Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

LAZISMU SIAPKAN BEDAH RUMAH UNTUK WARGA SUKOHARJO

KABUPATEN SUKOHARJO -- Memiliki hunian yang layak merupakan impian bagi kita. Namun karena keterbatasan ekonomi, sebagian dari kita harus tinggal di tempat yang jauh dari kata layak dan terkadang memprihatinkan. Keadaan ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi Lazismu Kabupaten Sukoharjo dalam membantu warga memiliki tempat tinggal yang layak. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melalui program Bedah Rumah.

Pada Kamis (01/06), Lazismu Kabupaten Sukoharjo melaksanakan survei kepada salah satu calon penerima manfaat program tersebut. Survei tersebut berdasarkan permohonan yang diajukan dan bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Lokasinya berada di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Selain perwakilan Lazismu, Kepala Desa Plesan beserta perangkat RT dan RW setempat juga turut berhadir, ditambah kehadiran Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Nguter.

Kepala Desa Plesan, Wiyono menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Kabupaten Sukoharjo yang telah mewujudkan permohonan salah satu warga untuk diperbaiki rumahnya. Sebelumnya, keluarga tersebut telah mengajukan permohonan untuk menerima program serupa dari pemerintah, namun karena keterbatasan ekonomi belum bisa menerima program tersebut karena dibutuhkan tambahan dana yang cukup besar. Ia pun siap mendukung program Bedah Rumah Lazismu agar terlaksana dengan lancar.

"Alhamdulillah kami mewakili warga menyampaikan terima kasih atas diwujudkannya permohonan dari salah satu warga kami untuk dibedah rumahnya," ujar Wiyono.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sukoharjo, Muhammad Safrudin menyampaikan, rumah yang akan mengikuti program tersebut nantinya akan memiliki luas lebih kurang 63 meter persegi. Terdiri dari dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang tamu, serta teras. "Nantinya rumah dengan ukuran 7×9 meter akan dibangun di atas tanah milik sendiri dengan dana yang dibutuhkan kurang lebih 80 juta," terangnya.

Selain itu konsep yang digunakan oleh Lazismu Kabupaten Sukoharjo dalam pelaksanaan program Bedah Rumah ini adalah rumah sehat dan sederhana sehingga cukup untuk satu keluarga. Terakhir, Muhammad Safrudin menambahkan bahwa biaya tersebut hanya bisa memenuhi 50 persen perbaikan saja sehingga belum sampai tuntas. Oleh karena itu ia mengajak kepada seluruh dermawan untuk ikut membantu dengan menyalurkan bantuannya melalui Lazismu Kabupaten Sukoharjo.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
13 Juni 2023

BERSAMA DAPOER FEZDAF, LAZISMU HADIRKAN SENYUM YATIM DAN DHUAFA DI KABUPATEN BELITUNG

KABUPATEN BELITUNG -- Kolaborasi kembali dijalin oleh Lazismu Kabupaten Belitung dalam menjalankan aksi menebar kebaikan. Kali ini, Lazismu Kabupaten Belitung menjalin kerja sama dengan Dapoer Fezdaf dalam program Berkah Bersama Anak Yatim. Program ini menyasar anak-anak yatim yang ada di Kabupaten Belitung.

Acara yang berlangsung pada Jumat (26/05) ini dihadiri oleh 25 anak yatim dan dhuafa. Selain itu turut berhadir pemilik Dapoer Fezdaf, Yopi, serta Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Kabupaten Belitung, M. Fahmi. Acara ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan.

Setelah diawali dengan sambutan dari pihak Dapoer Fezdaf dan Lazismu Kabupaten Belitung, acara dilanjutkan dengan dongeng dari Kak Okta yang bercerita mengenai keajaiban dari lafadz istigfar. Anak-anak yatim dan dhuafa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Para penerima manfaat dari program Berkah Bersama Anak Yatim tersebut sangat aktif, hal ini dilihat dari interaksi mereka yang sangat bersemangat menjawab beragam pertanyaan dari Kak Okta.

Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Kabupaten Belitung, M. Fahmi menuturkan, program Berkah Bersama Anak Yatim merupakan salah satu program unggulan dari Lazismu Kabupaten Belitung. Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan lebih kepada anak yatim yang ada di Pulau Belitung. "Melalui program ini Dapoer Fezdaf dan Lazismu memberikan bantuan kepada anak yatim berupa bingkisan serta sejumlah uang untuk kebutuhan pribadi mereka," terangnya.

Progam Berkah Bersama Anak Yatim tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak yatim semata. Selain mereka, program ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar untuk meminimalisir angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bentuknya adalah dengan memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
12 Juni 2023

LIMA MAKNA TAJDID DALAM PERSPEKTIF LAZISMU DIUNGKAP DALAM RAKERPIM

KOTA YOGYAKARTA -- Anggota Lazismu merupakan orang-orang terpilih dan memiliki kemampuan pada bidangnya, mampu mengkomparasi prestasi dengan pesaing yang sepadan, dan meraih prestasi dan menaikkan kelas. Demikian disampaikan oleh Ikhwan Ahada selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Lazismu Wilayah DI Yogyakarta pasca Musyawarah Wilayah (Musywil) PWM DI Yogyakarta yang berlangsung di Hotel Tjokro Style. Acara yang berlangsung pada Sabtu (27/05) ini adalah untuk membahas program yang akan berjalan selama satu periode atau lima tahun ke depan.

Menurut Ikhwan, menurunkan dan menerjemahkan keputusan Musyawarah ke-13 Muhammadiyah DI Yogyakarta, Lazismu ke depan harus memiliki beragam keunggulan dalam pelaksanaan program. "Fastabiqul Khairat tidak akan berhenti dan harus memiliki karakter berkemajuan, seperti menegakkan tauhid murni (Mabni ila tauhid), bersumber Al-Qur'an dan Sunnah (al-ruju' ila al-Qura'n wa al-Sunah), menghidupkan ijtihad dan tadid (ihya' al-ijtihad wa al-tajdid), moderat (tanmiyat al-wasathiyyah), dan mewujudkan rahmat bagi semesta alam (tahqiq al-rahmah li al-'alamin)," terangnya.

Ikhwan juga menyampaikan, tajdid tidak hanya sebatas purifikasi ataupun dinamisasi yang selama ini kita pahami. Dalam perspektif Lazismu, tajdid memiliki 5 makna, yaitu memberdayakan mustahik agar dapat menjadi muzakki (Tamkiniyah), memajukan perkonomian masyarakat agar konsumen menjadi konsumen yang teredukasi atau dapat menjadi juragan atau kemandirian ekonomi (Taqdimiyah), menguatkan menggeser status orang yang membutuhkan pertolongan menjadi orang yang kuat dengan semangat teologi al-Maunnya (Taqwiyah), membuat program yang dapat memberikan pencerahan terhapap problem masyarakat dengan menggandeng berbagai lembaga internal dan eksternal (Tanwiriyah), serta persyarikatan menjadi pembebas ketergantungan manusia terhadap makhluk, yaitu misi mengangkat manusia dari kegelapan dan membebaskan ketergantungan manusia terhadap selain Allah (Tahririyah).

"Harapan Lazismu DI Yogyakarta punya tradisi yang berani disaing-saingkan," ujar Ikhwan Ahada saat memberi sambutan sekaligus membuka acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Jefree Fahana menekankan agar evaluasi dari berbagai program-program yang sudah berjalan akan menentukan untuk dilanjutkan atau dihentikan dalam periode yang akan berjalan ini. Tentunya melalui pertimbangan dari pimpinan-pimpinan baru dengan gagasan maupun ide segar.

"Periode ini akan menjadi terasa tantangan luar biasa, menarget para donatur untuk bekerja sama program ke beberapa instansi maupun lembaga. Selain itu belum semua teredukasi terkait zakat, infak, dan sedekah," pungkas Jefree.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

SELENGKAPNYA
9 Juni 2023

DUKUNG PELAKSANAAN QURBAN KEMASAN, PDHI TANDA TANGANI KERJA SAMA DENGAN LAZISMU

KOTA MALANG -- Bertempat di Kota Malang, Lazismu Wilayah Jawa Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur. Kerja sama ini dalam rangka mendukung program Qurban 1444 H/2023. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini dilakukan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur, Imam Hambali dengan drh Deddy Fachruddin Kuniawan selaku Ketua PDHI Cabang II Jawa Timur pada Ahad (28/05), bersamaan dengan kegiatan Pelantikan Pengurus dan Halal Bihalal PDHI Jawa Timur di Swiss Bell Inn Hotel, Kota Malang.

Ketua PDHI Cabang II Jawa Timur, drh. Deddy Kurniawan menjelaskan, tujuan kerjasama ini adalah untuk mengembangkan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berprofesi sebagai dokter hewan dan tenaga pelaksana ibadah qurban melalui pelatihan ilmiah sebagai ajang yang saling menguntungkan kedua belah pihak dari segi pendidikan dan pengabdian masyarakat. Kerjasama ini dilandasi oleh keinginan yang kuat untuk saling membantu dan saling menguntungkan.

Lebih jauh, Deddy menerangkan bahwa kolaborasi ini juga berpedoman pada peraturan yang berlaku, yaitu UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan juncto UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu juga mengacu pada UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 tahun 2017 tentang Otoritas Veteriner, dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pelayanan Jasa Medik Veteriner.

Ruang lingkup kerjasama antara Lazismu dan PDHI, sambung Deddy, adalah untuk menunjang pencapaian kapasitas SDM seputar penyelenggaraan qurban di lingkup wilayah kerja Dokter Hewan Jawa Timur. Adapun strategi yang dilakukan dengan melaksanakan pembelajaran dalam bentuk kegiatan bakti sosial ilmiah, seminar, dan workshop. Lazismu dan PDHI akan memberdayakan semua perangkat organisasi masing masing dalam menjalankan kerja sama ini.

"Sudah empat tahun ini Lazismu dan PDHI Jawa Timur melakukan kerja sama guna mendukung pelaksanaan kegiatan qurban yang dilakukan di kalangan Muhammadiyah, terutama Qurban Kemasan Lazismu. Diharapkan kolaborasi Lazismu dan PDHI akan menghasilkan sumbangsih yang nyata yaitu terpenuhinya kualitas daging qurban yang higienis, bermutu, dan halalan thoyyiban," tutup Deddy.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

SELENGKAPNYA
8 Juni 2023

KELOLA AMANAH FIDYAH, LAZISMU SALURKAN 150 PAKET SEMBAKO

KABUPATEN SIDOARJO -- Lazismu Wilayah Jawa Timur menyalurkan amanah dari penghimpunan dana fidyah kepada mereka yang berhak menerimanya. Dana fidyah ini dihimpun selama bulan suci Ramadhan 1444 H. Penyaluran dana ini merupakan bentuk kepercayaan kepada Lazismu Wilayah Jawa Timur dari mereka yang menunaikan fidyah atas hari-hari puasa yang telah ditinggalkannya.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur, Aditio Yudono. Ia menerangkan bahwa penyaluran fidyah tersebut dikemas dalam bentuk paket sembako atau bahan makanan pokok senilai 100 ribu rupiah, terdiri dari beras, gula, minyak, goreng, RendangMu dalam kaleng, dan lainnya. "Paket bingkisan fidyah tersebut diserahkan kepada penerima manfaat di Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan, yaitu warga fakir miskin, marbot masjid, guru ngaji, dan warga lansia. Satu paket senilai 100 ribu rupiah berupa sembako atau bahan pokok makanan seperti beras, gula, minyak, goreng, RendangMu dalam kaleng dan lainnya," terangnya.

Pembagian bingkisan dari dana fidyah sebanyak 150 paket tersebut, lanjut Aditio, dilakukan sebanyak empat kali. Pertama pada saat kegiatan Pembukaan Rakorsus Qurban Lazismu se-Jawa Timur di Gedung Muhammadiyah Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal IV No. 1 Surabaya. Kedua pada acara Pengajian Bulanan Lazismu Wilayah Jawa Timur di Masjid Binangun Indah Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Ketiga saat acara Pengajian Bakda Subuh di Masjid Nurul Azhar Porong, Kabupaten Sidoarjo, dan keempat di SD Muhammadiyah Lekok, Kabupaten Pasuruan. Para penerima manfaat diundang untuk berhadir pada acara-acara yang terdekat dengan tempat tinggalnya agar dapat menerima paket bingkisan Fidyah.

"Alhamdulillah pada akhir bulan Mei 2023 ini kami telah menunaikan amanah menyalurkan dana fidyah dari kaum muslimin yang pada saat bulan Ramadhan tidak dapat melaksanakan ibadah puasa dikarenakan sakit keras, atau alasan-alasan syar'i lainnya," ujar Aditio saat penyerahan bingkisan fidyah di Masjid Binangun Indah Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (19/05).

Terakhir, Aditio mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Lazismu Wilayah Jawa Timur dalam menyalurkan fidyah tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kaum muslimin telah membayar fidyah melalui Lazismu. Tentu menjadi komitmen kami untuk menyalurkan kepada yang berhak menerima dengan sebaik-baiknya," tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

SELENGKAPNYA
7 Juni 2023

TINGKATKAN PENGETAHUAN ECOPRINT, LAZISMU KEMBALI INISIASI PELATIHAN DI KOTA LHOKSEUMAWE

KOTA LHOKSEUMAWE -- 14 ibu-ibu kembali mendapatkan pelatihan tentang ecoprint. Pelatihan ini digelar oleh Lazismu Kota Lhokseumawe bekerja sama sengan UMKM Ija Oen Kayee. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis-Jumat (02-03/06) di Kompleks Dayah Modern Ihyaaussunnah Kota Lhokseumawe dan dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Lhokseumawe, H. Baihaqi Muhammad serta Sekretaris PDM Kota Lhokseumawe, Irawan Salri.

Farhan Zuhri Baihaqi selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Lhokseumawe yang juga merupakan inisiator UMKM Ija Oen Kayee menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan latihan perdana pada tahun 2020 lalu. 14 ibu-ibu tersebut telah mengikuti kegiatan tersebut, sebagai upaya pembinaan terhadap UMKM Ija Oen Kayee. Setelah 3 tahun berlalu, latihan perdana tersebut membuahkan hasil. "Hasilnya, selama tiga tahun ini, UMKM Ija Oen Kayee pun telah mandiri, ibu-ibu ini sudah mampu meningkatkan perekonomian keluarga melalui keahlian di bidang ecoprint ini," terangnya.

Pada pelatihan kali ini, UMKM Ija Oen Kayee yang didukung oleh Lazismu Kota Lhokseumawe mengundang trainer dari Mojokerto, Jawa Timur, yaitu M. Hasib Soekadjin beserta timnya. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan para peserta terhadap teknik ecoprint lebih lanjut. "Semoga dengan pelatihan ini, ecoprint semakin diminati di pasaran serta bisa merambah pemasaran ke tingkat global," harapnya.

Sementara itu, M. Hasib Soekadjin yang hadir menjadi trainer ecoprint kali ini menyampaikan kebahagiaannya karena bisa berbagi ilmu kepada para peserta. "Ini merupakan perjalanan yang unik serta begitu nyaman bagi kami. Semoga para perajin ecoprint bisa lebih kreatif nantinya," ujarnya.

Ecoprint adalah teknik mencetak pada kain dengan menggunakan pewarna alami. Caranya adalah membuat motif dari daun secara manual, yaitu dengan cara menempelkan daun tersebut hingga dapat memunculkan motif pada kain. Pelatihan kali ini yang bertema "Menuangkan Cerita Alam dalam Sehelai Kain" bertujuan untuk meningkatkan keilmuan ibu-ibu agar kelak dapat melahirkan produk kain ecoprint yang lebih eksotis.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Farhan Zuhri Baihaqi]

SELENGKAPNYA
7 Juni 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross