Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

RAKORSUS LAZISMU TARGETKAN PEROLEHAN ZISKA 5 MILIAR DI KABUPATEN PEKALONGAN

KABUPATEN PEKALONGAN -- Lazismu Kabupaten Pekalongan menargetkan perolehan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZISKA) sebesar 5 miliar rupiah tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pekalongan, Riyanto dalam Rapat Koordinasi Khusus) Rakorsus Program Ramadhan Tahun 1444 H. Acara Rakorsus pada Senin (13/03) dihadiri oleh seluruh Kantor Layanan (KL) yang bernaung di bawah Lazismu Kabupaten Pekalongan, Majelis Tabligh dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Pekalongan.

Dalam sambutannya, Riyanto juga menyampaikan bahwa pada Ramadhan tahun lalu, Lazismu Kabupaten Pekalongan berhasil menghimpun dana ZISKA hingga mencapai 3,2 miliar rupiah. "Pentingnya sinergi antar lembaga di Muhammadiyah juga ditekankan agar dapat lebih optimal dalam melaksanakan program," ujarnya.

Riyanto juga berpesan kepada para mubaligh Muhammadiyah yang tergabung dalam Majelis Tabligh untuk senantiasa menebarkan himbauan kepada masyarakat agar gemar menunaikan zakat dan infak melalui Lazismu. "Keberhasilan Lazismu dalam penghimpunan maupun pendayagunaan, hakikatnya adalah untuk kebesaran persyarikatan," pesannya.

Rakorsus Ramadhan tahun ini yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Jalan Pahlawan No. 10 Gejlik, Kajen, Kabupaten Pekalongan cukup istimewa karena dilaksanakan bersama dengan Majelis Tabligh Daerah dan PCM se-Kabupaten Pekalongan. Kedua pihak pun bisa saling memahami fungsi, tugas serta harapan masing-masing. Para amil Lazismu dapat memahami tuntunan ibadah Ramadhan sebagaimana yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih, sehingga dapat ikut membantu Majelis Tabligh sesuai dengan kemampuannya. Di sisi lain, para mubaligh juga dapat memahami program kerja dan target yang ditetapkan Lazismu, sehingga dapat pula membantu menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat.

Dalam kesempatan Rakorsus tersebut, Lazismu Kabupaten Pekalongan juga membagikan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H dan Buku Risalah Ramadhan yang merupakan kumpulan kultum Ramadhan karya Dewan Syariah Lazismu yang merupakan Mudir IMBS Miftahul Ulum Pekajangan, Sumarno. Pada bulan Ramadhan 1444 H ini Lazismu Kabupaten Pekalongan telah menyiapkan beberapa program seperti Kado Ramadhan bagi yatim dan dhuafa, Tebar Takjil, Pemberdayaan UMKM, Back to Masjid, hingga membuka posko MudikMu aman.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Fakhrudin]

SELENGKAPNYA
16 Maret 2023

BERSAMA LAZISMU, BPKH BANGUN KLINIK MUHAMMADIYAH DI MERAUKE

KABUPATEN MERAUKE -- Berawal dari keinginan masyarakat untuk mendapatkan kesehatan layanan kesehatan yang memadai, Lazismu bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI mewujudkan dengan mendirikan Klinik Muhammadiyah di Merauke. Klinik ini dibangun dengan bantuan dana yang dikelola BPKH dan disalurkan melalui Lazismu sebagai mitra kemaslahatan. Peresmian Klinik Muhammadiyah yang berada di Jalan Raya Mandala, Kelurahan Seringgu Jaya, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua ini berlangsung pada Rabu (15/03).

Acara ini dihadiri oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf, Kepala Divisi Registrasi dan Analisa Kemaslahatan Agung Sri Hendarsa, Wakil Bupati H. Riduan, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Merauke H. Muhammad Jufri Thamrin. Peresmian ditandai dengan penyerahan mockup secara simbolis dari Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah.

Ahmad Imam Mujadid Rais selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah menyampaikan harapannya agar klinik ini dapat mendatangkan manfaat bagi warga Merauke. Klinik ini pun merupakan yang pertama di Papua. "Semoga kebermanfaatan dana kemaslahatan BPKH yang bekerja sama dengan Lazismu bisa dirasakan oleh seluruh warga masyarakat di Merauke lintas suku dan lintas agama untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Terlebih, klinik ini merupakan klinik pertama Muhammadiyah di Tanah Papua," harapnya.

Pembangunan Klinik Muhammadiyah Merauke sudah dimulai sejak Januari tahun 2020. Dengan adanya bantuan dari BPKH pada tahun 2022 yang disalurkan melalui Lazismu, klinik ini pun dapat berdiri. Pembangunan yang dilakukan meliputi pekerjaan pembuatan tangga ramp, Pembuatan partisi, dan pemasangan ipal. Klinik Muhammadiyah Merauke diharapkan mampu menjadi ikon keberhasilan program kemaslahatan BPKH berkolaborasi dengan Lazismu dalam memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitar, terutama dalam pelayanan Kesehatan.

Kiprah kepercayaan BPKH kepada Lazismu sebagai mitra kemaslahatan telah dimulai sejak tahun 2018 pada program Kemanusiaan Gempa Palu di Sulawesi Tengah. Hingga saat ini total program kemaslahatan antara BPKH bersama dengan Lazismu berjumlah lebih dari 150 yang terdiri dari beberapa pilar, yaitu pendidikan, sosial dakwah, kemanusiaan, kesehatan, serta sarana dan prasarana ibadah. Salah satunya adalah Klinik Muhammadiyah Merauke.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
16 Maret 2023

DORONG PERUBAHAN POSITIF DI SEKOLAH, LAZISMU BERSAMA MAJELIS DIKDASMEN GANDENG ASHOKA GELAR FESTIVAL GAHARU

KABUPATEN SLEMAN -- Setelah mengikuti sesi "Gaharu Muda" selama bulan Juli hingga Desember 2022 yang dilanjutkan dengan presentasi rencana aksi terbaik, selebrasi dan apresiasi bagi sekolah-sekolah tersebut, serta kunjungan observasi langsung ke beberapa sekolah terpilih, banyak perubahan yang terjadi serta tantangan dan capaian dari gerakan yang telah dilakukan. Untuk mengembangkan inisiatif, semangat pembaharuan dalam partisipan agar dapat tercipta ruang diskusi untuk berbagi praktik baik dan memperdalam keterampilan pembaharu bersama jaringan Ashoka dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, ruang pertemuan "Festival Gaharu" pun digelar. Acara ini bertempat di Griya Persada Hotel & Resort, Kaliurang, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada Rabu hingga Jumat (15-17/03).

"Festival Gaharu" adalah ruang bagi para pembaharu dari sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk memperdalam wawasan terkait pembaharuan, berjejaring, berbagi praktik baik, dan melakukan kolaborasi dengan pihak lainnya untuk mengembangkan dan melestarikan ide dan gerakan pembaharuannya. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan siswa-siswi dan guru dari sekolah-sekolah pembaharu Muhammadiyah untuk berbagi wawasan lebih mendalam tentang pembaharuan, organisasi, dan kepemimpinan antar peserta serta dari pakar ahli yang berpengalaman untuk mengembangkan inisiatif mereka saat ini, agar dapat diterapkan secara berkelanjutan di tiap sekolah secara berkelanjutan.

Kasiyarno selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dalam pembukaan kegiatan "Festival Gaharu" memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Ashoka yang telah menjadi mitra pelaksana kegiatan. Menurutnya, Ashoka memiliki semangat yang sama dengan Muhammadiyah. Keduanya tidak menginginkan pendidikan yang stagnan sehingga harus ada pembaharuan dalam setiap metode guna menciptakan perubahan dalam upaya modernisasi pendidikan dengan mengikuti perubahan zaman. Ia juga memberikan apresiasi kepada Lazismu yang telah memberikan dukungan dalam kelancaran acara ini.

"Jika ada perubahan dalam pendidikan maka akan ada perubahan terhadap masyarakat sehingga dengan adanya program ini dapat menciptakan calon pemimpin hebat di masa depan. Dipadukan dengan gerakan Muhammadiyah tidak hanya perubahan duniawi, tetapi nilai-nilai Islam juga ditanamkan sehingga menciptakan pendidikan Islam yang mengarah terhadap perubahan," tegas Kasiyarno.

Terakhir, Kasiyarno berharap agar program ini dapat meningkatkan kualitas umat. Melalui inovasi-inovasi baru yang didapat dalam program ini, para pelajar menjadi proaktif terhadap perubahan, sehingga tidak hanya reaktif terhadap perubahan tersebut.

Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Arif Jamali Muis menuturkan, pembaharuan merupakan ciri khas persyarikatan yang kini dikenal dengan nama inovasi. Ada tiga ciri sekolah pembaharu yang dilakukan oleh Kyai Ahmad Dahlan. Pertama, keberhasilan beliau dalam mereformasi sistem pendidikan yaitu perubahan dari sekolah yang hanya berupa pesantren (agama) menjadi pendidikan Belanda (modern) dan meleburkannya menjadi sekolah modern pertama. Kedua, melakukan perubahan kurikulum yaitu menggabungkan kurikulum modern dengan kurikulum agama. Ketiga, pembaharuan kepada metode pembelajaran seperti kurikulum Merdeka yang ada pada era sekarang. Hal ini pernah dilakukan oleh beliau dengan mengajak muridnya ke lapangan Kauman dan melakukan observasi hal-hal yang terjadi di sekitar mereka, lalu kembali ke sekolah dan mempresentasikannya.

"Dengan konteks tersebut, mudah-mudahan pembaharuan dengan Ashoka ini menjadi penerus gerakan Muhammadiyah pada masa lampau. Lazismu sebagai lembaga zakat berkomitmen dengan enam bidang yang ada di dalamnya untuk terus mendukung program-program ini. Mudah-mudahan terus bertambah ilmunya dan menghasilkan pelajar dan guru pembaharu ke depan," harap Arif.

Sementara itu, Direktur Ashoka Asia Tenggara, Nani Zulminarni mengungkapkan, latar belakang kerja sama yang dijalin dengan Muhammadiyah adalah perubahan zaman yang tidak diimbangi dengan perubahan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pihaknya melihat potensi yang dimiliki oleh Muhammadiyah dapat membantu mewujudkan hal-hal positif berupa pembaharuan.

"Kami melihat Muhammadiyah memiliki keterampilan yang dibutuhkan, sehingga yang harus kita siapkan adalah keterampilan. Kedua, dunia yang semakin tidak terbatas, koneksi dengan dunia lain sudah terbuka dan tidak terbatas. Dua hal ini yang diperlukan oleh anak-anak muda Indonesia sebagai bekal untuk menjawab dua masalah pada masa depan," ungkap Nani

Nani pun mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah memberikan kesempatan kepada Ashoka untuk bisa kolaborasi dalam melaksanakan sekolah pembaharu ini. Ucapan tersebut diberikan khususnya kepada Majelis Dikdasmen dan juga Lazismu PP Muhamadiyah.

Sejak 1983, Ashoka telah memilih dan mendukung lebih dari 4.000 pembuat perubahan terkemuka di 80 negara pada bidang pendidikan, kesehatan, hak asasi manusia, keterlibatan masyarakat sipil, lingkungan, dan pembangunan ekonomi. Dengan visi yang sejalan bersama Muhammadiyah, Everyone a Changemaker (Semua Orang Pembaharu), Ashoka bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan Lazismu PP Muhammadiyah untuk mendukung guru dan siswa dalam mewujudkan dan menggunakan kekuatan mereka untuk memimpin perubahan positif di sekitarnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
16 Maret 2023

PAPARKAN KIPRAH KEMANUSIAAN, KL LAZISMU PCIM SUDAN JALIN SILATURAHIM BERSAMA MAJELIS LEMBAGA PP MUHAMMADIYAH

SUDAN -- Jalinan silaturahim terus dikembangkan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan dalam rangka lebih memperkenalkan kiprah lembaga ini. Berbagai program telah dilakukan sepanjang tahun 2022 lalu yang menyasar penerima manfaat tak hanya dari warga Indonesia, melainkan juga warga Sudan. Aksi-aksi kemanusiaan tersebut terus digemakan sebagai syiar Muhammadiyah di kancah internasional.

Berlangsung secara daring, para pengurus baru KL Lazismu PCIM Sudan memperkenalkan diri dalam ajang silaturahim bersama perwakilan Majelis dan Lembaga Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yaitu Ketua Badan Pengurus Lazismu, Sekretaris Majelis Pemberdayaan Wakaf, dan Sekretaris Lembaga Resiliensi Bencana. Selain memperkenalkan para pengurus baru KL Lazismu PCIM Sudan, dalam acara yang berlangsung pada Senin (13/03) ini dipaparkan berbagai kiprah kemanusiaan Muhammadiyah di Sudan yang sudah berjalan sejak tahun 2019.

Kepala KL Lazismu PCIM Sudan, Wahidin menuturkan, pihaknya bersyukur atas perhatian dan PP Muhammadiyah yang sudah berkenan meluangkan waktu dan tenaga untuk bertatap muka dengan para amil yang berada di Sudan. "Lazismu Sudan sangat senang, karena nantinya dari pertemuan ini akan menjadi semangat atau pelecut kami untuk mengembangkan dakwah kemanusiaan Muhammadiyah di Sudan. Terakhir kami sudah melakukan wakaf sumur dan program tersebut memiliki dampak yang luar biasa bagi masyarakat sekitar, serta kami juga memiliki harapan agar nantinya program-program yang akan kami lakukan dapat didukung baik secara moril ataupun materil," ujarnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais memberikan apresiasi dan nasihat kepada para amil yang sudah menunjukkan perjuangannya melalui KL Lazismu Sudan. "Terima kasih atas perjuangan teman-teman semua di Sudan. Wakaf sumur menjadi saksi bagaimana teman-teman yang masih muda memiliki rasa kepedulian yang tinggi, bukan hanya untuk keluarga melaikan untuk dunia. Harapan ke depannya kita bisa bersama-sama dalam kolaborasi yang baik lagi dan memiliki dampak yang akurat dan langsung terasa," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah, M. Mashuri Masyhuda dalam sambutannya memberikan gambaran terkait aksi kemanusiaan Muhammadiyah di Indonesia sekaligus memberikan tantangan kepada kader di Sudan untuk lebih memperluas aksi-aksinya. Tak hanya di mancanegara, aksi kemanusiaan KL Lazismu Sudan juga harus bisa menyasar negeri sendiri.

"Kita perlu mengubah paradigma kebermanfaatan, jangan hanya melulu dari Indonesia ke luar negeri, padahal masih banyak di Indonesia rakyat yang kelaparan. Nah, itu jadi tugas teman-teman. Memberikan kesempatan para dermawan untuk bersinergi mengentaskan kemiskinan di Indonesia dan juga memberikan sarana kepada dermawan untuk menjadi aktor kebaikan di Indonesia di segala aspek," tantangnya.

Terakhir, Mashuri memberikan semangat kepada para kader agar dapat menjadi diplomat handal di luar negeri. Ia mengajak untuk meyakinkan kepada masyarakat Sudan bahwa kader-kader Muhammadiyah datang untuk membawa misi kemanusiaan yang mulia. Yang terpenting menurutnya adalah tidak boleh malu dalam berdakwah.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanief Arkaan]

SELENGKAPNYA
16 Maret 2023

LAZISMU LUNCURKAN KICK OFF PROGRAM RAMADHAN 1444 H

JAKARTA -- Ramadhan adalah bulan penuh berkah bagi umat Islam. Pada bulan suci ini, kaum muslimin berlomba-lomba dalam kebaikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kebiasaan baik ini sangat relevan dengan rencana kerja pemerintah yang mengangkat tema ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Hal ini relevan karena manfaat ZIS dapat digunakan untuk menguatkan ekonomi dhuafa, membantu kesulitan ekonomi masyarakat, memberikan pendidikan yang mencerahkan, serta melayani umat dalam menjaga kesehatan pasca pandemi.

Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional milik Muhammadiyah menjadikan Ramadhan sebagai wadah untuk menguatkan ekonomi masyarakat lemah, menguatkan pendidikan dhuafa, serta menguatkan kesehatan masyarakat. Untuk itu, Ramadhan kali ini Lazismu mengangkat tema "Zakat Kuatkan Indonesia" untuk mendorong masyarakat tetap optimis meski dalam bayang-bayang resesi ekonomi yang mengkhawatirkan.

Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Edi Suryanto menjelaskan bahwa tema yang diusung kali ini dimaksudkan untuk memberikan respons pasca terjadinya pandemi Covid-19. Selain itu, tema ini merupakan penyelarasan atas program pemerintah yang berfokus pada program produktif untuk pemberdayaan dan pemulihan ekonomi. Terlebih lagi, umat Islam akan berlomba-lomba untuk menebar kebaikan.

"Ramadhan merupakan masa panen bagi Lembaga Filantropi Islam, khususnya Organisasi Pengelola Zakat. Pada bulan ini kaum muslim berlomba-lomba dalam kebaikan dan kebermanfaatan bagi sesama," terang Edi.

Ramadhan kali ini, sambung Edi, Lazismu akan menargetkan perolehan dari dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya sebesar 120 miliar rupiah. Target ini naik sebesar 26 persen dari capaian tahun lalu sebesar 95 miliar rupiah. Ia pun berharap dukungan akan terus diberikan kepada Lazismu. "Dengan dukungan muzakki dan donatur baik korporasi maupun perorangan, Lazismu terus berupaya secara maksimal untuk memberikan jawaban atas berbagai permasalahan sosial di tengah masyarakat," harapnya.

Adapun program-program khusus yang akan dilaksanakan pada Ramadhan ini di antaranya adalah Tebar Takjil, Kado Ramadhan, Back to Masjid, Pemberdayaan UMKM, serta MudikMu Aman. Selain itu juga ada EduZIS dan Kampanye Ramadhan. Edi menegaskan, program-program tersebut akan disalurkan untuk mendukung program-program inovasi sosial yang menjadi tema besar pada tahun 2023 ini.

Ramadhan 1444 H menjadi lebih istimewa karena ada tiga pilar program utama yang akan dijalankan oleh Lazismu, yaitu Pilar Ekonomi, Pilar Pendidikan, dan Pilar Sosial Dakwah. Secara langsung, ketiganya memenuhi syarat sebagai program inovasi sosial serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini. Oleh karena itu Lazismu mengajak seluruh komponen masyarakat untuk dapat menyukseskan program Ramadhan tahun ini.

Dalam rangka sosialisasi dan peluncuran program Ramadhan 1444 H, Lazismu akan menggelar "Kick Off Program Ramadhan 1444 H" bertempat di Aula Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah Jalan Menteng Raya 62 Jakarta Pusat. Acara ini akan berlangsung pada Kamis, 16 Maret 2022 pukul 12.30-15.30 WIB dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Lazismu Pusat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
14 Maret 2023

CEGAH TB, LAZISMU DAN RSUM LUMAJANG GELAR PENGOBATAN GRATIS

KABUPATEN LUMAJANG -- Bertempat di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tepatnya di Masjid Usrotu Ali Ismail, Lazismu Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah (RSUM) Lumajang mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis. Kegiatan yang berlangsung Jumat (10/03) juga dilaksanakan dalam rangka Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia. Puluhan warga antusias mengikuti kegiatan ini.

Selain mendapatkan layanan pengobatan, warga juga diberikan skrining TB secara cuma-cuma. Selain itu, para petugas dengan sigap memberikan informasi seputar penyakit TB, berikut cara pengobatan dan pencegahannya. Warga juga diberikan pemahaman untuk menjaga kesehatan serta kesadaran dalam mencegah penularan TB di lingkungan mereka.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang, Zainal Abidin mengapresiasi kerja sama yang dijalin antara pihak RSUM Lumajang dan Lazismu sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ia pun berharap agar kegiatan ini bermanfaat bagi warga. "Harapannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Senada dengan Zainal, mewakili pihak RSUM Lumajang, dr. Dwi Yuliati Sp.P juga berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mengikuti skrining TB secara rutin. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan TB di masyarakat. "Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian RSUM Lumajang dan Lazismu terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan TB," tegasnya.

Sementara itu, Manajer Lazismu Kabupaten Lumajang, Said Romdhon menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang dijalin antara pihaknya dan RSUM Lumajang dalam menyelenggarakan kegiatan pengobatan gratis serta skrining TB ini. Masyarakat akan mendapatkan manfaat yang besar melalui kegiatan ini dalam mencegah penyebaran TB yang dapat membahayakan kesehatan.

"Kegiatan pengobatan gratis skrining TB ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam penanggulangan penyakit TB di Lumajang. Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan terhadap penyakit," tutur Said.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Kuswantoro/Rizal Mazaki]

SELENGKAPNYA
14 Maret 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross