA Sedayu tersebut.
Umi Syaroh mewakili Majelis Ekonomi PRA Sedayu mengucapkan terima kasih atas program yang telah diberikan oleh Lazismu Kabupaten Karanganyar. Menurutnya, bantuan tersebut akan digunakan untuk memperluas pemasaran produk-produk yang dihasilkan oleh mitra binaan PRA Sedayu. "Selama ini hanya sebatas dipasarkan melalui kegiatan pengajian Ahad pagi. Semoga ke depannya bisa semakin berkembang dan memperluas pemasaran karena produknya semakin dikenal," harapnya.
PRA Sedayu saat ini memiliki 10 kelompok binaan dengan beragam usaha yang dijalankan. Ada ibu-ibu yang mengolah keripik dari tepung mocaf, tahu bakso, dimsum, balung kethek, dan aneka olahan makanan lainnya. Dengan adanya bantuan dan kolaborasi dari Lazismu ini, produk-produk yang dihasilkan tersebut ke depannya akan diwadahi di gerai toko.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN CILACAP -- Bantuan berupa dua buah gerobak diberikan oleh Lazismu Kabupaten Cilacap kepada pelaku UMKM di daerah tersebut. Penyaluran bantuan program Pemberdayaan UMKM ini membuka lembaran tahun 2024 sebagai bentuk kepedulian Lazismu kepada dunia usaha, khususnya UMKM. Dua buah gerobak ini pun diberikan kepada Lestari, warga Lomanis dan Sabrina, warga Donan.
Riyanto Eko Saputro selaku perwakilan Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Kabupaten Cilacap menyerahkan bantuan tersebut secara langsung di kediaman masing-masing penerima manfaat. Penyerahan bantuan ini berlangsung pada Rabu (03/01). Menurutnya, dengan adanya gerobak ini keduanya akan memulai usaha makanan ringan sebagai ikhtiar untuk menjemput rezeki.
"Sekarang, Bu Lestari dan Bu Sabrina sudah bisa segera berjualan. Semoga usahanya berjalan dengan lancar sehingga hasilnya dapat membantu perekonomian keluarga," ujar Eko.
Sebelum mendapatkan gerobak tersebut, Lestari dan Sabrina telah mengajukan permohonan. Keduanya pun telah melewati tahap survei yang dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Cilacap. "Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi penerima," lanjut Eko.
Gerobak usaha itu pun diterima dengan penuh suka cita oleh Lestari dan Sabrina. "Terima kasih sekali atas bantuannya. Semoga Allah berikan keberkahan kepada Lazismu dan para donatur," ucap Sabrina saat menerima bantuan gerobak usaha tersebut.
Tidak hanya bantuan gerobak, tetapi Lazismu juga memberikan pendampingan kepada penerima bantuan agar usahanya dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang. Selain gerobak, Lazismu juga menitipkan kaleng infak kepada Lestari dan Sabrina sebagai upaya mengedukasi dan membiasakan bersedekah dengan harapan ke depannya dapat mengubah mustahik (orang yang menerima zakat) menjadi muzakki (orang yang menunaikan zakat).
Melalui program pemberdayaan UMKM ini Lazismu Kabupaten Cilacap memberikan konstribusi nyata dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen Lazismu dalam mengimplementasikan dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA SALATIGA -- Lazismu Kota Salatiga menggelar penyerahan sertifikat tanah wakaf secara simbolis seluas 3.759 meter persegi dari Muhammad Iqbal Hawari. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan dana kemanusiaan sebesar 150 juta rupiah, bertempat di Ruang Kaloka Gedung Sekretaris Daerah Kota Salatiga. Rangkaian acara ini bersamaan dengan momentum Pelantikan Bersama Kwarda Hizbul Wathan, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Salatiga.
Abdul Rochim selaku Sekretaris Eksekutif Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga, dan Endik Budi Sungkawa mewakili Lazismu Kota Salatiga, secara simbolis menyerahkan sertifikat wakaf dan donasi Palestina dari Muhammad Iqbal Hawari, selaku pewakaf tanah. Proses penyerahan yang berlangsung pada Sabtu (13/01) tersebut disaksikan oleh Ketua PDM Kota Salatiga Sa'adi dan PJ Walikota Salatiga Yasip Khasani.
Ketua PDM Kota Salatiga, Sa'adi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Muhammad Iqbal Hawari atas wakaf tersebut. "Harapannya dengan wakaf ini dapat membantu dalam pembangunan RSU PKU Ar-Fachruddin dan menjadi jalan dakwah bagi Bapak Iqbal," ujarnya.
Wakaf tanah melalui PDM dan Lazismu Kota Salatiga tersebut akan didedikasikan untuk pembangunan RSU PKU Ar-Fachruddin. Sementara donasi sebesar 150 juta rupiah akan dialokasikan untuk membantu rakyat Palestina.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan Lazismu Kota Salatiga, PDM Kota Salatiga, dan donatur, tetapi Pemerintah Kota Salatiga. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan masyarakat itu sendiri dalam mendukung pembangunan kesehatan dan kemanusiaan. Acara ini juga menandai komitmen Lazismu Kota Salatiga untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan, serta memberikan kontribusi positif untuk kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

