Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

SEMINAR PARENTING LAZISMU PERKUAT PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI BATANG

KABUPATEN BATANG -- Melalui program Filantropis Cilik, Lazismu Kabupaten Batang bersama KB Aisyiyah Birrul Waalidain Kauman melaksanakan kegiatan Seminar Parenting untuk para wali murid kelompok bermain tersebut. Kegiatan ini mengupas tentang pola asuh anak usia dini dan berlangsung pada Jumat (12/05) di Gedung KBIH Aisyiyah. Tema yang diangkat adalah "Peran Orang Tua dan Sekolah dalam Tumbuh Kembang Kecerdasan Anak Usia Dini melalui Pendidikan Akhlak dan Karakter".

Kepala KB Aisyiyah Birrul Waalidain, Desi mengungkapkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan yang sudah diagendakan secara reguler olah pihaknya. "Kegiatan diadakan sesuai dengan indikator PAUD HI atau Holistik Integratif, yaitu adanya kegiatan Kelas Orang tua atau Parenting untuk menambah wawasan dan pengetahuan orang tua dalam hal pengasuhan anak sesuai dengan usia, karakter, dan perkembangannya," ungkapnya.

Desi kemudian menambahkan bahwa peran orang tua menjadi sangat penting dalam pendidikan anak. "Anak lebih banyak waktu di rumah dari pada di sekolah, maka peran orang tua dalam mendidik anak ini sangat penting. Oleh karena itu selain anak yang diberikan pendidikan karakter, juga orang tua kita ajak dan bekali tentang parenting dan pola asuh anak," imbuhnya.

Sementara itu Manajer Lazismu Kabupaten Batang, Sarif Khiftanul Bahri menuturkan bahwa program-program Lazismu harus mempunyai dampak terhadap lingkungan sekitar, salah satunya adalah program Filantropis Cilik. "Jadi Filantropis Cilik ini sebagai sarana pendidikan karakter anak. Kita ajarkan anak untuk mempunyai kepedulian terhadap sesama. Bagi orang tua, kami undang psikolog untuk memberikan edukasi tentang pola asuh anak usia dini dalam memperkuat karakter anak serta parenting," ujarnya.

Filantropis Cilik menjadi sarana pendidikan karakter kepada anak usia dini. Dalam pelaksanaannya, program ini mengajak anak untuk berbagi sejak dini melalui celengan yang disediakan oleh Lazismu. Dana yang terkumpul kemudian diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya, sebagian lainnya untuk kegiatan edukasi, parenting, dan program untuk memperkuat karakter anak.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Irfan Fambudi]

SELENGKAPNYA
12 Mei 2023

RESPONS CEPAT KEBAKARAN KAWASAN PADAT PENDUDUK DI KOTA BANJARMASIN, LAZISMU SALURKAN BANTUAN

KOTA BANJARMASIN -- Lima bangunan rumah petak 35 pintu terbakar habis pada Rabu (03/05) lalu. Akibatnya, sekitar 142 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan mengungsi sebagai dampak kebakaran yang terjadi di Jalan AES Nasution Gang Samudin RT.11 RW.02 dan Gang Syuhada RT.12 RW.02 Kelurahan Gedang, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin ini. Kebakaran tersebut disinyalir akibat kebocoran selang tabung gas milik salah satu warga hingga terjadi ledakan.

Musibah tersebut memantik simpati dari berbagai pihak. Kantor Layanan (KL) Lazismu Al Jihad salah satunya. Dengan cepat, KL Lazismu yang berada di bawah pimpinan Muhammad Ikbal ini menyiapkan bantuan untuk disalurkan kepada warga. Bantuan ini berasal dari dana infak yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat Nasional tersebut.

Muhammad Ikbal selaku Kepala KL Lazismu Al Jihad menjelaskan bahwa gerak cepat yang dilakukan oleh pihaknya ini sebagai wujud kepedulian. Ia pun berharap agar tidak ada warga yang kelaparan, meski kebakaran tersebut telah menghanguskan harta benda yang mereka miliki. Terlebih para penghuni rumah petak yang terbakar tersebut berasal dari kalangan tidak mampu.

"Harapan kami melalui bantuan makanan yang kami salurkan pasca kebakaran ini, setidaknya para korban tidak kelaparan dan merasa ada yang peduli kepada mereka," tegas Ikbal saat menyerahkan bantuan tahap pertama pada Rabu (03/05).

Bantuan yang disalurkan oleh KL Lazismu Al Jihad terbagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama, bantuan yang diberikan berupa 35 pcs pakaian baru, 17 kg beras, 6 kg tepung terigu, 3 botol sirup, 6 bungkus besar garam, dan 3 liter minyak goreng. Sementara tahap kedua pada Kamis (25/05) bantuan yang diberikan yaitu 40 paket sembako berisi 3,5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 3 kaleng sarden, 1 kotak teh celup, serta 1 bungkus mie telur.

Sulitnya memperoleh sumber air untuk memadamkan api menjadi kendala yang dialami di lokasi saat kejadian. Selain itu, kondisi rumah yang berdekatan di kawasan padat penduduk ini menyebabkan api cepat menyebar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
11 Mei 2023

DI TENGAH KONFLIK SUDAN, IKTIKAF INTERNASIONAL LAZISMU BERJALAN LANCAR

SUDAN -- Ada yang tidak biasa dari Ramadhan 1444 H di Sudan. Pada penghujung bulan suci ini, kegiatan ibadah diwarnai dengan suasana tegang akibat konflik bersenjata di negara tersebut. Imbasnya dirasakan oleh amil Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan yang melaksanakan Iktikaf Internasional, sebuah kegiatan yang rutin dilaksanakan pada sepuluh hari terakhir Ramadhan dan mempertemukan umat Islam lintas negara di satu masjid.

Tepat pada hari keenam pelaksanaan Iktikaf Internasional atau tepatnya pada Sabtu (15/04) terjadi konflik antara paramiliter dan militer. Salah satu dampak yang dirasakan adalah adalah tutupnya restoran yang menjadi tempat panitia kegiatan tersebut untuk memesan makanan untuk sahur dan berbuka di sana. Stok minuman yang tersedia semakin menipis, ditambah makanan lainnya juga sudah hampir habis. Panitia pun berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Syukur alhamdulillah, untuk buka bersama sudah disediakan oleh takmir masjid di sini. Untuk sahur kemungkinan kita akan mengandalkan mie instan saja dan beberapa makanan yang masih ada. Untuk keamanan insyaAllah di sini lebih aman dari pada tempat lainnya dan insyaAllah iktikaf bisa terus berjalan. Kalau misalnya ada yang memungkinkan membawa tambahan ke sini lebih baik. Bismillah kita bisa tuntaskan program iktikaf ini dan mari sama-sama berdoa semoga kita semua dimudahkan dan diselamatkan oleh Allah," tutur Masykur, mewakili penyelenggara saat rapat darurat dengan tim Ramadhan KL Lazismu PCIM Sudan.

Selang sehari kemudian terdengar kabar bahwa kedua pihak yang berseteru menerima mengadakan jeda kemanusiaan selama tiga jam, dimulai dari pukul 4 sore hingga pukul 7 malam. Hal ini guna memberikan ruang kepada masyarakat sipil untuk memenuhi kebutuhan logistiknya. Kabar ini disambut baik oleh penyelenggara Iktikaf Internasional lantaran akhirnya dapat menyalurkan amunisi tambahan ke tempat iktikaf.

Kegiatan Iktikaf Internasional pun berjalan lancar. Persoalan untuk makanan berbuka puasa dan sahur sudah teratasi. Untuk menu berbuka puasa bekerja sama dengan tetangga sekitar masjid, sementara untuk sahur disiapkan langsung oleh penyelenggara. "Pertama bersyukur bisa melayani peserta iktikaf dan berkumpul dengan teman-teman dalam kebaikan. Kedua, dapat beberapa kenalan baru, pengalaman baru yang sebelumnya belum dapat, dan terakhir minta maaf belum bisa maksimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik," ujar Abdur Rozaq selaku Koordinator Program Iktikaf KL Lazismu PCIM Sudan.

Ramadhan 1444 H menjadi kali ketiga kegiatan ini berlangsung. Tahun ini penyelenggara memilih Masjid Ali Al-Halaby, Jiref Khartoum sebagai tempat untuk pelaksanaan kegiatan. Selain tempatnya yang nyaman, keramahan penerimaan dari para penduduk sekitar menjadikan tempat ini dipilih kembali oleh panitia. Iktikaf Internasional ini diikuti empat puluh orang jamaah dari berbagai negara, seperti Yaman, Sudan, Nigeria, Mesir, serta Indonesia.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah//Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
10 Mei 2023

KOMITMEN BERANTAS TB, LAZISMU WUJUDKAN RUMAH LAYAK HUNI DAN BANTUAN UMKM UNTUK PENYINTAS

JAKARTA -- Indah kini dapat tersenyum. Rumahnya kini telah dapat ditempati dengan layak. Sebelumnya Indah yang merupakan penyintas Tuberkulosis atau TB harus tinggal di sebuah rumah kecil dengan keadaan memprihatinkan. Bahkan ia menempati rumah tersebut bersama dengan 9 anggota keluarga lainnya secara berdesak-desakan. Belum lagi kondisi Indah yang mengharuskannya untuk mengundurkan diri dari pekerjaan sebagai karyawan toko lantaran mengidap penyakit TB dan harus menjalani pengobatan di rumah. Hidupnya pun hanya mengandalkan tabungan dan belas kasih orang lain.

Melalui program Rumah Harapan yang digagas oleh Yahintara (Yayasan Arsitektur Hijau Nusantara) dan berkolaborasi dengan Lazismu, Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), POP Tb Indonesia, Dompet Dhuafa, serta BBKPM Bandung ini, Indah akhirnya memiliki hunian yang sehat. Program ini sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara pada rumah di lingkungan padat penduduk serta menciptakan kawasan yang tertata, aman, sehat, dan iklim menjadi kondusif. Melalui program ini, rumah Indah yang berukuran 3×3 meter di Jalan Pasar Senen Dalam VI, RT 015/RW 004, Kelurahan Senen, Jakarta Pusat tersebut dibongkar dan dibangun ulang hingga sesuai standar yang seharusnya.

Penyerahan bantuan Rumah Harapan berlangsung pada Selasa (09/04), dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dhany Sukma. Ia mengatakan bahwa program serupa akan dikembangkan lagi secara lebih luas. Pembangunannya pun tetap mempertahankan ciri khas kampung sebagai bagian dari ciri khas sebuah kota.

"Kita ingin mengembangkan kolaborasi yang sudah terwujud ini untuk skala yang lebih luas di Jakarta Pusat. Nantinya akan ada 75 rumah yang akan dibangun melalui program bedah rumah dengan melibatkan IAI untuk membuatkan desain rumahnya. Ciri khas kampung itu harus tetap ada sebagai ciri khas sebuah kota, maka dari itu akan dilakukan upaya penataan dan pembenahan yang menuju kepada standar kota sehat," ujar Dhany.

Pembangunan kembali rumah ini disambut baik oleh Indah. Ia pun mengungkapkan rasa syukur dengan adanya bantuan berupa renovasi sehingga rumahnya kini sesuai standar kesehatan dan dapat ditempati dengan layak. "Alhamdulillah sangat bersyukur sekali dan terima kasih kepada para donatur yang sudah berbaik hati menolong saya," ungkapnya.

Mochammad Sholeh Farabi selaku Manajer Program Ekonomi dan Kesehatan Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang turut menghadiri acara serah terima Rumah Harapan ini menceritakan, kondisi rumah Indah sebelumnya jauh dari kata layak. Rumah kecil bertingkat 2 tersebut bahkan menempel dengan dinding rumah tetangga pada setiap sisi dan sudutnya. "Mereka pun tidur harus bergantian karena saking sempitnya. Ini kan kondisinya tidak baik untuk penderita TB. Kini dijadikan 3 lantai, memiliki ventilasi atau aliran udara yang baik dan bisa dimasuki sinar matahari sehingga bisa membunuh bakteri TB," terangnya.

Lebih lanjut Farabi menjelaskan bahwa Lazismu juga berperan dalam memberikan bantuan ekonomi kepada Indah, mengingat ia harus berhenti bekerja saat menjalani pengobatan TB. Bantuan dari program Pemberdayaan UMKM Lazismu pun dikucurkan, berupa modal usaha untuk penyintas TB sebesar 3 juta rupiah. Ini sejalan dengan komitmen Lazismu yang tak hanya memberantas TB, namun juga membantu para penyintasnya dari sisi ekonomi. "Karena Indah sudah sembuh, kita bantu melalui pemberdayaan ekonomi yaitu modal usaha agar Indah bisa memiliki penghasilan yang bisa untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari," jelasnya.

Program kolaborasi ini, papar Farabi, akan terus berlanjut. Sebelumnya, Lazismu juga telah membantu bedah rumah penyintas TB di Bandung, kemudian dilanjutkan dengan rumah Indah di Jakarta. Rencananya akan dilaksanakan di 7 kabupaten/kota untuk membantu penyintas TB di Indonesia. "Program ini sangat bagus, apalagi program ini adalah hasil kolaborasi dari beberapa lembaga swasta dan pemerintah untuk membantu penyintas TB agar memiliki kehidupan yang lebih layak, bisa sembuh, dan memutus mata rantai penularan TB di Indonesia," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
9 Mei 2023

MELALUI PROGRAM BBM, LAZISMU BERSIHKAN MASJID DAN MUSHOLA DI KOTA BANJARMASIN

KOTA BANJARMASIN -- Program Bersih-Bersih Masjid atau BBM menjadi salah satu program nasional yang digalakkan selama bulan Ramadhan. Program yang digagas oleh Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini mengusung kegiatan bersih-bersih masjid atau mushola agar menjadi nyaman saat dipergunakan pada bulan suci. Selain itu, program ini juga menyediakan pelengkap sarana ibadah seperti mukena, karpet, sajadah, pengeras suara, dan lain-lain.

Di Kota Banjarmasin, Kantor Layanan (KL) Lazismu Al Jihad selama Ramadhan 1444 H menargetkan 50 masjid atau mushola untuk dibersihkan. Dalam program yang juga dikenal dengan nama Masjid Asri ini, KL Lazismu Al Jihad berfokus pada kegiatan membersihkan tempat wudhu dan toilet. Kebersihan tempat wudhu dan toilet memiliki peranan penting bagi kenyamanan jamaah dalam beribadah.

Ikhza selaku Staf Program KL Lazismu Al Jihad menuturkan, program ini merupakan wujud dukungan dari program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin yaitu 'Menjadikan Kota Barasih Wan Nyaman' atau menjadikan kota bersih dan nyaman. "Program ini hadir sebagai kampanye masjid asri agar tempat ibadah selalu dalam perawatan dan nyaman untuk para jamaah," ujarnya,

Berbagai mushola dan masjid di Kota Banjarmasin telah menjadi penerima manfaat program ini, seperti Mushola Al Muhajirin, Mushola Al-Falah, Langgar Darul Falah, Masjid As-Syifa, Masjid Asy-Syuhada Teluk Dalam, Mushola Al-Maghfirah, dan lainnya. Selain itu, untuk mendukung program ini, KL Lazismu Al Jihad juga memaksimalkan para relawannya.

Ikhza kemudian menambahkan bahwa program ini sudah berjalan lama. Dalam pelaksanaannya, KL Lazismu Al Jihad berkolaborasi dengan berbagai mitra. "Program BBM atau Masjid Asri sudah berjalan sejak Januari tahun lalu dan biasanya dalam pelaksanaannya bermitra dengan satgas atau komunitas peduli lingkungan," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
8 Mei 2023

IKTIKAF INTERNASIONAL LAZISMU DI SUDAN PERERAT HUBUNGAN ANTAR BERBAGAI NEGARA

SUDAN -- Penghujung bulan Ramadhan disemarakkan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan dengan kegiatan Iktikaf Internasional. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Ali Al-Halaby, Jiref Khartoum dengan menggandeng Rumah Zakat dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Iktikaf Internasional ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Kado Ramadhan KL Lazismu PCIM Sudan.

Dimulai pada Senin (11/04) malam, kegiatan ini berlangsung hingga Kamis (20/04) atau dari 20 hingga 29 Ramadhan 1444 H. Acara ini diikuti empat puluh orang jamaah dari berbagai negara, seperti Yaman, Sudan, Nigeria, Mesir, serta Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan pada bulan suci dan mempererat hubungan antar negara.

Thalhah, salah satu peserta iktikaf atau mu'takif dari Yaman menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. "Iktikaf Internasional bagus sekali, selalu disediakan menu berbuka puasa, sahur, dan mesjidnya ada banyak kipas angin sehingga sejuk dan tidak panas. Saya sangat senang mengikuti Iktikaf Internasional karena selesai salat tarawih dilanjutkan dengan muhadarah," ungkapnya.

Peserta lainnya, Azmi juga mengungkapkan hal yang senada. Menurutnya, pelaksanaan Iktikaf Internasional berjalan dengan lancar berkat kesiapan para panitia penyelenggara. Selain itu, ia merasakan hangatnya sambutan warga yang berada di sekitar masjid.

"Saya sangat senang bisa mengikuti Iktikaf Internasional yang diadakan oleh Lazismu Sudan. Para mu'takif yang ramah, masjid yang nyaman untuk beribadah dan berfasilitas lengkap, makanan dari sahur sampai buka puasa disediakan oleh para panitia. Jadi para mu'takif benar-benar fokus beribadah. Penduduk sekitar masjid juga menyambut hangat kedatangan kami di sini. Alhamdulillah sejauh ini pelaksanaan Iktikaf Internasional berjalan lancar," terang Azmi.

Azmi pun berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. "Harapannya semoga Iktikaf Internasional diadakan setiap tahunnya pada bulan Ramadhan. Semoga para panitia dan yang berkaitan dengan acara Iktikaf Internasional, Allah lipat gandakan pahalanya karena telah memberi fasilitas dan memberi kesempatan kepada kami untuk mengikuti Iktikaf Internasional," tutupnya.

Iktikaf Internasional ini diisi dengan berbagai program yang diadakan selama 10 hari pada penghujung Ramadhan. Di antaranya yaitu tahajud berjama'ah satu juz setiap malam, sholat lima waktu berjama'ah, kajian serta hafalan hadis Arba'in An-Nawawi bersama Masyayikh, bersih-bersih masjid, kemudian buka puasa bersama. Para peserta menginap di Masjid Ali Al-Halaby agar dapat fokus beribadah. Panitia pun setiap hari bergantian menemani para peserta Iktikaf Internasional tersebut.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
5 Mei 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross